Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 142


__ADS_3

Akhirnya mobil yang dikendarai oleh Rexley sampai juga dimansionnya Vicktor, dan Neni dia tanpa menunggu Rexley terlebih dahulu, Neni langsung saja keluar dari dalam mobilnya Rexley lalu segera berlari menuju kedalam kamarnya Celyn.


Tidak dalam keadaan genting seperti itu saja, kamar pribadinya Celyn cukup melelahkan jika berjalan kaki, apalagi dalam keadaan genting seperti itu.


Rasanya Neni yang daritadi berlari seperti tidak sampai-sampai juga dikamarnya Celyn.


"*Ini rumah apa goa sih, jauh sekali rasanya daritadi aku berlari menuju kekamarnya Celyn*",, kata Neni sambil terus berlari menuju kedalam kamarnya Celyn.


Dan akhirnya setelah menggerutu terus sambil tidak sabaran ketika didalam lift tadi. Neni sampai juga didepan kamarnya Celyn.


Sedangkan Rexley yang menyusul dibelakangnya Neni sambil naik keatas tangga tidak menggunakan lift, bisa hampir bersamaan sampainya bersama Neni.


Neni dia tanpa menghela nafasnya terlebih dahulu dia langsung saja menerobos masuk kedalam kamarnya Celyn.


Membuat semua orang yang sedang berada didalam kamar, langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah pintu yang tiba-tiba terbuka dengan sangat kasar sekali itu.


Begitu juga Rexley yang sudah berada dibelakangnya Neni.


"*Celyn*",, kata Neni sambil berlari mendekati ranjang dan diikuti oleh Rexley dibelakangnya Neni.


Celyn sendiri dia hanya diam saja sambil memperhatikan Neni dan tidak menanggapi panggilannya Neni kepadanya tadi.


"*Are you Ok??*",, tanya Neni kepada Celyn sambil duduk dipinggir ranjangnya Neni.


"*Sudah Neni jangan banyak bertanya dulu ya sama Celyn*",, kata Chris kepada Neni dengan sopan karena tidak mau menyinggung Neni.


Dan Neni hanya mengangguk saja kepada Chris.


Rexley yang melihat jika kondisinya Celyn sedang tidak baik-baik saja dan juga sedang membutuhkan waktu untu menenangkan diri, Rexley lalu berbalik badan dan pergi tanpa pamitan kepada semua orang.


Rexley pergi untuk menuju kerumah sakit tempat Vicktor dirawat.


Sedangkan Diego dia sudah sampai dirumah sakit tempat dimana Vicktor berada.


Ketika Diego baru saja sampai dirumah sakit, dia langsung saja berlari menuju dimana letak ICUnya berada.

__ADS_1


Karena Diego sangat yakin jika Vicktor langsung dilarikan diruang ICU.


Setelah bertanya kepada semua perawat dan juga Dokter yang dia temui diepanjang jalan, akhirnya Diego bisa sampai juga didepan ruang ICUnya.


Dari jauh Diego sudah melihat ada Papah Adam dan sekretarisnya serta Ayah Jo dan beberapa anak buahnya Vicktor berjaga didepan ruang ICU.


Papah Adam yang melihat kedatangannya Diego dia langsung saja memanggil namanya Diego.


"*Nak Diego bisa sampai disini juga??*",, kata Papah Adam ketika Diego yang sudah berada didepannya.


"*Iya Tuan Adam, tadi diberitahu oleh Pak Hu*",, jawab Diego kepada Papah Adam.


"*Bagaimana keadaannya Vicktor Tuan Adam??*'',, kata Diego lagi kepada Papah Adam.


"*Vicktor dia sedang mendapatkan penanganan didalam sini, sedangkan Ian dia lagi sedang menjalani operasi tulang kakinya yang patah tadi karena terjepit badan mobil*",, jawab Papah Adam kepada Diego.


"*Tuan Ian juga ada didalam mobil itu Tuan??*",, kata Diego kepada Papah Adam dengan wajah yang sedikit terkejut.


Sedangkan Ayah Jo dia hanya diam saja sambil mendengarkan pembicaraannya Papah Adam dan Diego yang tidak jauh dari hadapannya itu.


"*Iya karena dialah yang mengendarai mobilnya*",, kata Papah Adam kepada Diego.


"*Sudah, dan tadi pihak kepolisian ketika memeriksa bangkai mobilnya Vicktor melihat ada kabel rem yang putus seperti diputus dengan gunting atau pisau*",, jawab Papah Adam kepada Diego sambil terus melihat kearah pintu ruang perawatannya Vicktor.


