Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 228


__ADS_3

Geser keFelya dan Dion sejenak yuk, ketika semua keluarganya Dion dan juga Felya terutama kedua orang tua mereka masing-masing sudah mengetahui jika Felya sedang hamil anaknya Dion.


Mereka semua menyambut berita gembira itu dengan sangat senang sekali.


Para orang tua terutama untuk para Mamah mereka berpesan kepada Felya untuk menjaga kandungannya Felya sebaik mungkin.


Dan saat ini hanya ada para Mamah saja yang menemani Felya diklinik, sedangkan untuk para laki-laki mereka semua sudah pada berangkat bekerja kekantor.


Tadi sebelum berangkat bekerja, para Ayah mereka mampir sebentar untuk melihat keadaannya Felya yang memang terlihat sedikit pucat dari biasanya sekalian untuk mengantar para Mamah yang akan menemani Felya diklinik.


Dan ketika para Ayah, yaitu Ayah Albern Ayahnya Felya dan Papah Rery Papahnya Dion sudah cukup lama dikliniknya, mereka lalu berpamitan pergi untuk berangkat bekerja.


Sedangkan Dion dia sudah pulang kerumah daritadi ketika para orang tuanya baru saja datang, untuk mempersiapkan berkas-berkas yang akan dibawanya meeting dikantornya nanti.


Semua orang nampak gembira, terutama Felya, diwajahnya senyum dibibirnya selalu mengembang dengan sempurna.


Dan kita langsung berpindah keDiego dan juga Ocil yuk.


Tadi ketika sudah selesai berciuman mesra dan hangat diatas ranjang empuknya Felya, hanya berciuman saja tidak lebih.


Diego dan juga Ocil mereka berdua langsung saja bersiap-siap untuk datang kemansionnya Vicktor dan juga Celyn.


Diego kali ini dia tidak mandi dan bersiap-siap didalam kamar apartemennya, melainkan bersiap-siap didalam kamarnya Ocil, sebab pakaiannya Diego ada beberapa pasang yang sengaja ditinggal didalam apartemennya Ocil.


Diego ketika baru saja keluar dari dalam kamar mandi, dia langsung saja tersenyum sangat menggoda sekali kepada Ocil sambil berjalan mendekati Ocil.


Sebab ketika Diego baru saja keluar dari dalam kamar mandi tadi dia langsung melihat Ocil sedang memakai pakaian dal4m saja dan bercermin didepan cermin besar yang ada didalam kamarnya.


Ocil dan Diego mereka sudah sama-sama tidak malu, walau belum pernah melakukan hubungan itu, tapi Diego dan Ocil mereka sudah tidak sungkan lagi untuk mengumbar kemesraan seperti itu.


"* Kamu sangat seksi sekali sayang, hmm rasanya ingin sekali aku memasuki dirimu *",, kata Diego kepada Ocil sambil memeluk tubuh rampingnya Ocil dari belakang, sambil mencium aroma tubuhnya Ocil yang begitu dia sukai.


Ocil yang dari pantulan cermin didepannya, sambil memegangi kedua tangannya Diego yang sedang berada diperutnya pun, langsung saja tersenyum manis sekali kepada Diego melalui pantulan cermin.

__ADS_1


"* Setahu aku, seorang Diego imannya sangat kuat sekali, dan belum pernah melakukan hubungan itu dengan perempuan *",, kata Ocil kepada Diego dengan saling pandangan melalui pantulan cermin yang ada didepan mereka.


"* Iya kamu benar aku memang belum pernah melakukan hubungan itu dengan perempuan, tapi ketika aku bersamamu, imanku sudah tidak bisa sekuat dulu sayang *",, kata Diego kepada Ocil sambil membalikkan tubuhnya Ocil untuk menghadap kearahnya.


Ocil yang sudah menghadap kearahnya Diego dia langsung saja mengalungkan kedua tangannya kelehernya Diego.


Dan Diego saja saat ini hanya cuma memakai bathrobenya Ocil belum memakai pakaiannya.


"* Apakah kamu masih sabar menungguku hingga kita kepelaminan nanti sayang, jika sudah tidak sabar, ayo kita menikah dulu, resepsi belakangan *",, kata Ocil kepada Diego sambil tersenyum manis sekali.


"* Apakah kamu mau seperti itu?? *",, tanya Diego kepada Ocil.


"* Apapun aku mau asal bersama kamu?? *",, jawab Ocil kepada Diego sambil menatap manja kewajahnya Diego.


"* Tapi bagaimana dengan kedua orang tua kamu, Ayah kamu terutama?? *",, tanya Diego lagi kepada Ocil.


