Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 270


__ADS_3

Vicktor yang melihat Celyn kesakitan seperti itu, dia langsung saja berlari mendekat kearahnya Celyn.


Dan Vicktor langsung saja membawa Celyn kedalam dekapannya.


Namun ketika Celyn sudah berada didalam dekapannya Vicktor, tiba-tiba Celyn langsung saja pingsan.


Vicktor yang melihat Celyn pingsan seperti itu, dia tidak mau panik terlebih dahulu.


Dan Vicktor langsung saja membawa Celyn keluar dari ruang galerinya itu untuk menuju kearah ranjang mereka.


"* Mommy?? *",, panggil Vicktor kepada Celyn, sambil menepuk-nepuk pelan pipinya Celyn, namun tidak ada tanggapan sama sekali.


Vicktor yang melihat tidak ada pergerakan dari Celyn, dia langsung saja melakukan pertolongan pertama yang biasanya orang-orang lakukan untuk menolong orang yang sedang pingsan.


Dengan ilmu yang sekedar tahu saja, Vicktor terus berusaha membangunkan dan menyadarkan Celyn dari pingsannya itu.


Sebab semenjak Celyn pulang dari rumah sakit kemarin, Celyn sering sekali pingsan dan merasakan sakit dikepalanya seperti itu.


Jadi Vicktor sudah hampir terbiasa menangani Celyn yang sedang seperti saat ini, yaitu pingsan.


Setelah berjuang beberapa menit lamanya, sekitar tiga puluh menitan, akhirnya Celyn menunjukkan pergerakan ingin sadar dari pingsannya.


Vicktor yang melihatnya dia langsung saja tersenyum sangat senang dan lega sekali.


"* Minum dulu Mommy *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memberikan satu gelas air minum kepada Celyn.


Celyn langsung saja meminum air tersebut yang diberikan oleh Vicktor kepadanya.


"* Apakah masih pusing dan sakit kepalanya?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn.


"* Tidak terlalu *",, jawab singkat Celyn kepada Vicktor.


"* Daddy mau kemana?? *",, tanya Celyn kepada Vicktor yang ingin beranjak turun dari atas ranjang.


"* Mau mengambil ponselnya Daddy sebentar, itu diatas shofa *",, jawab Vicktor kepada Celyn, sambil menunjuk ponselnya yang tergeletak diatas shofa menggunakan mulutnya.


Celyn langsung saja melepaskan cekalan tangannya tadi ditangannya Vicktor untuk membiarkan Vicktor mengambil ponselnya terlebih dahulu.


Vicktor yang sudah mengambil ponselnya dia langsung saja menaruh ponselnya itu diatas meja samping ranjangnya.

__ADS_1


"* Kita tidur dulu yuk Mommy, lagi pula ini juga sudah jam sepuluh malam, besok lagi Daddy akan tunjukkan apa yang ingin Daddy kasih tahu kepada Mommy tadi *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil membawa Celyn kedalam pelukannya lagi.


Celyn pun menurut saja kepada Vicktor, dan dia langsung saja memejamkan matanya ketika sudah berada didalam dekapannya Vicktor.


Malam itu mereka berdua tertidur dengan saling memeluk satu sama lainnya.


Dan ketika pagi menjelang, Celyn yang sudah terbangun terlebih dahulu dari Vicktor, sekitar jam lima pagi.


Celyn langsung saja beranjak turun dari atas ranjang untuk menuju keruang galerinya Vicktor lagi yang pintunya tidak tertutup rapat itu.


Didalam ruang galerinya Vicktor, Celyn melihat-lihat lagi semua lukisannya Vicktor.


Setiap lukisan yang dia pegang dan lihat, Celyn tersenyum sendiri sambil teringat setiap kejadian yang terlukis dan tergambar didalam lukisan itu.


Yaps, semalam ketika Celyn merasakan sakit kepala yang teramat sangat sakit sekali, ternyata semua memori ingatannya Celyn kembali dengan sempurna didalam otak kecilnya.


Namun Celyn belum menceritakannya kepada Vicktor, sebab Celyn memilih diam terlebih dahulu sambil mengingat-ingat semua memori yang sempat dia lupakan itu.


