
Malam harinya sekitar jam tujuh dan Vicktor sama Celyn sedang pada melaksanakan makan malam diruang keluarga.
Rexley dan Diego mereka berdua sudah sampai dimansionnya Vicktor.
Pak Hulah yang mengantarkan Rexley dan juga Diego masuk kedalam ruang makan.
Celyn dan juga Vicktor mereka berdua langsung saja menawari Rexley dan Diego untuk makan malam bersama mereka, namun Rexley dan Diego mereka tidak mau.
"Aku belum terlalu lapar Vickt, kita kedalam bar dulu ya*",, kata Diego kepada Vicktor, dan dianggukin oleh Rexley.
"*Iya*",, jawab singkat Vicktor kepada Diego.
Diego dan Rexley mereka berdua lalu beranjak pergi dari ruang makan menuju bar pribadi miliknya Vicktor yang ada didalam mansion.
Diego dan juga Rexley sudah tahu dimana letak bar miliknya Vicktor berada, karena mereka dulu sering menghabiskan waktu bersama mereka dibar tersebut.
"*Kamu tidak pernah bercerita kepadaku jika didalam mansion ini ada bar mininya??*",, kata Celyn kepada Vicktor ketika sudah cuma berdua saja.
"*Maaf aku lupa sayang, nanti kapan-kapan aku tunjukkan tempatnya kepadamu ya*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum dan juga sambil memegang tangannya Celyn yang ada didatas meja.
Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor, dan mereka lalu melanjutkan makan malamnya lagi.
Ketika Celyn dan Vicktor sudah pada selesai makan malam, Vicktor ingin mengantar Celyn masuk kedalam kamar, namun Celyn tidak mau, katanya dia ingin diruang keluarga sebentar.
"*Benar sayang, kamu ingin disini dan tidak didalam kamar saja??*",, kata Vicktor kepada Celyn.
"*Iya benar, sudah sana temui kedua teman kamu*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum.
Vicktor sebelum pergi meninggalkan Celyn menuju kebar mini yang ada dirumahnya, dia tidak lupa mengecup singkat dahinya Celyn dengan mesra.
Dan Celyn dia lalu menyalakan televisi ketika Vicktor sudah berlalu menuju kedalam bar mini miliknya itu.
Ketika Vicktor sudah sampai dibar mini miliknya, Vicktor melihat kedua sahabatnya itu sedang pada asik minum wine koleksinya yang ada dirak bar disitu.
"*Sudah selesai bro??*",, kata Rexley kepada Vicktor.
"*Sudah tumben kamu mengajak ketemuan begini, bisanya jika kamu diajak ketemuan kamu yang sangat sulit sendiri dibandingkan kita??*",, tanya Vicktor kepada Rexley sambil duduk dikursi kosong didekat Rexley dan Diego.
"*Dia sedang jatuh cinta Vickt, lihat saja wajah dia bersinar melebihi sinarnya rembulan diatas sana*",, goda Diego kepada Rexley.
__ADS_1
"*Waaah really, seru pasti nih ceritanya*",, jawab Vicktor kepada Diego sambil menerima segelas wine yang diambilkan oleh Diego tadi.
Rexley dia hanya tertawa saja mendengar godaan dari para sahabatnya itu.
"*Siapa wanita yang beruntung itu Rex??*",, kata Vicktor lagi kepada Rexley sambil meminum winenya.
"*Iya siapa lagi kalau bukan siNeni*",, bukan Rexley yang menjawab perkataannya Vicktor, melainkan Diego.
Karena tadi sambil menunggu Vicktor datang, Rexley sudah sedikit menceritakan kepada Diego jika dia sedang jatuh cinta kepada Neni.
Vicktor sangat terkejut dan tidak menyangka jika sianeh sahabatnya Celyn yang bernama Neni bisa meluluhkan hatinya Rexley yang casanova itu.
Vicktor tersenyum senang kepada Rexley ketika mendengar perkataannya Diego, sambil mengajaknya cheers bersama-sama dengan Diego juga.
"*Dia wanita yang unik yang belum pernah aku temui kawan, itu yang membuat aku tergila-gila kepadanya*",, kata Rexley kepada Vicktor dan Diego.
"*Apakah kamu sudah menakhlukkannya diatas ranjangmu??*",, goda Diego lagi kepada Rexley.
Rexley hanya menjawab dengan alis yang diangkat sambil juga tersenyum miring dengan sambil meminum winenya itu.
Vicktor dan Diego mereka langsung saja tertawa melihat aksi dari sahabatnya yang bernama Rexley itu.
"*Salah siapa dia meruntuhkan imanku yang sudah aku tahan-tahan ketika berdekatan dengannya*",, jawab Rexley kepada Diego sambil tertawa senang sekali mengingat dia bisa membuat Neni menghabiskan waktunya diatas ranjangnya.
"*Hebat kamu bro, tapi bukannya kamu ingin menikahnya nanti ya sekitar umur empat puluh tahun, terus kalau siNeni hamil bagaimana, apakah kamu mau bertanggung jawab??*",, kata Vicktor kepada Rexley.
