Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 91


__ADS_3

Ketika Vicktor sudah selesai membersihkan mentimunnya, dia lalu masuk kedalam ruang walk in closetnya dan Celyn yang melihat Vicktor, dia hanya melihatnya saja tanpa memperdulikannya, begitu pula dengan Vicktor.


Vicktor yang sudah selesai memakai pakaian santainya, dia lalu berjalan kearahnya Celyn dan langsung duduk disampingnya Celyn.


"*Sekarang katakan kepadaku, apa yang membuatmu menunjukkan wajah yang seperti ini hmm??*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil menghadap kearahnya Celyn.


"*Apakah ada yang kamu sembunyikan Vicktor dari aku, apakah ada yang belum aku ketahui tentang kamu??*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor.


"*Sepertinya semuanya sudah aku ceritakan kepada kamu Celyn, dan aku juga sudah bilang kepadamu kalau aku ingin memulai hidup berumah tangga denganmu dari awal*",, jawab Vicktor kepada Celyn dengan ekspresi bingungnya, karena bingung entah kenapa Celyn tiba-tiba bertanya kepadanya seperti itu.


"*Masa, apa kamu tidak berbohong kepadaku Vicktor??*",, kata Celyn lagi kepada Vicktor.


"*Sebenarnya kamu kenapa Celyn, kenapa perkataanmu terbelit-belit seperti ini, membuat aku menjadi bingung saja*",,kata Vicktor kepada Celyn.


"*Sebenarnya didalam ruang rahasia yang ada dilantai dua itu isinya apa??*",, tanya Celyn akhirnya kepada Vicktor.


"*Karena tadi ketika aku kesana aku dilarang oleh Pak Hu, dan ketika aku mencoba membuka pintunya, pintunya pun juga terkunci*",, sambung lagi perkataannya Celyn kepada Vicktor.


Vicktor lalu mengingat-ingat ruangan mana yang dia kunci dirumahnya, dan setelah beberapa saat akhirnya Vicktor ingat dengan ruangan apa yang dimaksud oleh Celyn.


Karena sejujurnya Vicktor sudah lupa akan ruangan itu, dan Vicktor juga sudah sangat lama sekali tidak masuk kedalam ruang yang terkunci itu.


"*Kenapa kamu diam saja Vicktor, apa kamu tidak mau memberitahukannya kepadaku??*",, kata Celyn yang melihat Vicktor hanya diam saja, dan Vicktor diam saja karena dia sedang mengingat-ingat.


"*Bukan sayang, sebentar*",, kata Vicktor kepada Celyn, dan dia lalu beranjak berdiri dari duduknya dan langsung mendekati meja yang ada disebelah ranjangnya serta langsung membuka lacinya yang paling bawah.


Celyn hanya memperhatikan saja apa yang sedang dilakukan oleh Vicktor.


Ketika Vicktor sudah mendapatkan apa yang dia inginkan, Vicktor lalu berjalan lagi kearahnya Celyn yang masih setia duduk dishofa.


Vicktor bukannya duduk disebelahnya Celyn lagi melainkan dia malah berdiri dihadapannya Celyn sambil menunjukkan kunci yang dibawanya.


Iya tadi barang yang diambil oleh Vicktor adalah sebuah kunci ruangan yang dimaksud oleh Celyn.

__ADS_1


"*Ini kan yang kamu cari Celyn??*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memperlihatkan kunci yang dipegangnya.


"*Kunci apa itu??*",, kata Celyn kepada Vicktor.


"*Ayo kalau kamu ingin tahu, akan aku tunjukkan semuanya kepadamu, karena aku tidak mau ada yang aku tutupin lagi dari kamu*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil mengulurkan tangannya.


Celyn lalu bangun dari duduknya sambil memegang uluran tangannya Vicktor.


Dan Vicktor langsung saja menggengamnya dengan sangat erat sekali sambil berlalu keluar dari dalam kamar mereka.


Vicktor turun menggunakan tangga bersama Celyn, dan ketika sudah sampai dilantai yang mereka tuju yaitu lantai dua, Vicktor dan juga Celyn langsung saja berjalan menuju keruangan yang dimaksud oleh Celyn.


"*Ruangan ini kan yang kamu maksud Celyn??*",, kata Vicktor kepada Celyn ketika sudah sampai didepan pintu ruangan yang terkunci itu.


