
Sedangkan kita berpindah keChris dan juga Dela yang tadi sedang asik menonton televisi, sedang Chris sendiri dia masih asik tiduran dengan kepala beralaskan p4h4nya Dela.
Mereka saat ini masih diposisi sama, bahkan Chris dia semakin lelap saja ketika tangan lembutnya Dela terus mengusap rambut kepalanya itu.
Dela sungguh sangat senang sekali, dan tidak menyangka bisa menghabiskan waktu berdua saja dengan begitu dekat sekali bersama Chris seperti itu.
Difikiran Dela bisa mengobrol sebentar dengan Chris saja Dela sudah sangat bersyukur dan senang sekali, namun dia kali ini diberikan kesempatan oleh Tuhan melebihi apa yang diinginkannya.
Dela sendiri yang sedang asik menonton televisi pun, lama-kelamaan sampai tidak sadar, jika yang dia usap saat ini bukan rambut kepalanya Chris, melainkan pipi dan juga jenggotnya Chris yang tertata rapi itu.
Jam yang menunjukkan pukul dua belas siang pun, waktunya beristirahat dan makan siang, membuat mata Dela lama-kelamaan tertutup juga.
Namun Dela belum merasakan perutnya lapar sama sekali, sebab perasaannya sedang merasa sangat senang.
Dengan mata yang tertutup, dan menyangga kepalanya menggunakan tangan kirinya, serta tangan kanannya Dela juga masih terus mengusap wajahnya Chris dengan lembut sekali.
Chris yang tertidur lelap, sedikit merasa terganggu ketika wajahnya merasa ada yang sedang mengusap-usapnya.
Ketika dia membuka matanya, dia melihat wajahnya Dela sedang memejamkan matanya, dan entah kenapa dipandangannya Chris yang sedang posisi seperti itu Dela terlihat sangat cantik sekali.
Ketika Chris mendengar ada orang yang berbicara, dia lalu mengalihkan pandangannya, dan ternyata televisinya pun masih menyala belum sempat dimatikan oleh Dela.
Chris yang ingin beranjak dan mematikan televisi ketika mau beranjak bergerak dari tidurannya, tiba-tiba mendengar suara ponselnya Dela yang ada diatas meja depannya berdering dengan cukup keras sekali.
Chris lalu berpura-pura untuk tidur lagi, ketika dia merasa Dela seperti terganggu dengan suara dering ponselnya.
Dan benar saja, Dela langsung saja membuka matanya, ketika dia mendengar ponselnya yang sedang berdering itu.
"*Aduh bagaimana ini mengambilnya, ponselku ada disana*",, kata Dela ketika posisinya sangat tidak mengenakkan sekali jika dia mengambil ponselnya yang ada diatas meja didepannya.
Karena pastinya bukit mochinya akan menempel sempurna diwajahnya Chris jika dia mengambil ponselnya.
Setelah berkata seperti itu, Dela lalu melihat kearah wajahnya Chris yang masih memejamkan matanya, dan Chris terlihat masih lelap sekali tidurnya.
"*Aah si Chris juga masih tidur, tidak apalah aku ambil sebentar, kasihan juga kalau aku bangunkan dia*",, kata Dela lagi ketika sudah melihat wajahnya Chris.
__ADS_1
Semua yang dikatakan oleh Dela tadi, Chris mendengar semuanya, sebab Chris dia hanya berpura-pura tidur.
Dan Dela setelah berkata seperti itu, dia lalu menggapai ponselnya yang dia letakkan diatas meja depannya itu, namu sedikit kesusahan.
Sehingga seperti perkiraannya, bukit mochinya menempel sempurna diwajahnya Chris.
Dela berdoa semoga Chris tidak terbangun dari tidurnya, dan tersadar, sebab jika Chris terbangun, Dela pastinya akan merasa sangat malu sekali dengan Chris.
Sedangkan Chris, yang wajahnya merasakan sesuatu yang empuk yang tidak dia bayangkan sebelumnya pun, hanya bisa semakin diam saja bak patung, karena badannya tiba-tiba menjadi kaku sendiri.
"*Si4l4n, empuk sekali ini d4d4nya Dela, dan wangi tubuhnya membuatku horny sendiri kan*",, batin Chris ketika bukit mochinya Dela menempel diwajahnya.
Sedikit kesusahan Dela menjangkau ponselnya itu, karena tanganya kurang panjang.
