Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 154


__ADS_3

Didalam ruang operasi Vicktor terus memberikan ketenangan kepada Celyn sambil mengusap-usap lembut rambut kepalanya Ceyn.


Dan Dokter Archie serta para asisstannya, dia terus melakukan tugasnya dengan sangat hati-hati sekali untuk mengoperasi caesar perutnya Celyn.


Sedangkan diluar ruang operasi Mamah Gilda yang sedang menunggu dengan harap-harap cemas, dia sampai lupa dengan caranya duduk.


Karena Mamah Gilda dia sedang asik berjalan kekanan dan kekiri dengan fikiran dan tidak tenang sambil berdoa juga.


Mamah Gilda dia tidak sendirian didepan ruang operasi itu, karena disitu juga ada Mamah Vina, Diego, Rexley, Neni, Felya dan juga Dion suaminya Felya.


Dan Mamah Vina yang teringat jika dia belum mengabari Papah Adam dia lalu menyingkir sejenak dari mereka semua untuk menelfon Papah Adam.


Papah Adam yang sedang mengerjakan file-file pekerjaannya didalam ruang kantornya menggunakan laptonya, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah ponselnya yang berdering yang dia taruh sebelah laptopnya.


"*Mamah*",, kata Papah Adam ketika melihat nama Mamah Vina disambungan telefonnya.


Dan Papah Adam dia lalu mengangkat sambungan telefon dari Mamah Vina dengan segera.


"*Halo Mah*",, kata Papah Adam kepada Mamah Vina melalui sambungan telefon.


"*Pah segera datang kerumah sakit sekarang, Celyn sudah mau melahirkan cucu kita Pah, dan dia sedang dioperasi sekarang diruang operasi*",, kata Mamah Vina dengan nada khawatir kepada Papah Adam.


Papah Adam bahkan dia sampai berdiri dari duduknya karena terkejut ketika mendengar perkataan dari istrinya.


"*Baik-baik, segera Papah akan kerumah sakit sekarang juga*",, jawab Papah Adam kepada Mamah Vina dengan nada yang sama khawatirnya.


"*Tunggu Pah, jangan dimatikan dulu*",, kata Mamah Vina kepada Papah Adam, membuat Papah Adam yang ingin mematikan sambungan telefonnya tadi menjadi dia urungkan.


"*Ada apa lagi Mah??*",, tanya Papah Adam kepada Mamah Vina.


"*Papah tolong hubungi Tuan Jo, Nak Chris juga ya jika Celyn mau melahirkan, dan Dela juga jangan lupa, sebab Mamah lihat, Jeng Gilda dia sedang tidak bisa diganggu karena kefikiran dengan Celyn terus didalam*",, kata Mamah Vina kepada suaminya yaitu Papah Adam.


"*Baik Mah, Papah akan segera menelfon mereka semua*",, kata Papah Adam lagi kepada Mamah Vina.


Dan kali ini panggilan telefonnya sudah benar-benar terputus.


Papah Adam lalu menghubungi Ayah Jo dan juga Chris sambil berlalu kluar dari dalam ruang kantornya menuju kedalam lift.

__ADS_1


Ayah Jo yang sedang berada ditoko bunga milik istrinya itu, dia sungguh sangat terkejut sekali ketika mendengar kabar dari Papah Adam, bahkan dia sampai tidak sengaja melepaskan pot bunga yang sedang dipegangnya dan membuat pot bunganya menjadi pecah.


Sebab setahu Ayah Jo, jika Celyn akan melahirkan beberapa minggu lagi.


Ayah Jo lalu langsung saja meninggalkan pekerjaannya dan gantian mengabari Chris sambil menuju kedalam mobilnya.


Chris yang sedang mengontrol semua pekerjanya dan didapur restorannya, dia dikejutkan dengan ponselnya yang berdering yang ada disaku celananya itu.


Dan ketika melihat ada nama Ayah Jo Chris langsung saja mengangkat sambungan telefon tersebut.


"*Halo Ayah*",, kata Chris kepada Ayah Jo sambil terus berjalan mengontrol didalam restorannya.


"*Halo Chris, kamu segera datang kerumah sakit tempat Vicktor dirawat, sebab adik kamu Celyn dia sudah mau melahirkan sekarang juga, dan sudah berada diruang operasi mau dicaesar dia*",, kata Ayah Jo dengan segera kepada Chris sambil mengendarai mobilnya menuju kerumah sakit.


Chris langsung saja menghentikan langkah kakinya itu ketika mendengar perkataan dari Ayahnya yang sangat mengejutkannya.


Dan Chris lalu menyerahkan restoran kepada manajer restorannya serta kepada orang kepercayaannya, sebab dia ingin segera menuju kerumah sakit.


Telefon mereka sudah benar-benar terputus ketika Chris sudah menjawab perkataannya Ayah Jo tadi.


