
Ketika Rexley melihat Neni sedang melihat didalam selimut dia langsung saja menggoda Neni.
"*Apakah kamu tidak ingat Nona Neni dengan apa yang semalam kita lakukan??*",, goda Rexley kepada Neni dengan wajahnya yang sok cool.
Sedang Vicktor dia hanya tersenyum miring melihat tingkahnya Rexley yang seperti itu kepada Neni.
"*Tidak-tidak, tidak mungkin aku melakukan itu dengan kamu kan??*",, jawab Neni kepada Rexley.
"*Sudah-sudah jangan bertengkar, kalian berdua cepetan mandi, kami menunggu kalian diluar dan kamu Neni nanti ikut aku, kamu pakai pakaianku saja*",, kata Celyn kepada Neni dan juga Rexley.
Setelah berkata seperti itu Celyn dia langsung berbalik badan dan langsung melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar dan diikuti oleh semua orang.
Ketika semua orang sudah pada keluar dari kamar tamunya Neni dan Rexley, Rexley dia melihat kearahnya Neni dengan tatapan yang sangat menggoda dan m3s**m sekali.
Neni yang lagi menutupi wajahnya karena malu, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kesamping karena dia merasa jika Rexley sedang memperhatikannya, dan benar saja ketika Neni sudah mengalihkan pandangannya kesamping Rexley sedang tersenyum dengannya, senyum yang terlihat ingin menerkamnya.
"*Tuan katakan kepada saya, jika tadi malam kita tidak melakukan itu kan??*",, kata Neni dengan lemas kepada Rexley.
"*Apa kamu tidak ingat kita tadi malam ngapain saja Nona??*",, jawab Rexley kepada Neni dengan santai.
Neni hanya menggelengkan kepalanya saja kepada Rexley.
"*Kalau saya katakan jika kita melakukan itu apakah kamu percaya kepadaku??*",, kata Rexley lagi kepada Neni dengan wajah santainya.
"*Tidak*",, jawab Neni dengan entengnya kepada Rexley.
"*Terus kenapa kamu terlihat sedih seperti ini, jika kamu tidak percaya dengan apa yang saya bilang??*",, tanya Rexley kepada Neni.
"*Karena saya malu dengan semua teman-teman saya yang melihat saya dalam keadaan seperti ini dengan anda Tuan*",, jawab Neni kepada Rexley dan perkataannya Neni langsung saja menjatuhkan harga dirinya Rexley sekali.
Disaat semua wanita hampir ingin semuanya bisa menghabiskan malam dengannya, namun tidak dengan Neni, dia malah dengan mudahnya mengatakan jika dia malu dengannya, apakah body dan juga wajahnya kurang good looking, begitulah yang difikirkan oleh Rexley.
Dan Rexley dia langsung saja membuka gerahamnya dengan sangat lebar sekali ketika mendengar perkataannya Neni.
"*Jadi maksud kamu, kamu malu ketahuan seperti ini bersamaku??*",, kata Rexley dengan ekspresi terkejutnya kepada Neni.
"*Iya*",, jawab Neni dengan jujur sambil menangis.
Rexley yang geram dan gemas dengan Neni dia langsung saja keluar dari dalam selimut dengan keadaan hanya menggunakan cel4n4 d4l4mnya saja menuju kedalam kamar mandi.
Neni yang melihat Rexley yang hanya menggunakan cel4n4 d4l4mnya saja dia langsung saja melototkan matanya.
"*Hei Tuan, apa anda tidak malu berjalan cuma hanya menggunakan cel4n4 d4l4m saja didepan saya*",, kata Neni kepada Rexley.
"*Untuk apa saya malu, anda saja tidak suka dengan saya dan malah malu, mungkin anda juga tidak bern4fsu dengan saya, so untuk apa saya malu dihadapan anda*",, jawab enteng Rexley kepada Neni sambil terus berjalan menuju kedalam kamar mandi setelah membawa pakaiannya yang semalam tanpa menghiraukan Neni lagi.
__ADS_1
Sedang Neni sendiri yang melihat Rexley hanya menggunakan cel4n4 d4l4m dan langsung masuk kedalam kamar mandi, dia merasa dejavu seperti pernah melihat sebelumnya Rexley seperti itu.
Dan kilasan-kilasan ingatannya Neni yang semalam dia lakukan kepada Rexley langsung hinggap semua diingatannya.
Alangkah terkejutnya ketika Neni sudah mengingat semua apa yang dia lakukan kepada Rexley.
Karena hanya Neni saja yang agresif kepada Rexley bukannya Rexley yang agresif dengannya.
"*Bodoh, si4l, malunya akuuuuuu*",, kata Neni sambil memukul-mukul kepalanya ketika dia sudah mengingat semua kelakuannya kepada Rexley.
"*Rasanya aku malu sekali untuk menunjukkan mukaku dihadapannya Tuan TiRex itu*",, kata Neni lagi sambil melihat pintu kamar mandi.
"*Dia sedang apa ya didalam kamar mandi, eeehh apa yang kamu fikirkan Neni sadarlah*",, kata Neni untuk Rexley sambil teringat ketika semalam dia m3n9ulum seruling miliknya Rexley dengan nikmat.
"*Aish jadi berkedut kan ini punyaku gara-gara teringat dengan anunya Tuan TiRex yang besar itu yang semalam akuuuuuu*",, kata Neni lagi untuk dirinya sendiri sambil memegang mulutnya.
Sedang Rexley dia tidak membutuhkan waktu lama ketika berada didalam kamar mandi, dan ketika dia sudah selesai dan juga sudah memakai pakaiannya kembali Rexley langsung saja keluar dari dalam kamar mandi.