Namun gerakan Dela yang sedang berusaha menggapai ponselnya, malah semakin membuat Chris tidak karuan saja, karena Dela sedikit menggoyangkan badannya itu.
"*Aaah, beren953k*",, kata batinnya Chris lagi ketika dia semakin On saja, karena ulahnya Dela.
"*Yeeay dapat*",, kata Dela dengan sangat senang sekali, dan dia sudah menegakkan tubuhnya dengan posisinya yang sudah tidak seawkward tadi bersama Chris.
Sedangkan Chris, dia lalu berpura-pura merubah posisi tidurnya menyamping dengan wajah menghadap perutnya Dela.
Membuat Dela langsung saja diam tidak bergerak sama sekali.
Karena tangan kirinya Chris berada dibelakang pinggangnya.
Chris sengaja mengganti posisi tidurnya seperti itu, supaya Dela tidak mengetahui jika dirinya sudah sangat On sekali.
Dan Chris juga ingin menghirup aroma parfum miliknya Dela lagi.
"*Ternyata parfumnya Dela sangat harum sekali*",, kata batinnya Chris ketika dia mencium aroma parfumnya Dela.
"*Aduh ini Chris kenapa posisinya menjadi seperti ini sih, membuatku menjadi malu sendiri kan*",, kata Dela ketika melihat Chris merubah posisi tidurnya.
Chris yang mendengar perkataannya Dela baru saja tadi, dia menjadi tersenyum sendiri dalam diamnya.
__ADS_1
"*Terserah dia sajalah, aku mau menelfon Papah dulu*",, kata Dela lagi untuk Chris dan Dela langsung saja menelfon balik Papah Adam, sebab tadi yang menelfonnya ternyata Papahnya.
"*Kamu dimana Dela??, tiba-tiba saja menghilang tadi, tidak pamitan dengan kami*",, kata Papah Adam ketika dia sudah mengangkat sambungan telefonnya Dela.
"*Maaf Pah, tadi masih ramai, jadi Dela putuskan pulang sebentar Pah mau istirahat tidur, nanti Dela akan kesana lagi untuk menjenguk Kak Vicktor dan Celyn*",, jawab Dela kepada Papah Adam.
"*Baiklah, nanti kalau kesini jangan lupa bawakan jajanan dan makanan juga ya, karena stoknya sudah mau menipis, takutnya kurang nanti jika ada keluarga yang menjenguk kesini*",, kata Papah Adam kepada Dela.
"*Siaaap Pah*",, jawab Dela kepada Papah Adam, dan akhirnya panggilan telefon mereka terputus juga.
Chris sendiri pun dia mendengar semua percakapannya Dela dan Papah Adam tadi melalui telefon.
Namun Chris dia masih berpura-pura memejamkan matanya karena dia malu ingin membukanya.
Setelah menelfon Papah Adam, Dela lalu menaruh pelan-pelan kepalanya Chris diatas shofa.
Setelahnya Dela lalu mengambil bantalan shofa yang ada disitu, untuk menyangga kepalanya Chris.
Sedangkan Chris, dia masih diam saja dengan apa yang dilakukan oleh Dela kepadanya.
Dan Dela lalu memberanikan diri memberikan sebuah kecupan dipipinya Chris sebelum dia berlalu pergi dari dalam apartemennya Chris.
Chris yang merasa Dela menciumnya, entah kenapa hatinya langsung saja bergetar dengan cukup keras sekali, karena rasanya berbeda sekali ketika Celyn yang mencium pipinya.
Dela mencium pipinya Chris, sambil mengusap lembut rambut kepalanya Chris.
Dan setelahnya Dela lalu benar-benar pergi dari dalam apartemennya Chris, menuju kemansionya Papah Adam untuk beristirahat.
Chris yang mendengar pintu apartemen sudah tertutup, dia langsung saja bangun dari tidur bohongnya itu, sambil memegangi pipinya yang tadi baru saja dikecup oleh Dela.
"*Perasaan ini, kenapa perasaan ini berbeda ketika aku bersama Karyl kemarin, apa arti dari perasaan ini*",, kata Chris sambil memegangi d4d4nya dan sambil menatap kearah pintu apartemennya.
Sedangkan Dela yang sudah keluar dari dalam apartemennya Chris menuju kearah jalan raya untuk mencari taksi, senyum dibibirnya tidak pernah luntur, sebab dia bisa mencium Chris, walau dalam keadaan Chris yang masih tertidur.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...