Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 255


__ADS_3

Seperti apa kata dari Dokter Frans kemarin jika pagi itu semua selang yang ada ditubuhnya Celyn akan dilepaskan semua.


Dan tepat pukul sepuluh pagi, Celyn pun sudah terbebas dari semua selang-selang itu.


Baik Celyn atau Vicktor, mereka sangat senang sekali, dan Celyn dia juga mulai mencoba meregangkan otot-otot kakinya dengan cara menggerak-gerakkannya perlahan ketika sudah tidak ada selang pipisnya itu.


"* Celyn, aku sangat senang sekali kamu sudah bebas dari semua selang-selang itu, tapi maafkan aku yang tidak bisa menemanimu hari ini, hari ini aku ada rapat direstoran sekaligus nanti akan mengantarkan Dela cek kandungan juga *",, kata Chris kepada Celyn sambil berdiri disamping ranjangnya Celyn.


"* Iya Chris, tidak apa-apa, terimakasih juga kamu sudah mau menungguiku, Kakak *",, kata Celyn kepada Chris sambil memanggil Chris dengan panggilan Kakak dengan bibir yang tersenyum manis sekali.


Walau Celyn belum mengingat apakah Chris benar-benar Kakaknya atau tidak, tapi Celyn masih ingat ketika Chris memperkenalkan dirinya sebagai Kakak kembarnya kemarin.


Chris yang mendengar jawabannya Celyn, dia langsung saja tersenyum manis juga sambil mengusap lembut wajahnya Celyn.


Sedangkan Vicktor yang berdiri disampingnya Chris pun, dia hanya memperhatikan saja interaksi antara Chris dan juga Celyn.


"* Vicktor, titip Celyn ya *",, kata Chris berpamitan kepada Vicktor sambil menepuk lengannya Vicktor.


"* Siap Kakak ipar dan adik iparku *",, goda Vicktor menjawab perkataannya Chris, membuat Chris reflek langsung tertawa dengan sangat keras sekali.


Begitu pun dengan Vicktor, yang juga ikut tertawa ketika mendengar dan melihat Chris tertawa seperti itu.


"* Daddy, maksudnya Kakak ipar dan adik ipar itu apa?? *",, tanya Celyn kepada Vicktor ketika Chris sudah berlalu dari dalam ruang perawatannya.


"* Oh Dela sahabat Mommy itu kan adik kandungnya Daddy, sedangkan Chris kan Kakak kembar Mommy *",, jawab Vicktor kepada Celyn.


"* Terus mereka menikah begitu Daddy?? *",, tanya Celyn lagi kepada Vicktor dan Vicktor hanya mengangguk saja kepada Celyn.


"* Kenapa diijinin sih Daddy mereka menikah *",, kata Celyn lagi kepada Vicktor membuat Vicktor langsung saja menampilkan wajah kebingungannya.


"* Maksudnya Mommy?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn.


"* Nanti anak kita sikembar memanggil mereka siapa dong Daddy?? *",, tanya Celyn kepada Vicktor.


"* Ya Aunty sama Uncle dong sayang *",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum.


Dan Celyn hanya berOh ria saja menanggapi perkataannya Vicktor.

__ADS_1


"* Sudah yuk daripada memikirkan yang tidak penting, lebih baik Mommy latihan berjalan saja yuk sama Daddy, mau?? *",, kata Vicktor kepada Celyn.


"* Mau...... tapi Mommy takut Daddy *",, jawab Celyn kepada Vicktor.


"* Tidak perlu takut kan ada Daddy yang akan selalu memegangi Mommy *",, jawab Vicktor kepada Celyn.


Dan Celyn lalu mencoba menggerakkan kakinya untuk perlahan-lahan turun dari atas ranjang pasiennya.


"* Iya Mommy coba berdiri dengan perlahan-lahan ya *",, kata Vicktor dengan sangat sabar sekali kepada Celyn.


Celyn lalu mencoba berdiri dari duduknya itu, namun Celyn belum bisa berdiri dengan sempurna sebab otot-otot yang ada didalam kakinya masih lemah sekali setelah sekian lama tidak dia gerakan sama sekali.


Celyn langsung saja terjatuh, tapi untungnya Vicktor sigap dan dia terus memegangi tubuh lemasnya Celyn tersebut.


"* It's ok, slow Mommy, santai *",, kata Vicktor kepada Celyn.


Perlahan tapi pasti, dengan tekat yang kuat, sedikit demi sedikit, Celyn bisa juga berdiri menggunakan kedua kakinya, namun belum bisa tegak dan belum bisa berdiri sendiri masih butuh orang disampingnya untuk membantunya.


