Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 214


__ADS_3

Neni yang sudah selesai didandani pun, dia lalu digiring keluar oleh Ayah Delano beserta para kerabat yang lainnya juga yang menjadi bridesmaidnya.


Dan Neni pun dia berjalan bersama Ayah Delano sambil menahan air mata yang kapan saja bisa tumpah membasahi pipi yang sudah mulus ditempeli bedak itu.


Sambil mengumbar senyum kepalsuan kepada para tamu yang datang, Neni terus berjalan bersama sang Ayah dengan tatapan yang memancarkan kesedihan yang begitu mendalam.


Karena fikir Neni, Neni akan menikah dengan laki-laki yang tidak dicintainya.


Ketika kakinya Neni dan kaki Ayah Delano sudah memasuki ruang ballroom hotel yang sudah disulap dengan begitu mewah dan megah sekali untuk acara pesta pernikahannya dengan laki-laki yang tidak dikenalnya itu.


Neni masih saja terus mengumbar senyum kepalsuannya kepada para tamu yang hadir yang jumlahnya cukup lumayan banyak sekali, hingga memenuhi ruangan ballroom yang sangat luas itu.


Ketika dari jauh Neni sudah melihat seorang laki-laki yang dari belakang punggung badannya terlihat cukup gagah sekali, dengan potongan rambut yang sangat rapi namun tertutup dengan topi koboy yang sengaja dipakai oleh Rexley supaya tidak terlihat wajahnya oleh Neni.


Membuat jantung Neni seakan berhenti berdetak, karena kakinya yang melangkah semakin dekat dengan altar pernikahan, rasanya semakin berat saja, seperti ada beban berton-ton yang bertumpu ditelapak kakinya.


Rexley sendiri sengaja menghadap kedepan tanpa menengok kebelakang sama sekali ketika Neni sudah memasuki ballroom hotel, dan sengaja pula memakai topi koboy untuk menutupi wajahnya yang sudah sangat tampan dengan berbalut jas mahal serta aksesoris yang menempel ditubuhnya yang bernilai jutaan dollar itu, membuat Rexley yang terlihat punggungnya saja tetap terlihat gagah dan juga pastinya sangat tampan.


Ketika Ayah Delano yang mengantarkan Neni sudah sampai diatas altar dan disampingnya Rexley, Ayah Delano langsung saja melepaskan pegangan tangannya Neni untuk mengikhlaskan sang putri tercinta untuk dipersunting oleh laki-laki yang sudah berjuang untuknya beberapa hari terkahir ini.


Sang pendeta yang akan menikahkan Neni dan juga Rexley pun, dia langsung saja bertanya kepada kedua calon mempelai apakah acara pernikahan mereka sudah siap dilaksanakan.


Rexley walau tahu jika Neni sudah ada disampingnya dia masih tetap saja belum membuka topi koboynya itu dan masih juga bersikap cuek seakan-akan tidak saling mengenal seperti drama yang sedang mereka semua lakukan.


Neni maupun Rexley mereka tidak ada yang bersuara ketika sang pendeta tadi bertanya kepada mereka berdua, Neni dan Rexley hanya mengangguk kecil saja pertanda mereka sudah siap.


Padahal didalam hatinya Neni, Neni ingin sekali mundur dan melarikan diri dari acara pernikahan itu, tapi sayang dia tidak bisa melakukannya demi sang Ayah tercinta.


Melihat kedua calon mempelai sudah siap untuk mengucapkan ikrar janji suci pernikahan, sang pendeta lalu membimbing sang calon mempelai laki-laki untuk terlebih dahulu mengucapkan ikrar janji suci pernikahan mereka.

__ADS_1


Mendengar suara sang laki-laki ditambah pula dengan nama sang laki-laki yang baru saja disebutkan oleh pendeta tadi, Neni reflek langsung saja menarik topi koboy yang dipakai oleh Rexley.


Sedang Rexley yang tidak heran dengan tindakannya Neni yang seperti itu, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Neni sambil tersenyum manis sekali.


Neni sungguh sangat syok, super syok sekali ketika mengetahui jika yang akan menikah dengannya adalah Rexley.


Ketika sang pendeta baru setengah mengucapkan ikrar janji pernikahan mereka, Neni langsung saja menyetop perkataannya pendeta, yang mana membuat semua tamu undangan sangat terkejut sekali.


