
Pemilik mobil sport yang menghalangi mobil yang ditumpangi oleh Neni, siapa lagi orangnya kalau bukan Rexley.
Rexley tadi rupanya dia tidak benar-benar pergi dari mansionnya Vicktor, ketika Rexley sudah keluar dari dalam mansionnya Vicktor, dia lalu membelokkan lagi ban mobilnya dan berhenti dijarak yang cukup aman dari mansionnya Vicktor.
Sambil terus mengamati mobil yang keluar dari dalam mansionnya Vicktor, karena Rexley sangat yakin jika Neni pasti akan diantarkan pulang oleh sopir yang bekerja dimansionnya Vicktor.
Dan benar saja dugaannya Rexley, sepuluh menit setelah kepergiaannya dari mansionnya Vicktor ada sebuah mobil mewah yang berwarna hitam yang harganya bermiliaran rupiah itu keluar dari dalam mansionnya Vicktor.
Rexley langsung saja menyalakan mesin mobil mewahnya juga untuk mengikuti kemana arah mobil berwarna hitam itu melaju.
Setelah sedikit jauh dari mansionnya Vicktor, sekitar satu kilometeran, Rexley langsug saja menyelip mobil itu dan langsung berhenti didepan mobil yang berwarna hitam itu.
Neni yang berada didalam mobil dia sangat terkejut sekali dan sedikit takut jika mobil yang menghalangi dan memotong jalan mobil yang ditumpanginya adalah mobilnya orang jahat.
Namun ketika Neni melihat orang yang baru saja keluar dari dalam mobil yang menghalangi mobil yang ditumpanginya, Neni langsung saja badmood dan malas sekali ingin keluar dari dalam mobil.
Neni langsung saja berinisiatif menyuruh sang sopir untuk tancap gas, namun ketika Rexley tahu dia langsung saja menghalangi mobil itu lagi dan dia dengan segera membuka pintu belakang mobil.
Dengan gerakan lembut yang sedikit keras, Rexley menarik tangannya Neni untuk keluar dari dalam mobil.
"*Saya kekasihnya, anda kembali saja pulang, dan jika Celyn atau Vicktor bertanya bilang saja Neni sudah pulang dengan saya*",, kata Rexley kepada sang sopir.
"*Baik Tuan*",, jawab sang sopir kepada Rexley.
Dan Rexley langsung saja membawa Neni masuk kedalam mobilnya yang bagian depan sebelah sopir.
Sedangkan sang sopir yang disuruh oleh Vicktor tadi dia langsung kembali lagi kemansionnya Vicktor.
Ketika Neni sudah masuk kedalam mobilnya, Rexley langsung saja masuk kedalam kursi pengemudi.
Tanpa banyak berkata kepada Neni, Rexley langsung saja menyalakan mobilnya dan langsung tancap gas.
__ADS_1
Sedangkan Neni yang bingung dan ketakutan dia langsung saja bertanya kepada Rexley.
"*Tuan anda akan membawa kemana??*",, kata Neni kepada Rexley.
Namun perkataannya Neni tidak ditanggapin oleh Rexley.
"*Tuan, anda kan punya mulut kenapa tidak menjawab perkataannya saya, Tuan TiRex, anda akan membawa saya kemana??*",, kata Neni lagi kepada Rexley.
Dan Rexley dia tiba-tiba langsung saja menghentikan mobilnya dipinggir jalan dengan cara mendadak sekali.
Dan itu membuat Neni sangat terkejut dengan mobil yang tiba-tiba mengerem mendadak.
Rexley langsung saja melepaskan sabuk pengamannya dan dia langsung menarik wajahnya Neni.
Dengan sekali gerakan wajah Neni sudah menempel sempurna diwajahnya Rexley, dan Rexley dia langsung saja mencium bibirnya Neni dengan sangat hot sekali.
Rexley yang memang sangat jago berciuman dia langsung saja memainkan lidah dan bibirnya dibibirnya Neni yang hanya diam saja tidak membalas ciumannya Rexley.
Rexley sangat menikmati sekali bibirnya Neni dengan sambil memejamkan matanya, sedangkan Neni dia masih membuka matanya sambil juga melihat kearahnya wajahnya Rexley yang sangat dekat sekali dengan wajahnya itu.
Neni yang mendapatkan ciuman mendadak itu, tiba-tiba tubuhnya menjadi kaku dan juga berkedut miliknya yang sedang bersembunyi rapi didalam segitiga bermudanya itu.
