Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 58


__ADS_3

Ketika Vicktor sudah sampai diruang keluarga dia langsung saja duduk disampingnya Celyn dan itu langsung membuat Celyn membuka matanya karena terkejut.


"*Apakah perut kamu sudah enakan Celyn??*",, tanya Vicktor kepada Celyn dengan lembut ketika sudah duduk disampingnya Celyn.


Celyn hanya menggelengkan kepalanya saja, karena jika dia bersuara serasa ingin muntah lagi.


"*Mau makan apa, biar aku ambilkan??*",, kata Vicktor lagi kepada Celyn.


"*Tolong buatkan aku teh hangat saja Vicktor rasanya aku mau minum yang hangat-hangat*",, kata Celyn kepada Vicktor dengan wajah yang menahan ingin muntah.


Dan Vicktor dia lalu memanggil Pak Hu untuk membuatkan teh untuk Celyn. Vicktor duduk disampingnya Celyn dengan tangan dia yang dia sandarkan kebelakang sandaran punggungnya Celyn.


Vicktor lalu membawa Celyn kedalam pelukannya, dan Celyn juga langsung saja menyandarkan kepalanya kepundaknya Vicktor.


Mencium aroma parfum bercampur dengan aroma badannya Vicktor membuat Celyn dia langsung saja memejamkan matanya karena merasa nyaman, harum badannya Vicktor sangat enak sekali diindra penciumannya Celyn.


Vicktor pun juga menepuk-nepuk pelan pundaknya Celyn dengan kepalanya dia sandarkan kekepalanya Celyn, dan juga tangan kanannya terus mengusap lembut perut buncitnya Celyn itu.


Tanpa disadari Vicktor apa yang dilakukan Vicktor kepada Celyn, membuat Celyn langsung dengan mudah terlelap dipelukannya Vicktor.


Pak Hu yang sudah selesai membuatkan teh hangat seperti keinginannya Celyn pun dia langsung saja mengantarkannya kepada Vicktor dan juga Celyn yang berada diruang kelurga.


"*Tuan tehnya*",, kata Pak Hu kepada Vicktor.


"*Iya Pak Hu taruh saja diatas meja*",, jawab Vicktor kepada Pak Hu.


Pak Hu pun langsung saja menaruh tehnya diatas meja, dan setelahnya Pak Hu berpamitan kepada Vicktor untuk kembali kebelakang lagi.


Setelah Pak Hu berlalu dari ruang keluarga, Vicktor memanggil namanya Celyn untuk meminum tehnya, namun tidak ada tanggpan sama sekali dari Celyn.


Dan ketika Vicktor ingin melihat wajahnya Celyn, semua keluarganya sudah pada selesai makan malamnya, dan mereka semua langsung pada ikut duduk bergabung diruang keluarga lagi bersama Vicktor.


"*Vicktor Celyn dia tidur??*",, kata Papah Adam kepada Vicktor dengan suara pelannya.

__ADS_1


"*Tidur??*",, kata Vicktor dengan suara pelannya juga sambil terkejut, karena dia tidak tahu jika Celyn sudah tertidur dalam pelukannya.


"*Iya Nak, sana bawa Celyn masuk saja kembali kedalam kamar, biar kami semua pulang saja kerumah*",, kata Mamah Gilda kepada Vicktor.


"*Iya kami pulang saja kerumah Vicktor, biar Celyn juga bisa beristirahat kasihan dia kalau kecapekan, apalagi dia sedang hamil baby triple*",, kata Mamah Vina juga kepada Vicktor.


Mereka semua langsung saja berpamitan pulang dengan Vicktor, namun Vicktor tidak bisa mengantarkan mereka semua sampai depan, karena dia harus menggendong Celyn masuk kedalam kamar.


Ketika digendong Vicktor pun Celyn malah menempelkan hidungnya keketiaknya Vicktor, karena entah kenapa harum ketiak Vicktor sangat enak sekali menurutnya.


Vicktor pun hanya tersenyum saja ketika melihat Celyn seperti itu.


Dan ketika sudah sampai didalam kamar mereka, Vicktor langsung saja menaruh Celyn dengan sangat pelan-pelan sekali diatas ranjangnya, Vicktor juga langsung menyelimuti Celyn dengan selimut yang ada diatas ranjang.


Setelah itu Vicktor lalu masuk kedalam kamar mandi untuk bersih-bersih badannya dan berganti pakaiannya juga didalam walk in closet.


Setelah memakai celana kolornya seperti biasa ketika mau tidur dan selalu bertelanjang dada, Vicktor langsung saja ikut merebahkan badannya keatas ranjang sampingnya Celyn.


