Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 48


__ADS_3

"*Vicktor apa maksud dari surat ini, apa yang sebenarnya terjadi bisa jelaskan kepada kami semua??*",, tanya orang itu kepada Vicktor dengan nada yang sedikit marah sambil membanting sebuah surat tadi diatas meja yang ada disitu.


Dan orang yang berkata kepada Vicktor seperti itu adalah Papah Adam. Papah Adam datang kemansionnya Vicktor tidak sendirian, melainkan dengan Mamah Vina dan juga Dela adiknya Vicktor.


Tadi Papah Adam ketika akan masuk kedalam ruang tamunya Vicktor, ketika baru saja melewati pintu depan, dia tidak sengaja berpas-pasan dengan Pak Hu yang sedang membawa sebuah amplop yang ukurannya cukup lumayan besar, dan itu sangat mengalihkan pandangan dari Papah Adam.


Pak Hu dia baru saja mendapatkan amplotp itu dari penjaga depan yang katanya surat itu sudah dititipkan kepada mereka sejak tadi siang, namun para penjaga kelupaan akan surat yang ditujukan untuk majikannya yaitu Vicktor.


Pak Hu pun tidak marah kepada penjaga yang kelupaan itu, namun Pak Hu mengingatkan untuk tidak mengulanginya lagi, karena siapa tahu amplop itu begitu penting untuk Vicktor.


Dan para penjaga itu mereka langsung meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulanginya untuk kedua kalinya.


Pak Hu yang baru saja masuk mengambil surat itu, dia tidak sengaja berpas-pasan dengan kedua orang tua dari majikannya Vicktor.


Dan Papah Adam yang melihat Pak Hu membawa sebuah amplop itu dia langsung bertanya kepada Pak Hu.


"*Pak Hu apa yang sedang kamu bawa itu??*", tanya Papah Adam kepada Pak Hu ketika mereka berpas-pasan didepan pintu masuk rumahnya Vicktor.


Sedang Mamah Vina serta Dela adiknya Vicktor mereka berdua juga ikut berhenti sambil mendengarkan Papah Adam bertanya kepada Pak Hu.


"*Ini sepertinya surat Tuan Besar, dan surat ini ditujukan untuk Tuan Vicktor Tuan Besar, dan akan saya taruh dimeja kerjanya*",, jawab Pak Hu dengan ramah kepada Papah Adam.


"*Bawa sini amplopnya, biar saya saja yang langsung memberikannya kepada Vicktor*",, kata Papah Adam kepada Pak Hu dan meminta amplop yang dibawa oleh Pak Hu itu.


Pak Hu pun tanpa banyak bertanya dia langsung saja memberikan amplop besar yang dibawanya untuk diberikan kepada Papah Adam.


Dan Pak Hu setelah memberikan amplop itu dia langsung saja berpamitan pergi kepada Papah Adam, Mamah Vina dan juga Dela untuk masuk kedalam.

__ADS_1


"*Apa isi dari amplop ini, Papah sangat penasaran sekali*",, kata Papah Adam kepada istri dan juga anaknya Dela sambil melihat amplop yang sedang dipegangnya itu.


"*Buka saja Pah jika ingin tahu*",, jawab Dela kepada Papah Adam.


"*Nanti bagaimana kalau Kakak kamu tahu, dia bisa marah sama Papah, jika amplop yang ditujukan untuknya sudah dibuka lebih dahulu oleh Papah??*", jawab Papah Adam kepada Dela.


"*Vicktor mana berani marah kepada Papah sih*",, kata Mamah Vina kepada Papah Adam.


Dan Papah Adam langsung saja memberanikan diri untuk membuka amplop itu ketika sudah mendengar jawaban dari istrinya.


Namun alangkah terkejutnya Papah Adam ketika sudah mengambil sebuah kertas yang ada didalam amplop itu dan waktu Papah Adam membacanya isinya adalah tentang surat perceraian dari Celyn yang ditujukan untuk Vicktor.


Ketika Mamah Vina melihat wajah terkejut dari suaminya ketika membaca berkas itu, Mamah Vina langsung saja merebut berkas itu dan langsung juga membacanya bersama Dela.


Dan sama seperti Papah Adam, Mamah Vina serta Dela mereka berdua juga sama terkejutnya membaca isi yang ada didalam berkas itu.


Yang mana membuat Vicktor, Ayah Jo dan juga Mamah Gilda sangat terkejut sekali akan tindakan tiba-tiba yang dilakukan oleh Papah Adam.


"*Jelaskan maksudnya ini yang mengatakan Celyn ingin menceraikanmu Vicktor!!!!*",, kata Papah Adam lagi kepada Vicktor dan langsung mendapatkan tatapan marah dari semua orang untuk Vicktor.


