Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 116


__ADS_3

Rexley dengan percaya dirinya dia mengatakan perkataan yang belum pernah dia katakan sebelumnya kepada Neni kepada Ayah Delano.


Bahkan matanya Neni seakan ingin lepas saja dari tempatnya ketika mendengar perkataannya Rexley kepada Ayahnya itu.


Tuan Delano sendiri, dia sangat terkejut sekali sampai speechles tidak bisa berkata apa-apa kepada Rexley, ketika mendengar perkataannya Rexley.


Sebab tidak ada mendung malahan panas cuacananya, tiba-tiba dia mendapatkan serangan petir disiang bolong, begitulah sekiranya yang dirasakan oleh Ayah Delano ketika mendengar perkataannya Rexley tadi.


"*Bagaimana Tuan Delano, apakah anda menerima lamaran saya untuk puteri anda ini??*",, kata Rexley lagi dan langsung menyadarkan keterkejutan dari Ayah Delano.


"*Ehem, bisa ceritakan dahulu kepada saya, bagaimana anda bisa mengenal puteri saya Nak Rexley, serta tiba-tiba mengajaknya untuk menikah*",, kata Ayah Delano kepada Rexley.


"*Baiklah akan saya ceritakan Tuan*",, jawab Rexley dengan sangat tenang sekali.


Sangat pas julukan untuk Rexley sang casanova yang tidak ada sikap malu kepada calon mertua, seperti sudah berpengalaman saja.


"*Kita bertemu dirumah teman saya Vicktor, yang istrinya bernama Celyn, pasti anda mengenalnya bukan??*",, kata Rexley kepada Ayah Delano.


Ayah Delano langsung saja mengangguk kepada Rexley.


"*Dari situ dari pertama melihatnya, saya sudah jatuh hati kepada puteri anda Tuan Delano, dan hanya dia perempuan yang bisa mencuri hati saya, dan disini saya ingin mengambil hati saya lagi darinya*",, jawab Rexley kepada Ayah Delano, dengan nada yang sangat santai dan tenang sekali.


Bahkan Ayah Delano dia sangat menyukai sikap tenang dan santainya Rexley.


"*Siapa nama lengkap kamu Nak Rexley??*",, tanya Ayah Delano kepada Rexley, karena siapa tahu Marga yang ada dibelakang namanya Rexley Ayah Delano mengenalnya.


"*Nama lengkap saya Rexley Benjamin Gladwin, saya seorang CEO diPerusahaan Papah saya yang bernama Rikkard Corp., saya mempunyai perusahaan parfum sendiri diPranciss bernama King Rexley dan juga pemilik sirkuit pribadi yang ada dikota xxx*",, jawab lengkap oleh Rexley kepada Ayah Delano.


Sungguh kurang ajar dan seperti sombong memang karena belum ditanya Rexley sudah menjawab dengan jujur kepada Ayah Delano.


Sebab fikir Rexley, pasti Ayah Delano akan menanyakan tentang pekerjaannya juga.


Dan daripada terlalu panjang percakapannya, Rexley langsung saja menyingkatnya menjadi satu, dengan cara menjawab secara detail siapa dirinya.

__ADS_1


Ayah Delano sampai heran dengan Rexley, dan Ayah Delano sampai bingung untuk menilai Rexley.


"*Apakah kurang jelas Tuan Delano saya menjawab pertanyaannya anda??*",, tanya balik Rexley kepada Ayah Delano.


"*Terlalu jelas, bahkan terkesan sombong*",, jawab Neni kepada Rexley dengan nada jutek seperti biasanya.


"*Itu semua akan menjadi milik kamu, jika kamu mau menerimaku menjadi suami kamu sayang*",, jawab Rexley kepada Neni dengan nada menjengkelkan bagi Neni.


"*Cukup jelas sekali Nak Rexley, dan sepertinya anda bukan orang sembarangan yah??*",, kata Ayah Delano dengan bercanda sambil menyindir Rexley.


Dan langsung mengalihkan perhatiannya Rexley kepada Ayah Delano.


Rexley yang disindir bukannya marah, dia langsung saja membalas perkataannya Ayah Delano dengan perkataan yang membuat Ayah Delano langsung diam seketika.


"*Jika saya bukan orang sembarangan, terus sebenarnya saya orang yang seperti apa Tuan Delano, bisa jelaskan kepada saya apa maksud dari perkataannya anda tadi Tuan??*",, kata Rexley kepada Ayah Delano dengan santai.