Vicktor dia tidur menyamping dengan terus mengamati wajahnya Celyn yang sedang tertidur, Vicktor tidak menyangka jika malam itu dia sudah bisa tidur lagi bersama Celyn.


"*Tidak aku sangka ternyata milikku sangat tokcer juga*",, kata Vicktor dengan bangga sambil mengusap lembut perutnya Celyn.


Iya Vicktor bangga, karena dia bisa membuat Celyn hamil anaknya langsung tiga sekaligus.


Vicktor yang belum bisa tidur dia tiba-tiba beranjak turun dari atas ranjang dan berjalan menuju keruang galerinya yang tersembunyi dibalik rak buku itu.


Ketika sudah masuk kedalam ruang galeri, Vicktor lalu menyiapkan kanvas, kuas dan cat-cat yang dia butuhkan untuk melukis sesuai gambaran hatinya yang sekarang, yaitu melukis Celyn yang sedang hamil dengan dia berada dibelakangnya Celyn sambil memeluk perut buncitnya Celyn.


Mungkin bagi Vicktor, foto tidaklah penting, karena dia bisa menciptakannya dengan karya tangan dia sendiri.


Tanpa sadar Vicktor menghabiskan waktunya dalam melukis satu lukisan itu yang diinginkannya selama tiga jam lamanya, dan jam pun sudah menunjukkan pukul satu dinihari.


Vicktor yang sangat puas akan hasil gambaran tangannya sendiri itu dia terus tersenyum dan senang melihat hasil lukisannya.

__ADS_1


Setelah puas memandang hasil lukisannya Vicktor lalu melangkahkan kakinya untuk kembali keranjang.


Ketika sudah keluar dari ruang galerinya, Vicktor tidak menemukan Celyn diatas ranjang, dan Vicktor langsung saja bingung mencari Celyn kesemua sudut kamarnya.


Vicktor juga mencari Celyn kedalam kamar mandi miliknya namun dia tidak menemukannya juga, Vicktor lalu membuka pintu ruang walk in closet miliknya dan dia langsung saja menemukan Celyn sedang berjongkok dan hanya memakai celana d4la4mnya saja untuk mengambil baju tidur miliknya yang ada dilipatan baju yang ada didalam lemarinya.


Vicktor langsung saja mengusap dadanya dengan lega ketika dia melihat Celyn ternyata ada didalam ruang walk in closet.


"*Ya ampun Celyn aku sudah mencarimu kemana saja, aku kira kamu pergi lagi dariku*",, kata Vicktor sambil berjalan medekati Celyn yang ingin memakai baju tidurnya.


Sungguh pemandangan yang ada dihadapannya Vicktor sangat menggoda imannya sekali, karena Celyn dia tidak memakai branya dan hanya memakai celana d4l4mnya saja.


"*Aku terbangun karena mau pipis Vicktor, dan aku juga gerah memakai baju tadi*",, jawab Celyn kepada Vicktor dengan sambil ingin memakai baju tidurnya.


Namun sebelum bisa kepakai Celyn, Vicktor langsung saja merebut baju tidurnya itu, dan membuangnya dengan asal.


"*Ada apa Vicktor??*",, kata Celyn kepada Vicktor yang sudah memojokkannya kedepan lemari.


"*Kamu membangunkan yang sudah tertidur beberapa minggu ini Celyn*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil memegang kedua tangannya Celyn dan juga sambil mencium lehernya Celyn.


Vicktor juga sengaja menempelkan palu thornya yang sudah siap tempur itu kepahanya Celyn, membuat Celyn sangat kegelian akan ulahnya Vicktor.


"*Sekarang kamu tahu Celyn apa yang aku maksud??*",, kata Vicktor lagi kepada Celyn sambil menatap lekat wajahnya Celyn dengan tatapan yang penuh dengan g4ir4h.


"*Lha terus??*",, jawab Celyn dengan berpura-pura tidak faham akan maksudnya Vicktor.


"*Kamu harus membantuku untuk menuntaskannya Celyn*",, jawab Vicktor dengan suara serak-serak tertahannya.


"*Seperti inikah*", kata Celyn kepada Vicktor sambil meremas lembut terong jumbonya Vicktor, membuat Vicktor langsung saja melototkan matanya kepada Celyn.


Sedangkan Celyn yang lagi dipelototin Vicktor dia hanya tersenyum lucu saja kepada Vicktor.


Dan tanpa menunggu waktu lama, Vicktor langsung menggendong Celyn kearah ranjang king sizenya untuk menuntaskan sesuatu didalam dirinya yang beberapa minggu ini belum tersalurkan.

__ADS_1


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


***TBC***


__ADS_2