Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 188


__ADS_3

Malam harinya ketika waktu baru saja menunjukkan pukul tujuh malam, Diego dan Rexley mereka baru saja sampai dikediamannya Vicktor.


Sedangkan Chris dia sudah pulang sejak jam enam sore tadi menggunakan salah satu mobilnya Vicktor, sebab mobilnya sendiri sudah dibawa pulang oleh Ayahnya tadi.


Vicktor yang sedang memonton televisi diruang keluarga pun, dia sedikit terkejut ketika Pak Hu melapor kepadanya jika Diego dan Rexley baru saja datang.


Vicktor langsung saja menyuruh Pak Hu untuk mengajak Diego dan Rexley masuk kedalam mansionnya.


"*Wiiiiih ada Daddy baru yang sedang menyantai ini*",, goda Rexley ketika dia baru saja masuk keruang keluarganya Vicktor dan melihat Vicktor sedang bersantai sambil menonton televisi dan menikmati teh hangatnya.


Vicktor hanya diam saja tidak menanggapi godaannya Rexley tadi.


Sedangkan Rexley dan Diego mereka langsung saja duduk dishofa yang ada disitu.


"*Sekarang aku hampir sering kemansion kamu ya Vicktor, padahal sebelum kamu menikah dulu, aku berkunjung kemansion kamu saja bisa dihitung pakai jari*",, kata Diego kepada Vicktor ketika dia sudah duduk dishofa yang ada disitu.


Vicktor tertawa kecil saja ketika mendengar perkataannya Diego tadi.


Sebab memang benar apa yang dikatakan oleh Diego, jika dulu sebelum menikah Vicktor jarang dirumah dan jarang juga banyak orang berkunjung kerumahnya jika bukan urusan bisnis saja.


"*Oh ya, Celynnya mana nih Vicktor??*",, tanya Rexley kepada Vicktor.


"*Kamu kesini mau mencariku atau Celyn istriku??*",, kata Vicktor kepada Rexley.


"*Cemburuan sekali sih kamu Vicktor, ya tentu saja mencari kamulah, tapi aku juga ada perlu dengan Celyn*",, jawab Rexley kepada Vicktor.


"*Ada perlu apa kamu dengan istriku??*",, tanya tegas dari Vicktor kepada Rexley.


"*Galak sekali sih, biasa ini tentang Neni*",, kata Rexley kepada Vicktor sambil menaikkan sebelah alisnya keatas satu.


"*Dia sedang menyusui sikembar didalam kamar*",, jawab Vicktor akhirnya kepada Rexley.


"*Eeeeeh mau kemana kamu??!!*",, kata Vicktor dengan segera sambil menarik tangannya Rexley ketika Rexley tiba-tiba berdiri dari duduknya.


"*Ya mau menemui Celynlah*",, jawab Rexley kepada Vicktor seperti tanpa dosa saja.


"*Enak saja, duduk!!!*",, kata Vicktor dengan nada tegas dan galaknya kepada Rexley.


"*Iya-iya*",, jawab Rexley kepada Vicktor sambil sedikit cemberut.


"*Nanti Celyn jika sudah selesai dia juga akan kesini*",, kata Vicktor kepada Rexley ketika Rexley sudah duduk kembali ketempatnya semula.


Sedangkan Diego yang melihat tingkah dari sahabatnya itu, dia hanya menggelengkan kepalanya sambil tertawa kecil.

__ADS_1


"*Cocok sekali berpasangan dengan Neni*",, gerutu Diego untuk Rexley.


"*Syirik saja lo*",, kata Rexley kepada Diego ketika dia mendengar gerutuannya Diego tadi.


"*Oh ya Vicktor, bagaimana perkembangan dari ketiga anak kamu itu*",, tanya Diego kepada Vicktor, dan tidak memperdulikan perkataannya Rexley tadi.


"*Tidak tahu, lagipula Dokternya akan kesini besok*",, jawab Vicktor kepada Diego.


"*Oh ya, kamu kan Dokter spesialis anak, kenapa tidak kamu saja yang menangani anak-anakku saja Diego??*",, kata Vicktor kepada Diego.


"*Bisa, tapi kamu harus membicarakannya dulu kepada Dokter yang bersangkutan Vicktor, karena sesama Dokter tidak boleh saling merebut pekerjaan atau menikung dari belakang, sebab kami sudah disumpah untuk saling membantu dan tidak boleh saling bersaing dalam menangani pasien*",, kata Diego kepada Vicktor. (maaf jika salah kalimatnya, ini murni mengarangnya author sendiri menyesuaikan kalimat sebelumnya).


"*Iya, besok kamu datang saja kesini jam sembilan pagi, karena Dokternya akan datang disekitar jam segitu*",, kata Vicktor kepada Diego.


"*Baik, tapi ada syaratnya jika kamu memperkerjakanku Vicktor*",, kata Diego lagi kepada Vicktor.


