
Ketika Vicktor yang melihat perdebatan antara Neni dan juga Rexley, dia langsung saja menyelanya dengan sambil melerai mereka berdua.
"*Sudah-sudah kalian kenapa malah berantem sih, aku doakan kalian berjodoh lho*",, kata Vicktor kepada Neni dan juga Rexley sambil menggoda mereka berdua.
"*Berjodoh dengan TiRex, No Way, saya tidak mau berjodoh dengan laki-laki yang seperti Tuan TiRex itu Tuan Vicktor, memang sekilas dari awal dia terlihat tampan tapi kalau dilihat-lihat lagi dia seperti penjahat kel4m1n*",, kata pedas dari Neni untuk Rexley.
Rexley yang mendengar perkataannya Neni dia langsung saja seperti keluar tanduk dikepalanya, dengan wajah yang menahan amarahnya kepada Neni, karena Neni sudah berani mengatainya sebagai penjahat kel4m1n.
"*Hey jangan asal bicara kamu ya, jika kamu bukan seorang perempuan sudah saya hajar itu mulut kamu, dengar baik-baik Nona cerewet nama saya adalah Rexley, Rexley!!, ingat baik-baik diotak kamu itu*",, kata Rexley kepada Neni dengan sambil menggertakan giginya.
Sedang Vicktor dan juga Diego mereka berdua hanya tertawa lucu melihat tingkahnya Rexley yang menurut mereka tidak biasa itu.
Namun hanya satu orang yang tidak terpengaruh dengan pertengkaran antara Rexley dan juga Neni, siapa lagi kalau bukan Ocil.
Ocil malah curi-curi pandang dengan Diego dan mengaguminya dengan diam-diam wajahnya Diego.
Akan tetapi Diego tidak menyadari hal itu, dia tetap asik menikmati perdebatan antara Rexley dan juga Neni.
"*Mau nama kamu Rexley atau Rexona yang terpenting masih ada Rexnya saya memanggilnya*",, jawab Neni dengan berani kepada Rex.
Dan Rex semakin melototkan matanya kepada Neni.
"*Kamuuuuuu!!!!*",, kata Rex sambil menunjuk Neni dengan wajah marahnya.
"*Apa!!!, memangnya saya berani sama anda, coba sini mendekat, nanti saya juga pasti takut ko dengan anda*",, jawab Neni dengan asal dan malah membuat semua orang langsung pada tertawa ketika mendengarnya, begitupun dengan Rex.
"*Kalian semua kenapa tertawa sih, memangnya apa ada yang aneh??*",, kata Neni dengan bingung kepada semua orang.
"*Kamu itu yang aneh, coba ingat-ingat apa yang kamu katakan tadi*",, jawab Felya kepada Neni sambil tertawa gemas.
"*Memangnya apa yang tadi aku katakan Fel??*",, jawab Neni dengan wajah bingungnya.
Neni langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Rexley yang masih tertawa dengan sangat renyah sekali itu.
"*Hey Tuan TiRex, kenapa anda juga tertawa seperti itu, padahal tadi anda marah-marah kepada saya*",, kata Neni dengan bingung kepada Rexley.
__ADS_1
Namun Rexley tidak menjawab perkataannya Neni dan malah dia asik tertawa sendiri.
Diego dan Vicktor yang sudah sangat lama sekali mengenal Rexley, mereka berdua heran melihat Rexley bisa tertawa dengan begitu happynya hanya karena celetukan asal dari Neni.
Dan Rexley yang merasa kedua sahabatnya sedang melihat kearahnya dia langsung saja terdiam dengan wajah malunya, sambil berdeham untuk meredakan rasa malunya itu.
"*Oh ya Diego kamu katanya tadi ditelefon ingin mengajak tunangan kamu kesini, dan dimana dia kenapa tidak kamu ajak??*",, tanya Vicktor kepada Diego.
Dan pertanyaan dari Vicktor kepada Diego membuat satu orang langsung pudar sinar diwajahnya, siapa lagi kalau bukan Ocil.
Benih-benih dihatinya Ocil sudah layu terlebih dahulu sebelum berkembang dan mekar ketika mendengar perkataannya Vicktor tadi.
Sedangkan yang lainnya mereka menjadi fokus mendengarkan perkataannya Vicktor dan juga Diego.
"*Iya tadinya dia mau ikut kesini ketika sudah aku ajak, namun tiba-tiba dia ditelefon oleh manajernya jika pemotretan untuk sebuah brand baju dimajukan, alhasil dia harus terbang keAmerika malam ini juga*",, jawab Diego kepada Vicktor, membuat seorang Ocil langsung semakin down saja mendengar jawabannya Diego.
"*Waaah tunangan kamu seorang model ya Diego??*",, kata Celyn kepada Diego dengan sangat bersemangat sekali.
