
Papah Adam ketika sudah mendapat telefon dari Pak Hu dia langsung saja meninggalkan pekerjaannya dan langsung meluncur kelokasi kejadian kecelakaannya Vicktor.
Sedangkan dimansionnya Vicktor, Pak Hu yang baru saja selesai menelfon Papah Adam, dia langsung saja menelfon keluarganya Celyn, yaitu Ayah Jo dan juga Chris.
Dan Celyn saat ini dia sedang ditangani oleh para asisstan rumah tangganya Vicktor supaya cepat sadar dari pingsannya.
Ayah Jo yang kebetulan sedang survei kerestorannya yang saat ini sedang dipegang kendalinya oleh Chris, tiba-tiba mendapat telefon dari mansionnya Vicktor.
Ayah Jo dia langsung saja mengangkatnya tanpa berfikir panjang lagi.
"*Halo*",, kata Ayah Jo ketika dia mengangkat sambungan telefon dari Pak Hu.
"*Halo Tuan Jo, saya ingin memberitahukan kepada anda, jika Tuan Vicktor saat ini sedang mengalami kecelakaan, dan Nyonya Celyn juga saat ini dia sedang pingsan*",, kata Pak Hu dengan segera kepada Ayah Jo.
Ayah Jo yang mendengar kabar itu dia sangat terkejut sekali, hingga membuat dia langsung saja berdiri dari duduknya dengan sambil berteriak cukup keras sekali.
Chris sendiri yang duduk didepannya Ayah Jo dia juga menjadi terkejut ketika Ayahnya tiba-tiba seperti itu.
Pak Hu juga langsung saja menyebutkan jalan tempat kecelakaannya Vicktor ketika Ayah Jo bertanya Vicktor ada dimana sekarang.
Chris yang mendengar sendiri tapi tidak terlalu faham dia menjadi ikut khawatir juga, apalagi ekspresi dari Ayah Jo serta suaranya menunjukkan jika ada yang tidak beres.
"*Terimakasih Pak Hu atas informasinya*",, kata Ayah Jo kepada Pak Hu dan Ayah Jo langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu.
Chris yang melihat Ayahnya sudah selesai menelfon, dia lalu dengan segera bertanya kepada Ayah Jo.
"*Ayah ada apa??*",, tanya Chris kepada Ayah Jo.
"*Vicktor kecelakaan, dan saat ini adik kamu sedang pingsan*",, jawab Ayah Jo dengan segera kepada Chris.
Dan Chris pun dia juga sama terkejutnya seperti Ayah Jo tadi.
"*Ayo kita segera melihat Celyn Ayah, aku sangat khawatir dengannya*",, kata Chris kepada Ayah Jo.
"*Begini saja, kamu sekarang jemput Mamah kamu dan ajak dia kemansionnya Celyn, sedangkan Ayah akan kerumah sakit tempat Vicktor mendapatkan penanganan*",, kata Ayah Jo kepada Chris.
Dan Chris langsung saja setuju dengan perkataannya Ayah Jo.
__ADS_1
Dengan segera Ayah Jo dan juga Chris berlalu dari dalam kantor, untuk segera menuju ketempatnya Celyn dan juga Vicktor.
Ayah Jo dan Chris mereka berdua langsung saja berpencar ketika sudah mengendarai mobilnya untuk menuju ketempat yang mereka tuju.
Ayah Jo dia segera menuju kerumah sakit yang sudah diberitahukan oleh Pak Hu tadi.
Sedangkan Chris dia harus pulang terlebih dahulu untuk menjemput Mamah Gilda, setelahnya dia lalu mengajak Mamah Gilda untuk kemansionnya Celyn.
Dimansionnya Vicktor, Celyn yang sudah menunjukkan pergerakan inging siuman, membuat para asisstan rumah tangganya pada senang melihatnya begitu juga dengan Pak Hu.
"*Vicktooooorr!!!*'',, teriak Celyn dengan tiba-tiba ketika dia sudah siuman dari pingsannya.
"*Tenang Nyonya, Tuan Vicktor saat ini sudah mendapatkan pertolongan dari Dokter*",, kata Pak Hu yang daritadi ada disampingnya Celyn.
"*Tidak mau, antarkan saya sekarang juga untuk melihat Vicktor suamiku!!*",, kata Celyn kepada Pak Hu sambil menangis dan sambil berteriak dengan cukup kencang sekali.
"*Nyonya tenangkan diri Nyonya, ingat didalam perut Nyonya ada tiga baby*",, kata Pak Hu mencoba menenangkan Celyn yang berteriak histeris itu.
"*Nyonya tenang Nyonya, tarik nafas panjang dan keluarkan perlahan-lahan Nyonya*",, kata salah satu asisstan rumah tangga yang berani membantu Pak Hu menenangkan Celyn.
