Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 191


__ADS_3

Ketika Mamah Gilda yang baru saja selesai mandi, dan akan mengambil baju dikoper yang dibawanya kemarin, ternyata Mamah Gilda baru saja sadar, jika baju yang dibawanya kemarin hanya tinggal satu stel saja.


Mamah Gilda lalu mengambil ponselnya untuk menghubungi Ayah Jo, yaitu suaminya.


Ayah Jo yang sedang berada didalam kamarnya pun, dia langsung saja mendekati ponselnya yang sedang berdering dan dia taruh diatas meja samping ranjang.


Melihat nama sang istri yang menelfonnya, Ayah Jo langsung saja mengangkat sambungan telefon tersebut.


"*Halo Mah, ada apa??, semuanya baik-baik saja kan disana??*",, kata Ayah Jo kepada Mamah Gilda ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya Mamah Gilda.


"Disini baik-baik saja Ayah, Mamah menelfon hanya ingin minta tolong kepada Ayah, Ayah bisa tidak tolong antarkan beberapa pakaiannya Mamah, pakaian Mamah ternyata hanya tersisa satu stel saja ini*",, kata Mamah Gilda kepada Ayah Jo.


"*Kalau pagi ini Ayah tidak bisa Mah*",, jawab Ayah Jo kepada Mamah Gilda.


"*Kalau besok Ayah bisa, sebab pagi ini Ayah mau mengontrol restoran sama toko bunga milik kita itu*",, sambung lagi perkataannya Ayah Jo kepada Mamah Gilda.


"*Bagaimana kalau Mamah memakai pakaiannya Celyn saja, kan Celyn juga banyak mempunyai baju itu didalam lemarinya*",, lanjut lagi perkataannya Ayah Jo kepada Mamah Gilda sambil tertawa.


"*Sembarangan saja Ayah kalau berbicara*",, jawab Mamah Gilda kepada Ayah Jo, membuat Ayah Jo semakin keras saja tertawanya.


"*Mamah mana cocok menggunakan pakaiannya Celyn yang modelnya saja masih sangat muda sekali begitu Ayah*",, sambung lagi perkataannya Mamah Gilda kepada Ayah Jo.


"*Ayah hanya bercanda saja Mamah*",, jawab Ayah Jo kepada Mamah Gilda disela-sela tertawanya.


"*Iya nanti biar Chris saja yang mengantarkan pakaian untuk Mamah kemansionnya Nak Vicktor*",, kata Ayah Jo lagi kepada Mamah Gilda.


"*Iya Mamah tunggu Ayah*",, kata Mamah Gilda lagi kepada Ayah Jo.


Dan sambungan telefon mereka langsung saja terputus ketika Mamah Gilda sudah mendengar jawaban dari Ayah Jo.


Ayah Jo langsung saja menyiapkan pakaian yang diperlukan oleh Mamah Gilda seperti yang tadi disebutkan oleh Mamah Gilda melalui telefon.


Dan ketika sudah selesai Ayah Jo langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar, untuk sarapan bersama diruang makan yang ada didalam mansionnya.


Ketika Ayah Jo baru saja duduk dikursi meja makan, pandangan dia teralihkan oleh kedatangan Chris yang langsung saja duduk dikursi meja makan yang biasa dia duduki itu.


"*Pagi Ayah*",, sapa Chris sambil duduk dikursi yang ada dimeja makan.


"*Pagi juga, Oh ya Chris nanti tolong antarkan pakaiannya Mamah ya kemansionnya Celyn, katanya pakaiannya sudah kotor semua*",, kata Ayah Jo kepada Chris.


"*Chris mau datang kerestoran Ayah, ada beberapa yang harus Chris cek, sudah dikirimi pesan sama manajer restorannya ini*",, jawab Chris kepada Ayahnya.


"*Sudah antarkan saja pakaian Mamah kamu itu, Ayah juga mau mengecek restoran nanti, biar Ayah saja yang sekalian menghandlenya*",, kata Ayah Jo kepada Chris.


"*Ya baiklah*",, jawab Chris akhirnya kepada Ayah Jo.

__ADS_1


Dan mereka lalu sarapan pagi bersama hanya berdua saja dimeja makan yang ada diruang makan.


Ketika Chris baru saja selesai sarapan, dia langsung saja mengantarkan pakaian sang Mamah yang tadi sudah disiapkan oleh Ayah Jo.


Chris lalu mengendarai mobilnya Vicktor yang dia bawa pulang kemarin kemansionnya Vicktor lagi.


Setelah menempuh perjalanan sekitar empat puluh menitan, mobil yang dikendarai oleh Chris akhirnya sampai juga didalam pelataran mansionnya Vicktor.


Chris yang melihat ada mobilnya Dela pun, dia langsung saja ingin segera menemui Dela yang Chris yakinin sudah berada didalam mansionnya Vicktor.


Chris yang sudah keluar dari dalam mobil, dia lalu memanggil salah satu asisstan rumah tangganya Vicktor untuk membawakan tas yang berisi pakaian sang Mamah kedalam mansion dan memberikannya kepada Mamah Gilda.


Sedangkan Chris dia langsung saja mencari dimana keberadaannya Dela didalam mansionnya Vicktor.


Ketika Chris masuk kedalam mansionnya Vicktor, Chris tidak melihat Dela ada diruang tamu, maupun ruang keluarga mansionnya Vicktor.


"*Apa Dela masuk kedalam kamarnya sikembar ya*",, kata Chris berbicara sendiri.


"*Coba aku cari saja lagi, siapa tahu dia tidak masuk kedalam kamarnya sikembar*",, kata Chris lagi, dan dia langsung saja melanjutkan langkahnya untuk mencari Dela.