"*Ada syarat segala, memangnya apa syaratnya??*",, tanya Vicktor kepada Diego.


"*Aku datangnya tidak bisa tepat waktu, bisa pagi, bisa siang, bisa sore, bisa juga malam*",, jawab Diego kepada Vicktor.


"*Sebab kamu memintaku dikeadaanku sedang lagi banyak menangani pasien Vicktor*",, sambung lagi perkataannya Diego kepada Vicktor.


"*Iya sudah, tapi kamu juga harus datangnya setiap hari, bagaimana??*",, kata Vicktor lagi kepada Diego.


"*Huuu, dasar!!!*",, kata Vicktor sambil melempari Diego menggunakan keripik yang sedang dimakannya.


Diego langsung saja tertawa ketika dilempari keripik oleh Vicktor tadi.


Sedangkan Rexley dia hanya diam saja daritadi sambil mendengarkan perbincangan dari kedua sahabatnya itu.


Dan tiba-tiba pandangan mereka bertiga teralihkan oleh kedatangannya Celyn yang ingin duduk bergabung dengan Vicktor diruang keluarga.


Rexley yang melihat Celyn dia langsung saja berjalan menghampiri Celyn dengan sangat semangat sekali, membuat Celyn menjadi sangat terkejut sekali.


"*Eeehh, eeehh*",, kata Celyn ketika Rexley tiba-tiba menggandeng tangannya untuk segera duduk dishofa yang ada disitu.


"*Rexley lepasin tidak tangan kamu itu, Rexleeeey!!!!*",, kata Vicktor dengan sangat tegas sekali kepada Rexley, ketika Rexley sangat antusias sekali melihat Celyn.


"*Huuuh!!!!*",,, kata Rexley kepada Vicktor dengan nada juteknya sambil melepaskan pegangan tangannya dari tangannya Celyn.


Dan Celyn langsung saja duduk disebelahnya Vicktor.


"*Sejak kapan kalian datang Rexley, Diego??*",, tanya Celyn kepada Rexley dan juga Diego.

__ADS_1


"*Cukup lumayan*",, jawab Diego kepada Celyn sambil tersenyum simpul.


"*Daritadi!!, dan kamu yang lama sekali keluar dari dalam kamarnya*",, jawab Rexley kepada Celyn dengan wajah yang marah dibuat-buat.


Membuat Celyn langsung saja meminta maaf sambil tertawa lucu saja melihat wajahnya Rexley yang seperti itu.


"*Celyn, a......*",, perkataannya Rexley langsung terpotong oleh perkataannya Vicktor.


"*Oh ya sayang, besok yang akan menjadi Dokter pribadinya sikembar adalah Diego sayang*",, kata Vicktor memotong perkataannya Rexley tadi.


Dan Rexley langsung saja menunjukkan wajah marahnya kepada Vicktor.


Sedangkan Vicktor dia memang sengaja mengerjai Rexley.


"*Waah bagus dong, malah lebih enak jika sudah kenal dengan Dokternya sikembar*",, jawab Celyn dengan sangat senang sekali kepada Vicktor dan juga Diego.


"*Woi kapan aku bisa berbicaranya ini*",, kata Rexley kepada ketiga orang yang duduk dihadapannya itu.


"*Bagaimana kalau ijinkan aku melihat ketiga anak kalian itu Vicktor, supaya aku bisa mengerti apa yang sedang terjadi dengan ketiga baby kalian*",, kata Diego kepada Vicktor dan juga Celyn, tanpa memperdulikan perkataannya Rexley tadi.


"*Boleh-boleh, ayo aku antar*",, jawab Vicktor kepada Diego, membuat Rexley langsung saja tersenyum senang, karena Rexley mengira jika Celyn akan menemaninya disitu.


"*Ayo sayang, kamu ikut juga, takut jika nanti sikembar menangis didalam*",, ajak Vicktor kepada Celyn juga.


"*Eh iya Daddy*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil berdiri disampingnya Vicktor.


Dan mereka bertiga lalu beranjak berdiri dari tempat duduk mereka untuk berjalan menuju kedalam kamarnya baby Shane, baby Bastein dan juga baby Fey.


Meninggalkan Rexley sendirian diruang tamunya Vicktor yang sedang menggerutu tidak jelas sekali karena sedang dikerjai oleh Vicktor, Celyn dan juga Diego.


Vicktor dan juga Diego sengaja mengerjai Rexley sebentar, karena mereka jenuh hanya Neni dan Neni yang selalu Rexley bahas.


Alhasil Vicktor dan Diego berpura-pura tidak memperdulikan Rexley yang sedang uring-uringan ketika tidak diperdulikan seperti itu.


"*Itu Rexley bagaimana Daddy??*",, kata Celyn kepada Vicktor.


"*Sudah biarkan saja dia disana*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tertawa kecil.


Begitu juga dengan Diego, dia juga tertawa mendengar perkataannya Vicktor tadi.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2