Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 78


__ADS_3

Dibeda kamar tepatnya didalam kamarnya Vicktor, tadi ketika Vicktor dan juga Celyn yang baru saja sampai didalam kamar pribadi mereka sendiri.


Vicktor langsung saja menutup pintu kamarnya, namun tiba-tiba dia dipeluk oleh Celyn dan Celyn langsung saja mencium Vicktor tepat dibibirnya.


Walau Vicktor terkejut akan apa yang dilakukan oleh Celyn, namun Vicktor tetap membalas ciumannya Celyn kepadanya.


Mereka berciuman sambil berdiri dengan saling memeluk satu sama lainnya.


Celyn yang sudah melepaskan ciumannya dibibirnya Vicktor, dia lalu tersenyum manis kepada Vicktor sambil mengalungkan kedua tangannya dipundaknya Vicktor.


"*Terimakasih Daddy karena sudah mau memenuhi keinginannya Mommy*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum manis sekali.


Vicktor yang mendengar perkataannya Celyn, dia lalu membalas senyumannya Celyn dan sambil juga menatap lekat wajahnya Celyn serta lalu membalas perkataannya Celyn.


"*Jika aku bisa melakukannya pasti akan aku lakukan apapun untukmu dan anak-anak kita*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum juga.


Mereka lalu berciuman lagi dan lagi seperti tidak ada hari esok saja.


Vicktor lalu melepaskan ciumannya dan dia lalu menggendong Celyn menuju keatas ranjang empuknya.


Setelah itu Vicktor juga ikut naik keatas ranjang dan berkata kepada Celyn.


"*Malam ini aku ingin sekali dekat dengannya, ijinkan aku mengusapnya sampai aku puas Celyn*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil merebahkan kepalanya dipahanya Celyn.


Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor sambil tersenyum manis.


Vicktor lalu mengusap perutnya Celyn yang sudah terlihat buncit itu karena dia sedang hamil kembar tiga sekaligus.


"*Anak-anak Daddy sehat-sehat ya didalam sana, Daddy selalu menunggu kalian semua disini, bertahanlah didalam sana, sampai kita bisa bertemu didunia ini ya my son*",, kata Vicktor kepada para calon anak-anaknya sambil mengusap lembut perutnya Celyn.


Sedang Celyn dia yang sedang terduduk sambil bersandar disandaran ranjang, dia juga mengusap lembut rambut kepalanya Vicktor.


Vicktor tidak lupa juga memberikan kecupan-kecupan kecil disetiap sudut perutnya Celyn dengan penuh rasa sayang.


Ketika dirasa cukup lama dan puas membelai perutnya Celyn dan menyapa ketiga calon anaknya, Vicktor lalu mendongakkan kepalanya untuk melihat kearah wajahnya Celyn yang ternyata sedang menutup matanya.


"*Apakah kamu sudah mengantuk sayang??*",, tanya Vicktor kepada Celyn sambil mengusap pipinya Celyn.


Celyn yang mendengar perkataannya Vicktor dia lalu membuka matanya sambil menunduk melihat kearah wajahnya Vicktor.

__ADS_1


"*Belum terlalu*",, jawab Celyn sambil tersenyum kepada Vicktor.


"*Kita bersih-bersih dulu yuk dan ganti baju setelah itu kita tidur*",, kata Vicktor kepada Celyn.


Dan Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor.


Vicktor yang sudah turun dari ranjang, dia lalu menunggu dan membantu Celyn untuk turun dari aats ranjang.


Vicktor yang lebih dahulu masuk kedalam kamar mandi, sedangkan Celyn dia masuk kedalam ruang walk in closet untuk mengambil baju tidurnya dan celana kolornya Vicktor untuk dia tidur.


Celyn sudah hafal, jika suaminya kalau tidur pasti hanya menggunakan celana kolor yang bentuknya serupa dengan cel4n4 d4l4m.


Vicktor yang sudah selesai dari dalam kamar mandi dan tidak menggunakan bathrobe dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi dengan keadaan yang tidak memakai pakaiannya sama sekali.


Bersamaan dengan Vicktor keluar dari dalam kamar mandi, Celyn juga keluar dari dalam ruang walk in closet sambil membawa baju tidurnya.


Celyn sangat terkejut ketika melihat Vicktor berjalan santai dengan palu thornya yang menggantung bebas seperti itu.


"*Astaga Vicktor, itu kamu bergelantungan seperti itu*",, kata Celyn dengan sekpresi yang sedikit terkejutnya sambil melihat palu thornya Vicktor yang menggantung bebas seperti itu.


