
Sedang kita berpindah keChris dan juga Dela lagi.
Mereka yang sedang asik berciuman pun lalu melepaskan ciuman dibibir mereka setelah cukup lama saling memadu kasih melalui bibir mereka masing-masing.
"*Apakah artinya ini kamu menerimaku untuk menjadi calon suami kamu Dela??*",, tanya Chris kepada Dela ketika sudah melepaskan ciumannya tadi.
Dela langsung saja mengangguk dengan sambil tersenyum sangat manis sekali kepada Chris.
Chris pun yang melihat anggukan dari Dela, dia langsung saja tersenyum manis juga sambil membawa Dela kedalam pelukannya lagi.
"*Ya sudah kita masuk yuk, dan beritahukan kabar ini kepada semua orang*",, ajak Chris kepada Dela ketika sudah melepaskan pelukannya dari tubuhnya Dela tadi.
"*Tunggu*",, kata Dela mencegah Chris yang akan menarik tangannya itu.
"*Ada apa Dela??*",, tanya Chris kepada Dela ketika Dela menahan tangannya.
"*Tapi aku malu Chris, apa ini tidak terlalu kecepatan??*",, kata Dela kepada Chris.
"*Malah itu lebih bagus Dela, aku maunya malah kita secepatnya menikah*",, jawab Chris kepada Dela.
"*Tapi aku malu Chris*",, kata Dela lagi kepada Chris.
"*Sudah percaya deh sama aku sayang*",, jawab Chris lagi kepada Dela sambil tersenyum manis sekali.
"*Iya baiklah*",, jawab Dela kepada Chris akhirnya dengan pasrah.
Dela lalu mengikuti Chris yang terus menarik tangannya untuk masuk kedalam ruang keluarganya Vicktor.
Ketika sudah sampai didalam ruang keluarganya Vicktor, mereka berdua langsung saja duduk dishofa yang ada disitu, namun diruang keluarga belum ada semua keluarganya, sebab mereka masih berada didalam kamarnya sikembar.
Dela dan Chris yang menunggu semua keluarganya untuk ikut bergabung dengan mereka, Chris dan Dela mereka lalu bercanda dengan sangat mesra dan sangat bahagia sekali.
Sehingga ketika Vicktor, Celyn, dan para Mamah pada turun keruang keluarga mereka semua melihat kemesraan dari Chris dan juga Dela.
"*Ehem sepertinya ada yang sudah lengket nih*",, goda Celyn kepada Dela dan juga Chris.
Dela dan Chris langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah semua orang yang sedang berjalan keruang keluarga.
Dan Celyn, Vicktor serta kedua Mamah, mereka semua lalu pada ikut duduk bergabung dishofa yang masih kosong yang ada disitu.
__ADS_1
Mamah Vina dan Mamah Gilda mereka pada tersenyum mendengar godaannya Celyn kepada Dela dan juga Chris tadi.
"*Apaan sih kamu Celyn*",, jawab Dela kepada Celyn dengan malu-malu.
"*Oh ya sepertinya harus segera aku sampaikan juga kepada kalian semua yang ada disini*",, kata Chris kepada semua orang yang ada disitu.
Dan perkataannya Chris dengan wajah yang cukup serius membuat semua orang yang ada disitu langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearahnya Chris sambil memasang telinga baik-baik, kecuali Dela yang sudah tahu akan apa yang ingin disampaikan oleh Chris.
"*Aku dan Dela sekarang sudah resmi sebagai sepasang kekasih, dan Dela juga sudah menerimaku untuk menjadi calon suaminya Mah, Tante, Celyn Vicktor*",, kata Chris lagi kepada semua keluarganya.
Perkataannya Chris langsung membuat semua orang pada speecless dan terdiam dengan sambil melihat kearahnya Chris dan Dela secara bergantian.
Namun tiba-tiba pandangan mereka semua teralihkan dengan suara seseorang yang mengejutkan mereka.
"*Yeeeaaay akhirnya akan menikah juga*",, kata Mamah Vina dengan tiba-tiba, membuat semua orang langsung saja terkejut.
"*Mamah iiihhh, heboh sekali*",, kata Vicktor kepada Mamahnya.
"*Biar saja*",, jawab Mamah Vina kepada Vicktor.
