
Pagi itu Vicktor yang sudah cukup lama tidak melihat dan datang kekantornya pun, dia lalu mencoba berangkat kekantor untuk mengecek perusahaannya yang sudah cukup lama dia tinggal dan dia serahkan kepada Papah Adam beserta kedua sekretarisnya itu yaitu Darel dan juga Rubi.
Karena soalnya Ian sang sekretaris pertamanya Vicktor, dia belum bisa untuk berangkat kekantor, sebab Ian dia harus menjalani operasi untuk terakhir kalinya untuk kakinya yang patah kemarin.
Dan untuk biaya rumah sakitnya Ian sendiri, semuanya ditanggung oleh Vicktor, padahal biaya rumah sakitnya Ian perharinya saja tidaklah sedikit ditambah dengan operasi yang berulang kali dilakukan oleh Ian, jika ditotal semuanya, pastinya sangat banyak sekali jumlahnya.
Namun uang segitu sangatlah mudah bagi Vicktor, jika cuma untuk membiayai semua pengobatannya Ian.
Vicktor yang sudah sampai dilantai kantor
uangannya, dia langsung saja disambut hangat oleh Darel.
"* Pagi Tuan Vicktor *",, sapa Darel kepada Vicktor.
"* Pagi juga, ko kamu sendirian, dimana Rubi?? *",, tanya Vicktor kepada Darel.
"* Nona Rubi dia sedang ada meeting dengan clientnya Tuan yang dari Malaysia direstoran Cina Tuan *",, jawab Darel kepada Vicktor.
"* Oh, ya sudah kamu ikut saya kalau begitu kedalam ruangan saya *",, kata Vicktor kepada Darel.
Dan Darel langsung saja mengangguk patuh kepada Vicktor.
Vicktor langsung saja masuk melangkahkan kakinya masuk kedalam ruangannya diikuti oleh Darel dibelakangnya.
Vicktor yang sudah sampai diruangannya dia langsung saja duduk dikursi kerjanya dan langsung menyuruh Darel untuk memberitahukan perkembangan apa saja yang terjadi dikantornya ketika beberapa saat dia tinggal itu.
Darel lalu menjelaskan kepada Vicktor apa saja yang terjadi belakangan itu didalam perusahaannya Vicktor.
Dan Darel juga menjelaskan jika perusahaannya Vicktor sedang mendapatkan penawaran kontrak kerjasama dengan beberapa perusahaan.
Darel juga memberikan kepada Vicktor bebarapa kontrak kerjasama yang belum disetujuinya itu, sebab itu bukan haknya Darel untuk memutuskan.
"* Baiklah, kalau begitu kamu boleh keluar, saya akan membaca semua berkas-berkas ini dulu *",, kata Vicktor kepada Darel ketika Vicktor sudah mendengar semua laporan dari Darel.
__ADS_1
"*Baik Tuan Vicktor, kalau begitu saya permisi *",, kata Darel berpamitan kepada Vicktor, dan Vicktor dia hanya mengangguk saja kepada Darel.
Setelah kepergian dari Darel, Vicktor lalu membuka, membaca dan mempelajari semua berkas-berkas yang tadi diberikan oleh Darel serta beberapa tumpukan berkas yang sudah menumpuk dimeja kerjanya.
Walau Vicktor belum bisa menggerakkan dan menggunakan tangan kanannya untuk bekerja, setidaknya Vicktor masih bisa menggunakan tangan kirinya untuk membuka setiap lembar berkas yang diberikan kepadanya.
Sedangkan kita berpindah kemansionnya Vicktor, Celyn yang ditinggal kerja oleh Vicktor, didalam mansion Celyn ditemani oleh Mamah Vina yang menggantikan Mamah Gilda.
Dan saat ini Celyn dia sedang berjemur dengan sang baby tercantiknya yaitu baby Fey dihalaman belakang yang dekat dengan kolam renang.
Dan untuk Mamah Vina sendiri, dia sedang menyiapkan beberapa baju untuk dipakai oleh baby Fey ketika sudah selesai mandi nanti.
Para bodyguard yang sedang berpatroli keliling mansionnya Vicktor seperti biasanya mereka semua hanya menyapa sopan saja kepada Celyn sambil menundukkan sedikit badannya.
Dan Celyn pun dia juga membalas sapaan para bodyguard yang menyapanya dengan tersenyum dan juga mengangguk.
