
Sebelum mereka semua keluar dari dalam kamarnya Celyn, mereka menumpang make up dulu sebentar dan ketika mereka semua sudah pada selesai, Ocil, Neni dan juga Felya mereka bertiga sangat senang, karena bisa terlihat sangat cantik sekali pagi itu dengan memakai dress yang dikasih oleh Celyn.
"*Tidak aku sangka ternyata baju ini membuatku semakin cantik saja*",, kata Neni ketika dia sudah selesai berdandannya.
"*Iya Celyn, baju ini sangat cantik sekali, berapa sih harganya??*",, kata Ocil juga kepada Celyn sambil melihat dirinya sendiri didalam cermin besar yang ada diruang walk in closet miliknya Celyn.
"*Apa kamu tidak melihat sendiri labelnya kan belum aku buang tadi*",, jawab Celyn kepada Ocil.
"*Masa sih, ko aku tidak tahu ya??*",, kata Ocil kepada Celyn sambil melihat kearahnya Celyn.
Celyn hanya menggelengkan kepalanya saja ketika mendengar perkataannya Ocil.
Celyn lalu berjalan mendekat kearahnya Ocil dan langsung memegang dress yang dipakai Ocil dibagian bawahnya lalu membaliknya sedikit.
"*Ini labelnya, bahkan belum kamu buang*",, kata Celyn ketika dia sudah menunjukkan label merek dan harga yang ada didress yang dipakai oleh Ocil.
Ocil lalu melihat label itu dengan cara melepaskan dengan paksa namun masih pelan-pelan supaya tidak merusak dress yang dipakainya.
Ketika Ocil sudah melihat harga dress yang dipakainya dia sangat syok sekali, karena harganya sangat-sangat mahal sekali, walau Ocil sendiri bisa membeli dress dengan seharga segitu, tetap saja dia akan mikir dua kali untuk membelinya.
Felya dan juga Neni juga langsung ikut-ikutan melihat lebel harga miliknya Ocil itu.
"*Semua ini terlalu mahal untuk kamu berikan kepada kita Celyn, tadi saja harga dressku aku lihat hanya selisih sedikit dari harga dressnya Ocil*",, kata Felya kepada Celyn.
"*Tidak apa-apa yang terpenting kalian masih mau menerimaku sebagai sahabat kalian apa adanya baik susah maupun senang itu sudah cukup menggantikan harga dress yang kalian pakai saat ini*",, kata Celyn kepada ketiga sahabatnya.
Membuat semua sahabatnya sangat terharu sekali dengan perkataannya Celyn dan mereka bertiga langsung saja mendekat kearahnya Celyn dan langsung juga berpelukan bersama.
"*Kalau sudah selesai kita keluar yuk untuk sarapan bersama, kasihan para laki-laki pasti mereka sudah pada menunggu kita semua*",, ajak Celyn kepada para sahabatnya.
Dan mereka berempat langsung saja keluar kamar. Ketika mereka berempat sudah pada masuk keruang keluarga, Diego, sama Rexley mereka berdua sampai tidak bisa mengalihkan pandangan mereka kearahnya Neni dan juga Ocil.
__ADS_1
Karena Neni dan juga Ocil terlihat lebih cantik dengan memekai dress yang diberikan oleh Celyn.
Sedang Celyn sendiri dia juga langsung saja duduk disebelahnya Vicktor, dan Vicktor pun langsung memeluk Celyn dalam duduknya sambil tersenyum manis sekali, secerah suasana pagi hari itu.
Mereka semua tidak menyinggung sama sekali dengan apa yang mereka lihat antara Rexley dan juga Neni tadi, karena mereka semua sudah pada dewasa dan tidak mau ikut campur dalam urusannya Neni serta Rexley.
Namun mereka semua hanya menggoda saja tanpa ada yang bertanya lebih lanjut lagi kepada Rexley maupun Neni.
"*Oh ya, yuk jika semua sudah kumpul, kita sarapan dulu, ya walau sedikit sudah terlambat*",, kata Vicktor kepada semua tamunya sambil tertawa kecil.
Karena memang tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi.
Mereka semua langsung saja berjalan menuju keruang makan yang tadi malam untuk mereka makan malam.
Diatas meja makan, sudah terhidang dengan berbagai hidangan dan makanan lezat yang dimasak oleh para koki atau Chef yang bekerja dimansionnya Vicktor.
