
Vicktor pun juga masih menyaksikan ketika sang Dokter sedang berusaha mengeluarkan anaknya yang kedua.
Anaknya Vicktor tadi yang pertama dia langsung saja mendapatkan perawatan dari suster yang berjaga untuk dibersihkan semua kotoran yang menempel ditubuhnya.
Vicktor yang mendapat penjelasan dari asisstan Dokter yang ada didalam ruang operasi bersamanya, jika sang baby akan dibersihkan terlebih dahulu, dan Vicktor boleh melihat nanti ketika Celyn sudah dipindahkan keruang perawatan biasa, Vicktor hanya mengangguk saja ketika mendengarnya sambil tersenyum tipis.
"*Ayo tarik, tapi pelan-pelan*",, kata Dokter Archie memberi aba-aba kepada aisstannya.
Dan walaaa akhirnya keluar juga babynya Vicktor yang kedua yang berjenis kelamin sama seperti yang pertama yaitu laki-laki, namun sedikit kecil berat badannya dari yang pertama tadi.
Vicktor langsung saja tersenyum ketika melihat babynya yang kedua sudah lahir juga dengan selamat.
"*Baby kita sayang yang kedua juga laki-laki, dia sehat dan selamat*",, bisik mesra lagi dari Vicktor kepada Celyn.
Dan Celyn langsung melihat kearahnya Vicktor sambil tersenyum manis sekali.
"*Ayo ini yang terakhir, hati-hati*",, kata Dokter Archie lagi dan lagi kepada para asisstannya,
Dan setelah berjuang dengan cukup melelahkan dalam waktu dua jam lamanya, anak ketiga dari pasangan Vicktor dan juga Celyn sudah lahir juga dengan selamat dan sangat sehat sekali, bahkan berat badannya lebih besar dari kedua Kakaknya tadi.
Anak ketiganya Vicktor dan Celyn berjenis kelamin perempuan dan dia paling gemoy diantara saudara kembarnya yang lain.
Bahkan Vicktor dia tertawa lucu dengan senang, ketika melihat anaknya yang ketiga sangat gemuk melebihi anak-anaknya yang pertama dan kedua.
"*Terimakasih sayang, anak ketiga kita sudah lahir, dia perempuan, semuanya sehat*",, bisik mesra Vicktor lagi kepada Celyn.
Dan Celyn dia masih membalas perkataannya Vicktor dengan tersenyum manis saja.
"*Maaf Tuan Vicktor, bisakah anda menunggu diluar dulu sebentar, karena kami ingin menangani Nyonya Celyn paska persalinan*",, kata ramah dari Asisstan Dokter kepada Vicktor.
Vicktor langsung saja mengangguk dan mengerti akan perkataannya asisstan Dokter tersebut.
"*Aku keluar dulu sayang*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memberikan ciuman dikeningnya Celyn sebelum dia berlalu keluar dari dalam ruang operasi.
Celyn hanya diam saja kepada Vicktor, sambil melihat kewajahnya Vicktor.
__ADS_1
Dan Vicktor setelah berpamitan kepada Celyn, dia lalu berlalu keluar dari dalam ruang operasi.
Namun sebelum keluar dari dalam ruang operasi, Vicktor melepaskan baju operasinya terlebih dahulu, dan memberikannya kepada asisstan Dokter yang sedang lewat didepannya tadi.
Sepeninggalan Vicktor, Celyn lalu mendapatkan penanganan pada perutnya yang dioperasi dan diberikan perawatan yang baik.
Sedangkan Vicktor yang sudah keluar dari dalam ruang operasi, dia langsung saja disambut oleh semua orang yang sudah menunggunya daritadi.
Dan ternyata Ayah Jo, Dela, Papah Adam dan juga Chris pun sudah pada sampai dirumah sakit itu.
Semua orang yang melihat Vicktor keluar dari dalam ruang operasi, mereka semua langsung saja berdiri dan berjalan mendekati Vicktor.
"*Vicktor bagaimana keadaan dari Celyn dan cucu Mamah*",,kata Mamah Vina kepada Vicktor dengan nada yang tidak sabaran.
"*Iya Vicktor, bagaimana keadaannya Celyn*",, kata Chris juga kepada Vicktor.
"*Cepat katakan Nak*",, kata Mamah Gilda yang ikut-ikutan berbicara, sebab Vicktor daritadi ditanya malah diam saja sambil melihat kewajah semua orang yang ada disitu dengan ekspresi yang tidak bisa ditebak.