"* Untuk urusan kedua orang tuaku, serahkan kepadaku, pasti mereka akan mengerti demi kebahagiaanku *",, jawab Ocil lagi kepada Diego.


Diego yang mendengar perkataannya Ocil, dia lalu tersenyum sangat lebar sekali, dan langsung menggendong tubuhnya Ocil dengan sangat senang sekali.


"* Iya aku mau, itu artinya secepatnya aku juga harus berbicara dengan kedua orang tuaku *",, jawab Ocil kepada Diego dengan tersenyum manis.


"* Ya sudah yuk, kalau negitu, kita segera bersiap-siap untuk kemansionnya Vicktor, takut Vicktor ngamuk nanti jika aku kelamaan melihat anak-anaknya *",, kata Diego kepada Ocil sambil melepaskan pelukan tubuhnya Ocil yang tadi sedang digendongnya.


Ocil hanya mengangguk sambil tersenyum kepada Diego.


Dan mereka berdua lalu bersiap-siap untuk pergi menuju kemansionnya Vicktor.


Setelah bersiap-siapnya selesai, Diego dan Ocil mereka berdua langsung saja meluncur kemansionnya Vicktor, untuk melihat kondisi anak-anaknya Vicktor.


Akhirnya setelah mengendarai mobil sekitar beberapa menit lamanya dijalan, Diego dan Ocil sampai juga dipelataran mansionnya Vicktor.


Mereka langsung saja keluar dari dalam mobil ketika mobilnya sudah terparkir sempurna berjejer rapi dengan para mobil lain yang ada disitu.

__ADS_1


Diego dan Ocil mereka disambut ramah oleh Pak Hu yang sengaja menemui mereka berdua.


Dan setelahnya Diego langsung saja diantarkan kedalam kamarnya sikembar oleh Pak Hu, sedangkan Ocil, dia langsung juga duduk bersama Celyn yang sedang bersama Mamah Vina dan juga baby Feyrin diruang keluarga.


Diego yang sedang berada didalam kamarnya sikembar dia langsung saja memeriksa sikembar dengan sangat teliti sekali, sesuai prosedur yang ada dirumah sakit.


Ketika sudah selesai, dia lalu keluar sebentar dan berbicara dengan salah satu bodyguard yang berjaga didepan kamarnya sikembar untuk memanggilkan Celyn yang sedang berada diruang keluarga.


Celyn, Mamah Vina, Ocil mereka bertiga langsung saja mengalihkan pandangan mereka ketika ada salah satu bodyguard masuk kedalam ruang keluarga dan memanggil namanya Celyn.


Dan disaat Celyn diberitahu oleh bodyguard tadi untuk segera menemui Diego, Celyn langsung saja beranjak berdiri dari duduknya disusul dengan Ocil, Mamah Vina yang sedang menggendong baby Fey.


Celyn langsung saja bergegas menuju kedalam kamarnya sikembar, sebab Celyn takut jika sikembar kenapa-kenapa.


Celyn yang sudah masuk kedalam kamarnya sikembar, dia langsung saja disambut senyuman hangat oleh Diego sambil menggendong baby Shane didalam gendongannya.


"* Lho Diego Shane?? *",, kata Celyn kepada Diego dengan ekspresi bingungnya.


Dan tiba-tiba masuklah Ocil dan juga Mamah Vina yang baru saja sampai didalam kamarnya sikembar dengan wajah yang sama khawatirnya dengan Celyn.


"* Ada apa dengan wajah kalian, sini Celyn tolong gendong Shane dulu, aku mau mengeluarkan Bastein juga *",, kata Diego kepada Celyn dan semuanya, sambil memberikan baby Shane kepada Celyn.


"* Apa ini artinya mereka semua sudah pada boleh keluar dari dalam inkubator Diego?? *",, tanya Mamah Vina kepada Diego.


"* Betul sekali Tante *",, jawab Diego sambil berusaha melepaskan baby Bastein dari dalam inkubator, yang sebelumnya semua selang yang menempel ditubuhnya baby Bastein sudah dilepaskan semua oleh Diego.


"* Apakah kamu mau mencoba menggendongnya sayang?? *",, kata Diego kepada Ocil ketika dia sudah mengeluarkan baby Bastein.


Dan Ocil langsung saja mau menggendong baby Bastein sebab Ocil sangat suka dan senang sekali kepada anak kecil.


Setelah itu mereka semua langsung saja berlalu keluar dari dalam kamarnya sikembar sambil menggendong baby Fey, baby Shane, dan juga baby Bastein menuju keruang keluarga.


Namun sebelumnya Celyn mengambil pakaian yang hangat terlebih dahulu untuk dipakaikan kepada kedua anak jagoannya nanti.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2