Kalau semalam Diego duduk disebelah Ocil karena sengaja ingin mendekatkan Rexley dengan Neni, namun pagi itu, Diego dia sengaja memang ingin duduk disebelahnya ocil.
Diego tidak henti-hentinya tersenyum manis kepada Ocil ketika mereka tidak sengaja saling pandang.
Sedang Rexley sendiri dia yang kembali duduk disebelahnya Neni pun dia masih berpura dingin dan jutek kepada Neni, namun aslinya Rexley ingin melihat wajahnya Neni terus.
Neni sendiri dia sekarang yang terlihat canggung duduk bersebelahan dengan Rexley, dan dia juga tidak banyak cerewert seperti tadi malam kepada Rexley, karena Neni dia masih merasakan malu yang amat sangat malu kepada Rexley, sebab tadi malam dia terlihat seperti wanita mur4ha4n sekali dihadapannya Rexley.
Mereka makan dengan saling diam dan saling berbicara seperlunya saja, dan Vicktor pun dia masih sama seperti kemarin yang selalu mengambilkan makanan untuk Celyn.
Ketika mereka sedang asik makan, tiba-tiba ponselnya Vicktor yang ada didalam saku celananya berbunyi dengan nyaring.
Vicktor langsung saja mengambilnya dan melihat siapa yang menelfonnya pagi itu.
Nama Papah Adamlah yang tertera dipanggilan masuk diponselnya, dan VIcktor dia langsung saja mengangkatnya.
__ADS_1
"*Halo Pah, ada apa menelfon Vicktor??*",, kata Vicktor ketika sudah mengangkat sambungan telefon dari Papahnya.
Celyn dia hanya diam saja sambil melihat kearahnya Vicktor yang sedang menerima panggilan telefonnya.
Sedangkan yang lain mereka pada cuek sambil mendengarkan juga Vicktor yang mengangkat sambungan telefonnya, sebab Vicktor dia mengangkat sambungan telefonnya Papah Adam tidak beranjak berdiri dari tempat duduknya.
Celyn dia berinisiatif mengambil makanannya Vicktor dan langsung menyuapi Vicktor dan Vicktor pun dia tersenyum serta langsung membuka mulutnya dengan sambil menerima telefon dari Papahnya.
"*Papah cuma mau ngasih tahu kamu sama Celyn, jika urusan resepsi pernikahan kalian sudah selesai sembilan puluh sembilan persen, tinggal menunggu hari Hnya*",, kata Papah Adam kepada Vicktor.
"*Memangnya hari Hnya kapan Pah??*",, tanya Vicktor kepada Papah Adam sambil mengunyah makanan yang tadi disuapkan oleh Celyn.
Yang lain mereka tidak terkejut lagi melihat keromantisannya Celyn dan juga Vicktor yang lagi suap-suapan seperti itu.
"*Minggu depan, tepat hari Minggu*",, jawab Papah Adam kepada Vicktor.
"*Berarti satu minggu lagi dong, apakah kami harus melakukan fitting baju pengantinnya juga Pah??*",, tanya Vicktor lagi kepada Papah Adam.
"*Iya perlu, tapi kalian berdua tidak perlu datang kebutik, nanti pihak butiknya yang akan datang kemansion kamu hari ini jam sepuluhan mungkin, nanti untuk urusan baju akan diurus sama Mamah kamu*",, kata Papah Adam kepada Vicktor.
"*Kasian Celyn jika dia harus banyak bergerak nanti jika kalian harus datang kebutik, yang terpenting kalian hari ini tidak pergi dan tidak ada acara kan??*",, kata Papah Adam lagi kepada Vicktor.
"*Tidak ada Pah kami dirumah hari ini*",, jawab Vicktor kepada Papahnya dengan menyunyah makanannya yang terakhir.
Namun ketika Vicktor baru mengucapkan kata-kata itu kepada Papahnya, Celyn tiba-tiba dia langsung saja beranjak berdiri dari duduknya dengan sedikit berlari menuju kedalam kamar mandi yang letaknya tidak terlalu jauh dari ruang makan.
Dan Vicktor yang melihatnya dia langsung dengan segera mengakhiri panggilan telefonnya kepada Papahnya, sedangkan yang lainnya mereka langsung saja terkejut melihat Celyn yang tiba-tiba seperti itu.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...
__ADS_1