"* Sungguh lukisan ini adalah lukisan yang dulu pernah kamu buat karena aku mengerjai kamu, hingga kamu melampiaskannya kekanfas kamu ini *",, kata Celyn sambil tertawa kecil mengingat lukisan antara dirinya dan juga Vicktor yang sedang berhubungan intim itu.


Celyn setelah berkata seperti itu, dia lalu melanjutkan lagi langkah kakinya untuk melihat lukisannya Vicktor yang lainnya.


"* Apa lukisan dibalik kain ini?? *",, kata Celyn ketika dia sudah berada didepan lukisan yang tertutup itu.


"* Buka saja, jika Mommy penasaran sekali, karena itu memang yang ingin Daddy tunjukkan kepada Mommy semalam *",, kata Vicktor dengan tiba-tiba kepada Celyn.


Celyn dia sangat terkejut sekali, ketika mendengar suaranya Vicktor.


Dan dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor yang sedang menyandarkan pundaknya itu dipintu masuk galeri.


"* Daddy?? *",, kata Celyn kepada Vicktor.


Vicktor sendiri dia juga belum lama berdiri disitu, palingan sekitar lima menitan.


Karena tadi ketika Vicktor sedang ingin memeluk Celyn lagi, Vicktor merasakan ranjang sebelahnya kosong, dan itu memaksa Vicktor untuk membuka matanya.


Dan ketika Vicktor sudah membuka matanya, Vicktor melihat pintu ruang galerinya terbuka sangat lebar sekali.


Vicktor yang setelah berkata seperti itu tadi kepada Celyn, dia langsung saja melangkahkan kakinya menuju kearahnya Celyn.

__ADS_1


"* Buka saja Mommy, atau kita buka berdua saja *",, kata Vicktor lagi kepada Celyn ketika Vicktor sudah sampai didepannya Celyn.


"* Buka bersama-sama saja Daddy *",, jawab Celyn kepada Vicktor.


Dan Vicktor hanya mengangguk saja kepada Celyn.


Setelah itu tangan mereka berdua langsung saja menarik pelan kain putih penutup tiga lukisan itu dengan sangat hati-hati sekali.


Disaat kain penutup lukisan itu sudah terbuka semuanya, Celyn dibuat semakin terkejut dan semakin terpukau saja.


Sebab Vicktor melukis mereka berdua dengan baju pernikahan yang sangat anggun, serasi dan sangat indah sekali.


Dengan adanya sikembar anak mereka yang juga menggunakan gaun dan jas pernikahan sedang berdiri didepan mereka.


Sungguh lukisan yang sangat indah sekali dipandang.


Dan gambar yang kedua adalah gambar ketika Celyn kemarin terbaring dirumah sakit dengan selang yang menempel dimana-mana dengan Vicktor yang selalu setia duduk disamping ranjang pasiennya Celyn.


Serta lukisan yang ketiga adalah lukisan Celyn yang sedang hamil lagi dengan posisi duduk dan perutnya Celyn diciumin oleh Vicktor, dan juga sikembar.


Sungguh potret keluarga yang sangat bahagia sekali didalam lukisan yang dibuat oleh Vicktor untuk Celyn.


Dan diantara ketiga lukisan itu, lukisan yang paling berkesan untuk Vicktor adalah ketika Celyn masih terbujur lemah diatas brankar rumah sakit.


Dan itu tidak bisa Vicktor lupakan, apalagi ketika Dokter mendiaknosis jika Celyn sempat tidak bisa terselamatkan nyawanya kemarin.


"* Daddy, i'm happy, dan aku sangat suka sekali semua lukisan ini *",, kata Celyn dengan mata yang berkaca-kaca kepada Vicktor.


Dan Celyn langsung saja memeluk Vicktor dengan sangat erat sekali.


Begitu pun dengan Vicktor, dia juga langsung saja membalas pelukannya Celyn dengan begitu erat sama halnya dengan Celyn.


Celyn dan Vicktor mereka lalu menyatukan kedua dahi mereka, dan bibir mereka akhirnya bersentuhan juga .


Mereka berciuman dengan sangat penuh emosional sekali, dan juga dengan penuh rasa bahagia yang sangat mendalam sekali pagi itu mereka rasakan.


Sungguh pagi yang indah untuk Vicktor dan juga Celyn, yang diawali kebahagiaan serta ciuman mesra untuk mereka berdua.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2