
Orang-orang yang sudah ingin melihat Celyn, salah satu diantara mereka ada yang sengaja mengetuk pintu ruangannya Celyn.
Dan membuat Celyn serta Vicktor langsung saja menghentikan aksi ciuman dibibir mereka, ketika mendengar pintu ruangannya diketuk dari luar.
"* Ada orang Daddy *",, kata Celyn kepada Vicktor.
"* Iya sebentar, biar Daddy bukakan dulu pintunya *",, jawab Vicktor kepada Celyn, dan dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjang pasiennya Celyn.
Ketika pintu sudah dibuka oleh Vicktor, ternyata yang datang adalah Mamah Gilda beserta sikembar, Ocil, Diego dan juga Ayah Jo.
Yaps Mamah Gilda, Ayah Jo, Ocil dan juga Diegolah yang tadi melihat kemesraan serta kebahagiaannya Vicktor bersama Celyn.
Ocil dan Diego mereka berdua datang terlebih dahulu dari Mamah Gilda dan juga Ayah Jo, lima belas menit ketika Chris sudah pergi.
Dan sepuluh menit kemudian datanglah Mamah Gilda beserta sikembar diantar oleh Kakeknya yaitu Ayah Jo.
Mamah Gilda dan juga Ayah Jo yang melihat Ocil dan Diego hanya diam saja didepan pintu ruang perawatannya Celyn pun, mereka berdua langsung saja bertanya kepada Ocil maupun Diego.
"* Kenapa kalian berdua tidak masuk kedalam?? *",, tanya Mamah Gilda kepada Ocil dan juga Diego.
"* Nanti saja deh Tante, melihat Vicktor sama Celyn sedang berduaan seperti itu, kami takut menganggu mereka *",, jawab Ocil kepada Mamah Gilda.
Dan Mamah Gilda lalu ikut melihat interaksinya Vicktor dan Celyn melalui kaca yang ada dipintu ruangannya Celyn.
Ketika mereka semua mengintip bergantian dibalik pintu, sungguh perasaannya Mamah Gilda dibuat sangat senang sekali dan bersyukur atas hadiah dari Tuhan untuk Celyn, karena anak dan menantunya bisa bahagia lagi seperti itu.
Apalagi ketika mendengar Vicktor tertawa dengan sangat keras sekali seperti tadi, perasaannya Mamah Gilda sampai menghangat dengan sendirinya dan Mamah Gilda langsung meneteskan air mata bahagianya dari kelopak matanya.
Disaat dirasa mereka sudah memberikan cukup waktu kepada Vicktor maupun Celyn, Mamah Gilda langsung saja mengetuk pintu ruangannya Celyn.
Dan disinilah mereka semua sudah masuk kedalam ruangannya Celyn, serta sikembar juga sudah digendong dan dipangku oleh Vicktor dishofa yang ada didalam ruangan itu.
Sedangkan Ocil dia sudah duduk dikursi yang ada disebelah ranjangnya Celyn ditemani oleh Diego.
"* Halo Oil kamu apakabar?? *",, kata Celyn kepada Ocil.
Diego yang berdiri disebelahnya Ocil pun, dia langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali ketika mendengar Celyn memanggil Ocil.
__ADS_1
Suara tawanya Diego membuat Vicktor, dan Ayah Jo yang sedang berbincang langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Diego.
Dan untuk Mamah Gilda sendiri dia sedang berada didalam kamar mandi.
Sedangkan Ocil yang dipanggil Oil oleh Celyn, dia tersenyum dengan sambil memajukan bibirnya manja kepada Celyn.
"* Kamu kenapa Diego tertawa seperti itu?? *",, tanya Celyn kepada Diego dengan menunjukkan wajah kebingungannya.
"* Iya Go, kamu kenapa tertawa, apa ada yang lucu?? *",, tanya Vicktor juga kepada Diego.
"* Celyn lucu Vickt *",, jawab Diego kepada Vicktor.
"* Celyn kamu jahat kepadaku, dengan Diego kamu ingat namanya, kenapa denganku yang cantik ini kenapa salah menyebutkan namaku *",, kata Ocil dengan nada manjanya kepada Celyn.
"* Bukannya benar nama kamu Oil ya?? *",, jawab Celyn kepada Ocil.
"* Dengar sendiri kan Vicktor, Celyn memanggil Ocil dengan panggilan minyak *",, kata Diego kepada Vicktor yang masih duduk dishofa itu sambil tersenyum lucu.
"* Mommy bukan Oil namanya, tapi Ocil *",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum, begitu juga dengan Ayah Jo yang tersenyum lucu sama seperti yang lainnya.
"* Oh maaf O.....cil *",, jawab Celyn kepada Ocil.