Namun tadi ketika Rexkey berada didalam kamar mandi, dia langsug saja meluapkan amarahnya, ketika Neni mengatakan jika dia malu ketahuan berdua saja dengannya diatas ranjang.
Entah kenapa didalam hatinya Rexley dia bertekad ingin menakhlukkan Neni untuk menjadi miliknya. Karena hanya Nenilah wanita yang bisa menjatuhkan harga dirinya seperti itu.
Rexley yang sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia hanya melirik sekilas saja kepada Neni yang masih berada diatas ranjang, tanpa mengajak berbicara sama sekali dengan Neni, dan langsung melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar.
Neni langsung saja keluar dari dalam selimut ketika dia melihat Rexley sudah keluar dari dalam kamar.
Tanpa memunguti pakaiannya Neni langsung saja melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar mandi.
Dia mandi sambil teringat kejadian dia dimana sedang mengh1s4p palu thornya Rexley, hingga membuat sekujur tubuhnya merinding semua.
Neni dia langsung cepat-cepat menyelesaikan mandinya dan dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi ketika sudah selesai mandi sambil memakai bathrobe yang ada disitu.
Neni langsung saja melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar tamunya dan segera mencari para sahabatnya yang sedang menunggunya duduk diruang keluarga miliknya Vicktor.
Rexley sendiri dia sudah ikut duduk bergabung dengan yang lainnya diruang keluarga, dan ketika mereka semua tadi menunggu Rexley dan Neni selesai mandi, mereka hanya berbincang ringan dan santai saja satu sama lainnya.
Dan Ocil sendiri yang duduk satu ruangan lagi dengan Diego dia sudah mencoba bersikap biasa saja seperti biasanya, namun tidak dengan Diego, semenjak perbincangannya dengan Ocil semalam yang mengetahui jika Ocil adalah tipe wanita yang sangat diidamkannya, dia daritadi sering mencuri pandang dengan Ocil.
Pandangan mereka semua langsung teralihkan ketika Neni sudah masuk kedalam ruang keluarga hanya menggunakan bathrobe saja, sedang Rexley dia memandang Neni dengan pandangan sebalnya karena masih teringat dengan perkataannya Neni tadi yang ketika masih didalam kamar.
"*Kamu sudah selesai Neni, ayo ikut aku, kalian berdua jika mau ikut boleh ko, boleh kan sayang??*",, kata Celyn kepada Neni dan kedua sahabatnya serta Vicktor.
"*Boleh ko sayang, sana*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum.
Celyn laku membawa ketiga sahabatnya berjalan menuju kedalam kamar pribadinya untuk memberikan pakaiannya kepada para sahabatnya.
__ADS_1
Dan ketika Felya, Neni serta OCil sudah masuk kedalam kamarnya Celyn, mereka bertiga dibuat sangat terpukai sekali melihat kamar yang begitu besar serta mewah sekali dengan ranjang king size yang super besar dan mewah.
"*Kamar kamu amazing sekali Celyn, beruntungnya kamu*",, kata Ocil kepada Celyn sambil mengagumi kamarnya Celyn.
Begitu juga dengan Neni yang mengucapkan kata-kata noraknya seperti biasanya ketika sudah masuk kedalam kamarnya Celyn.
"*Ayo sini, akan aku ambilkan bajuku yang belum aku pakai untuk kalian*",, ajak Celyn kepada ketiga sahabatnya menuju keruang walk in closetnya.
Dan sekali lagi mereka bertiga sangat wao melihat ruang walk in closetnya Celyn sangat besar dengan banyak baju-baju bagusnya serta komplit pula isinya.
Celyn lalu mengambilkan baju-baju barunya yang belum pernah dipakainya untuk dikasihkan kepada Ocil, Neni dan juga Felya.
"*Itu untuk kalian saja, pakailah*",, kata Celyn kepada semua sahabat-sahabatnya sambil tersenyum.
"*Waaah ini baju merek ternama, ini kan mahal sekali harganya, apa tidak rugi jika baju ini kamu berikan kepada kami Celyn??*",, tanya Felya kepada Celyn.
"*Tidak apa, nanti aku bisa meminta lagi kepada suamiku*",, jawab Celyn kepada Felya sambil tertawa.
"*Enak juga ya mempunyai suami kaya, apa saja yang kita inginkan tinggal minta dan beli*",, kata Neni kepada Celyn.
"*Kamu juga enak jika bisa menikah dengan Tuan Rexley, karena dia juga sama kayanya seperti Tuan Vicktor Neni*",, kata Felya kepada Neni, dan Neni hanya menunjukkan wajah cemberutnya kepada Felya.
"*Sudah kalian buruan ganti bajunya, dan untuk urusan Neni kita bahas lain kali saja ketika kita sedang mengumpul bertiga saja*",, kata Celyn kepada para sahabat-sahabatnya.
Dan Felya serta Ocil mereka hanya mengangguk saja kepada Celyn, namun tidak dengan Neni yang hanya diam saja karena teringat dengan kejadiannya bersama Rexley.
Setelahnya mereka bertiga langsung ganti baju mereka diruang walk in closet miliknya Celyn.
Ketika Felya, Neni dan Ocil sudah selesai ganti baju, mereka semua termasuk Celyn yang masih menemani mereka ganti baju, langsung saja keluar dari dalam kamar dan menuju keruang keluarga bergabung dengan para laki-laki.
...πππππππππππππ...
Ini Neni nih guysππππ
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
...***TBC***...
__ADS_1