
Vicktor setelah menelfon semua Keluarganya dan semua sahabatnya, dia lalu melangkahkan kakinya masuk lagi kedalam ruang perawatannya Celyn.
Sebab tadi Vicktor menelfon mereka semua diluar ruangannya Celyn, takut mengganggu Celyn jika menelfonnya didalam.
Vicktor yang sudah masuk itu, dia lalu berdiri didekat ranjangnya Celyn, dan setelahnya dia mengabadikan momen dimana Celyn sedang tidur dengan cara memvideonya dan juga memfotonya untuk kenang-kenangan, begitulah fikirnya Vicktor.
Setelah puas membuat video didalam ruangannya Celyn, dan juga memfoto Celyn yang sedang tertidur itu.
Vicktor langsung saja merangkak naik keatas ranjang pasiennya Celyn lagi untuk tidur bersama Celyn.
Walau waktu masih menunjukkan pukul sepuluh pagi, namun rasanya Vicktor ingin tidur saja, dan matanya juga merasa mengantuk sekali.
Ya wajar saja jika Vicktor merasa seperti itu, karena selama lima bulan belakangan ini, Vicktor tidak bisa tidur dengan sangat nyenyak sekali.
Sebelum memeluk Celyn, Vicktor mengganti suara dering ponselnya dengan bergetar saja, sebab Vicktor sedang tidak ingin diganggu oleh siapapun itu.
Dan Vicktor menaruh ponselnya itu diatas meja samping ranjang pasiennya Celyn.
Setelahnya Vicktor langsung saja mendekap erat tubuhnya Celyn dengan sangat hat-hati sekali.
Celyn yang sedang tertidur pun dia merasa sedikit terganggu karena aktifitasnya Vicktor yang tiba-tiba memeluknya.
"* Daddy?? *",, kata Celyn sambil membuka matanya.
"* Iya Mommy, tidurlah lagi, tolong temani Daddy, karena rasanya Daddy sangat mengantuk sekali hari ini *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memejamkan matanya dengan sambil menempelkan wajahnya ked4danya Celyn untuk menghirup aroma badannya Celyn itu.
Celyn tidak menjawab perkataannya Vicktor, dia hanya tersenyum manis saja dan langsung membalas pelukannya Vicktor kepadanya.
Dan akhirnya mereka berdua tidur bersama dengan saling memeluk satu sama lainnya setelah lima bulan lamanya harus terpisah karena keadaan yang tidak mau diingat-ingat Vicktor lagi.
Dokter Frans yang ingin mengunjungi Celyn, sekalian ada yang ingin disampaikan kepada Vicktor, dia sangat terkejut sekali ketika sudah masuk kedalam kamar perawatannya Celyn melihat Vicktor dan Celyn sedang tertidur nyenyak dengan sambil berpelukan diatas satu ranjang yang sama.
Dokter Frans yang sangat mengerti kondisinya Vicktor, yang sudah cukup lama terpisah dengan sang istri, dia lalu mengurungkan niatnya itu dan Dokter Frans langsung saja kembali keluar dengan menutup pintu ruang perawatannya Celyn dengan sangat hati-hati sekali.
Setelah keluar dari dalam ruang perawatannya Celyn pun, Dokter Frans juga berpesan kepada asisstan Dokter serta suster yang bertugas menjaga Celyn untuk jangan mengganggu Celyn sementara waktu.
Dan mereka semua langsung patuh dengan perkataannya Dokter Frans tersebut.
__ADS_1
Sekitar pukul setengah dua belas siang, satu persatu keluarganya Celyn dan Vicktor sudah pada berdatangan, begitu juga dengan para sahabat.
Mereka semua sudah mencoba menghubungi Vicktor untuk menanyakan dimana letak ruangannya Celyn, namun sama sekali telefon dari mereka tidak ada yang diangkat oleh Vicktor sama sekali.
Mereka semua akhirnya memutuskan bertanya kepada resepsionis rumah sakit dimana letak ruang perawatannya Celyn, dan disinilah mereka semua sudah berada didalam ruang perawatannya Celyn namun tidak ada yang membangunkan Vicktor, sebab mereka semua sangat tahu jika Vicktor pastilah sangat rindu sekali dengan Celyn.
Celyn dia sedikit terganggu ketika mendengar suara baby yang menangis serta suara berisik disekitarnya, dan ketika Celyn membuka matanya dia langsung saja melihat banyak orang didalam ruang perawatannya.
Vicktor pun, juga sedikit terganggu dengan Celyn yang banyak bergerak seperti itu, hingga akhirnya Vicktor membuka matanya dan bertanya kepada Celyn.