Vicktor dia tidak langsung menjawab pertanyaan dari Papahnya, melainkan langsung mengambil surat dan berkas yang tadi dibanting oleh papahnya keatas meja yang ada didepannya.


Dada Vicktor sangat bergemuruh sekali membaca surat itu sambil melototkan matanya, karena dia tidak menyangka jika Celyn akan mengajukan surat perceraian untuknya.


Dan Ayah Jo yang tidak sabar, dia langsung saja merebut surat dan berkas perceraian itu dari tangannya Vicktor.


Ayah Jo semakin terkejut saja, ketika membaca isi didalam berkas itu memang benar adanya adalah surat perceraian dari pengadilan untuk Vicktor, dan hanya membutuhkan tanda tangannya Vicktor saja, setelah itu Celyn dan juga Vicktor akan benar-benar resmi bercerai.

__ADS_1


"Cepat jelaskan kepada kami Vicktor, cepaaat!!!*",, kata Papah Adam dengan nada sangat marah sekali kepada Vicktor.


"*Tidak aku sangka, pertemuan kita malam ini untuk mengadakan makan malam bersama sebagai keluarga baru akan mendapatkan berita yang sangat mengejutkan sekali*",, kata Ayah Jo dengan dingin sambil menyindir Vicktor dan juga sambil meletakkan berkas-berkas perceraiannya Vicktor dan Celyn yang sudah dibacanya itu diatas meja.


Karena memang Ayah Jo, Mamah Gilda, serta Papah Adam, Mamah Vina dan juga Della mereka semua sudah janjian terlebih dahulu sebelum datang kemansionnya Vicktor.


Dan fikir Ayah Jo serta Mamah Gilda karena semenjak Vicktor dan Celyn menikah mereka belum pernah mengunjungi mereka berdua, Ayah Jo beserta yang lainnya juga ingin memberikan sebuah kejutan untuk Celyn dan juga Vicktor namun ternyata ketika sudah sampai dimansionnya Vicktor, bukan Vicktor atau Celyn yang terkejut, melainkan Ayah Jo, Papah Adam dan juga yang lainnya yang terkejut dengan adanya berkas perceraian dari Celyn.


Mamah Vina dia langsung saja menenangkan Papah Adam untuk lebih sabar dan membahasnya dengan kepalan dingin.


Sedangkan Mamah Gilda yang mendengar perkataan dari suaminya dia langsung saja mengusap lembut lengan suaminya untuk mendengarkan terlebih dahulu penjelasan dari Vicktor.


"*Tolong jelaskan dan ceritakan kepada kami Nak, siapa tahu kami sebagai orang tua bisa membantu masalah kalian supaya kalian tidak jadi bercerai*",, kata lembut dari Mamah Gilda kepada Vicktor yang lagi diam bak patung, karena dia masih menahan rasa terkejut dan gemuruh didadanya karena berkas-berkas surat perceraiannya itu.


"*Celyn sudah pergi meninggalkanku dari satu bulan yang lalu Mah*",, kata Vicktor dengan tatapan kosongnya menjawab perkataan dari Mamah Gilda.


"*Kenapa Celyn bisa pergi meninggalkanmu itu pasti ada alasannya, karena anakku Celyn bukan tipe wanita yang suka membangkang jika dia tidak dihargai pendapat dan sebagainya*",, kata Ayah Jo kepada Vicktor dengan sedikit menahan rasa marahnya.


"*Iya Ayah, ini semua salahnya Vicktor, karena Vicktor bilang kepada Celyn untuk tidak mau mempublikasikan pernikahan kami kedepan umum sampai waktu yang tidak Vicktor tentukan*",, jawab Vicktor kepada Ayah Jo, dan langsung membuat Ayah Jo serta papah Adam semakin marah mendengar perkataannya Vicktor.


"*Celyn langsung marah kepada Vicktor, dan dia langsung saja melarikan diri ketika kita baru saja pulang dari mansionnya Ayah Jo kemarin, serta Vicktor sudah mengerahkan semua anak buah Vicktor untuk mencari Celyn kemana saja namun belum ada hasilnya sama sekali Yah*",, sambung perkataannya Vicktor lagi kepada Ayah Jo namun masih didengar semuanya dengan tatapan marah mereka masing-masing.


Walau Dela adik kandungnya Vicktor, namun Della sebagai perempuan sama seperti Celyn, tetap saja tidak suka dengan sikap akan dari Kakaknya Vicktor itu.


Papah Adam yang sangat marah mendengar perkataannya Vicktor dia langsung saja berdiri dan langsung menonjok wajahnya Vicktor sebanyak satu kali dengan sangat kuat sekali dan langsung membuat Vicktor terlentang diatas shofa mahalnya.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2