
Mereka semua tidak menyangka, jika akan mendapatkan cucu langsung tiga sekaligus dari Vicktor dan juga Celyn.
Bahkan Mamah Vina dia masih saja syok jika wajahnya tidak disentuh oleh Papah Adam.
"*Papah iiisshh*",, kata Mamah Vina kepada Papah Adam, karena wajahnya dipegang Papah Adam menggunakan telapak tangannya.
"*Habisnya Mamah membuka mulutnya dengan begitu lebar sekali, apa tidak takut nanti jika tiba-tiba ada nyamuk masuk*",, jawab Papah Adam kepada Mamah Vina.
Mamah Vina hanya melirik sinis saja kepada Papah Adam ketika mendengar perkataan dari suaminya itu.
"*Kakak Iparku Celyn, kamu beneran hamil kembar tiga sekaligus??*",, tanya Della kepada Celyn ketika sudah bisa mengendalikan rasa terkejutnya.
"*Iya adik Iparku, aku sedang hamil keponakanmu tiga sekaligus*",, jawab Celyn kepada Della sambil tersenyum lucu dan sambil juga mengusap lembut perutnya yang sudah terlihat buncit itu.
Mamah Gilda dia langsung saja berdiri dan berjalan mendekati Celyn ketika dia sudah bisa mengendalikan rasa terkejutnya tadi.
"*Selamat Nak, kamu sebentar lagi akan mempunyai anak, dan Mamah juga akan segera mempunyai cucu serta akan dipanggil Nenek, Mamah senang mendengarnya*",, kata Mamah Gilda sambil memeluk Celyn dan tersenyum bahagia sekali.
"Terimakasih Mah*",, jawab Celyn kepada Mamahnya sambil tersenyum juga.
Walau Mamah Vina dia bukan Mamah kandungnya Celyn, namun karena sudah mengenal Celyn cukup lama dia yang paling histeris mendengar kabar kehamilannya Celyn.
"*Jadi tadi yang Mamah bilang kamu sedikit gendutan ternyata lagi mengandung cucu Mamah tho, waaah Mamah jadi tidak sabar ingin segera melihat mereka semua lahir, pasti seru tuh, ada tiga baby yang pasti bikin ramai dan juga bikin pusing*",, kata Mamah Vina dengan heboh sendiri sambil tertawa bahagia.
Vicktor tertawa kecil melihat tingkah Mamahnya yang sangat senang sekali mendengar kabar kehamilannya Celyn.
Ayah Jo dan juga Papah Adam mereka berdua langsung saja mengucapkan selamat kepada Celyn dengan wajah yang sangat cerah ceria sama seperti yang lainnya.
Hanya satu orang yang belum memberikan selamat kepada Celyn, dan orang itu adalah Chris.
Chris yang daritadi hanya diam dan sambil memperhatikan saja, dia lalu beranjak berdiri dari duduknya dan langsung berjalan mendekati Celyn yang lagi duduk bersama Vicktor.
Semua orang langsung pada memperhatikan Chris yang tiba-tiba berdiri itu.
__ADS_1
Ketika sudah sampai didepannya Celyn, tanpa banyak berkata dia langsung saja memeluk Celyn dengan penuh rasa sayang seorang kakak kepada adiknya, Chris sungguh dia juga sangat senang mendengar jika dirinya sebentar lagi akan mempunyai tiga orang keponakan sekaligus.
"*Sehat-sehat ya kamu dan calon keponakanku*",, kata Chris kepada Celyn dengan tersenyum tulus.
"*Terimakasih Kakakku yang selama ini selalu menjagaku*",, kata Celyn sambil tersenyum manja kepada Chris.
"*Ingat umur, sebentar lagi juga akan menjadi seorang Ibu jangan seperti anak kecil terus*",, kata Chris kepada Celyn sambil mengusap lembut rambut kepalanya Celyn.
"*Iya Kakak*",, jawab Celyn dengan tersenyum lucu kepada Chris, dan itu membuat Chris hanya menggelengkan kepalanya saja melihat wajahnya Celyn yang seperti itu.
Chris lalu beralih menatap kearahnya Vicktor yang daritadi memperhatikannya dari tempat duduknya, dan Celyn dia juga sudah kembali duduk ketempatnya semula.
"*Dan kamu Vicktor, jaga Celyn dengan baik-baik, jika kamu sampai melukai perasaannya lagi, aku tidak akan memberi ampun kepadamu, apalagi dia sekarang sedang hamil anak kamu tiga sekaligus*",, pesan Chris kepada Vicktor dengan tegas.
"*Siap Chris, tidak akan aku ulangi lagi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya, apalagi ada empat nyawa yang harus aku jaga dengan sebaik mungkin*",, jawab Vicktor dengan mantap kepada Chris.
Setelah itu Chris lalu kembali duduk lagi ketempatnya semula.