Karena bagaimanapun juga Neni sahabat dari istrinya, jika Neni sedih, Celyn pasti sebagai sahabatnya juga ikutan sedih, dan itu yang tidak mau Vicktor lihat dari wajahnya Celyn.
"*Tenang saja bro, aku akan segera menikahinya akhir-akhir ini, dan aku juga sudah mengatakan kepada kedua orang tuaku jika aku ingin segera menikah*",, jawab Rexley kepada Vicktor dan masih didengar oleh Diego.
"*Lagi pula aku tidak mengeluarkannya didalam*",, sambung lagi perkataannya Rexley kepada Vicktor sambil tertawa dengan keras sekali.
Diego yang lagi meminum winenya dia yang terkejut mendengar perkataannya Rexley langsung saja reflek menyemburkan wine yang diminumnya kewajahnya Rexley.
"*Si4l4n kamu Go*",, kata Rexley sambil mengusap wajahnya yang basah itu.
Sedangkan Vicktor dia hanya membuka mulutnya dan melototkan matanya ketika mendengar perkataannya Rexley tadi.
"*Kamu serius Rex??*",, tanya Vicktor kepada Rexley.
__ADS_1
"*Iya aku sangat serius, karena rasanya aku benar-benar tidak mau kehilangan Neni dari hidupku, dan aku tidak rela jika dia dimiliki oleh pria lain selain aku*",, jawab Rexley dengan mantap kepada Vicktor.
"*Selamat bro, aku dukung kamu jika itu yang terbaik untukmu*",, kata Vicktor kepada Rexley sambil berjabat tangan ala laki-laki.
"*Terimakasih Vickt*",, jawab Rexley kepada Vicktor sambil membalas jabat tangannya Vicktor dengan senyum yang mengembang sempurna.
"*Selamat Rex, tidak aku sangka laki-laki sepertimu ingin menikah juga dan berkomitmen dengan perempuan*",, kata Diego juga sambil mengucapkan selamat kepada Rexley.
"*Aku bilangnya mau menikah diusia empat puluh tahu, bukan bilangnya aku tidak mau menikah, dasar Dokter be90*",, jawab Rexley kepada Diego dengan sedikit sebal, namun Diego tidak marah dikatakan be90 oleh Rexley, dia malah tertawa keras sekali bisa membuat Rexley kesal dengan perkataannya.
"*Oh ya Vickt, aku belum mengetahui cerita kamu bagaimana bisa menakhlukkan hatinya Celyn, yang aku lihat sifatnya Celyn sebelas dua belas dari Neni deh, tapi lebih parah Neni*",, kata Rexley kepada Vicktor.
Vicktor tersenyum dan tertawa kecil sebelum bercerita kepada Rexley dan juga Diego.
"*Aku malah lebih parah dari kamu Rex*",, kata Vicktor kepada Rexley sambil tertawa kecil, karena mengingat kebodohannya dulu ketika menakhlukkan Celyn.
"*Maksud kamu apa sih Vick??*",, kata Diego kepada Vicktor dengan wajah bingungnya.
"*Apakah kamu ingat Go, ketika aku memanggilmu untuk mengobati Celyn dulu itu*",, kata Vicktor kepada Diego.
"*Iya aku ingat sekali*",, jawab Diego kepada Vicktor.
"*Terus apa hubungannya dengan itu, apakah karena kamu menyelamatkan siCelyn yang mau bunuh diri, terus dia menerima cinta kamu atau bagaimana??*",, kata Diego lagi kepada Vicktor.
Sedangkan Rexley dia masih diam saja sambil terus mendengarkan perkataannya Diego dan juga Vicktor.
"*Kamu salah besar Go, itu terlalu bagus jika seperti itu ceritanya*",, jawab Vicktor kepada Diego sambil tersenyum tipis.
"*Ah kamu bertele-tele ceritanya Vickt, yang jelas ceritanya dong, sudah penasaran sekali aku ini*",, kata Rexley kepada Vicktor, dan langsung mendapatkan pukulan kecil dikepalanya dari Diego.
"*Terus cerita yang sesungguhnya itu bagaimana Vickt, kamu sangat pintar sekali membuat kami penasaran seperti ini*",, kata Diego kepada Vicktor ketika dia sudah memukul kepalanya Rexley tadi.
"*Aku memperkosanya, dan tangannya Celyn yang kamu obatin kemarin, itu karena dia frustasi dan ingin bunuh diri sebab baru saja aku perk0s4*",, jawab Vicktor kepada Diego dan juga Rexley dengan to the point.
Perkataannya Vicktor membuat Diego dan Rexley sampai speechless dibuatnya, bahkan Diego dia sampai menjatuhkan gelas yang dipegangnya tadi, dan tumpahlah wine yang ada didalam gelas tersebut beserta gelasnya yang pecah.
Sedangkan Rexley dia sampai diam bak patung hidup ketika mendengar perkataannya Vicktor karena saking terkejutnya.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...