"*Yaaa memang belum aku karungin sayang, kan celananya ini masih ada diatas ranjang*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil memperlihatkan celana kolornya kepada Celyn.


Sedang Vicktor dia hanya tertawa kecil saja kepada Celyn sambil memakai celana kolornya itu.


Dan Celyn dia langsung saja melanjutkan langkahnya untuk menuju kedalam kamar mandi.


Vicktor yang sudah memakai celana tidur andalannya, dia lalu merebahkan badannya diatas ranjangnya.


Dan Celyn yang hanya sepuluh menit saja didalam kamar mandi dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi dan juga langsung ikut bergabung tidur disampingnya Vicktor.


Vicktor langsung merentangkan tangannya supaya Celyn bisa tidur beralaskan lengannya dan Vicktor juga bisa memeluk Celyn dengan nyaman.


Celyn yang sudah tidur dilengannya Vicktor, dia lalu bertanya kepada Vicktor.


"*Vicktor ponsel aku yang lama pasti kamu bawakan, kamu simpan dimana, bawa sini dong*",, kata Celyn kepada Vicktor.


"*Untuk apa Celyn, didalam ponsel lama kamu dan nomor lama kamu, banyak nomor laki-laki yang menghubungimu, aku tidak suka*",, kata Vicktor kepada Celyn dengan nada yang sedikit marah.


Karena memang sampai saat ini masih banyak yang mengechat Celyn dinomornya yang lama dan semuanya laki-laki.

__ADS_1


Walau sudah ada sebagian yang dibalas Vicktor dengan mengatakan jika Celyn adalah istrinya, namun masih ada yang belum tahu dan mereka juga masih ada yang kekeh ingin tetap mendekati Celyn.


Itulah mengapa Vicktor sampai sekarang tidak pernah memberikan ponsel lamanya Celyn kepada Celyn.


Celyn yang mendengar pekataannya Vicktor dia lalu tersenyum lucu, karena suaranya Vicktor terlihat dan terdengar sangat cemburu sekali.


"*Kamu cemburu ya sayang*",, goda Celyn kepada Vicktor.


"*Ya pasti cemburulah, mana ada istri yang didekatin laki-laki lain tidak cemburu, jika tidak cemburu itu berarti aku tidak cinta*",, jawab Vicktor kepada Celyn dengan nada judesnya, namun malah membuat Celyn semakin tersenyum lebar.


"*Itulah mengapa kemarin aku sangat marah dan sengaja kabur dari kamu ketika kamu tidak mau mempublikasikan pernikahan kita secepatnya, karena nanti pasti akan banyak orang ketiga masuk kedalam pernikahan kita*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil mendongak melihat kearah wajahnya Vicktor.


Dan Vicktor pun juga melihat kearah wajahnya Celyn dengan sedikit menundukkan wajahnya.


"*Aku tahu Vicktor laki-laki seperti kamu jika tidak aku tegasin dan aku jauhin pastinya kamu akan bersikap sesuka hati kamu, dan sifat seperti kamu akan sadar jika sudah merasakan apa yang namanya kehilangan*",, kata Celyn lagi kepada Vicktor, dan Vicktor masih diam sambil mendengarkan perkataannya Celyn.


"*Karena aku yakin jika kita benar-benar berjodoh kita akan bersatu kembali walau aku berusaha menjauh dari kamu sejauh mungkin, dan contohnya sekarang aku sudah kembali kepelukanmu serta sekarang kita juga saling mencintai*",, sambung Celyn lagi kepada Vicktor.


"*Iya kamu benar sayang, dan aku juga akui jika kemarin pelarianmu sangat pintar sekali, serta sangat cerdik sekali bisa menghindari orang suruhanku ketika masih diPortugal kemarin*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil tertawa menggoda, sedang Celyn dia langsung mencubit pelan dadanya Vicktor, membuat Vicktor mengaduh kecil dengan suara yang dibuat-buat.


"*Kenapa tidak kamu sendiri kemarin yang mendatangiku Vicktor, malah menyuruh orang lain*",, tanya Celyn kepada Vicktor.


"*Karena aku ingin melihat sendiri sejauh mana kamu bisa melarikan diri dariku Celyn*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum.


Dan Celyn hanya diam saja sambil mengeratkan pelukannya ketubuhnya Vicktor.


"*Sudah malam aku mau tidur dulu Daddy*",, kata Celyn sambil berusaha memejamkan matanya.


Dan Vicktor tidak menjawab perkataannya Celyn namun dia semakin mengeratkan pelukannya ketubuhnya Celyn dengan dibawah satu selimut yang sama.


...πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™πŸŽ™...


Jangan salfok lho Bu-IbuπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜‚πŸ˜‚



...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2