Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 60


__ADS_3

Vicktor memandang Celyn dengan tatapan yang bahagia sekali, dan Celyn yang sedang menutup matanya dia merasa jika Vicktor memperhatikannya dan ternyata benar, ketika Celyn mengalihkan wajahnya kearah samping, Celyn yang sudah membuka matanya dia melihat jika Vicktor lagi menatapnya dengan bibir yang lagi tersenyum.


"*Daddy kenapa??*",, kata Celyn kepada Vicktor sambil mengusap wajahnya Vicktor.


Celyn lalu merubah posisi tidurnya menjadi menyamping menghadap keVicktor.


"*Tidak apa-apa, ada yang ingin aku sampaikan kepadamu Celyn??*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memegang erat kedua tangannya Celyn, dan mereka berdua masih dalam keadaan yang belum memakai pakaian mereka.


"*Apa itu Vicktor??*",, jawab Celyn kepada Vicktor.


"*Celyn.........., I Love You.............*",, Vicktor menjeda sejenak perkataannya, sedang Celyn dia langsung diam dengan wajah yang terkejut.


*"Entah sejak kapan perasaan ini ada dihatiku, yang pasti ketika kamu meninggalkanku kemarin, rasanya separuh jiwaku hilang, dan aku semakin yakin juga jika aku mencintaimu dari awal bertemu denganmu Celyn*",, sambung lagi perkataannya Vicktor dengan sangat serius kepada Celyn sambil terus menggenggam erat kedua tangannya Celyn dan menciuminnya juga.


Celyn sangat terkejut sekali ketika Vicktor mengutarakan perasaannya kepadanya dan senyum yang tadi menghiasi bibirnya langsung hilang dengan seketika, Celyn tidak menyangka jika Vicktor bisa jatuh cinta kepadanya juga dengan waktu yang secepat itu.


Ketika Vicktor mengutarakan perasaannya, Celyn bisa melihat ada ketulusan didalam matanya Vicktor, dan jika Celyn untuk jujur kepada dirinya sendiri, Celyn tidak tahu apakah dia juga sudah mencintai Vicktor apa belum, yang pasti Celyn sangat nyaman jika dia bersama Vicktor dan dia juga sangat senang menjadi istrinya Vicktor.


Vicktor yang melihat Celyn diam saja dia menjadi bingung dengan apa yang dirasakan Celyn kepadanya, apakah Celyn membalas perasaannya atau tidak.


"*Celyn, jika kamu tidak mau menjawabnya sekarang tidak apa-apa yang pasti aku tidak akan melepaskanmu sampai kapan pun*",, kata Vicktor juga kepada Celyn dan langsung menyadarkan Celyn yang sedang melamun itu.


Celyn langsung saja tersenyum kepada Vicktor ketika mendengar perkataannya Vicktor yang terakhir.


"*Vicktor aku tidak tahu apakah aku juga mencintaimu, yang aku rasakan bersamamu, aku merasa nyaman bila didekatmu, aku sejujurnya kemarin juga merindukanmu, tapi aku tidak tahu apakah aku sudah mencintaimu, namun yang pasti didalam hatiku aku senang menjadi istri kamu*",, jawab Celyn kepada Vicktor sambil tersenyum manis sekali, dengan tangan kanan yang mengusap lembut pipinya Vicktor.


Vicktor yang mendengar perkataannya Celyn dia sudah cukup sangat bahagia sekali, walau Celyn belum membalas sepenuhnya perasaannya, namun itu sudah cukup untuk menyenangkan hatinya Vicktor.

__ADS_1


"*Itu sudah cukup Celyn, aku mengerti, dan terimakasih kamu sudah mau memberikanku satu kali kesempatan lagi, serta terimakasih juga karena kamu sudah mau bersusah payah mengandung anakku*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil tersenyum manis dan juga sambil membawa Celyn kedalam pelukannya.


"*Ajari aku menjadi seorang suami dan Daddy yang baik untuk anak-anak kita ya Celyn, dan aku mohon jika kamu marah kepadaku jangan pernah pergi dan lari meninggalkanku seperti kemarin, tolong bicarakan yang baik-baik kepadaku, berjanjilah kepadaku Celyn, berjanjilah*",, kata Vicktor lagi kepada Celyn dengan keadaan Celyn masih berada didalam pelukannya.


"*Iya Vicktor aku berjanji kepadamu, dan tolong bersabar menghadapiku yang mempunyai watak masih seperti anak kecil begini ya*",, jawab Celyn sambil membenamkan wajahnya kedadanya Vicktor.


