Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 179


__ADS_3

"*Ops, maaf sepertinya Mamah datang diwaktu yang tidak tepat*",, begitulah yang dikatakan oleh Mamah Vina kepada Chris dan juga Dela.


Membuat Dela samakin malu saja kepada Mamahnya.


"*Ayo Vicktor jangan ganggu mereka*",, kata Mamah Vina sambil mengajak Vicktor untuk meninggalkan kamarnya Dela.


Mamah Vina langsung saja berlalu pergi dari dalam kamarnya Dela, meninggalkan Vicktor yang masih diam saja didepan pintu dengan tatapan yang memandang Chris dan Dela dengan tatapan yang sangat sulit sekali diartikan oleh Chris dan juga Dela.


Sebelum pergi meninggalkan kamarnya Dela, Vicktor lalu mengecapkan bibirnya sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan dari Dela dan juga Chris Kakak iparnya itu.


Dan juga sambil mengatakan sesuatu kepada Dela.


"*Kakak tunggu penjelasan dari kamu Dela*",, kata Vicktor kepada Dela.


Dan setelah berkata seperti itu, Vicktor langsung saja berlalu pergi sambil menutup pintu kamarnya Dela lagi, menyisahkan Dela dan Chris didalam kamar berduaan saja.


"*Aduh malunya!!!*',, geurutu Dela sambil menepuk jidatnya sendiri ketika dia sudah melihat Kakaknya menutup pintu kamarnya.


"*Untuk apa malu Dela, ayo kita lanjutkan lagi kegiatan kita yang tertunda tadi*",, kata Chris yang mendengar gerutuannya Dela tadi.


"*Si4l4n kamu Chris, ini gara-gara kamu, Kakak aku Vicktor dia pasti nanti akan mencercaku dengan berbagai pertanyaan*",, kata Dela kepada Chris sambil melemparinya bantal yang ada diatas ranjang.


Namun Chris langsung dapat menghindari lemparan bantalnya Dela dan dia juga tertawa dengan cukup kencang sekali melihat wajah paniknya Dela tersebut.


"*Kenapa kamu panik sekali sih Dela, tenang saja mereka juga sudah terlanjur melihat kita*",, kata Chris kepada Dela sambil merebahkan tubuhnya diatas ranjangnya Dela lagi.


"*Hei, bangun...!!! jangan tidur lagi, sudah sana keluar, dan tidur didalam kamar yang lainnya saja*",, kata Dela kepada Chris sambil menarik tangannya Chris supaya terbangun dari tidurannya.


"*Tidak mau*",, jawab Chris kepada Dela sambil memeluk guling yang ada disebelahnya.


"*Hei, ayo Chris bangun, ayo cepetan bangun nanti kalau ketahuan yang lainnya lagi, malah semakin malu aku*",, kata Dela lagi kepada Chris yang masih kekeh ingin tiduran diatas ranjangnya.


"*Ayo Chris banguuuuunn!!!!*",, kata Dela kepada Chris dengan sambil sedikit berteriak ketika Dela daritadi berbicara dicuekin saja oleh Chris.


"*Aaah berisik kamu Dela*",, kata Chris kepada Dela dan langsung saja menarik tangannya Dela.

__ADS_1


Hingga membuat Dela akhirnya terjatuh diatas tubuh kekarnya itu.


Dela dan Chris mereka langsung saling pandang dengan seketika ketika Dela sudah jatuh diatas tubuhnya Chris.


Dan ketika Dela sudah tersadar terlebih dahulu, dia langsung saja bangun dari atas tubuhnya Chris untuk segera masuk kedalam ruang walk in closet miliknya.


Karena Dela tidak mau jika dia sampai kelewatan jika terus-terusan berada disebelahnya Chris.


Sedangkan Chris yang sudah melihat Dela masuk kedalam ruang walk in closetnya, Chris langsung saja duduk dipinggir ranjangnya Dela.


"*Huuu~~~`hhhh, sesak sekali rasanya berada satu kamar dengan Dela*",, kata Chris kepada dirinya sendiri sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Entah apa yang dimaksud sesak oleh Chris, hatinya, otaknya atau terongnya itu, entahlah hanya Chris yang tahu.


Setelah berkata seperti itu, Chris lalu beranjak turun dari atas ranjangnya Dela dan berlalu keluar dari dalam kamarnya Dela untuk menuju kebawah, keruang keluarga mansionnya Vicktor tepatnya.