Dan Ayah Delano dia tidak mampu menjawab perkataannya Rexley.


"*Sudah intinya saya disini, ingin melamar anak anda yang unik ini, apakah anda menerima lamaran dari saya untuk anak anda Tuan Delano*",, kata Rexley lagi kepada Ayah Delano, ketika Ayah Delano hanya diam saja.


"*Bisa jelaskan kepadaku kenapa kamu menolakku sayang??*",, kata Rexley dengan sedikit sedih ketika Neni menolaknya lagi.


"*Ya.... karenaaaa.........., sudah pokoknya saya tidak mau dengan kamu*",, jawab Neni yang bingung menjawab perkataannya Rexley kepadanya.


"*Kamu sudah mendengar sendiri Nak Rexley, apa jawaban dari puteri saya Neni*",, kata Ayah Delano kepada Rexley.


"*Ok, fine, terimakasih, memang dari awal hanya aku saja yang mencintaimu, baiklah mulai sekarang dan detik ini aku tidak akan mengganggumu lagi, serta kamu bebas memilih laki-laki lain selain diriku, begitu juga aku yang bebas ingin mencari pengganti kamu*",, kata Rexley kepada Neni dengan nada dingin dan tenang.


"*Berarti kamu bukan jodoh aku Neni, selamat siang*",, sambung lagi perkataannya Rexley kepada Neni dan juga Ayah Delano.


Setelah berkata seperti itu, Rexley langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Neni dan juga Ayah Delano.


Entah kenapa Neni sangat sedih sekali ketika mendengar perkataannya Rexley yang ingin mencari wanita lain selain dirinya.

__ADS_1


Dan Ayah Delano dia sampai bingung mencerna kedatangannya Rexley secara tiba-tiba dikantornya, sambil melamar dan mengucapkan perkataan yang sangat tenang seperti itu tadi.


Jadi yang bisa Ayah Delano lakukan hanya diam saja sambil berfikir ketika Rexley sudah pergi dari ruangannya.


Sedangkan Neni setelah mendengar perkataannya Rexley yang tidak akan mengganggunya lagi, dia menjadi tidak tenang dan malah kefikiran dengan Rexley.


Rexley sendiri yang sudah keluar dari dalam toko roti Ayahnya Neni dia yang sudah duduk didalam mobilnya langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali, bak orang gila.


Karena dia bisa memainkan aktingnya dengan sangat baik sekali.


Untuk sementara waktu Rexley tidak akan mengganggu Neni, hingga Neni datang menemuinya sendiri.


Karena sang casanova seperti Rexley, sudah sangat hafal sifat seorang wanita seperti Neni, jika dikejar dia akan menjauh, dan jika dijauhi dia akan mendekat.


Dan itu adalah trik yang digunakan oleh Rexley sekarang kepada Neni.


"*Mari kita lihat saja, sampai berapa lama kamu bisa menghindar dariku Neni*",, kata Rexley sambil melihat toko rotinya Neni.


"*Karena aku tidak akan membiarkan laki-laki lain memilikimu*",, kata Rexley lagi sambil masih berbicara sendiri.


Sangat pintar sekali Rexley, dan kata-kata yang diucapkan Rexley kepada Neni tadi sangat tenang, tapi sangat menusuk sekali dihatinya Neni.


Setelah berkata seperti itu, Rexley langsung saja menyalakan mobilnya dan segera kembali keapartemennya, karena dia sudah sangat pusing untuk mengerjakan lagi berkas-berkas yang segera membutuhkan tanda tangannya itu.


Rexley mengandarai mobil dia sambil bersiul senang, karena sebentar lagi Neni akan datang menemuinya, karena Rexley bisa merasakan jika Neni juga tertarik dengannya namun dia gengsi saja untuk mengakuinya.


Rexley sudah berjanji kepada dirinya sendiri, jika Neni datang menemuinya, dia tidak akan melepaskan Neni lagi dan Rexley juga akan memberikan sedikit hukuman yang menyenangkan kepada Neni, karena sudah berani menolaknya tadi.


"*let's play Neni, yuhuu*",, kata Rexley sambil menyalakan musik yang ada didalam mobilnya.


Sambil mengandarai mobil, dia sudah membayangkan kemenangannya didepan mata dan Rexley sangat senang akan hal itu.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2