Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 158


__ADS_3

Karyl yang tadi menerima pesan balasan dari Chris dia menjadi merasa suntuk berada diruang perawatan Kakaknya yaitu Ian.


Dan daritadi Karyl cemberut terus sambil membuka tutup pesannya Chris yang ada diponselnya.


Jika ditanya oleh Ayah Bobb atau Mamahnya, Karyl selalu menjawab tidak apa-apa hanya bosan saja.


Lalu Ayah Bobb atau Mamahnya menyarankan Karyl untuk keluar sejenak menikmati udara diluar supaya dia tidak jenuh didalam rumah sakit.


Dan ketika Karyl baru saja membuka pintu ruang perawatannya Ian, dia mendengar suara laki-laki yang sedang tertawa yang sangat tidak asing ditelinganya.


Karyl lalu mencari sumber suara itu, yang dari jauh dia sudah melihat Chris duduk dengan wanita yang tidak dikenalnya.


Dan wanita itu adalah Dela sahabatnya Celyn sekaligusnya adiknya Vicktor.


Karyl yang niatnya ingin menghirup udara segar, malah mendapatkan pemandangan yang membuat moodnya semakin hancur saja.


"*Alasan saja tidak mau ketemuan denganku, karena sedang menunggui Kak Celyn, tapi nayatanya kamu malah asik berduaan dengan wanita lain Kak Chris*",, kata Karyl kepada dirinya sendiri sambil bersembunyi dibalik pilar yang cukup besar ukurannya itu.


Karyl terus memperhatikan Chris dan juga Dela yang sedang bercengkerama dengan sangat senang sekali.


Semua percakapan yang terjadi antara Dela dan Chris Karyl mendengarnya semuanya.


Bahkan ketika Dela dan Chris mengaku sebagai calon suami dan istri pun, Karyl mendengarnya dengan sangat jelas sekali.


"*Dasar Kak Chris laki-laki buaya, kamu kemarin seperti itu kepadaku, sekarang kamu seperti ini dengan wanita lain dibelakangku*",, kata Karyl untuk Chris sambil mengepalkan kedua telapak tangannya.


Jika kemarin keadaannya Delalah yang sedang bersembunyi untuk menguping dan melihat kedekatannya Chris dan juga Karyl.


Namun kali ini Karyllah yang bersembunyi untuk melihat kedekatannya Dela dengan Chris.


Bumi itu berputar, dan waktu juga selalu mengganti menitnya setiap detik.


Boleh saja Chris hari ini mau dengan Karyl atau Dela, karena Chris belum ada yang punya.


Dan memang sifatnya Chris yang ngemong serta dewasa, membuat wanita mana saja selalu nyaman dengan Chris jika diajak berbicara.

__ADS_1


Berbeda dengan Vicktor yang selalu menunjukkan wajah datar dan dinginnya, membuat para wanita semakin pensaran saja.


Semua orang pastinya mempunyai karakternya sendiri-sendiri, dan juga mempunyai sifat yang sendiri-sendiri pula.


Karyl yang tidak sanggup melihat kedekatannya Dela dan juga Chris yang semakin dekat saja, ketika Dela memberikan cubitan kecil kepada Chris diperutnya.


Karyl lalu keluar dari tempat persembunyiannya, untuk menghampiri Dela dan Chris yang sedang asik bercanda dan tertawa itu.


Dengan menunjukkan wajah marahnya, Karyl semakin dekat saja dengan kursi yang sedang diduduki oleh Dela dan Chris.


"*Ehem*",, kata Karyl ketika sudah berada didepannya Dela dan Chris.


Dela yang mengetahui jika itu adalah Karyl, dia lalu berpura-pura tidak mengenalnya saja, walau aslinya jantungnya sangat berdegub sangat kencang sekali.


Sebab Dela takut jika dia akan dituduh oleh Karyl ingin merebut Chris darinya.


"*Maaf Nona siapa ya??*",, kata Dela dengan sopan kepada Karyl sambil berpura-pura tidak mengenal dengan Karyl.


Sedangkan Chris sendiri, dia lalu terdiam dari suara tawanya sambil memandang Karyl dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.


Perkataannya Karyl tadi, membuat jantungnya Dela langsung saja retak seketika.


Chris yang tidak suka akan nada dan perkataannya Karyl tadi kepada Dela, dia lalu berdiri dari duduknya dan berdiri tepat dihadapannya Karyl.


"*Kamu jangan asal bicara Karyl, siapa yang menjadi kekasih kamu*",, kata Chris kepada Karyl dengan nada yang menahan amarahnya.


Dela yang tidak mau menjadi orang ketiga dalam pertengkarannya Chris dan juga Karyl, dia lalu meminta ijin pergi dari situ kepada Chris.