Celyn dia lalu menarik nafas dengan panjang sekali dan mengeluarkannya secara perlahan-lahan.
"*Jangan Nyonya, saya mohon jangan*",, kata Pak Hu sambil mencoba mencegah Celyn yang sudah hampir melanglahkan kakinya ingin pergi.
"*Tidak mau pokoknya saya harus segera kesana*",, kata Celyn sambil menangis dengan terduduk.
Pak Hu sangat sedih sekali melihat keadaannya Celyn yang seperti itu, dia juga sudah menganggap Celyn sebagai anaknya sendiri sama seperti Vicktor.
Ketika Celyn yang sedang menangis tersedu-sedu seperti itu, datanglah Mamah Vina yang langsung memeluk Celyn dengan air mata yang sama bercucurannya.
Papah Adam tadi setelah ditelefon oleh Pak Hu dia langsung saja menelfon Mamah Vina dan juga Dela jika Vicktor mengalami kecelakaan.
Dela yang sedang meeting diluar dia tidak bisa segera datang kemansionnya Vicktor, sedangkan Mamah Vina yang berada dirumah dia langsung saja menuju kemansionnya Vicktor yang katanya Celyn sedang pingsan.
Karena Mamah Vina juga sangat khawatir sekali dengan keadaannya Celyn yang sedang hamil besar seperti itu.
"*Mamah, Vicktor Mah*",, kata Celyn kepada Mamah Vina dengan suaranya yang menangis dengan tersedu-sedu.
__ADS_1
"*Tenang Celyn, Papah Adam dia sudah mengecek kondisinya Vicktor, kita tunggu saja kabar dari Papah*",, kata Mamah Vina menenangkan Celyn.
Dan tiba-tiba Celyn pingsan lagi didalam pelukannya Mamah Vina, karena dia begitu emosional sekali perasaannya.
Mamah Vina sangat terkejut sekali, ketika Celyn jatuh terlunglai seperti itu.
Mamah Vina, Pak Hu dan para asisstan rumah tangga yang lainnya mereka langsung saja menggendong Celyn menuju keatas shofa lagi.
Mamah Vina meminta minyak kepada para asisstan untuk mencoba membangunkan Celyn.
Dan ketika Mamah Vina sedang berusaha menyadarkan Celyn dari pingsannya, tiba-tiba mereka semua mendengar langkah kaki berlari menuju keruang keluarga.
Ketika mereka semua mengalihkan pandangan mereka termasuk Mamah Vina kearah pintu ruang keluarga, mereka semua melihat Mamah Gilda dan Chris yang masuk kedalam ruang keluarga dengan keadaan yang sama kacaunya.
Mamah Gilda yang mendengar kabar dari Chris dia juga langsung saja menjadi khawatir dengan keadannya Vicktor dan juga Celyn. Apalagi Celyn sedang hamil seperti itu.
"*Jeng Vina, bagaimana keadaannya Celyn??*",, tanya Mamah Gilda kepada Mamah Vina sambil mengecek kondisinya Celyn.
"*Biar Celyn saya gendong Mah kedalam kamar supaya dia lebih nyaman, kasihan dia disini*",, kata Chris menyela pembicaraan dari Mamah Gilda dan Mamah Vina.
Mamah Vina dan Mamah Gilda mereka semua langsung saja mengangguk dan membiarkan Chris menggendong Cleyn menuju kedalam kamarnya.
Sedangkan Mamah Vina dan Mamah Gilda mereka langsung saja mengikuti dibelakangnya Chris.
Chris yang sudah sampai didalam kamarnya Celyn, dia lalu menurunkan Celyn diatas ranjang dengan sangat perlahan-lahan sekali.
"*Celyn tadi sudah sadar Jeng, namun dia pingsan lagi karena saking sedihnya*",, kata Mamah Vina kepada Mamah Gilda ketika Celyn sudah berada diatas ranjang.
Chris sendiri dia sedang sibuk menyadarkan Celyn dengan melakukan perbagai cara.
Begitu juga dengan Mamah Gilda dan Mamah Vina mereka berdua juga ikut-ikutan membantu Chris untuk menyadarkan Celyn yang belum juga siuman dari pingsannya.
Mamah Vina juga tadi dia sudah menyuruh Pak Hu untuk menelfon Dokter keluarga mereka untuk segera datang memeriksa Celyn.
Namun Pak Hu bukannya menelfon Dokter Keluarga Reagan, dia malah menelfon Diego, karena hanya nama Diego yang ada diotaknya Pak Hu ketika Mamah Vina menyuruhnya untuk menelfon Dokter.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...