Serta Dela juga untungnya dia ada dicafe yang tempatnya tidak jauh dari rumah sakit untuk menemui Clientnya.


Dela langsung mengatakan kepada Papahnya, jika dia akan segera menuju kerumah sakit ketika dia sudah selesai meeting dengan clientnya itu.


Sedangkan dirumah sakit, Mamah Vina yang tadi sudah menghubungi Papah Adam, dia lalu berjalan mendekati Mamah Gilda yang sedang sangat tidak tenang sekali.


"*Tenang Jeng, kita berdoa semoga mereka berempat baik-baik saja didalam sana*",, kata Mamah Vina kepada Mamah Gilda.


"*Aku sangat khawatir sekali Jeng Vina dengan keadaannya Celyn, yang baru kali itu akan melahirkan, dan melahirkannya tiga sekaligus*",, jawab Mamah Gilda kepada Mamah Vina dengan raut wajah yang begitu khawatir sekali.


"*Tante maaf, tadi sepertinya Celyn tidak kenapa-kenapa, hanya cuma sakit perut kencang seperti pada umunya, kenapa dia tiba-tiba sudah ada diruang operasi ini??, apakah Dokternya yang menyarankan Celyn untuk segera dioperasi??*",, tanya Diego kepada Mamah Gilda supaya dia bisa lebih jelas lagi informasinya.


"*Bukan Nak Diego*",, jawab Mamah Gilda kepada Diego sambil duduk dikursi tunggu yang ada disitu.


Semua orang langsung saja mengalihkan pandangan mereka semua kearahnya Mamah Gilda, karena mereka semua juga sangat penasaran sekali dengan cerita yang sesungguhnya dari Mamah Gilda yang menemani Celyn kontrol tadi.


Mamah Gilda lalu menceritakan kepada Diego dan masih didengar oleh semua orang, termasuk Mamah Vina, jika ketika Celyn tadi waktu diperiksa kandungannya baik-baik saja, dan semuanya normal semua.

__ADS_1


Babynya pun juga sehat-sehat saja, namun ketika Celyn sudah selesai diperiksa dan ingin melangkahkan kakinya keluar dari dalam ruangan Dokternya, tiba-tiba ketubannya Celyn pecah serta mengalir deras melalui kakinya.


Semuanya Mamah Gilda ceritakan kepada semua orang, terutama Diego.


Dan Diego sekarang sudah faham kenapa Celyn tiba-tiba sudah berada diruang operasi sekarang.


"*Kita berdoa saja Tante semoga operasi caesarnya Celyn berjalan dengan lancar*",, sahut Diego kepada Mamah Gilda ketika dia sudah mendengar semua cerita dari Mamah Gilda.


Dan perkataan dari Diego langsung saja diaamiinin oleh semua orang yang ada disitu.


Sedang kita berpindah kedalam ruang operasi, Vicktor yang melihat sendiri perutnya Celyn dirobek-robek seperti itu, dia menjadi mengilu sendiri. Bahkan serasa merasakan sakitnya juga.


"*Pelan-pelan ayo kita tarik satu dulu*",, begitulah yang didengar oleh Vicktor ketika sang Dokter berbicara kepada asisstannya untuk mengeluarkan babynya Vicktor yang pertama.


Sedangkan Celyn dia sudah tidak bisa mendengar apa-apa karena dia sedang fokus dengan dirinya sendiri untuk berjuang mengeluarkan ketiga babynya itu.


Dan akhirnya berhasil juga Dokter Archie bisa mengeluarkan babynya Vicktor dan Celyn yang pertama yang berjenis kelamin laki-laki.


Sang baby langsung saja menangis dengan cukup keras sekali ketika dia sudah bisa keluar dari perut sang Mommy yaitu Celyn.


Vicktor melihat sendiri dengan sangat jelas sekali, ketika anaknya dikeluarkan dari dalam perutnya Celyn.


Vicktor bahkan tanpa sadar dia meneteskan air matanya sambil tersenyum manis ketika dia sudah bisa melihat babynya yang pertama sudah lahir kedunia ini dengan keadaan sehat dan selamat.


"*Baby kita sudah lahir sayang, dia laki-laki*",, bisik mesra Vicktor ditelinganya Celyn dengan sambil memberikan ciuman dipipinya Celyn.


Dan Celyn hanya mengangguk lemah saja sambil menangis terharu menanggapi bisikannya Vicktor.


Vicktor yang melihat Celyn meneteskan air matanya, dia lalu mengusapnya dengan lembut sekali.


"*Ayo masih ada lagi*",, kata Dokter Archie lagi memberi aba-aba kepada para asisstannya itu.


Dan Dokter Archie dia lalu dengan sangat hati-hati sekali mengeluarkan babynya Vicktor dan Celyn yang kedua dari dalam perutnya Celyn dibantu oleh semua para asisstannya.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2