
Chris dan para anak buah yang lainnya mereka semua tidak pada tidur malam itu karena harus menangkap Tuan Daxton.
Dan tadi ketika Celyn, Vicktor Ayah Jo dan juga Papah Adam yang baru saja sampai diruang keluarga mansionnya Vicktor.
Mereka semua langsung saja ditanya oleh para Mamah dan juga Dela tentu saja untuk menanyakan dimana Chris berada.
Vicktor lalu menjawab jika Chris dia ikut menyergap Tuan Daxton bersama anak buah yang lainnya juga.
Celyn yang melihat wajah khawatirnya Dela, Celyn terus saja menggoda Dela, hingga membuat Dela menjadi malu dibuatnya.
Hingga tiba makan malam pun, Chris yang belum pulang, membuat Dela menjadi semakin khawatir saja karena takut jika Chris akan mengalami kenapa-kenapa bersama para anak buah.
Setelah selesai makan malam, Dela yang diajak pulang oleh Papah Adam dan Mamah Vina, dia tidak mau, karena Dela masih ingin menunggu Chris dimansion sang Kakak Vicktor sampai dia melihat sendiri keadaannya Chris.
Papah Adam dan Mamah Vina mereka berdua membiarkan saja apa yang diinginkan oleh Dela itu.
Sedangkan Vicktor dan juga Celyn mereka berdua kembali lagi kedalam kamar mereka namun sebelumnya mereka berdua mengecek terlebih dahulu kondisi dari para baby mereka.
Untuk Ayah Jo sendiri dia memutuskan untuk menginap malam itu dimansionnya Vicktor, dan akan pulang esok harinya saja bersama Chris.
Dan ketika pagi menjelang, sekitar pukul delapan pagi Chris bersama para anak buah yang lainnya mereka semua baru saja sampai dimansionnya Vicktor.
Sedang Tuan Daxton, dia sudah diamankan oleh para anak buahnya Vicktor kedalam markasnya Vicktor sendiri.
Dela yang tidak bisa tidur semalaman karena kefikiran dengan Chris, dia belum terbangun juga walau waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sebab Dela semalam baru bisa tidur sekitar pukul tiga dini hari.
Vicktor yang sudah menunggu kedatangan dari Chris didalam ruang tamunya pun, Vicktor langsung saja menanyai Chris tentang Tuan Daxton itu.
"*Sudah kita amankan kemarkas kamu Vicktor*",, jawab Chris kepada Vicktor, dengan wajah yang terlihat sangat lelah.
Sebab Chris dan para anak buah lainnya harus menempuh perjalanan yang cukup lumayan lama sekali.
"*Iya, nanti kita eksekusi dia bersama-sama*",, jawab Vicktor kepada Chris.
Dan Chris hanya mengangguk saja kepada Vicktor.
"*Kamu istirahat saja didalam, Dela saja dia belum bangun dari tidurnya, dan dia tidak ikut sarapan juga tadi, silahkan jika mau bersama Dela atau mencari kamar kosong yang lainnya*",, kata Vicktor kepada Chris yang melihat wajah lelahnya Chris sambil menyindir dengan tersenyum miring.
__ADS_1
"*Jika ada yang lebih enak, kenapa aku memilih yang tidak enak*",, jawab Chris kepada Vicktor sambil menaikan sebelah alisnya keatas.
"*Akan aku buat melayang adik kamu itu, tenang saja dan tidak perlu khawatir jika aku tidak bisa memuaskannya*",, lanjut lagi perkataannya Chris kepada Vicktor.
Membuat Vicktor reflek langsung saja melemparkan bantalan shofa kearahnya Chris.
Namun Chris dapat mengelaknya dan sambil tertawa dengan sangat keras sekali melihat wajah garangnya Vicktor yang dibuat-buat itu.
Chris lalu beranjak pergi dari hadapannya Vicktor dengan bibir yang tertawa dengan cukup keras sekali.
Sedangkan Vicktor hanya menggelengkan kepalanya saja melihat kelakuannya Chris yang seperti itu.
Karena bagaimanapun juga Chris dan adiknya Dela mereka sudah pada dewasa, dan bisa membedakan mana yang benar serta tidak benar.
Setelah berbincang dengan Chris sejenak, Vicktor lalu memutuskan untuk beranjak pergi juga dari dalam ruang tamu menuju kedalam kamarnya sikembar.
