
Jika paginya Rexley diawali dengan muka suntuk dan betenya harus menghadiri acara pameran parfumnya, berbeda lagi pagi dirumahnya Neni.
Fergie yang masih liburan dirumahnya Neni pun mengajak Neni untuk berjoging pagi sambil menikmati udara sejuk dipagi hari disekitar komplek perumahan Neni hingga ketaman yang berada tidak jauh dari rumahnya Neni.
Melihat Neni dan Fergie baru saja keluar dari dalam rumah, anak buahnya Rexley yang melihatnya pun langsung saja menelfon dan memberitahukannya kepada Rexley.
Rexley yang sudah masuk dan duduk dikursi kerjanya yang ada dikantornya pun, langsung saja mengangkat sambungan telefon tersebut.
"*Halo*",, kata Rexley ketika dia sudah mengangkat sambungan telefon dari anak buahnya.
"*Halo Tuan, mereka berdua saat ini sedang joging disekitar komplek*",, lapor anak buahnya Rexley kepada Rexley.
Rexley yang mendengarnya, yang duduknya awalnya sambil menyandar disandaran kursinya, dia langsung saja menegapkan punggungnya ketika dia mendengar laporan dari anak buahnya yang dia suruh untuk mengawasi Neni dan juga Fergie.
"*Kalian terus awasi mereka*",, kata Rexley kepada anak buahnya dengan tegas.
"*Iya Tuan, kami ada didekat mereka saat ini*",, jawab anak buahnya Rexley lagi.
Kedua anak buahnya Rexley yang berpura-pura sedang joging juga dibelakangnya Neni serta Fergie mereka semakin mempercepat lari mereka supaya bisa semakin lebih dekat lagi berada dibelakangnya Neni dan juga Fergie supaya bisa mendengar percakapan antara Neni dan Fergie dengan sangat jelas.
Dan Rexley sekilas dia mendengar suaranya Neni yang samar-samar dia dengar melalui sambungan telefon anak buahnya.
"*Apakah kamu juga joging sama seperti mereka??*",, tanya Rexley kepada anak buahnya.
"*Iya Tuan, tepat dibelakang mereka*",, jawab anak buahnya Rexley yang menelfon Rexley menggunakan handsfree itu.
"*Bagus, biarkan saya sejenak mendengarkan percakapan mereka*",, kata Rexley kepada anak buahnya.
Dan anak buahnya langsung saja diam untuk memberikan akses kepada Rexley supaya bisa mendengar dengan jelas percakapannya Neni dan Fergie.
"*Pagi disini tidak pernah berubah, selalu membuatku rindu, apalagi jika ditemani oleh kamu*",, kata Fergie menggombali Neni dan itu sangat didengar jelas oleh Rexley.
Membuat Rexley yang saat ini sedang berada didalam kantornya menjadi tambah uring-uringan sekali.
Gombalannya Fergie membuat Neni reflek memukul pelan lengannya Fergie dengan gemas sambil tertawa senang sekali.
__ADS_1
Rexley sangat bodoh sekali, dia yang baru mendengar gombalannya Fergie untuk Neni yang seperti itu saja, dia langsung saja mematikan sambungan telefon anak buahnya.
Karena Rexley sangat tidak sanggup mendengarkan akan kelanjutan dari percakapan antara Neni dan juga Fergie yang mana akan membuat hatinya semakin sakit saja nantinya.
Padahal percakapan antara Neni dan juga Fergie masih ada kelanjutannya, sungguh bodoh sekali si Rexley.
Anak buahnya Rexley yang tadi menelfon Rexley yang mengetahui jika sambungan telefonnya sudah terputus dia reflek langsung berhenti dan diikuti oleh temannya juga.
"*Kita awasi mereka dari jarak jauh saja bro, capek juga aku rasanya lari-lari terus begini dan belum sarapan pula*",, kata anak buahnya Rexley kepada temannya.
"*Iya, lagi pula Tuan Rexley sudah mematikan sambungan telefonnya kan*",, jawab temannya juga.
"*Iya"*,, jawab anak buahnya Rexley kepada temannya.
Dan anak buahnya Rexley juga sama-sama bodohnya, karena mereka malah memilih mengawasi Fergie dan Neni secara jauh, jadi mereka tidak bisa mendengar lagi kelanjutan percakapannya antara Fergie dan juga Neni.
