Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 27


__ADS_3

Celyn yang mendengar perkataan dari Mamah Vina dia langsung saja bersemangat sekali, namun tidak dengan Vicktor, dia malah menjadi deg-degan jika Celyn akan menjawab yang bukan-bukan kepada kedua orang tuanya dan juga adiknya.


"*Baiklah akan saya ceritakan, saya bertemu dengan Vicktor ketika kami tidak sengaja bertemu direstoran, dan karena kecantikan dari saya, anak anda Vicktor dia langsung saja jatuh hati dan tergila-gila kepada saya, terus dia lalu menghabiskan waktu sehariannya diapartemen saya*",, jawab Celyn kepada Mamah Vina dan Papah Adam serta Dela juga mendengarnya.


Sebenarnya mereka bertiga ingin muntah mendengar perkataannya Celyn yang begitu percaya diri seperti biasanya mereka kenal, akan tetapi Papah Adam, Mamah Vina dan juga Dela menahannya, supaya Vicktor tidak curiga kepada mereka bertiga.


Sedang Vicktor dia langsung memejamkan matanya ketika mendengar perkataannya Celyn dan semakin takut jika Celyn akan melebih-lebihkan ceritanya.


"*Kalian mau tahu, kami melakukan apa??*",, kata Celyn lagi kepada Mamah Vina sambil sedikit berbisik.


"*Mau, memangnya kalian berdua ngapain saja didalam apartemen??*",, jawab Mamah Vina kepada Celyn dengan sangat bersemangat sekali.


Dan Celyn yang melihat Mamah Vina seperti sudah masuk kedalam perangkapnya dia langsung senang dan tertawa iblis didalam hatinya.


"*Kena kau*",, batin Celyn sambil melihat kearahnya Mamah Vina.


Sedang Vicktor dia hanya menggelengkan kepalanya mendengar jawabannya Celyn tadi, karena Vicktor yakin Celyn akan memberikan jawaban-jawaban yang menyeleneh seperti beberapa jam dia mengenalnya.


"*Kami melakukan yang seharusnya dilakukanlah Mah, masa adegan seperti itu harus Celyn jelaskan, tapi kalau diijinkan boleh juga akan Celyn ceritakan dengan detail*",, kata Celyn kepada Mamah Vina dan langsung memanggil Mamah Vina dengan panggilan Mamah.


*"Dan tadi ditelfon Papah Adam juga mendengar sendiri kan, jika anak anda ini sedkit mend***h*",, jawab Celyn kepada Mamah Vina lagi sambil memanggil namanya Papah Adam dengan panggilan Papah.


"*Karena Celyn baik, Celyn akan ceritakan deh Mah, didalam apartemen kita melakukan ciuman dibibir Mah lamaaaaaa sekali, terus kita saling membelai satu sama lainnya dan ketika kami sudah saling puas kami langsung saja me............*",, perkataannya Celyn langsung saja terhenti karena Vicktor langsung membekap mulutnya Celyn supaya tidak melanjutkan cerita yang tidak-tidak lagi kepada Keluarganya.


Sungguh Vicktor sangat malu akan perkataannya Celyn didepan keluarganya.


"*Waaah kamu hebat Celyn, bisa menaklukan anak Mamah yang sudah seperti robot ini*",, jawab Mamah Vina kepada Celyn dengan gayanya seperti biasanya yang sudah kenal lama dengan Celyn.


Mamah Vina yang keceplosan berbicara santai dengan ekspresi cerianya sambil menyebut namanya Celyn dia langsung saja menutup mulutnya dan langsung juga diam seketika.


Sedang Papah Adam dan juga Dela mereka hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan dari Mamah Vina yang sudah membongkar akting mereka.


Dan Vicktor sendiri dia langsung saja terkejut dengan sambil menepuk jidatnya sendiri, karena baru teringat jika Dela adiknya adalah sahabat dekatnya Celyn.


"*Aku lupa jika kalian bersahabat*",, kata Vicktor ketika sudah menepuk jidatnya sendiri sambil menunjuk Celyn dan juga Dela.