Namun ketika Vicktor baru beberapa langkah berjalan, dia dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang pastinya akan membuatnya terkejut dengan berita yang akan disampaikannya itu kepadanya.
Dan orang itu adalah Rexley.
Sebab Rexley datang kemansionnya Vicktor untuk memberikan sebuah kartu undangan pernikahannya dengan Neni yang akan berlangsung esok hari.
"*Kenapa sepertinya kamu terkejut sekali melihatku datang kesini Vicktor??*",, tanya Rexley kepada Vicktor.
"*Ya aneh saja, kamu datang kemansionku dijam segini??*",, jawab Vicktor kepada Rexley.
"*Sudah ayo kita duduk dulu*",, ajak Vicktor kepada Rexley untuk duduk dishofa yang ada diruang tamunya.
"*Aku sengaja datang kemansion kamu pagi-pagi begini, karena ada hal penting yang ingin aku berikan dan sampaikan kepada kamu Vicktor*",, kata Rexley kepada Vicktor ketika mereka berdua sudah pada duduk dishofa yang ada diruang tamu.
"*Apa itu??*",, tanya Vicktor kepada Rexley dengan wajah penasarannya.
Rexley lalu mengeluarkan sebuah kartu undangan dari dalam saku jaketnya.
Dan Rexley langsung saja memberikan kartu undangan pernikahannya itu kepada Vicktor.
Vicktor langsung saja menerima kartu undangan itu dan langsung membacanya juga.
__ADS_1
Ketika Vicktor sudah membaca nama yang tertera didalam kartu undangan itu Vicktor sangat terkejut sekali dibuatnya, hingga sampai-sampai matanya Vicktor melotot seperti ingin keluar saja dari dalam tempatnya.
"*Apakah semua ini benar Rexley??!!*",, tanya Vicktor kepada Rexley dengan nada yang tidak percaya.
"*Iya benarlah, memangnya kamu kira aku ini menghalu*",, jawab Rexley kepada Vicktor dengan nada yang sedikit sewot.
"*Bukan seperti itu maksud aku, tapi tidak ada angin dan tidak ada hujan badai tahu-tahu kamu memberikanku sebuah kartu undangan kamu ini, dan kamu akan menikah besok hari pula??!!*",, jawab Vicktor kepada Rexley.
Namun sebelum Rexley menjawab perkataannya Vicktor, pandangannya Rexley dan Vicktor teralihkan dengan kedatangan seseorang yang memang sengaja datang kemansionnya Vicktor untuk memeriksa kondisinya baby Fey.
Yah kalian pasti tahulah, siapa itu orangnya.
Yups benar sekali, orang itu adalah Diego.
"*Nah kebetulan kamu disini, padahal setelah dari sini aku mau mendatangimu dirumah sakit kalau tidak ya diapartemen kamu*",, kata Rexley kepada Diego.
"*Apa maksud dari perkataan kamu itu Rexley??*",, tanya Diego kepada Rexley dengan sambil duduk dishofa yang masih kosong yang ada disitu.
Rexley langsung saja mengeluarkan kartu undangan lagi dari dalam saku jaketnya itu, dan dia langsung juga memberikannya kepada Diego.
Sedangkan Vicktor yang melihatnya, dia ingin sekali melihat bagaimana reaksi dari Diego ketika sudah membaca kartu undangannya Rexley tersebut.
Kartu undangan sudah berada ditangannya Diego, Diego lalu membuka dan membacanya dengan seksama apa isi dari dalam kartu undangan pernikahan yang diberikan oleh Rexley itu.
Dan ketika Diego sudah membaca dengan sangat serius isi dari dalam kartu undangan itu.
Diego dibuat sangat terkejut super duper terkejut sekali dengan isi dari kartu undangan pernikahan yang diberikan oleh Rexley tadi.
"*Ini kamu dan Neni Rexley??*",, tanya Diego kepada Rexley.
Rexley langsung saja menjawab dengan anggukan semangat kepada Diego.
"*Ini nyata kan??, atau aku yang masih berada dialam mimpi??*",, kata Diego lagi kepada Rexley dan juga Vicktor.
Rexley yang gemas dengan perkataannya Diego, dia langsung saja berdiri dari duduknya dan langsung saja menonjok wajahnya Diego dengan cukup kuat sekali.
Sedangkan Vicktor dia hanya menikmati saja pertunjukkan yang ada didepannya itu dengan bibir yang tersenyum miring.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...