
Beberapa hari sudah berlalu, dan kita meninggalkan pasangan aneh dulu yaitu Neni dan juga Rexley.
Saat ini adalah jadwal kontrol kandungannya Celyn dirumah sakit dengan Dokter Tillya, Dokter yang dari awal sudah menangani Celyn.
Ketika Celyn dan Vicktor sedang bersiap-siap didalam kamar mereka, tiba-tiba saja ponselnya Celyn berdering dengan cukup kencang sekali.
Dan Celyn yang sedang mandi, otomatis dia tidak mendengarnya, alhasil Vicktorlah yang mengangkat sambungan telefonnya Celyn karena Vicktor yang sedang berada disitu.
Melihat nama Mamah Vina ada dipanggilan masuk didalam ponselnya Celyn, Vicktor langsung saja dengan segera mengangkatnya.
"* Halo Mah *",, kata Vicktor ketika Vicktor sudah mengangkat sambungan telefon Mamahnya.
"* Halo Vicktor, ko kamu yang angkat??, Celynnya mana?? *",, kata Mamah Vina kepada Vicktor.
"* Celynnya sedang mandi Mah *",, jawab Vicktor kepada Mamah Vina.
"* Apakah ada yang ingin Mamah sampaikan kepada Celyn, jika ada akan Vicktor panggilkan Celynnya dulu Mah *",, kata Vicktor lagi kepada Mamah Vina.
"* Oh tidak, tidak perlu sama kamu saja sama saja *",, jawab Mamah Vina kepada Vicktor.
"* Mamah cuma mau bilang, kalau Mamah mau ikut kalian kontrol kandungannya Celyn, boleh??, kan Mamah sampai sekarang belum pernah ikut sendiri ikut kontrol cucu Mamah yang kesekian itu *",, kata Mamah Vina lagi kepada Vicktor.
"* Oh tentu saja boleh Mah, silahkan saja, kita nanti ketemuan dirumah sakit biasanya Celyn kontrol saja ya Mah *",, jawab Vicktor kepada Mamah Vina.
Dan Celyn yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi, hanya menggunakan lingerie seksinya pun dia langsung saja berjalan mendekati Vicktor.
Sebab Celyn melihat Vicktor sedang menelfon menggunakan ponselnya.
Sedangkan Vicktor sendiri yang melihat Celyn cuma hanya memakai lingerie seksinya dan malah berdiri didepannya sambil mengeringkan rambut kepalanya yang basah.
Vicktor langsung merem45 pelan bukit mochinya Celyn yang sudah semakin berisi dan kenyal itu sambil terus mendengarkan Mamahnya yang sedang berbicara.
Dan Celyn juga membiarkan saja tangannya Vicktor yang sedang seperti itu kepada bukit mochinya.
"* Baiklah kalau begitu, nanti Mamah langsung menyusul kalian berdua saja dirumah sakit *",, kata Mamah Vina kepada Vicktor.
"* Mamah sendirian atau sama Papah Mah?? *",, tanya Vicktor kepada Mamah Vina.
"* Mamah sendirian, karena Papah kamu itu dia sedang dinas keluar kota untuk perjalanan bisnisnya *",, jawab Mamah Vina kepada Vicktor.
"* Ya sudah, kita ketemuan saja nanti disana Mah *",, kata Vicktor lagi kepada Mamahnya.
"* Terus kalian akan berangkat kesananya jam berapa Nak?? *",, tanya Mamah Vina kepada Vicktor.
"* Tidak tahu Mah, nanti akan Vicktor kabari jika kita sudah akan berangkat *",, jawab Vicktor kepada Mamahnya.
__ADS_1
Sebab Vicktor bingung mau jawab jam berapa, karena Celyn, dia malah membangunkan yang seharusnya sedang tidur.
"* Baiklah, nanti jangan lupa kabari Mamah ya *",, kata Mamah Vina lagi kepada Vicktor.
"* Iya Mah *",, jawab Vicktor kepada Mamahnya.
Dan akhirnya sambungan telefon mereka terputus sudah.
Sedangkan Vicktor yang sudah mematikan sambungan telefon dari Mamahnya itu, dia langsung saja mencium Celyn tepat dibibirnya.
Karena dia sudah On sebab ulah tangannya Celyn yang daritadi juga merem45-rem45 lembut roti gulung miliknya itu yang berisi pastinya penuh dengan cream putih yang sangat kental sekali.
Vicktor dan Celyn, mereka berciuman dengan sangat menggebu sekali, penuh dengan belitan lidah yang sangat sensu4l sekali.
Vicktor tiba-tiba saja melepaskan ciumannya dengan Celyn, dan dia lalu mengajak Celyn untuk berjalan kearah ranjang.
Dan ketika sudah sampai didepan ranjang, dengan perlahan Vicktor langsung saja menidurkan Celyn diatas ranjang.
Melihat Celyn sudah tiduran diatas ranjang, Vicktor dengan segera melepaskan pakaian rapinya itu yang memang sudah siap daritadi untuk berangkat kekantor.
Setelah sudah melepaskan semua pakaiannya, Vicktor langsung saja ikut merebahkan badannya diatas ranjang sebelahnya Celyn.
Dan Vicktor lalu mencium Celyn lagi tepat dibibirnya, namun ketika Vicktor tidak sengaja menempelkan tangannya diatas perut buncitnya Celyn.