Celyn yang sedang asik berjemur dengan baby Fey pun, tiba-tiba dikejutkan oleh Pak Hu yang tahu-tahu sudah berdiri disampingnya.
"* Permisi Nyonya Celyn, ini ada telefon untuk anda dari Nyonya Felya *",, kata Pak Hu kepada Celyn sambil memberikan telefon mansion tadi kepada Celyn yang masih terhubung dengan panggilannya Felya.
Pak Hu hanya mengangguk sopan saja kepada Celyn dan dia juga langsung sedikit mundur kebelakang untuk beberapa langkah supaya terlihat sopan tidak mengganggu Celyn yang sedang mengangkat sambungan telefonnya itu.
"* Halo Fel, ada apa kamu menelfonku pagi-pagi seperti ini ??*",, tanya Celyn kepada Felya sambil memeluk baby Fey kedalam gendongannya.
"* Halo Cel, aku ada kabar gembira untuk kamu *",, jawab Felya kepada Celyn dengan nada riangnya.
"* Kabar gembira apa Cel??, apa kamu hamil ??*",, kata Celyn kepada Felya dengan sedikit menebak saja.
"*Huum Cel, kamu benar sekali, aku sedang hamil sekarang *",, kata Felya kepada Celyn dengan nada yang sangat bahagia sekali.
Celyn yang mendengar jawabannya Felya pun, dia menjadi sangat senang sekali, sebab Celyn sangat mengetahui jika sahabatnya Felya sudah sangat ingin sekali mempunyai seorang anak.
"* Waaah selamat ya Fel, aku turut bahagia mendengarnya *",, kata Celyn kepada Felya dengan tulus.
__ADS_1
"* Dijaga hati-hati ya Fel kandungan kamu itu, semoga sehat selalu sampai waktunya kamu melahirkan nanti *",, kata Celyn lagi kepada Felya.
"* Iya Cel, aku akan menjaga anak ini dengan sangat baik sekali, karena anak ini sudah cukup lama aku tunggu-tunggu dengan Kak Dion *",, jawab Felya kepada Celyn.
"* Kamu jangan capek-capek ya Fely, sudah kamu kurangi dulu aktifitas belanja kamu itu, dan jangan suka pergi-pergi dulu *",, nasehat lagi dari Celyn kepada Felya.
"* Siap Celyn, terimakasih ya, sudah mau memberikanku banyak masukan *",, jawab Felya lagi kepada Celyn.
"* Kalau begitu aku tutup dulu ya Fel, aku mau memandikan baby Fey ini *",, kata Celyn kepada Felya.
"* Baiklah, nanti jika aku sudah baikan aku akan mampir kemansion kamu ingin tanya-tanya seputar kehamilan ya Celyn*",, kata Felya lag kepada Celyn.
"* Ok, aku tunggu kedatangannya *",, jawab Celyn kepada Felya, dan akhirnya sambungan telefon mereka benar-benar terputus juga.
Celyn yang sudah mematikan sambungan telefonnya itu dia langsung saja memberikan telefonnya tadi kepada Pak Hu yang masih setia berdiri dibelakangnya Celyn dengan cukup berjarak itu.
Dan setelahnya Celyn lalu menggendong baby Fey untuk masuk kedalam kamarnya dan memandikannya juga, dibantu dengan Mamah Vina tentunya.
Sebab Celyn dia masih belum terlalu bisa memandikan seorang baby sendirian.
Jika kemarin Celyn memandikan baby Fey dibantu Mamah Gilda, saat ini Celyn dibantu oleh Mamah Vina, sebab Mamah Gilda saat ini sedang pergi keluar negeri untuk beberapa hari.
Celyn memandikan baby Fey dia sangat hati-hati sekali, sebab baby Fey masih sangat kecil sekali badannya.
Dan setelah memandikan baby Fey, Celyn lalu mencoba memakaian baju kepada baby Fey dengan dibantu oleh Mamah Vina juga.
Walau takut dan tidak bisa, setidaknya Celyn sudah berani mencoba dan menjalani peran barunya itu sebagai ibu dari ketiga anak kembarnya.
Serta Celyn juga tidak mau selamanya harus bergantungan dengan kedua Mamahnya itu.
Prinsip Celyn, Celyn pokoknya harus bisa menjadi ibu serta istri yang baik bagi Vicktor dan juga ketiga anak kembarnya itu, yaitu baby Shane, baby Bastein dan juga baby Feyrin.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...