Iya memang pihak kepolisian bergerak dengan sangat cepat sekali, karena mereka sangat mengenal baik dengan Papah Adam yang mempunyai banyak rekan dikepolisian.


Ketika pihak kepolisian mengetahui jika Vicktor anaknya Papah Adam, mereka langsung saja bergerak cepat dan mereka juga sudah menemukan ada hal janggal didalam kecelakaannya Vicktor.


"*Semoga pelaku pemotongan kabel rem mobilnya Vicktor segera tertangkap*",, kata Diego dengan menunjukkan wajah geramnya kepada Papah Adam.


"*Aamiin*",, jawab Papah Adam dan juga Ayah Jo secara bersamaan.


Namun Ayah Jo dia menjawabnya dengan tidak bersuara.


Ketika mereka sudah saling pada diam sambil melihat kearah pintu ruangannya Vicktor yang tertutup itu, tiba-tiba mereka semua dikejutkan oleh suara sepatu seseorang yang berjalan dengan sangat cepat sekali.

__ADS_1


Dan orang itu adalah Rexley. Rexley yang mengandarai mobilnya dengan sangat cepat sekali akhirnya tidak membutuhkan waktu yang lama dia juga sudah sampai dirumah sakit tempat dimana Vicktor mendapatkan penanganan.


Selisih dua puluh lima menit saja dari kedatangannya Diego tadi.


"*Diego...... dimana Vicktor dan bagaimana keadaannya??*",, kata Rexley dengan tiba-tiba kepada Diego ketika dia sudah sampai didepannya mereka semua.


"*Kamu ambil nafas dulu Rex, Vicktor sedang mendapatkan penangan didalam sana, sedangkan Tuan Ian sekretarisnya Vicktor dia sedang menjalani operasi tulang kakinya yang patah tadi karena kecelakaan*",, jawab Diego kepada Rexley.


"*Bagaimana ini bisa terjadi??*",, tanya Rexley lagi kepada semua orang.


Karena Rexley bertanya sambil melihat kearah semua orang yang sedang pada menunjukkan wajah tegang mereka semua.


Papah Adam lalu menjelaskan kepada Rexley tentang informasi yang baru sedikit diketahuinya itu kepada Rexley,


Sungguh Rexley wajahnya langsung saja memerah seperti ingin meledak, ketika dia mendengar jika mobilnya Vicktor sengaja ada yang merusak dan ingin mencelakai Vicktor.


"*Aku tidak bisa jika harus diam saja begini, aku harus segera kerahkan anak buah aku untuk mencari tahu siapa dalang dibalik ini semua*",, kata Rexley sambil mengepalkan kedua tangannya ketika dia baru saja mendengar perkataannya Papah Adam.


"*Tenang Nak, saya dan Tuan Adam juga sudah mengerahkan anak buah kami untuk menyelidikinya*",, kata Ayah Jo kepada Rexley yang sudah panas membara karena amarah itu.


"*Tidak Tuan, saya harus memantau sendiri kinerja anak buahku, karena jika tidak anak buah saya akan lambat bekerjanya*",, kata Rexley kepada Ayah Jo dan masih didengar oleh Diego dan juga Papah Adam.


Setelah berkata seperti itu Rexley langsung saja pergi dari hadapan mereka semua untuk menyelidiki kasusnya Vicktor.


Karena Rexley sangat tidak terima sekali sahabatnya Vicktor yang orangnya baik, harus mengalami hal seperti itu.


Apalagi ketika tadi Rexley melihat kondisinya Celyn yang sangat kasihan sekali ditambah dengan perut buncitnya yang sebentar lagi akan melahirkan, membuat Rexley tidak mau harus cuma menunggu saja.


Tidak cuma Rexley saja sebenarnya yang ingin segera mengetahui hasilnya.


Sebenarnya Papah Adam dan juga Ayah Jo pun mereka berdua ingin melacak sendiri siapa dalang dibalik ini semua.


Namun Papah Adam dan juga Ayah Jo tidak bisa meninggalkan Vicktor begitu saja dalam kondisi seperti itu.


Setelah kepergiaannya Rexley tadi sepuluh menit kemudian, pintu ruangannya Vicktor terbuka dari dalam dan keluarlah seorang Dokter yang memakai masker yang baru saja menangani Vicktor.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...


__ADS_2