"*Aaaarrrgghhhh!!!!, beren9s3k*",, kata Rexley tadi ketika dia sudah mematikan sambungan telefon dari anak buahnya dengan sambil berteriak frustasi sekali, ketika baru saja mendengar gombalannya Fergie untuk Neni.
Sedangkan berbeda lagi dengan Neni dan juga Fergie yang melanjutkan percakapan mereka.
Kumi sendiri adalah tunangannya Fergie dan bulan depan mereka akan menikah.
"*Kumi orangnya santai dan dia tahu siapa kamu ko, tenang saja*",, jawab Fergie kepada Neni sambil tertawa kecil.
"*Terserah kamu sajalah*",, kata Neni kepada Fergie sambil berlalu melanjutkan larinya lagi dan meninggalkan Fergie.
Anak buahnya Rexley yang berjumlah empat orang itu mereka masih tetap mengawasi Neni dan Fergie dari jarak jauh, jadi yang mereka lihat berbeda jauh dari kenyataannya.
Dipandangan para anak buahnya Rexley, jika Neni dan juga Fergie mereka sedang main kejar-kejaran dengan sangat romantis sekali.
Padahal aslinya Neni sangat malas dengan Fergie yang suka menggombalinya terus, karena Neni takut jika Kumi tunangannya Fergie akan cemburu kepadanya.
Majikan dan anak buahnya dua-duanya sama-sama bodohnya, dan Rexley mencintai Neni bukannya kebetulan semata, melainkan sudah takdirnya, karena Rexley dan Neni sama-sama bodoh juga.
Rexley sendiri, dia saat ini yang masih uring-uringan didalam kantornya yang ada diPrancis dia mendapatkan kiriman foto dan video dari anak buahnya yang memperlihatkan kedekatan antara Neni dan juga Fergie yang sedang saling kejar-kejaran itu, dengan Neni yang sedang tertawa lepas sekali.
__ADS_1
Berbeda jika Neni bersama dengan Rexley, hanya kejutekan dan nada sewot yang selalu Rexley lihat.
"*Sebegitu bahagianyakah kamu tanpa aku Neniku sayang??*",, kata Rexley dengan nada sedihnya sambil melihat foto-fotonya Neni dan juga Fergie.
"*Sebelum ikrar janji suci terucapkan, pokoknya kamu harus menjadi milikku*",, kata Rexley lagi dengan sangat menggebu sekali.
"*Ingin rasanya aku ulang lagi waktu yang kemarin, dan aku menyesal tidak aku keluarkan saja lahar dinginku kemarin kedalam milikmu, supaya kamu bisa hamil anakku dan tidak bisa lari dariku Neni*",, kata Rexley yang masih berbicara sendiri dengan sambil memandangi fotonya Neni yang tanpa Fergie.
"*Andai aku bisa mempercepat waktu, akan aku percepat waktunya supaya bisa cepat hari esok, dan aku bisa segera menemuimu Neniku sayang, dan memberikanmu hukuman yang akan membuatmu selalu terikat denganku*",, kata Rexley dengan masih berbicara sendiri sambil menaikan sebelah alisnya keatas.
"*Setidaknya akulah orang pertama yang sudah mengambilnya dari kamu*",, kata Rexley lagi dengan diselingi suara tawanya yang menggelegar didalam ruang kantornya.
Rexley didalam kantornya dia malah seperti orang gila yang benar-benar tergila-gila oleh Neni, karena daritadi dia berbicara sendiri dan tertawa sendiri juga.
Mungkin jika Neni ada didalam situ juga dan melihat Rexley berbicara serta tertawa sendiri, Rexley pasti akan mendapat perkataan yang membagongkan dari Neni, tapi itulah yang membuat Rexley semakin jatuh cinta saja kepada Neni.
Dua orang yang sama-sama bodoh dan juga telmi seperti Rexley dan juga Neni, yang jika disatukan dalam ikatan suci pernikahan, semoga saja jika mereka mempunyai anak, anak mereka tidak lebih parah dari kedua orang tuanya.
...πππππππππππππ...
Masih kurang tidak nih penampakannya merekaππ
Rexley
Neni
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
__ADS_1
...***TBC***...