
Mendengar Debi sudah mengucapkan sebuah informasi yang sangat penting sekali, semua para laki-laki langsung saja mendekat kearahnya Debi yang sedang ditodong pistol oleh Celyn itu.
"*Dimana alamat dari Tuan Daxton itu Debi!!!*",, tanya tegas dari Vicktor kepada Debi ketika Vicktor, Ayah Jo, Chris dan juga Papah Adam sudah berdiri didepannya Debi.
Dengan suara yang sudah sedikit lemah, Debi langsung saja menyebutkan sebuah alamat kepada Vicktor, dan masih didengar oleh semua orang yaitu Celyn, Ayah Jo, Chris dan juga Papah Adam.
Mendengar alamat yang disebutkan oleh Debi tadi, Papah Adam langsung saja memerintahkan kepada semua anak buahnya dan anak buahnya Vicktor untuk menyerbu kekediamannya Tuan Daxton.
"*Biar saya saja Om yang bersama mereka*",, kata Chris mengajukan diri untuk ikut bersama para anak buah untuk menyergap Tuan Daxton ditempat persembunyiannya itu.
"*Awas saja jika kamu sampai berbohong kepadaku, kamu akan tahu sendiri akibatnya Debi jika sampai ketahuan bebohong*",, kata Vicktor lagi kepada Debi.
"*Sa.....saya tidak berbohong Tuan, saya berani bersum......sumpah*",, jawab Debi kepada Vicktor, dengan menahan rasa sakit dikakinya yang semakin sangan sakit sekali itu.
"*Sini sayang pistolnya, sudah cukup kamu memakai postol ini*",, kata Vicktor dengan nada yang cukup tegas kepada Celyn.
Dan Celyn langsung saja memberikan pistol yang dibawanya itu kepada Vicktor.
Papah Adam, dan Ayah Jo yang juga sama-sama berdiri disampingnya Vicktor dan juga Celyn, mereka hanya diam saja sambil terus memperhatikan antara Vicktor, Celyn dan serta Debi.
Pandangan mereka berempat lalu teralihkan ketika Debi bernafas dengan sangat tersengal-sengal sekali, seperti susah bernafas.
Dan tidak lama Debi langsung saja menghembuskan nafasnya yang terakhir, karena kehabisan darah dan rasa sakit yang ada dikakinya sudah sangat sakit sekali.
Celyn yang melihat jika Debi meninggal karena ulahnya dia sedikit bingung dan terkejut, karena pasalnya Celyn baru kali itu membunuh dan menembak seseorang karena dikuasai amarah yang membuncah.
"*Lhoh!!! meninggal??, mati dia Daddy??, bagaimana ini??, bagaimana jika Mommy masuk kedalam penjara, kasihan sikembar nanti tidak punya Mommy??*", kata Celyn mulai kembali seperti Celyn yang semula dengan nada yang sedikit ketakutan dan terkejut secara bersamaan.
Vicktor yang melihat Celyn seperti itu, dia langsung saja tertawa kecil karena merasa sangat lucu sekali tingkahnya Celyn.
Sedangkan Papah Adam dan Ayah Jo, mereka berdua langsung saja menggelengkan kepalanya melihat Celyn yang ketakutan seperti itu.
__ADS_1
"*Sudah kamu tenang saja Mommy, tidak akan ada yang ingin menangkap kamu, karena sudah membunuh siDebi*",, kata Vicktor kepada Celyn, sambil merangkul pundaknya Celyn untuk berlalu pergi dari dalam ruangan itu.
Sedangkan Debi akan segera diurus oleh para anak buahnya Vicktor, dan tidak akan pernah ada yang tahu kemana hilangnya Debi, termasuk para pihak kepolisian sekalipun.
Karena pembisnis seperti Vicktor, pastilah dia sudah tahu bagaimana cara menyembunyikan kejahatan sebaik mungkin yang melanggar hukum seperti itu.
"*Jika kamu dipenjara, Daddy juga dipenjara dong sayang, karena Daddy sudah membunuh Hans juga*",,lanjut lagi perkataannya Vicktor kepada Celyn.
"*Oh ya Hans itu siapa??, tidak mungkin Daddy asal membunuh jika Hans tidak bersalah kepada Daddy kan??*",, tanya Celyn kepada Vicktor sambil terus berjalan menuju kedalam kamar mereka atau kedalam ruang keluarga bersama yang lainnya.
Untuk Papah Adam dan Ayah Jo mereka dengan setia mengikuti Vicktor dan juga Celyn yang sedang berjalan didepannya.
"*Hans adalah orang yang memotong kabel rem yang ada dimobil Daddy sayang, yang membuat Daddy seperti ini*",, kata Vicktor kepada Celyn.
