Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 219


__ADS_3

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul dua belas malam, Neni dia baru merasakan capek sekali dibadannya, padahal kado-kado yang ada didepannya belum dia buka semuanya.


"*Aaah capek sekali badan dan tangan aku, sepertinya aku tadi sudah membuka banyak kado deh, kenapa masih banyak juga yang belum aku bukai*",, kata Neni sambil menguap dengan cukup lebar itu.


"*Aku mau tidur saja deh, dan suami aku mana ya, cielah suami hihihihi*",, kata Neni memanggil Rexley dengan kata suami setelahnya dia tertawa sendiri seperti penghuni tak kasat mata yang ada dirumahnya.


"*Ini kamar aku dimana sih, dan Rexley juga kenapa daritadi dia tidak memanggilku untuk tidur??*",, kata Neni sambil berdiri dan berfikir dimana letak kamarnya.


"*Coba aku cari diatas*",, kata Neni lagi dan setelahnya Neni langsung saja melangkahkan kakinya untuk naik kelantai atas.


Ketika sudah sampai dilantai atas, Neni langsung membuka sebuah kamar, namun bukan itu kamarnya, dan ketika Neni beralih kekamar satunya lagi, barulah benar jika itu adalah kamar pengantinnya bersama Rexley.


Masih sama seperti biasanya, Neni yang pertama membuka kamar pengantinnya, dia langsung saja terpukau melihat dekorasi dan terlena dengan pengharum ruangan yang sengaja dipasang untuk menambah kesan intim untuk Rexley dan juga Neni.


"*Waaahhh harumnya, dan ini sangat indah sekali, tapi sayang Tuan TiRex dia berpuasa dulu selama tiga hari*",, kata Neni sambil tertawa sendiri.


Neni tidak menyadari, jika Rexley daritadi melihat kearahnya sambil menampilkan wajah cemberut, bete dan sebal secara bersamaan.


Wajar saja Neni tidak melihat wajahnya Rexley, sebab lampu kamar itu sengaja dibuat remang-remang, alhasil Neni tidak bisa melihat apakah Rexley sudah tidur apa belum.


"*Baru menikah satu malam saja dia sudah membuatku tersiksa begini, bagaimana jika satu tahun ya??*",, gerutu Rexley untuk Neni dengan suara kecilnya.


"*Lihat saja penampilannya, dia masih saja santai memakai lingerie seksi itu dihadapanku, tanpa memperdulikan hasr4tku yang tersiksa karena penampilannya*",, kata Rexley lagi sambil menatap Neni dengan tatapan sebalnya.


Sedangkan Neni dia malah asik melihat kesudut ruangan kamar untuk mencari keberadaannya Rexley sambil memperhatikan dekorasi kamarnya.


"*Aaah itu dia, ternyata dia sudah tidur, aku ikut tidur jugalah, capek sekali badan aku ini*",, kata Neni ketika dia melihat Rexley sedang merebahkan badannya diatas ranjang.


Dan fikir Neni Rexley sudah tidur duluan, padahal daritadi Rexley tidak bisa tidur karena harus bersusah payah bersolo karir dulu, serta ditambah lagi Rexley juga sedang menunggu Neni daritadi.


Neni setelah berkata seperti itu, dia langsung saja melangkahkan kakinya menuju keranjang untuk mengistirahatkan badannya.

__ADS_1


Ketika Neni melihat banyak kelopak bunga bertebaran diatas ranjang, dia langsung saja dengan segera menyingkirkannya.


"*Ini apa lagi, kasihan bunganya dirontokin begitu, tapi ujung-ujungnya aku buang juga, gatal, mana bisa tidur aku bila banyak kelopak bunga diatas ranjang*",, kata Neni sambil membersihkan kelopak bunga yang ada diatas ranjang tempat tidurnya.


Sedangkan Rexley yang mendengar gerutuannya Neni, dia hanya tertawa lucu saja dengan tanpa bersuara.


"*Aaah nyaman sekali ternyata ranjangnya*",, kata Neni ketika dia sudah bisa merebahkan badannya diatas ranjang.


Dan Neni lalu mencoba memiringkan badannya untuk memeluk Rexley dari samping.


Ketika melihat Neni akan memeluknya, Rexley langsung saja berpura-pura untuk memejamkan matanya.


Hampir sama dengan para laki-laki pada umumnya, Rexley sendiri dia tertidur lebih suka bertelanj4n9 dada dan hanya memakai celana kolor pendek saja.