Namun ketika Chris baru saja sampai diruang keluarganya Vicktor, dia langsung melihat ada Mamah Vina, Mamah Gilda dan Ayah Jo yang sedang memandangnya dengan tatapan yang entah bagaimana Chris menjabarkannya.


Sebab tatapan mereka bertiga membuat Chris menjadi salah tingkah dan malu sendiri.


Sedangkan Dela tadi ketika sudah berada didalam ruang walk in closetnya dia tidak langsung berganti baju, melainkan langsung menenangkan detak jantungnya dulu sambil bersandar dipintu.


"*Sungguh hari ini tidak pernah ada didalam mimpiku bersama Chris, mimpi apa semalam, Chris tadi menciumku, dan malah ketahuan oleh Mamah dan juga Kak Vicktor*",, kata Dela sambil memegangi d4d4nya.


"*Andai saja tadi jika tidak ketahuan oleh Mamah dan Kak Vicktor, aku pasti sudah menyerahkan itu kepada Chris, karena tidak bisa dipungkiri juga aku sangat ingin sekali melakukan itu dengan orang yang aku cintai, dan orang itu adalah Chris*",, kata Dela lagi untuk dirinya sendiri.


Dan setelah menarik nafas panjang serta mengeluarkannya secara perlahan-lahan, Dela lalu memilih baju yang mana ingin dipakainya itu.


Ketika kita berpindah tempat diruang keluarga mansionnya Vicktor, Chris yang sudah ikut duduk bergabung dengan kedua orang tuanya dan Mamah Vina dishofa yang ada disitu.


Chris dia masih diam saja sambil terus menatap ketiga orang yang melihatnya dengan tatapan yang mencurigakan sekali.


"*Kalian semua kenapa melihatku seperti itu sih daritadi??*",, tanya Chris kepada Ayah Jo, Mamah Gilda, dan juga Mamah Vina dengan sedikit aneh.


"*Apakah kamu mencintai Nak Dela Chris??*",, tanya Mamah Gilda kepada Chris.

__ADS_1


"*Memangnya kenapa Mah??*",, tanya Chris kepada Mamahnya.


"*Jeng Vina sudah menceritakan semuanya kepada Mamah dan Ayah Chris, tentang kamu tadi ketika berada didalam kamarnya Dela*",, jawab Mamah Gilda kepada Chris.


"*Jika kamu mencintai Nak Dela, Ayah mau menikahkan kamu dengannya*",, kata Ayah Jo ikut-ikutan berbicara kepada Chris.


"*Iya lagi pula saya setuju-setuju saja ko jika kamu yang akan menikahi Dela anaknya tante*",, kata Mamah Vina kepada Chris juga sambil tersenyum.


Membuat Chris langsung saja diam bingung ingin menjawab apa perkataan dari semua orang kepadanya.


Disitu tidak ada Papah Adam, sebab Papah Adam dia sedang tidur siang didalam kamarnya yang ada dimansionnya Vicktor.


Dan Mamah Vina juga belum menceritakannya kepada Papah Adam.


Tidak tahu nanti bagaimana reaksi dari Papah Adam ketika dia mendengar cerita dari Mamah Vina.


"*Emmm, Chris bingung mau menjawab bagaimana perkataan dari kalian semua, kalau begitu Chris mau tidur dulu ya Mah, Yah, Tante*",, kata Chris kepada ketiga orang yang sedang duduk dishofa seberangnya.


Dan setelah berkata seperti itu, Chris lalu segera beranjak berdiri dari duduknya untuk mencari kamar kosong yang lainnya yang ada dimansionnya Vicktor.


Namun Chris yang berjalan tanpa arah dan dalam fikiran yang sedang tidak konsen, membuatnya tanpa sadar berjalan kearah kamarnya Dela dan masuk lagi kedalam kamarnya Dela.


Dela yang baru saja keluar dari dalam ruang walk in closet tadi, Dela sudah sangat tenang ketika dia tidak menemukan Chris didalam kamarnya lagi.


Dan Dela lalu merebahkan badannya untuk beristirahat sejenak, sebelum dia pulang kemansion Papahnya nanti.


Namun ketika Dela baru saja memejamkan matanya sekitar sepuluh menitan, Dela dibuat sangat terkejut sekali, ketika tiba-tiba ada seseorang yang tidur diranjang sampingnya dan langsung memeluknya dengan sangat erat sekali.


Dan diwaktu Dela mengenali aroma parfum orang yang memeluknya itu, Dela langsung saja mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah sang pemilik parfum.


Alangkah terkejutnya Dela ketika tebakannya benar jika orang yang memeluknya itu adalah Chris orangnya.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2