"*Berarti kita berdua adalah orang tua pembunuh dong*",, jawab Celyn kepada Vicktor.
"*Ya terserah kamu sajalah mengartikannya*",, kata Vicktor kepada Celyn.
Celyn yang mendengar perkataannya Papah Adam, dia langsung saja menoleh kebelakang, dan sedangkan Vicktor dia hanya tertawa kecil saja mendengar sindirian dari Papahnya tadi.
"*Celyn jangan diulangi lagi ya yang seperti tadi, kasihan sikembar jika tahu, kalau Mommynya pernah membunuh seseorang*",, nasihat dari Ayah Jo kepada Celyn.
"*Iya Ayah, tergantung kondisinya juga ya*",, jawab Celyn kepada Ayah Jo.
Dan Vicktor dia hanya tersenyum sambil mengusap lembut rambut kepalanya Celyn ketika mendengar perkataannya Celyn kepada Ayah Jo tadi.
Karena memang benar apa yang dikatakan oleh Celyn, jika Celyn akan mengulanginya lagi jika keadaan mendesaknya untuk bertindak seperti tadi.
Sedangkan kita berpindah keChris yang sudah bersama para anak buah yang lainnya menyerbu kekediamannya Tuan Daxton.
Ternyata ketika Chris sudah sampai disana, Chris dan para anak buah yang lainnya tidak menemukan apa-apa, sebab Tuan Daxton sudah melarikan diri ketika mengetahui alat penyadap yang ada didalam kalungnya Debi sudah tidak berfungsi karena dihancurkan oleh Celyn tadi.
__ADS_1
Chris yang sudah masuk kedalam rumahnya Tuan Daxton dia lalu mencari sebuah informasi atau barang bukti yang sekiranya bisa membantunya untuk menemukan dimana Tuan Daxton melarikan diri.
Dari rekaman CCTV yang ada didalam rumahnya Tuan Daxton, Chris dan para anak buah lainnya melihat plat nomor mobil yang dipakai oleh Tuan Daxton tadi.
Chris lalu menyuruh kepada bodyguard yang ikut dengannya untuk melacak plat nomor mobil yang dikendarai oleh Tuan Daxton itu sedang berada dimana.
Setelah sekian beberapa menit melacak menggunakan laptop yang selalu ada didalam mobil yang mereka semua pakai, akhirnya bodyguard itu menemukan titik terang dimana mobil yang dikendarai oleh Tuan Daxton berhenti.
Chris dan para anak buah yang lainnya langsung saja meninggalkan rumahnya Tuan Daxton yang sudah sangat berantakan sekali, karena diberantakin oleh para anak buah tadi untuk mencari barang bukti tambahan.
Chris dan para anak buah yang jumlahnya cukup banyak itu, mereka semua langsung saja menuju tempat persembunyiaannya Tuan Daxton selanjutnya.
Tuan Daxton yang sedang bersembunyi divila yang ada disebuah pegunungan yang ada dinegara itu dia bisa sedikit bernafas lega karena fikir Tuan Daxton pastilah Vicktor tidak akan menemukan tempat persembunyiannya yang jaraknya cukup jauh dari rumahnya sendiri dan mansionnya Vicktor.
Dan Tuan Daxton setelah dari Vila itu, dia selanjutnya memutuskan untuk melarikan diri keluar Negeri untuk menghindari kejaran anak buahnya Vicktor.
Namun salah dugaannya Tuan Daxton, ketika waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari, Chris dan para anak buah yang lainnya mereka semua baru saja sampai diVila yang disewa oleh Tuan Daxton itu.
Dan Chris serta para anak buah yang lainnya langsung saja masuk dan menyergap Tuan Daxton yang sedang tertidur dengan sangat lelap sekali ketika baru saja selesai bermain dengan j4l4ng yang disewanya tadi dan jal4ng itu pun juga belum pergi dari situ.
Sang j4l4ng yang ketakutan dia langsung disuruh pergi oleh Chris, sedangkan anak buah yang lainnya langsung saja membawa Tuan Daxton pergi dari Vila itu menuju kemarkasnya Vicktor untuk memberikan hukuman kepada Tuan Daxton.
Tuan Daxton yang dari segi kekayaan masih kalah jauh dari Vicktor, pastilah dengan mudah Vicktor dan para anak buahnya bisa dengan cepat sekali menemukannya.
Tuan Daxton dia itu bodoh, karena menyerang Vicktor tanpa persiapan apa pun hanya mengandalkan Debi yang kekuatannya tidak seberapa itu.
Jadi siap-siap untuk Tuan Daxton, akan hukuman yang diberikan kepadamu oleh Vicktor.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...
__ADS_1
.