"*Harum sekali badannya suami aku*",, kata Neni sambil mengusap-usapkan wajahnya ked4danya Rexley, sebab posisi tidurnya Rexley adalah tidur menyamping menghadap kearahnya Neni.


Hingga membuat Rexley sedikit kegilian akan ulahnya Neni, namun masih berusaha untuk Rexley tahan supaya dia tidak tertawa.


"*TiRex-TiRex terus, aku terkam kamu baru tahu rasa*",, batin Rexley untuk Neni sambil menggertakan giginya.


Dan setelahnya Neni ternyata sudah langsung terlelap dalam tidurnya.


Rexley yang merasa tidak ada pergerakan dari Neni, dia lalu mencoba membuka matanya untuk melihat kearah wajahnya Neni.


Dan benar saja Neni sudah tetidur sambil memeluknya dengan sangat erat sekali.


Daripada Rexley berfikir yang tidak-tidak karena merasakan bukit teletubiesnya Neni yang menempel sempurna didad4nya itu dan akan berakibat merugikan dirinya lagi, Rexley memilih untuk mengambil selimut yang ada diatas ranjang untuk menyelimuti tubuhnya dan tubuhnya Neni.


Setelahnya Rexley langsung saja membawa Neni kedalam pelukannya.


Rexley walau sudah dibuat kesal dan sebal oleh Neni, namun Rexley sangat bersyukur, akhirnya Neni sudah sah menjadi istrinya dan menjadi Nyonya Rexley Gladwin serta Nyonya King Rexley pemilik parfum ternama yang ada diNegara Prancis.

__ADS_1


Berita pernikahannya Neni dan Rexleypun juga sudah terdengar sampai ditelinga para karyawannya yang ada diPrancis sana.


Dan para wanita yang pernah berkencan dengan Rexley pun tidak menyangka, jika seorang casanova seperti Rexley akhirnya bisa memutuskan untuk menikah dengan seorang gadis yang kriteria cantiknya masih kalah cantik dari mereka semua.


Entahlah bagaimana kedepannya nanti jika suatu saat Neni tidak sengaja bertemu dengan para wanita yang pernah berkencan dengan suaminya.


Apakah Neni akan marah kepada Rexley dan para wanita itu, atau justru wanita itulah yang dibuat marah akan sikap ketelmiaannya Neni.


Kita lihat saja nanti kelanjutan kisah mereka disetiap part yang ada dinovel ini.


Sedang kita berpindah kemansionnya Vicktor, Vicktor yang tadi baru saja pulang dari pesta pernikahannya Rexley dan juga Neni bersama Celyn.


Mereka berdua langsung saja mencari anak-anak mereka, terutama baby Fey yang sudah tidak berada didalam inkubator.


Sungguh sifatnya Celyn berubah menjadi sedikit lebih dewasa ketika dia sudah memilik anak dari pernikahannya dengan Vicktor.


Jika dulunya Celyn yang jika sering berkumpul dengan sahabat-sahabatnya dia akan sama gilanya seperti mereka, apalagi jika sifat oonnya Neni akan keluar, mereka semua yaitu Felya, Ocil, Dela, dan juga Celyn, akan ikutan oon seperti Neni.


Karena diantara mereka berlima hanya Neni saja yang sifatnya sedikit berkurang.


Celyn dan Vicktor yang ketika baru saja masuk kedalam mansionnya melihat kedua Mamah mereka, yaitu Mamah Vina dan Mamah Gilda sambil menimang baby Feyrin mereka berdua langsung saja ijin masuk kedalam kamar dulu untuk bersih-bersih badan mereka terlebih dahulu sebelum menggendong baby Fey.


Setelah selesai bersih-bersih badannya, Celyn dan Vicktor sebelum turun kebawah untuk melihat baby Fey, mereka berdua menyempatkan diri untuk melihat baby Shane dan baby Bastein yang masih setia didalam inkubatornya itu.


"*Sehat-sehat selalu ya Nak, jika sudah bisa berjalan nanti, Mommy akan mengajari kalian untuk beladiri*",, kata Celyn kepada kedua anak-anaknya itu.


Vicktor yang mendengar perkataannya Celyn, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Celyn sambil bertanda tanya besar.


Karena setahunya Celyn dia tidak pandai berkelahi apalagi beladiri, begitulah kata batin yang dikatakan oleh Vicktor untuk Celyn.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2