"*Waaah Kakakku Vicktor sangat hebat sekali, dan juga tokcer sekali bisa langsung jadi itu tiga sekaligus, hebat-hebat*",, kata Della kepada Vicktor sambil bertepuk tangan.
"*Iya karena berhubung Celyn sekarang sedang hamil cucu Ayah dan anak kamu, Ayah akan memberikan satu kesempatan lagi kepada kamu Vicktor, dan jika Celynnya bisa diajak untuk mengadakan resepsi pernikahan kalian, segera adakanlah resepsi pernikahannya, tidak besar tidak masalah yang penting semua orang tahu jika Celyn ini istri kamu*",, kata Ayah Jo kepada Vicktor.
"*Siap Ayah, segera akan Vicktor siapkan pesta resepsinya*",, jawab Vicktor dengan mantap kepada Ayah Jo.
"*Sebagai hadiah pernikahan kalian, biar Papah sama Mamah saja yang akan menyiapkan pesta resepsinya kalian, dan kamu Vicktor cukup temani Celyn saja dan tetap menjaganya, karena Papah yakin Celyn nanti akan membutuhkan bantuanmu terus, sebab hamil satu orang anak saja susah, apalagi ini tiga sekaligus Vicktor*",, kata Papah Adam kepada Vicktor.
"*Iya Pah aku setuju, bagaimana baiknya saja*",, jawab Vicktor kepada Papahnya.
"*Ya ampun Mamah masih tidak menyangka jika Mamah akan mendapatkan cucu langsung tiga sekaligus*",, kata Mamah Vina lagi kepada semuanya sambil tertawa bahagia.
Perkataannya Mamah Vina langsung saja membuat semua orang pada tertawa juga.
Setelah berbincang hangat diruang keluarga, Vicktor lalu mengajak semua keluarganya untuk makan malam bersama diruang makan yang sudah disiapkan semuanya oleh pelayan yang ada dimansionnya Vicktor.
__ADS_1
Mengetahui Celyn sedikit kesusahan dalam mengambil makanan, Vicktor berinisiatif mengambilkan makanan untuk Celyn.
"*Biar aku nanti ambil sendiri Celyn, kamu mau makan yang mana sayang??*",, tanya Vicktor kepada celyn yang lagi menutup hidungnya kerena Celyn mencium aroma makanan yang menurutnya sangat tidak enak sekali.
"*Kamu kenapa Celyn??*",, kata Vicktor lagi kepada Celyn yang lagi menutup hidungnya, dan para Keluarga yang lain langsung mengalihkan pandangannya kearahnya Celyn.
Bukannya menjawab perkataannya Vicktor, Celyn langsung berlari kearah kamar mandi yang ada dibelakang dan letaknya tidak terlalu jauh dari ruang makan itu.
Semua orang untuk sejenak menghentikan makan mereka, ketika melihat Celyn yang tiba-tiba berlari meninggalkan meja makan.
Vicktor langsung segera menyusul Celyn yang ternyata sedang berada didalam kamar mandi.
Dan Vicktor melihat Celyn sedang muntah-muntah dengan cukup banyak sekali itu.
Vicktor yang kasihan dengan Celyn, dia membantu Celyn dengan menyiram muntahannya Celyn itu menggunakan air yang ada didalam kamar mandi.
"*Are you Ok Celyn??*",, kata Vicktor sambil mengusap lembut punggungnya Celyn.
*"I'm not ok Vicktor*",, jawab Celyn ketika dia sudah berhenti muntahnya.
Ketika melihat Celyn sudah selesai muntahnya, Vicktor lalu membantu Celyn dan memapah Celyn menuju keruang keluarga lagi karena itu permintaannya Celyn.
"*Tunggu disini sebentar ya Celyn*",, kata Vicktor kepada Celyn ketika dia sudah mendudukkan Celyn dishofa yang ada diruang keluarganya.
Dan Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor. Vicktor lalu berjalan menuju keruang makan lagi dan mengatakan kepada semua keluarganya jika dirinya dan juga Celyn tidak bisa ikut makan dulu, Vicktor lalu menyuruh semua keluarganya untuk melanjutkan makannya tanpa dirinya dan juga Celyn.
Mamah Gilda dia sangat khawatir sekali dengan keadaannya Celyn, namun Vicktor mengatakan jika Celyn tidak kuat saja diruang makan, karena aroma makanannya sangat tidak enak.
Tidak cuma Mamah Gilda saja yang khawatir namun semuanya, akan tetapi Vicktor dia tetap meyakinkan semua keluargnya untuk terus melanjutkan makannya saja yang sudah disediakan, dan dia juga Celyn akan menunggu mereka semua diruang Keluarga.
Setelah berkata seperti itu kepada semua keluarganya Vicktor langsung kembali lagi keruang keluarga yang ada Celyn sedang menyandarkan badannya dan kepalanya kesandaran shofa sambil memejamkan matanya, dengan kaki yang dipanjangkan dengan sandaran kaki otomatis yang ada dishofanya.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
***TBC***