Satu, dua langkah Celyn akhirnya bisa melangkahkan kakinya berkat bantuannya Vicktor, dan juga semangat dari Vicktor tentunya.


Walau belum bisa lancar dan hanya dua sampai tiga langkah saja jalannya Celyn, itu juga sudah membuat Celyn maupun Vicktor sangat bahagia sekali.


"* Ya sudah kita kembali lagi keranjang yuk, Mommy kan harus makan itu makanannya supaya cepat sehat *",, kata Vicktor kepada Celyn.


"* Iya Daddy *",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum.


Dengan jalan tertatih dan perlahan, akhirnya Celyn bisa kembali lagi menuju keranjang pasiennya dengan terus dibantu oleh Vicktor.


"* Akhirnya sampai, Mommy hebat baru sebentar sudah bisa berjalan cukup lama seperti itu *",, kata Vicktor memberikan apresiasi kepada Celyn, supaya Celyn semakin tambah semangat lagi.


"* Mommy seperti itu berkat dukungannya Daddy, sebab Mommy ingin cepat sembuh dan kembali berkumpul dengan kalian semua *",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil memegang kedua tangannya Vicktor yang sedang berdiri didepannya itu.


Vicktor yang berdiri didepannya Celyn pun, dia juga sambil menunduk melihat kearah wajahnya Celyn, sedangkan Celyn dia mendongak menatap kearah wajahnya Vicktor dengan tatapan serta senyum manisnya.


"* Tahukah Mommy, ada yang lebih merindukan Mommy juga selain Daddy *",, kata Vicktor sambil menatap lekat wajahnya Celyn.


"* Siapa itu Daddy?? *",, jawab Celyn sambil menunjukkan wajah kebingungannya.

__ADS_1


"* Ini *",, kata Vicktor sambil menempelkan kedua tangannya Celyn kearah anacondanya itu.


Sungguh Celyn sangat terkejut sekali ketika Vicktor menempelkan kedua tangannya itu kearah anacondanya.


Dan Celyn reflek langsung menarik kedua tangannya dari anacondanya Vicktor dengan sambil menampilkan wajah malunya dengan pipi yang berwarna merah-merah semu pink.


"* Daddy apaan sih, malu tahu *",, kata Celyn kepada Vicktor.


"* Wuiih pipinya Mommy merah sekali, dan kenapa mesti malu kita juga sudah sah sebagai suami istri, dan ini adik kecilnya Daddy juga sudah berpuasa sangat lama sekali lho Mommy *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil menggodanya juga.


"* Ternyata Daddy museum juga ya fikirannya *",, kata Celyn kepada Vicktor.


Vicktor yang mendengar perkataannya Celyn, langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali dan terlihat juga sangat bahagia sekali.


"* Mommy bukan museum, tapi mesum *",, kata Vicktor ketika dia sudah bisa meredakan suara tawanya.


"* Oh salah ya?? *",, jawab Celyn kepada Vicktor, dan Vicktor hanya mengangguk saja kepada Celyn.


"* Terus bedanya Museum sama mesum apa Daddy?? *",, tanya Celyn kepada Vicktor.


"* Ya jelas beda sekali sayang, jika Museum itu adalah sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan benda berharga, benda bersejarah, hingga benda langka, sedangkan mesum, mesum ya seperti ini contohnya *",, jawab Vicktor kepada Celyn, dan langsung mencium Celyn tepat dibibirnya.


Celyn sedikit kaku dan terkejut ketika mendapat serangan mendadak dari Vicktor seperti itu, sebab dia juga lupa bagaimana caranya berciuman dibibir.


Namun ketika Vicktor terus menggerakkan bibirnya itu dibibirnya Celyn, sambil menuntun Celyn untuk merebahkan badannya diatas ranjang.


Celyn akhirnya perlahan-lahan bisa mengikuti alurnya Vicktor, dan mereka akhirnya berciuman dibibir dengan cukup intens dan menghayati sekali.


Sedangkan orang-orang yang melihat antara Vicktor dan juga Celyn dari balik kaca pintu ruangannya Celyn pun.


Mereka juga sangat bahagia sekali, sebab tawa yang sudah lama tidak didengar mereka dari mulutnya Vicktor, akhirnya bisa mereka dengar lagi.


Mereka semua yang tadi mendengar dan melihat Vicktor tertawa dengan sangat keras sekali seperti tadi pun, sungguh sangat terkejut sekali.


Sebab tidak menyangka jika kehadirannya Celyn sangat besar sekali pengaruhnya bagi dirinya Vicktor.


Didalam hati, mereka semua berdoa dengan tulus, semoga pernikahannya Celyn dan Vicktor bisa langgeng hingga kakek nenek dan akhir hayat mereka.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2