Ketika sudah puas mencium bibirnya Neni, Rexley langsung saja melepaskan ciumannya dan lalu mengusap bibirnya Neni yang lipstiknya sangat berantakan sekali karena ulahnya tadi.
"*Jangan memanggilku TiRex lagi, karena jika kamu memanggilku TiRex lagi aku tidak segan-segan akan menerkammu lebih dari ini*",, kata pelan Rexley kepada Neni tepat didepan wajahnya sambil membersihkan lipstiknya Neni yang berantakan.
"*Dan bibir ini juga yang tadi malam sangat memuaskanku, apa kamu tidak ingat Neni sa....yang*",, kata Rexley lagi sambil masih terus mengusap-usap bibirnya Neni.
Neni yang mendengar perkataannya Rexley dia langsung memundurkan wajahnya dari depannya Rexley dan langsung mengusap bibirnya sendiri dengan sedikit kasar.
"*Tidak, saya tidak ingat, memangnya apa benar saya melakukan itu kepada anda Tuan*",, jawab Neni dengan sedikit kaku kepada Rexley.
__ADS_1
Rexley yang mendengar perkataannya Neni dia hanya tersenyum miring saja, dan langsung membuka ikat pinggangnya serta zipper celananya.
"*Hei-hei-hei Tuan Rexley yang terhormat, apa yang akan anda lakukan, kenapa anda membuka zipper celana anda??*",, tanya Neni dengan terkejut kepada Rexley ketika tiba-tiba melihat Rexley membuka zipper celananya.
"*Untuk mengingatkanmu tentang semalam sayang, katanya kamu lupa dengan apa yang sedang terjadi semalam antara kita*",, jawab Rexley dengan santainya kepada Neni.
"*Tapi tidak begitu juga, sudah tutup lagi celana anda Tuan Rexley*",, kata Neni kepada rexley.
"*Iya saya ingat, saya memang seperti wanita murahan saja semalam, dan saya minta maaf untuk hal itu, karena saya tidak sadar sebab mabuk*",, sambung lagi perkataannya Neni kepada Rexley.
"*Ada syaratnya jika kamu ingin saya maafkan*",, kata Rexley dengan tenang kepada Neni sambil melihat kearahnya Neni dan tidak membenahi celananya dulu.
"*Apa syaratnya, dan kalau bisa nanti saja saya memenuji syarat dari anda, karena sekarang saya mau keluar*",, jawab Neni kepada Rexley sambil berusaha membuka pintu mobilnya Rexley, namun tidak bisa karena sengaja dikunci oleh Rexley.
Rexley yang melihat Neni berusaha membuka pintu mobilnya, dia malah menyangga kepalanya sambil dia sandarkan kestir mobil.
"*Anda tidak akan bisa membukanya Nona sampai saya memencet tombol kuncinya*",, kata santai Rexley kepada Neni sambil tertawa kecil ketika dia melihat Neni sedang mencoba membuka pintu mobilnya.
"*Dasar anda baj1ng4n*",, kata Neni kepada Rexley dengan sedikit marah.
"*Wow saya tersanjung sekali, dan terimakasih atas sanjungannya Neniku sayang, sekarang ayo kita selesaikan persyaratan dariku*",, kata Rexley kepada Neni dengan wajah menyebalkan menurut Neni.
Rexley langsung saja menjalankan mesin mobilnya lagi dan kali ini Neni dia tidak banyak bertanya lagi kepada Rexley akan mau dibawa kemana dirinya, karena Neni sedang moode marah dan sebal kepada Rexley.
Rexley pun juga tidak banyak bertanya dan berkata kepada Neni, dia memilih sibuk mengendarai mobilnya menuju kesuatu tempat yang memang ingin dia tuju dengan tidak membenahi zipper celanya terlebih dahulu.
"*Sepertinya aku salah berurusan dengan orang seperti Tirex ini, lihat saja zipper celananya belum dia benarkan dengan benar, apa dia tidak takut itu burungnya akan terbang, atau bisa juga aku..........*",, kata Neni langsung terputus sambil menggelengkan kepalanya karena dia malah teringat ketika dia sedang men9ulum miliknya Rexley semalam.
Rexley yang melirik Neni sedang menggelengkan kepalanya sambil melihat kearah celananya yang masih terbuka, dia hanya tersenyum miring saja, dan tiba-tiba juga membuat seruling ajaibnya yang masih disarungnya berkedut dengan kencang, karena Rexley jadi teringat dengan bibirnya Neni yang semalam sedang memainkan serulingnya dengan seksi sekali.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...