
Setelah selesai makan malam, seperti yang sudah disampaikan Ocil tadi kepada Celyn melalui telefon.
Ocil, Neni, Dela dan juga Felya mereka berempat sudah tiba dimansionnya Vicktor dan Celyn sekitar jam delapan malam.
Pak Hu yang menyapa mereka semua didepan, dia langsung saja mengantarkan keempat perempuan itu menemui Celyn yang sedang duduk bersama Vicktor diruang Keluarga.
Celyn dan juga Vicktor mata mereka lalu teralihkan dari televisi yang ditontonnya kearah suara langkah kaki yang berjalan mendekat kearah ruang keluarga.
Pak Hu langsung saja permisi kepada mereka semua ketika dia sudah mengantarkan semua tamunya Celyn keruang Keluarga.
Ocil, Neni, Felya dan juga Dela mereka berempat langsung saja duduk dishofa yang ada disitu ketika sudah dipersilahkan duduk oleh Vicktor.
Walau Dela sudah sering berkunjung dimansion Kakaknya, kali itu dia berasa seperti tamu yang lainnya saja ketika dia datang bersama para sahabatnya.
"*Aku tinggal kedalam dulu ya sayang, silahkan kalian puas-puaskan mengobrolnya, aku tidak akan mengganggu kalian*",, kata Vicktor kepada Celyn dan juga kepada keempat perempuan yang duduk berseberangan dengannya.
Ocil, Neni dan juga Felya mereka bertiga langsung saja mengangguk dan tersenyum kepada Vicktor, sedangkan Dela dia hanya cuek-cuek saja kepada Kakaknya.
Vicktor sebelum berlalu pergi dia memberikan sebuah kecupan didahinya Celyn terlebih dahulu, membuat Celyn lalu tersenyum manis kepada Vicktor.
"Oh ya Cil, apa ada yang ingin kamu sampaikan kepadaku atau yang lainnya, karena aku tahu dari nada bicara kamu tadi ketika ditelefon kamu seperti sedang menangis??*",, kata Celyn kepada Ocil ketika Vicktor sudah berlalu pergi dari ruang keluarga.
"*Iya nih Cil, kenapa sih*",, kata Neni juga kepada Ocil dengan nada manjanya.
Semua orang langsung saja memandang kearahnya Ocil, dan Ocil sendiri lalu memandang kesemua wajah para sahabatnya itu satu persatu.
"*Emm, sebelum aku jawab, bisakah kita pindah ketempat yang lebih sepi dari sini Celyn??*",, kata Ocil kepada Celyn.
"*Bagaimana kalau kita didalam kamar tamu saja bicaranya*",, kata Celyn kepada Ocil dan lainnya juga.
"*Boleh-boleh, tapi jangan lupa sediakan banyak makanan ya Celyn*",, jawab Neni dengan semangat kepada Celyn.
"*Kamu ini makanan terus yang diingat*",, jawab Felya kepada Neni ketika mendengar perkataannya Neni.
"*Biar saja*",, jawab Neni dengan jutek kepada Felya.
__ADS_1
"*Iya sebentar aku suruh Pak Hu menyiapkan untuk kalian semua*",, kata Celyn kepada Neni dan masih didengar semua orang.
Celyn langsung saja memanggil Pak Hu untuk menyiapkan makanan dan camilan untuk mereka semua, dan membawanya kedalam kamar tamu.
Dan pak Hu langsung saja menyanggupinya serta segera menyiapkan apa yang diperintahkan oleh Celyn kepadanya.
Setelahnya Celyn, Ocil, Neni, Felya dan juga Dela langsung saja menuju kedalam kamar tamu yang kemarin ditempatin oleh Diego ketika mereka semua menginap dimansionnya Vicktor.
"*Kita sudah berada didalam sini, sekarang segera ceritakan kepada kami semua Cil??*",, kata Celyn kepada Ocil ketika mereka semua sudah duduk diatas ranjang yang ada didalam kamar.
Ocil sebelum bercerita dia mengambil nafas yang panjang dan mengeluarkannya secara perlahan, karena rasanya dia sangat sesak sekali perasaannya ketika menceritakan tentang Diego kepada para sahabatnya.
"*Sebenarnya aku sangat mencintai Diego Celyn*",, kata Ocil kepada Celyn dan masih didengar oleh yang lainnya juga.
"*Aku mencintainya sejak pertama kali bertemu dengannya dimansion kamu ini kemarin*",, sambung lagi perkataannya Ocil kepada para sahabatnya.
Perkataannya Ocil membuat semua orang langsung saja terkejut, karena pasalnya mereka semua sudah tahu jika Diego sudah mempunyai seorang tunangan.