"*Iya sayang, apakah kamu mengetahui model papan atas yang sangat terkenal itu yang bernama Belinda Grace??*",, bukan Diego yang menjawab perkataannya Celyn, melainkan Vicktorlah yang menjawab.
"*Nah dia itu adalah tunangannya Diego sejak satu tahun yang lalu*",, kata Vicktor kepada Celyn.
Dan Ocil dia semakin sesak lagi dadanya mendengar siapa tunangannya Diego, karena saingannya sangatlah jauh darinya, dia segalanya dari Ocil membuat Ocil langsung berusaha dengan segera untuk menghilangkan rasa sukanya kepada Diego, namun susah.
Sedangkan yang lainnya yaitu Felya dan juga Neni mereka sangat tidak menyangka jika tunangannya Diego adalah model yang sering mereka lihat dimajalah, televisi dan spanduk-spanduk besar yang ada dipinggir jalan.
"*Waah hebat sekali anda Tuan Diego, kapan-kapan ajak dia ya Tuan, saya ingin berfoto dengannya lain waktu*",, kata Felya juga kepada Diego dengan bersemangat.
"*Akan saya usahakan*",, jawab Diego kepada Felya sambil tersenyum sopan.
Ketika mereka semua sedang pada mengobrol, datanglah Pak Hu kehadapannya Vicktor untuk memberitahukan kepada Vicktor jika semua makanannya sudah siap semua dimeja makan.
Vicktor lalu mengajak semua tamunya untuk beranjak berdiri dan berjalan menuju keruang tamunya yang bisa menampung setidaknya sekitar dua puluh orang itu.
Diego yang melihat Ocil sudah duduk dia langsung saja sengaja duduk disebelahnya Ocil karena ingin membuat Neni supaya bisa duduk bersebelahan dengan Rexley temannya.
__ADS_1
Namun sikapnya Diego yang seperti itu malah membuat Ocil menjadi malu dan susah untuk bergerak ketika bisa duduk bersebelahan dengan Diego.
Felya dia pastinya duduk disebelahnya Dion suaminya, dan Celyn dia duduk dikursi yang biasa dia duduki, sedangkan Vicktor dia duduk diujung meja makan yang setiap harinya dia duduki, alhasil Neni harus duduk disebelahnya Rexley.
"*Ya kenapa aku harus duduk sama TiRex sih, nanti bisa diterkam aku sama dia*",, gerutu Neni untuk Rexley dan masih didengar oleh semua orang.
"*Sudah dinikmatin saja Neni, atau kamu mau duduk disini, bertukar posisi dengan saya*",, jawab Vicktor kepada Neni.
"*Eh jangan-jangan Tuan Vicktor, mending saya duduk disini, daripada disitu*",, jawab Neni dengan merasa tidak enak kepada Vicktor.
"*Kalau begitu mari kita nikmati hidangan yang sudah saya siapkan ini*",, kata Vicktor lagi kepada Neni dan semua orang dengan ramah sambil mempersilahkan mereka semua untuk menikmati makanannya.
"*Aku akan menerkammu suatu saat nanti, tapi tidak sekarang*",, kata Rexley kepada Neni dengan sambil berbisik tepat ditelinganya Neni membuat Neni menjadi merinding sekali.
"*Dasar gila*",, kata Neni kepada Rexley.
Mereka lalu makan malam dengan sangat tenang dan diselingi dengan pembicaraan yang santai dan hangat sambil menikmati suasana makan malam mereka.
Mereka semua sangat baper akan keromantisannya Vicktor kepada Celyn yang dengan sangat perhatian sekali mengambilkan makanan untuk Celyn.
Untungnya malam itu Celyn dia tidak merasakan mual diperutnya karena teralihkan dengan adanya pertengkaran antara Neni dan juga Rexley.
Sedangkan Ocil dia sama sekali tidak merasa nyaman dalam menikmati makanannya sebab dia duduk disampingnya Diego seperti itu.
Neni walau makan dia masih tetap berdebat kecil dengan Rexley yang duduk disampingnya itu.
Dan ketika Neni melihat kearahnya Rexley, dia tidak sengaja melihat ada sisa makanan disudut bibirnya Rexley, dan itu membuat Neni reflek mengusap bibirnya Rexley dengan sambil menggerutu.
"*Sudah tua tapi makan saja belepotan begini*",, kata Neni kepada Rexley sambil mengusap sisa makanan yang menempel disudut bibirnya Rexley.
Walau Neni melakukan itu dengan reflek dan tidak ada maksud apa-apa, namun berbeda lagi dengan Rexley yang merasakan suatu yang berbeda dihatinya ketika mendapatkan perhatian seperti itu dari Neni.
Hingga dehaman Vicktor pun langsung menyadarkan Rexley yang sedang memandang Neni dengan tatapan yang tidak seperti biasanya.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...