"*Sudah-sudah kita akhiri saja akting kita, karena Mamah juga sudah membocorkannya*",, kata Papah Adam kepada semuanya, membuat Mamah Vina langsung tertawa kecil kepada Papah Adam.


"*Maaf Pah, habisnya Celyn tahu akan kelemahannya Mamah*",, kata Mamah Vina kepada Papah Adam sambil tertawa kecil.


"*Apa benar Celyn ini istri kamu Vicktor*",, tanya Papah Adam dengan sedkit serius kepada Vicktor.

__ADS_1


"*Benar Pah, dan apa Papah juga sudah mengenal dengan Celyn??*",, kata Vicktor kepada Papah Adam.


"*Papah sama Mamah sudah mengenal baik Vicktor, karena Celyn juga sudah kami anggap anak kita juga sama seperti Dela, dan dia dulu semasa kuliah sering juga ko menginap disini*",, jawab Mamah Vina kepada Vicktor.


Dan Vicktor terkejut sekali mendengar perkataan dari Mamahnya jika Celyn sering menginap dimansion Papahnya, sedang Celyn dia hanya tersenyum saja kepada tiga orang yang duduk berseberangan dengannya itu.


"*Wah berarti sekarang aku harus memanggil kamu Kakak Ipar dong*",, goda Dela kepada Celyn.


"*Ya harus dong, sekarang kamu kan sudah menjadi adik ipar aku*",, jawab Celyn sambil tertawa kepada Dela dan itu membuat Dela ikut-ikutan tertawa juga.


"*Makanya Nak, jadi orang itu harus ingat dengan orang tua juga, sama teman dari adik sendiri saja tidak tahu*",, goda Papah Adam kepada Vicktor sambil tertawa kecil.


"*Vicktor tahu Pah, akan tetapi ketika sampai disini tadi Vicktor lupa jika Celyn juga sahabatnya Dela*",, jawab Vicktor kepada Papah Adam.


"*Sungguh Mamah tadi sangat terkejut sekali ketika kamu tadi datang bersama Celyn Nak*",, kata Mamah Vina kepada Vicktor sambil masih tertawa.


"*Terus sekarang Mamah sama Papah merestui pernikahan kami tidak??*",, kata Celyn kepada Mamah Vina dengan gaya orang yang sudah mengenal dekat seperti biasanya.


Dan Celyn memanggil Papah Adam serta Mamah Vina dengan sebutan Papah dan Mamah sudah dari dulu, dari jaman Celyn dan Dela masih kuliah dan sering menginap dimansionnya Papah Adam.


"*Restui dong, apalagi kami juga sudah mengenal kamu dengan baik Celyn, oh ya bagaimana kabar kedua orang tua kamu*",, kata Mamah Vina kepada Celyn.


"*Apakah mereka sudah mengetahui jika kamu sudah menikah dengan anak Mamah yang seperti robot ini??*",, kata Mamah Vina lagi kepada Celyn.


Seperti tadi ketika Celyn ingin menjawab, kali ini pinggangya Celyn sudah diremas pelan oleh Vicktor, dan Celyn pun menyadari akan maksudnya Vicktor itu.


"*Sudah Mah, dan setelah dari sini kita akan kesana untuk menginap disana*",, bukan Celyn yang menjawab, melainkan Vicktor.


"*Baguslah kalau begitu, oh ya ayo kita makan malam dulu, pasti sudah sedikit dingin itu masakannya*",, kata Papah Adam kepada semua orang.


Mereka semua lalu masuk kedalam ruang makan untuk menikmati makan malam yang memang sudah disediakan oleh Mamah Vina daritadi.


Ketika dimeja makan pun, Celyn yang tahu akan apa yang harus dilakukannya dia dengan pengertian mengambilkan makanan untuk Vicktor.


Vicktor pun yang melihat Celyn mau perhatian kepadanya dimeja makan, hatinya sedikit menghangat, akan tetapi Vicktor belum mau mengakui jika didalam dirinya sudah ada ketertarikan dengan Celyn.


"*Oh ya Nak, hati-hati dengan Celyn, karena dia orangnya usil, jahil dan juga ngangenin*",, kata Mamah Vina kepada Vicktor, membuat Celyn langsung tertawa kecil mendengarnya.