Sebelum menjawab, ketika mendengar perkataan dari Mamah mertuanya itu, yaitu Mamah Gilda, Vicktor langsung saja tersenyum dengan sangat manis sekali.
Perkataannya Vicktor juga didengar oleh para sahabatnya yang masih menunggu didepan ruang operasi.
Dan perkataannya Vicktor membuat semua orang juga ikut lega serta bersyukur kepada Tuhan dengan diberikannya kelancaran untuk operasinya Celyn.
"*Apa jenis kelaminnya Vicktor??*",, tanya Papah Adam kepada Vicktor dengan tidak sabaran juga.
"*Yang pertama laki-laki, yang kedua juga laki-laki, yang ketiga dia perempuan sendiri Pah*",, jawab Vicktor kepada Papah Adam sambil tersenyum.
"*Yang ketiga dia memiliki berat badan yang cukup gemuk Pah, pasti jika Papah melihat yang ketiga langsung jatuh hati*",, sambung lagi perkataannya Vicktor kepada Papahnya dan masih didengar oleh semua orang.
"*Waah aku jadi tidak sabar Tuan Vicktor ingin segera melihat mereka bertiga*",, kata Neni dengan sangat antusias dan senang sekali membayangkan wajah dari baby-babynya Vicktor dan juga Celyn.
"*Iya aku juga sudah tidak sabar, kapan aku hamilnya ya*",, sahut Felya kepada Neni, sambil mengusap lembut perutnya.
"*Sabar semua itu butuh proses, Tante doakan kamu tahun ini hamil dan diberi momongan oleh Tuhan Nak*",, kata Mamah Vina kepada Felya sambil mengusap pundaknya Felya dengan lembut.
__ADS_1
Sebab Mamah Vina dia sedang berdiri disampingnya Felya.
Perkataan dari Mamah Vina langsung diaamiinin oleh semua orang, termasuk Felya dan Dion sekalipun.
"*Nanti Celyn mau ditempatkan dikamar mana Nak, apakah bisa didalam ruang perawatanmu sekalian??*",, kata Ayah Jo kepada Vicktor.
"*Bisa Ayah, tadi Vicktor sudah berbicara kepada Dokter jaga yang ada diruang operasi untuk memindahkan Celyn satu kamar dengan Vicktor*",, jawab Vicktor kepada Celyn.
"*Syukurlah*",, jawab Ayah Jo dengan sangat senang, mendengar perkataan dari Vicktor.
"*Kalau begitu kita menunggu saja didalam ruang perawatanmu bagaimana??*",, kata Dion kepada Vicktor.
"*Iya kalian silahkan keruang perawatanku dulu, aku mau masih disini menemani Celyn dikeluarkan dari dalam ruang operasi*",, jawab Vicktor kepada Diego.
"*Baiklah kami kesana dulu saja Vicktor, kasihan Celyn jika banyak orang disini*",, kata Rexley juga ikut-ikutan berbicara kepada Vicktor.
Dan Vicktor dia hanya mengangguk saja kepada Rexley.
Mereka semua akhirnya berlalu menuju keruang perawatannya Vicktor, meninggalkan Vicktor yang masih menunggu Celyn didepan ruang pintu keluar operasi sendirian.
Dan setelah sekitar setengah jam lamanya Vicktor menunggu, akhirnya brankar berisi Celyn sudah didorong keluar dari dalam ruang operasi oleh para asisstan Dokter.
Vicktor dengan setia terus mendampingi Celyn dengan keadaannya yang belum sembuh dengan sempurna itu, dan dengan tangan yang masih diperban serta disangga.
Vicktor yang berjalan disamping brankarnya Celyn yang didorong oleh para perawat menuju kedalam ruang perawatannya, dia membiarkan saja ketika Vicktor melihat Celyn sedang memejamkan matanya.
Dan ketika sudah sampai didepan ruang perawatannya Vicktor, brankarnya Celyn langsung saja didorong masuk kedalam.
Membuat semua orang yang sudah menunggu disitu langsung saja berjalan mendekati brankarnya Celyn.
"*Terimasih suster*",, kata semua orang kepada suster yang sudah menata tempat untuk Celyn.
Suster itu langsung saja menjawab dengan ramah ucapan terimakasih dari semua orang tadi, dan setelahnya para suster itu mereka semua langsung saja berlalu dari dalam ruang perawatannya Vicktor untuk melanjutkan pekerjaannya lagi.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...