Baik Celyn dan juga Vicktor, mereka dibuat sangat terkejut sekali karena mereka tiba-tiba saja dikejutkan dengan tendangan dari baby twins mereka.
"* Iya Daddy Mommy tahu *",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum manis sekali.
Vicktor yang teralihkan oleh tendangan dari baby twins, dia langsung saja mensejajarkan wajahnya kedapan perut buncitnya Celyn.
"* Helo anak Daddy??, apakah kalian nyaman didalam sana?? *",, kata Vicktor sambil mendekatkan wajahnya didepan perut buncitnya Celyn sambil juga mengusap lembut perutnya Celyn.
Dan langsung saja direspon oleh baby mereka dengan satu kali tendangan lagi.
Vicktor dan Celyn, mereka berdua langsug saja tersenyum senang dengan respon dan keaktifan dari calon baby mereka berdua.
"* Sehat-sehat ya kalian didalam sana, sampai jumpa untuk beberapa bulan lagi sayang, Daddy sayang kalian berdua *",, kata Vicktor lagi kepada baby twins yang ada didalam perutnya Celyn.
Sebelum melanjutkan lagi kegiatannya dengan Celyn, Vicktor memberikan kecupan-kecupan singkat diperutnya Celyn dengan mesra.
Dan ketika dirasa Celyn, lama-kelamaan kecupan-kecupannya Vicktor ko semakin kebawah dan kebawah lagi.
Hingga akhirnya Vicktor sampai juga didepan liang surga dunianya Celyn.
Perlahan tapi pasti, Vicktor langsung saja melepaskan segitiga bermudanya Celyn itu, dan Celyn juga langsung juga mengangkat sedikit p***tnya untuk memudahkan Vicktor melepaskan segitiganya itu.
__ADS_1
Ketika sudah terlepas, Vicktor langsung saja membuka kakinya Celyn dengan sangat lebar sekali.
"* Milik Mommy, semakin besar juga seiring besarnya perutnya Mommy *",, kata Vicktor sambil membuka b1b1r bawahnya Celyn menggunakan jari tangannya.
Sedangkan Celyn dia hanya diam saja sambil menikmati tangannya Vicktor yang sedang memainkan b1b1r bawahnya itu.
Tidak pakai lama lagi, Vicktor langsung saja menenggelamkan wajahnya diarea kedua kakinya Celyn itu untuk menikmati tempat ternikmatnya Celyn.
Vicktor menj1l4t, memainkan lidahnya dan mengeluar masukkan lidahnya kedalam lubang kenikmatannya Celyn dengan sangat menggebu sekali.
"* Aaaah Daddy, faster Daddy *",, d***h Celyn ketika merasa enak dengan permainan lidahnya Vicktor.
"* Aaaahhhhhh *",, d***h Celyn lagi kepada Vicktor.
Vicktor pun semakin menggebu saja mengh1s4p kulit kecil yang ada ditengah-tengah b1b1r bawahnya Celyn dengan begitu menikmati sekali.
"* Aaaah Daddy, enak sekali, aaaahhh *",, d***h dari Celyn lagi kepada Vicktor.
Dan ketika Celyn sudah tidak tahan dengan permainan lidahnya Vicktor, dia langsung saja mengeluarkan cair4n kenikmatannya itu yang langsung saja dih154p habis oleh Vicktor dengan sangat nikmat sekali.
"* So delicius Mommy *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memberikan kecupan-kecupan lagi dib1b1r bawahnya Celyn.
"* Sudah Daddy, Mommy sudah tidak tahan *",, kata Celyn kepada Vicktor dengan menampilkan wajah yang sudah terbakar gair4h.
Dan Vicktor langsung saja memposisikan rolling spinnya itu berada didepan surga dunianya Celyn.
Perlahan dan pelan-pelan Vicktor mulai memasukkan rolling spinnya kedalam lubang adonan miliknya Celyn, supaya Celyn merasa nyaman dan tidak kram perutnya.
Dan blessss, masuklah sudah rolling spinnya Vicktor yang berbentuk bulat panjang dan juga besar serta lurus sudah masuk semuanya kedalam lubang adonan miliknya Celyn.
Pelan-pelan dan sangat hati-hati sekali Vicktor menggerakkan rolling spinnya didalam lubang adonan miliknya Celyn.
"* Aaaaahhh Daddy *",, kata Celyn ketika dia merasa sangat enak sekali dengan gerakan maju mundur rolling spinnya Vicktor.
"* Yes Mommy, enak sekali *",, kata Vicktor juga kepada Celyn, sambil memejamkan matanya untuk menikmati sensasi nikmat yang sedang dia ciptakan itu.
Dan setelah cukup lama begelut membuat adonan yang kesekian kalinya, akhirnya Vicktor bisa menumpahkan juga creamnya yang seharusnya dia simpan itu.
Celyn dan Vicktor, mereka berdua sangat puas sekali pagi itu, padahal mereka berdua akan bersiap-siap kontrol kandungan malah melakukan kegiatan yang sedikit menghambat kegiatan mereka, namun kegiatan itu sangat mereka sukai sekali.
...πππππππππππππ...
Mampir yuk readers diceritanya author yang baru πππ
__ADS_1
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
...***TBC Boncabe***...