"*Iya*",, jawab singkat Celyn kepada Vicktor sambil menganggukan kepalanya dengan pelan.


Vicktor lalu mengeluarkan kunci yang dibawanya tadi dari dalam saku celananya, dan dia lalu memasukkan kunci itu kedalam lubang kunci yang ada dipintu.


"*Ayo ikut aku Celyn*",, kata Vicktor kepada Celyn ketika pintu ruangannya sudah terbuka sedikit.


Namun ketika pintu ruangannya sudah terbuka, Celyn malah ragu untuk masuk kedalam, karena ketika terlihat dari luar, ruangan itu sangat gelap dan sedikit menyeramkan dipandangannya Celyn.


Celyn lalu menggelengkan kepalanya ketika Vicktor mengulurkan tangannya lagi kepadanya.


"*Kenapa sayang, bukannya kamu ingin sekali kan masuk kedalam ruangan ini??*",, kata Vicktor ketika dia melihat Celyn malah menggelengkan kepalanya.


"*Aku takut, karena gelap sekali terlihat dari sini*",, jawab Celyn kepada Vicktor.


"*Tidak apa-apa, kan lampunya belum dinyalakan*",, jawab Vicktor kepada Celyn.


Dan Vicktor dia langsung saja menggenggam tangannya Celyn untuk masuk kedalam ruangan itu.


Ketika sudah masuk, Vicktor langsung saja menyalakan lampu ruangan itu, dan langsung terlihatlah jika ruangan itu penuh dengan lukisan seorang perempuan yang sangat cantik, bahkan kecantikannya melebihi Celyn dan barang-barang perempuan serta pernak-pernik hadiah yang tersimpan dan tertata sangat rapi sekali serta jangan lupakan jika ruangan itu juga bersih.

__ADS_1


Iya memang bersih, karena sering dibersihkan oleh Pak Hu seminggu sekali, untuk menjaga semua barang-barang yang ada disitu tetap terawat.


Celyn yang melihat itu semua dia langsung saja terpana sambil melihat satu persatu barang yang ada diruangan itu.


Sedangkan Vicktor, dia hanya mampu terdiam dengan masih berdiri ditempat dia menyalakan lampu tadi, sebab Vicktor kembali teringat dengan kejadian yang dulu beberapa tahun silam.


Sungguh jujur Vicktor sudah lupa dengan ruangan itu dan serta semua barang-barang yang masih tersimpan rapi diruangan itu, karena Vicktor mengalihkan fikirannya dengan bekerja dan bekerja, sampai dia bisa sesukses ini tanpa embel-embel nama dari Papah Adam.


Celyn yang merasa Vicktor tidak bersuara serta tidak terdengar langkah kakinya berjalan, Celyn langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor yang sesang menatap kosong sambil melihat kearah lukisan yang ada disitu dan dia hanya diam saja tidak bergerak sama sekali.


Celyn langsung saja berjalan mendekati Vicktor, dan ketika sudah sampai didepannya Vicktor Celyn langsung menyadarkan Vicktor akan kenangannya yang dulu.


"*Hei Vicktor are you Ok??*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil menyentuh pundaknya Vicktor.


Dan Vicktor langsung tersadar dari fikirannya serta langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Celyn.


"*Yes, i'm Ok Celyn hanya saja aku jadi teringat dengan dia yang sudah lama aku lupakan, dan segera semua ini akan aku buang, karena aku sudah memilikimu Celyn*",, kata Vicktor kepada Celyn dengan tiba-tiba memeluk Celyn.


"*Memangnya dia siapa Vicktor, dan apakah semua pernak-pernik perempuan serta barang-barang ini semua milik wanita yang ada dilukisan itu??*",, tanya Celyn kepada Vicktor sambil melepaskan pelukannya Vicktor.


"*Iya Celyn, semua ini milik dia*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil menunjuk lukisan perempuan itu.


"*Dia siapa, apakah dia mantan kamu yang belum pernah kamu ceritakan kepadaku??*",, tanya Celyn kepada Vicktor.


Dan Vicktor dia langsung mengangguk kepada Celyn, membuat Celyn dihatinya langsung merasakan sedikit rasa sakit yang baru kali ini dia rasakan.


...πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ...


Yaaaa, penasaran kan???πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2