"* Mommy sudah bangun sayang, Mommy mau apa?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn, dan belum menyadari jika ada semua keluarga serta sahabatnya sudah berkumpul disitu.
"* Mereka semua siapa Daddy?? *",, tanya Celyn kepada Vicktor sambil menunjuk semua orang yang ada disitu.
Vicktor langsung saja mengalihkan pandangannya kearah yang ditunjuk oleh Celyn.
Dan ketika Vicktor sudah mengalihkan pandangannya dia langsung melihat semua orang sudah pada berkumpul disitu semua.
"* Mereka semua adalah keluarga kita sayang *",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil beranjak turun dari atas ranjang untuk mendekati baby Shane yang sedang digendong oleh Papah Adam.
"* Dan ini dia bernama baby Shane, baby kita sayang yang pertama *",, kata Vicktor lagi kepada Celyn sambil menggendong baby Shane.
Celyn dia sedikit kebingungan dengan tindakannya Mamah Gilda kepadanya.
"* Sayang ini Mamah Gilda, Mamah adalah Mamah kandung kamu, dan mamah yang mengandung kamu dulu *",, kata mamah Gilda memperkenalkan dirinya dihadapannya Celyn.
"* Iya sayang, dia adalah Mamah kamu, dan aku adalah Ayah kamu, Ayah Jo begitulah kamu memanggil Ayah *",, kata Ayah Jo juga kepada Celyn sambil berjalan kearah ranjang, disusul dengan yang lainnya juga.
"* Sedangkan aku adalah Kakak kembar kamu Celyn, namaku Chris adikku yang cantik, kita dulu berada didalam satu rahim yang sama ketika waktu masih berupa embrio *",, kata Chris memperkenalkan dirinya kepadanya Celyn sambil sedikit bercanda, sehingga membuat yang lainnya pada tertawa kecil.
"* Sedangkan kami adalah mertua kamu Celyn, saya Papah Adam, dan saya adalah Mamah Vina Celyn *",, kata Mamah Vina dan Papah Adam ikut-ikutan juga sambil tersenyum manis kepada Celyn.
"* Terus mereka semua siapa?? *",, tanya Celyn kepada semua orang sambil menunjuk kesemua sahabat-sahabatnya.
Vicktor langsung saja tersenyum kepada Celyn ketika mendengar perkataannya Celyn.
Mereka semua langsung saja memperkenalkan diri mereka satu persatu lagi dihadapannya Celyn.
__ADS_1
Hingga membuat Celyn langsung saja sedikit pusing, bukan pusing karena teringat masa lalunya, tapi pusing mengingat nama-nama orang-orang yang ada disitu.
"* Kamu kenapa sayang, ko memegangi kepala lagi?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn dan dianggukin oleh semua orang perkataannya Vicktor.
"* Mommy cuma pusing Daddy, pusing memikirkan nama-nama mereka semua, banyak sekali yang harus Mommy hafalkan *",, jawab Celyn kepada Vicktor, membuat semua orang langsung saja tersenyum lucu ketika mendengarnya.
"* Bolehkan aku bertanya kepada kalian semua?? *",, tanya Celyn kepada semua sahabatnya.
"* Tentu saja boleh Celyn *",, jawab Ocil kepada Celyn dan dianggukin oleh semua sahabat yang lainnya sambil tersenyum manis sekali.
"* Kalian semua ko bisa hamil bersamaan seperti ini, apa sebelumnya kalian hamilnya sudah janjian, atau memang kalian melakukannya secara bersama-sama didalam satu ruangan yang sama?? *",, tanya Celyn dengan nada polosnya malahan seperti anak kecil.
Pertanyaan aneh Celyn membuat semua orang langsung saja pada saling pandang.
Dan setelahnya mereka semua langsung saja pada tertawa bersama-sama dengan perasaan lega dan bahagia mereka.
Sungguh hari itu mereka semua sangat senang sekali bisa melihat Celyn sadar dari komanya, walau harus mengulang dari nol lagi untuk membantu Celyn mengingat semua kenangannya bersama mereka.
Tapi mereka tetap bersyukur dan senang, bisa berkumpul lagi dengan Celyn, yang sudah menjadi sahabat mereka cukup lama, menjadi adik bagi Chris, menjadi anak bagi kedua orang tuanya, dan mertuanya, serta menjadi istri bagi Vicktor, suami yang sangat menyayanginya itu.
...ππππππππππππ...
Jangan lupa mampir diDenzel sama Tevy lho readerπ
Kalau tidak mau mampir, author akan Up banyak diDenzel biar kalian semua pada penasaranππ
Dan ini Celyn, masih tua tidak menurut kalianππ
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
__ADS_1
...***TBC***...