"*Jangan bercanda deh Cil, ini tidak lucu, Diego dia sudah mempunyai tunangan*",, kata Celyn kepada Ocil dengan nada terkejutnya.
"*Iya aku tahu Celyn, perasaan itu sudah perlahan aku hilangkan dan aku kubur, namun Diego dia malah memberikan harapan serta perhatiannya kepadaku sejak keluar dari mansion ini*",, jawab Ocil kepada Celyn sambil meneteskan air matanya.
"*Aku tahu Fel, makanya ketika tadi sore Diego mengungkapkan perasaannya kepadaku, aku menolaknya dan aku sudah putuskan akan pergi keBrazil minggu depan*",, jawab Ocil kepada Felya sambil semakin deras pula air mata yang keluar dari dalam kelopak matanya.
Celyn, Felya dan juga Neni mereka bertiga sangat terkejut sekali mendengar jika Diego juga mencintai sahabatnya itu.
Dan Neni yang mendengar jika Ocil akan segera pergi keBrazil minggu depan, dia langsung saja sedih dan juga ikutan manangis.
"*Aku pasti merindukanmu Cil*",, kata Neni kepada Ocil sambil menangis sedih.
Sedangkan Dela dia masih dengan sambil terus mendengarkan cerita dari Ocil terlebih dahulu tentang Diego.
"*Apakah kamu mempercepat keBrazilnya karena kamu ingin menghindari Diego Cil, jawab jujur kepadaku*",, kata Celyn lagi kepada Ocil.
"*Iya*",, jawab Ocil kepada Celyn sambil mengangguk.
__ADS_1
Ocil lalu bercerita kepada semua sahabatnya tentang dirinya dan juga Diego yang beberapa minggu ini mereka alami dan rasakan satu sama lainnya.
Ocil juga menceritakan jika Diego sudah tidak lagi mencintai tunangannya itu.
Semua Ocil ceritakan kepada sahabatnya tentang Diego, tentang hubungannya Diego dengan tunangannya, tentang dirinya juga.
Para sahabatnya Ocil mereka langsung saja memberikan pelukan kepada Ocil, karena merasa kasihan kepada Ocil, ketika mereka semua sudah mendengar cerita dari Ocil.
Sebab mereka semua sangat tahu, jika Ocil belum pernah pacaran dan jatuh cinta, namun sekalinya jatuh cinta dia harus jatuh cinta dengan laki-laki yang mempunyai hubungan yang rumit dengan pasangannya.
Jika Ocil teruskan dan ikut masuk kedalam hubungan itu, dia yang akan paling berat memikul bebannya.
"*Sabar ya Cil, pilihan kamu sangat tepat sekali, untuk tidak menerima Diego, biarlah Diego menyelesaikan masalahnya terlebih dahulu dengan Linda tunangannya*",, kata Dela yang juga ikut-ikutan berbicara kepada Ocil.
"*Dan apa yang Diego ceritakan kepadamu memang benar apa adanya, jika hubungannya dengan Linda sudah tidak baik-baik saja*",, sambung lagi perkataannya Dela kepada Ocil.
"*Maksud kamu, apakah kamu tahu seluk beluk kisah cinta mereka Dela??*",, tanya Felya kepada Dela.
"*Sedikit tahu namun tidak banyak*",, jawab Dela kepada Felya dan masih didengar oleh semuanya.
"*Vicktor juga mengatakan kepada Diego kemarin ketika Diego dan Rexley menginap disini, jika Diego disuruh untuk menyelidiki Linda yang ada diluar negeri sana, memangnya Linda diluar Negeri sedang apa sih??, bukannya dia sedang pemotretan ya seperti yang kita tahu, jika Linda seorang model terkenal??*",, kata Celyn juga kepada Dela.
Mendengar nama Rexley dibawa-bawa Neni relfek langsung saja bertanya kepada Celyn.
"*TiRex kemarin menginap disini Celyn??*",, tanya Neni kepada Celyn.
"*Iya memangnya kenapa??*",, jawab Celyn kepada Neni dengan nada yang dibuat jutek.
"*Ya tidak apa-apa cuma bertanya saja*",, jawab Neni kepada Celyn dengan bibir yang dibuat cemberut.
"*Dia kesini memperkenalkan kekasihnya, dan menginap juga dengan kekasihnya malam itu disini*",, lanjut lagi perkataannya Celyn menggoda Neni sambil menahan suara tawanya ketika melihat wajahnya Neni yang terlihat seperti sedang cemburu.
Ocil sedikit teralihkan dengan ekspresinya Neni yang sangat terlihat jelas jika dia sedang cemburu ketika mendengar perkataannya Celyn tadi.
Bahkan Ocil sempat-sempatnya dia tersenyum lucu melihat wajahnya Neni yang seperti itu, walau hatinya sedang bersedih.
__ADS_1
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...