"* Ya sudah semakin membaik, tapi belum sepenuhnya, tapi aku mempunyai tekad yang kuat untuk ingin cepat sembuh *",, jawab Celyn kepada Ocil sambil duduk diatas ranjang pasiennya.
"* Semangat Celyn, jangan pantang menyerah, ada kami yang selalu ada disisimu, baik suka maupun duka *",, jawab Ocil kepada Celyn sambil menggenggam kedua tangannya Celyn dengan lembut.
"* Terimakasih Ocil, kamu sungguh baik sekali denganku *",, jawab Celyn kepada Ocil sambil tersenyum manis sekali.
Setelah berkata seperti itu kepada Ocil, Celyn lalu mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor yang sedang bermain dan bercanda dengan para sikembar bersama Mamah Gilda yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan juga Ayah Jo.
"* Daddy, tolong ajak kesini dong itu babynya *",, kata Celyn kepada Vicktor.
Diego yang melihat Vicktor kesulitan menggendong ketiga baby itu, dia lalu berinisiatif ingin membantu Vicktor dengan mengambil alih baby Fey dari dalam gendongannya Vicktor.
Namun sayang beribu sayang, baby Feynya tidak mau, Diego tetap tidak pantang menyerah dia lalu mencoba ingin menggendong baby Shane, dan kali ini baby Shane mau digendong oleh Diego.
"* Adik Feyrin, tidak mau cama Uncle Diego Kakak, huhuhu, Uncle Diego mau nangis aah *",, kata Diego kepada Shane dengan gaya seperti anak kecil ketika baby Shane sudah berada dalam gendongannya.
__ADS_1
Baby Shane yang melihat Diego seperti itu, dia malah memandangi Diego dengan tatapan lucunya itu, dan tiba-tiba.......
Wajanya baby Shane langsung saja mewek menangis dengan cukup keras sekali.
Dan itu membuat semua orang langsung saja tertawa dengan sangat lucu sekali, sekaligus mentertawakan Diego yang langsung menunjukkan wajah sebal dibuat-buatnya kepada baby Shane.
"* Sayang, kamu perlu belajar lagi deh menimang seorang baby sepertinya *",, goda Ocil kepada Diego sambil tertawa.
"* Sepertinya hari ini sikembar sedikit sensitif deh sama Unlce Diego *",, kata Diego kepada sikembar dan masih didengar oleh semua orang yang ada disitu.
Vicktor yang sudah menaruh baby Bastein dan juga baby Feyrin bersama Celyn diatas ranjang pasiennya Celyn pun, dia lalu mengambil alih baby Shane yang sedang menangis digendongannya Diego.
"* Oh sayang, anak Daddy, Uncle Diego wajahnya jelek ya, jadinya anak Daddy menangis begini *",, kata Vicktor kepada baby Shane sambil menggoda Diego.
Baby Shane dia tidak langsung diam ketika sudah digendong oleh Vicktor, namun dia malah mengayunkan tangannya kearahnya Celyn seperti meminta digendong oleh Celyn.
"* Oh sini sayang, baby Shane mau digendong sama Mommy ya *",, kata Celyn dengan nada keibuannya seperti belum kecelakaan kemarin ketika melihat baby Shane seperti ingin digendong olehnya.
Vicktor langsung memberikan baby Shane kepada Celyn, dan Vicktor serta Ocil, dia lalu mengambil alih baby Feyrin dan juga baby Bastein dari depannya Celyn.
Celyn dia sungguh sangat senang sekali bisa mendekap sikembar didalam dekapannya seperti itu.
Dan baby Shane dia langsung saja diam seketika ketika sudah didekap dan ditepuk-tepuk pelan punggungnya oleh Celyn.
Sungguh ikatan batin seorang ibu sangat kuat sekali kepada anak-anaknya, walau ingatannya Celyn belum pulih dengan sempurna.
"* Mamamamam *",, kata baby Shane kepada Celyn sambil menepuk-nepuk wajahnya Celyn menggunakan telapak tangannya yang mungil itu.
"* Apakah anak Mommy belum mamam?? *",, kata Celyn kepada baby Shane dengan lembut.
"* Mamamam *",, kata baby Shane lagi sambil mengusap-usapkan wajahnya kepayud4r4nya Celyn.
Celyn dan Ocil langsung saja tertawa lucu ketika melihat baby Shane seperti meminta n3n3n kepada Celyn.
Sedang Vicktor yang melihat Celyn seperti itu, dia langsung teringat dengan kejadian sebelum kecelakaan yang dialami Celyn kemarin.
Sebab pemandangan seperti itulah yang sering Vicktor lihat dari Celyn bersama sikembar anak-anaknya setiap harinya didalam mansionnya.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...