"*Iya Mah*",, jawab Vicktor kepada Mamahnya.


Akan tetapi jawabannya Vicktor berbeda dengan jawaban yang ada didalam hatinya.

__ADS_1


"*Sudah tahu Mah, karena Vicktor sudah pernah dijahili oleh dia berulang kali, walau baru beberapa jam hidup bersama*",, kata batin Vicktor sambil memakan makanannya.


"*Oh ya Dela, mulai besok Celyn sudah tidak lagi bekerja menjadi sekretaris kamu*",, kata Vicktor dengan entengnya kepada Dela dan itu langsung saja membuat Celyn terdiam dari kegiatannya yang lagi makan sambil tertawa kepada Mamah Vina.


Begitupun Papah Adam, Mamah Vina dan juga Dela mereka semua juga langsung saja terdiam seperti Celyn.


"*Maksud kamu apa Vicktor, kenapa aku tidak lagi bekerja menjadi sekretarisnya Dela*",, kata Celyn kepada Vicktor dengan sangat terkejut sekali sambil melihat kearahnya Vicktor yang sedang duduk disampingnya itu.


"*Iya Kak maksudnya apa??, terus nanti yang akan menjadi sekretarisnya Dela siapa??*",, kata Dela juga kepada Vicktor.


"*Karena si Ray itu cuma sekretaris cadangan saja selain Celyn*",, kata Dela lagi kepada Kakaknya.


Dan Ray adalah sekretaris keduanya Dela, sedangkan Celyn adalah sekretaris utamanya Dela sekaligus orang kepercayaannya Dela.


"*Sudah Kakak atur dan siapin sekretaris untuk kamu, dan yang pasti dia juga ahli dalam pekerjaannya*",, jawab Vicktor dengan santainya kepada Dela.


"*Karena Celyn dia akan menjadi sekretaris pribadinya Kakak dan dia mulai besok akan bekerja dengan Kakak*",, kata Vicktor lagi kepada Dela sambil melihat kearahnya Celyn.


"*Tidak aku tidak mau, kenapa kamu tidak mengatakannya terlebih dahulu kepadaku Vicktor ketika dirumah tadi??*", kata Celyn kepada Vicktor dengan sedikit marah.


Papah Adam yang melihat adanya perseteruan antara Vicktor dan juga Celyn dia langsung saja menengahinya supaya tidak berkelanjutan karena adanya kurang komunikasi yang baik didalam hubungan mereka.


"*Sudah-sudah, sekarang kita habiskan saja makanan ini, dan untuk kalian berdua nanti rundingkan lagi dirumah saja ya*",, kata Papah Adam kepada Celyn dan juga Vicktor.


"*Dan kamu Vicktor jika ada apa-apa harus komunikasi dengan istri kamu terlebuh dahulu, karena sekarang kamu sudah tidak sendirian lagi*",, pesan Papah Adam kepada Vicktor.


"*Iya Pah*",, jawab Vicktor dengan singkat dan padat serta jelas kepada Papahnya.


"*Dan kamu Celyn, jika Vicktor macam-macam jangan diberi jatah saja dia, biar tahu rasa jika has***tnya tidak terpenuhi*",, pesan Papah Adam kepada Celyn sambil tersenyum jahil.


Yang membuat Dela serta Mamah Vina langsung menahan suara tawanya ketika mendengar perkataan dari Papah Adam.


Sedang Vicktor dia sedikit melototkan matanya ketika mendengar perkataannya Papah Adam kepada Celyn.


"*Iya benar juga Pah, dia kan tidak bisa tahan melihat kemolekan tubuhnya Celyn, biar tahu rasa nanti terongnya nanti layu, Celyn akan tidur dikamar yang lainnya saja jika dia nyebelin*",, jawab Celyn kepada Papah mertuanya sambil melirik kearahnya Vicktor.


Dan Vicktor dia langsung memasang wajah cemberutnya ketika mendengar jawabannya Celyn kepada Papah Adam.


Sedangkan Papah Adam, Dela dan juga Mamah Vina langsung pecah suara tawanya ketika mendengar perkataannya Celyn.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2