"*Aku permisi saja dulu ya Chris*",, kata Dela kepada Chris sambil berdiri dari duduknya.


"*No, kamu harus disini Dela, biar dia tahu siapa kamu*",, kata Chris kepada Dela sambil memegang pergelangan tangannya Dela supaya Dela tidak pergi dari hadapannya.


"*Ini Chris maksudnya apa sih??*",, kata batinnya Dela dengan menurut-menurut saja ketika pergelangan tangannya dicekal oleh Chris.


Untung saja mereka berbicara dilorong koridor untuk ruang VVIP, jadinya tidak banyak orang berlalu lalang dilorong koridor itu.

__ADS_1


Dengan suara pelan akan tetapi dengan nada marah, Chris lalu melanjutkan perkataannya lagi kepada Karyl yang semakin menunjukkan wajah marahnya ketika melihat Chris mencegah Dela untuk pergi.


"*Karyl, aku belum pernah mengutarakan perasaanku dengan kamu, dan aku juga belum mengajak kamu untuk menjadi kekasihku, kenapa kamu sangat egois sekali aku tidak boleh dekat dengan wanita lain selain dirimu*",, kata Chris lagi kepada Karyl.


"*Terus kedekatan kita akhir-akhir ini itu artinya apa Kak Chris??*",, kata Karyl kepada Chris dengan menahan air matanya yang sudah menggenang dikelopak matanya.


"*Ya seperti kedekatanku dengan semua teman wanitaku yang lain Karyl*",, jawab Chris kepada Karyl.


Sebenarnya tidak salahnya Karyl juga jika dia menganggap lebih hubungannya dengan Chris, sebab Chris sangat perhatian dan juga dewasa sekali.


Tapi jika Karyl mengenal lebih jauh dengan Chris, dia akan menjadi tahu, jika Chris memang seperti itu dengan semua orang, terutama wanita, selalu membalas sopan dan juga perhatian kepada orang yang sudah mengenalnya dengan sangat dekat.


"*Dasar kamu jahat Kak Chris*",, kata Karyl kepada Chris sambil ingin menampar wajahnya Chris, tapi langsung ditahan oleh Chris tangannya Karyl.


Sedangkan Dela dia hanya bisa diam saja menyaksikan pertengkaran antara Chris dan juga Karyl.


"*Inilah yang tidak aku sukai dari kamu Karyl, egois, terlalu kekanak-kanakan, tidak mengerti kondisiku dan selalunya mau diperhatikan terus, tapi tidak mau memperhatikanku balik*",, kata Chris kepada Karyl sambil masih menahan tangannya Karyl yang tadi ingin menamparnya.


"*Andai sifat dan sikap kamu lebih dewasa sedikit, aku pasti langsung mengajak kamu menikah, karena dari awal aku sudah ada rasa untuk kamu.......*",, sambung lagi perkataannya Chris dan sambil menjedanya untuk sejenak.


"*Tapi sayangnya rasa tertarikku dengan kamu, lama-lama terkikis karena sifat dan sikap kamu sendiri selama ini Karyl*",,lanjut lagi perkataannya Chris kepada Karyl, sambil melepaskan cekalan tangannya Karyl tadi.


"*Oh ya, asal kamu tahu Karyl, dia adalah adik kandungnya Vicktor, sahabat dekatnya Celyn, dan aku juga sudah mengenal dia cukup lama sekali dibandingkan dengan kamu Karyl yang baru kenalan belum genap dua minggu, serta jangan lupakan dia jauh lebih dewasa daripada kamu*",, kata Chris lagi kepada Karyl sambil menarik Dela untuk semakin mendekat saja kebadannya.


"*Jika aku disuruh memilih Dela dibandingkan kamu, aku pastinya akan memilih Dela yang aku yakinin dia jauh mengerti aku*",, kata Chris untuk terakhir kalinya kepada Karyl.


Karena setelah berkata seperti itu kepada Karyl, Chris lalu menarik tangannya Dela untuk pergi dari hadapannya Karyl, yang sedang menangis bersedih.


Sebab Chris sendiri dia sudah beberapa hari ini tidak menyukai sifatnya Karyl yang sangat kekanak-kanakan sekali, mau ini, itu, tapi tidak mau mengerti balik keadaannya Chris, serta malah selalu Chris yang mengerti dan selalu menuruti permintaannya Karyl.


Setelah sekian hari sifatnya Karyl tidak ada perubahannya malah semakin menjadi, dan puncaknya tadi ketika dia melabrak Dela seperti itu, membuat Chris semakin muak saja dengan sikapnya Karyl.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2