"*Aku akan selalu bersabar kepadamu dan aku juga akan selalu mempertahankan pernikahan kita ini Celyn*",, jawab Vicktor kepada Celyn yang masih berada dipelukannya.


"*Vicktor boleh aku minta sesuatu kepadamu??*",, kata Celyn sambil mendongakkan wajahnya melihat kearahnya Vicktor.


"*Apa itu Celyn??*",, jawab Vicktor kepada Celyn sambil menunduk melihat kewajahnya Celyn.


"*Jangan meminta lagi kepadaku, rasanya aku tidak kuat untuk mengulanginya lagi, entah kenapa rasanya perutku rasanya tidak enak sekali begini*",, kata Celyn kepada Vicktor, karena Celyn entah kenapa tiba-tiba Celyn merasakan sedikit begah diperutnya dan Celyn juga tahu jika Vicktor meminta jatahnya pasti lebih dari satu.


Vicktor yang mendengar perkataannya Celyn dia langsung tertawa kecil dan langsung juga mengusap lembut perutnya Celyn.


Celyn dan juga Vicktor mereka mulai tertidur ketika waktu sudah menunjukkan pukul setengah tiga pagi.


Ketika waktu sudah menunjukkan pukul setengah enam, Vicktor dengan setengah sadar dia meraba tempat tidur yang ada disampingnya.


Ketika Vicktor merasa kosong dan tidak menemukan Celyn disampingnya, Vicktor langsung saja membuka matanya dengan sangat lebar sekali.


Vicktor langsung beranjak turun dari atas ranjang dan mencari Celyn kedalam kamar mandi serta didalam walk in closet, namun Vicktor tidak menemukan Celyn dikedua tempat itu.


Vicktor langsung saja mengambil asal celana pendeknya yang ada didalam lemari dan memakainya, dan lalu dia langsung berlari keluar dari dalam kamarnya untuk mencari Celyn tanpa menggunakan bajunya.


Rasanya Vicktor seperti trauma jika Celyn akan meninggalkannya lagi. Dan ketika dia berpas-pasan dengan para pelayan yang bekerja dirumahnya, para pelayan yang kebanyakan seorang perempuan itu mereka semua langsung saja menunduk ketika melihat Vicktor.

__ADS_1


Menunduk karena sopan dan juga karena malu melihat Vicktor bertelanjang dada seperti itu, dan juga karena badannya Vicktor adalah godaan bagi kaum hawa.


Vicktor yang seperti kesetanan ketika mencari Celyn, dia tidak sengaja melihat Pak Hu yang baru saja berjalan melewati tangga.


Vicktor yang masih setengah tangga dia langsung saja memanggil namanya Pak Hu, dan Pak Hu langsung juga menghentikan langkahnya.


"*Iya Tuan*",, jawab Pak Hu kepada Vicktor dengan sedikit menundukkan badannya ketika Vicktor sudah sampai didepannya.


"*Apakah Pak Hu melihat istri saya??, karena saya mencarinya didalam kamar tidak ada*",, kata Vicktor kepada Pak Hu.


"*Nyonya dari jam empat pagi tadi sudah berada didalam dapur Tuan untuk memasak*",, jawab Pak Hu kepada Vicktor.


Walau Pak Hu yakin dia dan para koki akan dimarahi oleh Vicktor karena mengijinkan Celyn memasak, namun Pak Hu tetap harus menjawab jujur kepada Vicktor.


Vicktor yang mendengar pekataannya Pak Hu dia langsung saja memasang wajah marahnya kepada Pak Hu.


"*Apa yang Pak Hu bilang, kenapa istri saya Pak Hu ijinkan memasak didapur, dia dirumah ini saya jadikan ratu bukan pembantu, terus apa gunanya saya memperkerjakan kalian semua disini termasuk para koki-koki handal*",, kata Vicktor kepada Pak Hu dengan nada yang sedikit marah.


"*Maafkan kami Tuan, kami tadi sudah melarang Nyonya namun Nyonya kekeh ingin masak untuk anda*",, jawab Pak Hu kepada Vicktor sambil menunduk sopan.


Vicktor dia tidak memperdulikan perkataannya Pak Hu, karena dia langsung saja berlalu menuju kearah dapur rumahnya.


Ketika Vicktor sudah sampai didalam dapur dia melihat Celyn begitu lihainya bisa menggunakan alat-alat dapur yang ada didapur mansionnya, dan Vicktor dia langsung saja melangkahkan kakinya serta langsung memeluk Celyn dari belakang ketika sudah sampai didekatnya Celyn.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2