"*Terus-terus rencananya kalian berdua akan menikah kapan Nak Chris??*",, tanya Mamah Vina kepada Chris.
"*Begini saja deh, nanti biar Papah Adam, Mamah suruh kesini, dan tolong Jeng Gilda Tuan Jo suruh datang kesini juga, untuk membahas pernikahannya Dela dan Nak Chris*",,kata Mamah Vina kepada Chris dan juga Mamah Gilda.
"*Baik jeng, nanti akan aku telefon suami saya*",, jawab Mamah Gilda kepada Mamah Vina.
"*Kamu sendiri bagaimana Dela, apakah sudah siap menikah dengan Chris??*",, tanya Vicktor kepada Dela adik peremuan satu-satunya itu.
"*Aku siap Kak*",, jawab Dela dengan mantap kepada Vicktor.
"*Baiklah jika itu keputusan kamu, Kakak akan mendukungnya jika itu menurut kamu yang terbaik*",, jawab Vicktor kepada Dela.
"*Terus ini aku memanggil Dela siapa??, disatu sisi Dela adik iparku, disisi lain, dia adalah Kakak iparku*",, tanya Celyn kepada semua orang dengan wajah kebingungannya.
Membuat semua orang langsung saja tertawa ketika mendengar perkataannya Celyn.
"*Iya terserah kamu sajalah*",, jawab Chris kepada Celyn.
"*Dia juga adik kandung aku sayang, tapi dia malah menikah dengan Kakak ipar aku, itu malah lebih susah lagi kan*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
__ADS_1
Membuat Celyn langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali.
"*Malang nian nasib kamu Daddy, adik kandung menjadi Kakak Ipar*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil bercanda juga.
Dan yang lainnya langsung saja pada tertawa lagi dengan sangat keras sekali, begitu pula dengan Vicktor.
"*Sudah-sudah, Mamah lapar nih, apakah masakannya sudah pada matang Vicktor??*",, kata Mamah Vina kepada Vicktor dengan tiba-tiba disela-sela tertawanya.
"*Sebentar biar Vicktor tanyakan kepada Pak Hu dulu Mah*",, jawab Vicktor kepada Mamahnya.
Dan memang karena waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siang, waktunya makan siang dan juga beristirahat.
Vicktor lalu memanggil Pak Hu dan menanyakan apakah masakan yang dimasak oleh para koki dirumahnya sudah pada matang apa belum.
Pak Hu lalu permisi sebentar kepada Vicktor, untuk mengecek didapur.
Ketika sudah sampai didapur dan juga sudah bertanya serta melihat sendiri, Pak Hu lalu kembali lagi kedalam ruang keluarga untuk memberitahukan kepada Vicktor.
"*Permisi Tuan Vicktor, makanannya sudah pada siap semua dimeja makan*",, lapor Pak Hu kepada Vicktor.
Dan Vicktor hanya mengangguk saja kepada Pak Hu.
Setelahnya Vicktor lalu mengajak semua keluarganya untuk beranjak menuju keruang makan yang ada dimansionnya.
Ketika sudah sampai didalam ruang makan, sekarang Celyn yang sudah tidak hamil besar dia sudah bisa mengambil makanannya sendiri.
Dan apalagi tangan Vicktor belum sembuh dengan sempurna, alhasil Celynlah yang mengurus dan menyuapi Vicktor dengan sangat telaten sekali.
Perasaannya Vicktor sangat senang sekali, ketika Celyn sangat perhatian sekali kepadanya.
Sedangkan Dela dan juga Chris yang sedang dimabuk asmara, mereka sekarang sudah tidak malu-malu lagi menunjukkan kemesraan mereka dihadapan keluarganya.
Dela dengan telaten juga mengambilkan makanan untuk Chris, bahkan mereka juga saling berinteraksi dengan mesra dimeja makan tanpa malu lagi kepada semua keluarganya.
Dan ketika makanan yang dimakan Vicktor sudah habis dipiringnya, serta Vicktor juga sudah kenyang, gantian Celyn yang makan, untuk memperbanyak produksi ASInya itu.
Walau Vicktor sudah selesai terlebih dahulu makannya, namun Vicktor masih duduk disitu sambil menunggu yang lainnya selesai makan, apalagi Celyn sang istri tercinta baru saja memulai makannya.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...