"*Ada apa Nona Neni??*",, tanya sang pendeta kepada Neni.


"*Tunggu dulu Pak Pendeta*",, jawab Neni kepada pendeta yang ada didepannya.


Sedangkan para tamu yang hadir mereka semua masih terus menyimak dan melihat adegan drama yang ada dihadapan mereka semua.


Rexley langsung saja menghadap kearahnya Neni dan memandang Neni dengan tatapan lekatnya, karena Neni terlihat begitu cantik sekali dimatanya saat ini.


"*Bukannya kamu katanya sudah menikah, aku tidak mau menikah dengan laki-laki yang sudah beristri Rexley*",, kata Neni kepada Rexley.


Neni pun dibuat bingung, ketika dia ingin marah kepada Rexley, malah ditertawakan oleh semua orang yang hadir disitu termasuk semua keluarganya sekalipun.


"*Rexley, jawab aku!!!, kamu kan sudah menikah dengan wanita yang bernama Neva Rosalina, aku tidak mau disebut sebagai pelakor dirumah tangga kamu Rexley!!!*",, kata Neni lagi dengan sangat tegas sekali kepada Rexley.


Namun Rexley malah semakin tertawa dengan cukup kencang, begitu juga dengan para tamu undangan yang hadir, mereka juga sama-sama tertawa melihat wajah lucunya Neni yang sedang marah dan bingung menjadi satu seperti itu.


Neni yang jengkel karena daritadi dia bertanya dengan cukup serius malah ditertawakan seperti itu, akhirnya Neni memilih ingin melangkahkan kakinya untuk pergi dari atas altar tersebut.


Namun sebelum itu terjadi, tangannya Neni sudah dicekal terlebih dahulu oleh Rexley.


"*Lepaskan aku Rexley, kamu sudah menyakitiku!!*",, kata Neni kepada Rexley sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1


Rexley yang melihat Neni menangis, dia lalu mendekat ketubuhnya Neni dengan sangat dekat sekali.


"*Wanita secantik ini tidak pantas menangis*",, kata Rexley kepada Neni sambil mengusap air matanya Neni dengan sangat lembut sekali.


"*Dan wanita yang bernama Neva Rosalina itu adalah ibu kandung aku Neni*",, kata Rexley lagi kepada Neni.


Neni yang memiliki otak seperempat itu, dia salah menafsirkan jika Rexley menikah dengan ibunya sendiri.


"*Apaaaaa!!!!*",, kata Neni yang terkejut mendengar perkataannya Rexley.


"*Kamu menikahi ibu kamu sendiri Rexley, sungguh kamu adalah laki-laki tidak waras!!*",, lanjut lagi perkataannya Neni kepada Rexley.


Membuat semua para tamu yang hadir sontak semakin tertawa dengan sangat keras sekali ketika mendengar perkataannya Neni tadi.


"*Mana mungkin Rexley menikahi ibunya sendiri Nak, kalau pun itu sampai terjadi, dengan tangan ini sendiri saya yang akan membunuhnya*",, kata seorang wanita dari kerumunan tamu undangan yang hadir, dan orang itu langsung saja berjalan mendekati Rexley dan juga Neni.


Orang itu ternyata adalah Mamahnya Rexley sendiri, yang sedang tersenyum kepada Neni yang sedang menunjukkan wajah kebingungannya itu.


"*Perkenalkan Nak, nama Tante adalah Tante Neva, Mamah kandungnya Rexley, dan kartu undangan yang kamu baca itu adalah palsu, semua itu adalah kerjaan dari calon suami kamu yang ingin memberikan kejutan kepadamu Nak*",, kata Mamah Neva kepada Neni sambil tersenyum manis ketika Mamah Neva sudah sampai didepannya Neni.


"*Jadi kalian semua daritadi pagi sengaja mengerjaiku??*",, kata Neni kepada semua orang yang hadir, dan langsung dijawab Iya dengan serentak oleh semua orang yang hadir disitu.


"*Dan laki-laki ini, adalah dalang dari semuanya??*",, tanya Neni lagi kepada semua orang sambil menunjuk Rexley.


Dan dijawab Iya lagi serentak oleh semua orang.


Neni yang sudah mendengar semua jawaban Iya dari semua orang yang hadir, dia langsug saja mengalihkan pandangannya kepada Rexley yang sedang tertawa tanpa dosa itu kepada Neni.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2