Chris juga sama saja seperti Dela, semalam Chris sedikit tidak bisa tidur, karena memikirkan Dela yang sikapnya tiba-tiba berubah kepadanya.


Ketika Chris ingin mencari Dela ketaman belakang yang dekat dengan kolam renang mansionnya Vicktor, Chris tidak sengaja melihat Dela sedang duduk dikursi taman samping mansionnya Vicktor itu, dari jendela kaca besar yang ada dimansionnya Vcktor.


Chris langsung saja melangkahkan kakinya kesana untuk mendekati Dela.


Hingga membuat Dela menjadi sangat terkejut sekali.


Dela yang melihat Chris duduk disampingnya, dia lalu beranjak berdiri dan ingin menghindari Chris yang tiba-tiba duduk disampingnya itu, namun Chris tidak mau tinggal diam, dia langsung saja mencekal pergelangan tangannya Dela dengan sangat kuat sekali.


"*Chris lepaskan tanganku!!!*",, kata Dela kepada Chris dengan tatapan yang sedikit marah.


"*Kamu kenapa sih Dela??, kenapa kamu berubah sikap kepadaku??*",, kata Chris kepada Dela.


"*Siapa yang berubah sikap kepadamu!!!, kamu saja yang tidak mengerti perasaanku*",, kata Dela kepada Chris dengan wajah yang hampir ingin menangis.


"*Apa maksud kamu Dela, sungguh aku sangat tidak mengerti??*",, jawab Chris kepada Dela dengan wajah kebingungannya.


"*Kemarin aku tidak sengaja mendengar kamu berbincang dengan Paman Jo, dan ketika kamu ditanya oleh Paman Jo, apakah kamu mencintaiku??*",, kata Dela akhirnya jujur kepada Chris.


"*Dan kamu menjawabnya tidak*",, sambung lagi perkataannya Dela kepada Chris.


"*Sungguh sakit sekali hatiku ketika mendengar jawaban kamu itu Chris*",, kata Dela lagi kepada Chris.


"*Jika kamu hanya main-main saja denganku, dan cuma memberikan harapan palsu kepadaku, aku mohon jangan dekati aku lagi Chris, karena itu akan semakin membuat hatiku sakit saja*",, lanjut lagi perkataannya Dela kepada Chris.

__ADS_1


"*Stop!!!, tunggu-tunggu??*",, kata Chris kepada Dela.


"*Perkataan yang mana sih yang kamu dengar itu Dela??, kapan??*",, kata Chris bertanya kepada Dela.


"*Kemarin ditaman samping ruang tamunya Kak Vicktor*",, jawab Dela kepada Chris dengan wajah judesnya.


Chris lalu mengingat-ingatnya, dan ketika sudah teringat Chris langsung saja tersenyum dengan sangat manis dan senang sekali kepada Dela.


"*Makanya jadi orang itu jangan suka menguping, dan sekalinya menguping itu jangan setengah-setengah Delaku sayang*",, kata Chris kepada Dela, dengan nada yang sudah lembut seperti biasanya.


Dela sedikit merasa senang ketika Chris memanggilnya dengan kata sayang, namun Dela menyembunyikan perasaan itu dihadapannya Chris.


"*Aku memang menjawab tidak kepada Ayah, tapi itu ada kelanjutannya*",, kata Chris lagi kepada Dela yang masih diam saja kepadanya itu.


"*Mau tahu kelanjutannya tidak*",, goda Chris kepada Dela.


"*Apa!!*",, jawab Dela dengan jutek kepada Chris.


Chris langsung saja mengubah posisinya Dela untuk menghadap kearahnya.


"*Aku menjawab begini kepada Ayah, "Tidak itu dulu yang Chris rasakan kepada Dela Ayah, tapi sekarang Chris merasakan ada sesuatu dihatinya Chris untuk Dela, dan mungkin sudah mulai tumbuh menjadi benih-benih cinta untuknya Ayah, serta Chris mau ko jika disuruh untuk menikah sekarang dengan Dela Ayah*",, kata Chris kepada Dela dengan posisi saling berhadap-hadapan.


Perkataannya Chris membuat Dela reflek tersenyum tipis sekali.


"*Aku tidak berbohong sayang, jika kamu tidak percaya tanya saja kepada Ayah Jo, dia pasti akan menjawab jujur kepadamu*", kata Chris lagi kepada Dela sambil menaruh kedua tangannya kepinggang rampingnya Dela.


"*Apa kamu tidak berbohong kepadaku Chris??*",, tanya Dela kepada Chris, dan Chris langsung saja tersenyum manis sambil mengangguk kepada Dela.


"*Aku tidak berbohong sayang*",, jawab Chris kepada Dela sambil memanggil dengan kata sayang lagi.


Dan Dela langsung saja tersenyum manis kepada Chris, membuat Chris reflek langsung membawa Dela kedalam pelukannya.


Ketika Chris sudah melepaskan pelukannya Dela, Chris lalu semakin mendekatkan wajahnya kewajahnya Dela, dan mereka akhirnya berciuman bibir dengan sangat penuh perasaan sekali.


Dan adegan semua itu, dari yang marahan sampai yang romantis dilihat semua oleh Karyl, tapi untungnya Karyl tidak mendengar apa yang menjadi semua pembicaraan antara Chris dan juga Dela.


Jikalau pun mendengar, pastilah Karyl akan semakin muak saja melihat Chris.


...🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚🐚...


Yang belum mampir siapa nih, hayo ngaku πŸ˜πŸ˜πŸ˜…



...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2