
Sungguh hari-hari mereka dipenuhi dengan wajah sedih dan sayu, serta tidak ada keceriaan terpancar diwajah semua keluarga.
Tanpa disangka sudah dua minggu ternyata Celyn belum sadarkan diri dari pasca operasinya itu.
Vicktor tidak sedikitpun dia meninggalkan Celyn sendirian, dan Vicktor hanya akan datang kekantor pun cuma jika ada meeting penting saja.
Ian sendiri dia juga sudah pulang dari rumah sakit sejak dua minggu yang lalu, hampir bersamaan dengan kecelakaan yang dialami oleh Celyn.
Dan Ian kemarin juga diundang dalam pernikahannya Dela serta Chris, tapi sayang Ian tidak bisa datang.
Karyl adiknya Ian, awalnya dia tidak mengetahui perihal pernikahannya Chris dan juga Dela.
Namun ketika Karyl sedang mengantarkan makanan untuk sang Kakak, dia tidak sengaja melihat undangan yang tergeletak diatas meja yang ada didalam kamarnya Ian sang kakak.
Karyl yang penasaran dengan undangan mewah yang ada diatas meja itu, dia langsung saja melangkahkan kakinya menuju kearah meja dekat shofa itu.
Karyl yang sudah mengambil kartu undangannya, dia lalu membuka dan membacanya.
Alangkah terkejutnya Karyl ketika sudah membaca isi dari dalam kartu undangan tersebut, yang berisi tentang pernikahannya Chris dan juga Dela.
Karyl langsung saja membuang kartu undangan itu diatas shofa yang ada disitu dengan menampilkan wajah sedihnya.
Dan Ian yang baru saja kembali lagi dari balkon kamarnya dengan kursi rodanya, sebab Ian belum bisa berjalan, dia sedikit terkejut melihat wajah sang adik yang bersedih ketika membaca kartu undangannya Chris dan juga Dela.
Iyaps, sementara waktu Ian dia tinggal dirumah kedua orang tuanya, sampai kaki dia benar-benar sembuh total.
"* Janganlah bersdih, itu artinya Tuan Chris dia tidak jodoh kamu *",, kata Ian pada waktu itu kepada Karyl.
Dan langsung membuat Karyl terkejut serta langsung juga dengan segera mengusap air matanya yang sempat menetes itu.
"* Apaan si Kak *",, jawab Karyl kepada Ian.
"* Kakak tahu jika kamu mencintai Tuan Chris, tapi jika kamu ingin dicintai balik oleh laki-laki, rubahlah sifat manja kamu itu Karyl, karena laki-laki juga tidak terlalu suka dengan wanita yang terlalu manja seperti kamu *",, kata Ian kepada Karyl.
"* Kakak sok tahu, sudah itu makanan untuk Kakak, dimakan ya, Karyl mau keluar dulu *",, jawab Kary pada waktu itu mengelak dari perkataannya Ian.
__ADS_1
Dan Ian dia juga sudah tahu akan kecelakaan yang dialami oleh Celyn, istri dari bosnya itu setelah dua hari dari pasca kecelakaannya Celyn dikasih tahu oleh Rubi dan juga Darel..
Kembali keVicktor yang saat ini dia selalu setia menemani Celyn disampingnya Celyn sambil juga mengajak berbicara Celyn dengan bergantian menggendong dan menimang buah hati mereka yang Vicktor ajak masuk juga bersama kereta babynya.
"* Mommy ini siFey sudah tambah gemuk lho, Mommy tidak mau menggendongnya?? *",, kata Vicktor kepada Celyn sambil menimang baby Fey didalam gendongannya.
Sebab baby Fey sudah diperbolehkan pulang sejak lima hari yang lalu oleh Dokter yang menanganinya.
Selalu begitu kegiatan yang dilakukan oleh Vicktor setiap harinya selama dua minggu ini.
Chris dan juga Dela yang sudah resmi menjadi sepasang suami istri pun, mereka juga sering datang berkunjung hampir setiap hari kerumah sakit.
Bahkan Dela dan juga Chris mereka berdua juga sudah melakukan malam pertama mereka, ketika Chris tergoda akan usapan lembut tangannya Dela kepadanya ketika menenangkannya kemarin ketika berada didalam kamarnya Chris yang ada didalam mansionnya Ayah Jo.
"* Mommy, baby Fey, sepertinya dia sedang pup, karena bau sekali pempersnya *",, kata Vicktor sambil mengajak berbicara kepada Celyn lagi yang masih belum ada perkembangan sama sekali itu.
"* Mommy apa tidak kasihan, masa Daddy yang harus menggantikan popoknya sikembar terus *",, kata Vicktor lagi kepada Celyn.
Pemandangan seperti itu selalu Papah Adam, Mamah Vina, Ayah Jo dan juga Mamah Gilda serta yang lainnya lihat setiap kali datang berkunjung kerumah sakit.
"* Mommy bangun yuk, main lagi sama Daddy, Daddy akan mengabulkan semua permintaannya Mommy, asalkan Mommy mau bangun dan pergi dari sini *",, kata Vicktor lagi dan lagi membuat semua orang yang sedang berjaga didepan ruang perawatannya Celyn tidak tahan melihatnya.
"* Mommy apa tidak bosan sih tiduran terus seperti itu, apa tidak pusing kepalanya Mommy tidur terus, oh ya lupa Mommy kan memang suka tidur *",, kata Vicktor lagi dan kali ini suaranya tidak bersemangat seperti tadi, dan juga Vicktor sambil meneteskan air matanya karena bersedih.
Ketika Vicktor sedang sangat emosional seperti itu, tiba-tiba ada Diego yang masuk kedalam ruang perawatannya Celyn.
"* Vicktor, maaf mengganggu waktu kamu, tapi ada satu hal yang ingin kami bicarakan kepada kamu, apakah kamu ada waktu sekarang?? *",, kata Diego kepada Vicktor dengan sangat hati-hati sekali.
"* Ada, ya sudah kita keluar dulu kalau begitu *",, kata Vicktor kepada Diego.
Diego hanya mengangguk serta langsung keluar dari dalam ruang perawatannya Celyn diikuti Vicktor dibelakangnya.
Singkat cerita, Diego, Ocil dan Vicktor mereka bertiga sudah berada dikantin rumah sakit tersebut.
"* Apa yang ingin kalian sampaikan kepadaku?? *",, tanya Vicktor kepada Diego dan juga Ocil ketika sudah duduk dikursi kantin rumah sakit.
__ADS_1
"* Sebelumnya aku meminta maaf kepadamu Vicktor, bukan maksud kami ingin berbahagia diatas penderitaan kamu, dan kami juga sudah merencanakan ini sebelum kejadian kecelakaan itu terjadi *",, kata Diego kepada Vicktor.
"* Langsung saja pada intinya *",, jawab Vicktor kepada Diego.
"* Kami akan menikah lusa Vicktor, hanya menikah saja, untuk acara resepsi akan kami laksanakan nanti ketika urusannya Ocil sudah selesai yang ada diBrazil sana *",, kata Diego kepada Vicktor.
"* Dan maafkan aku juga Vicktor, lusa setelah menikah kami akan terbang keBrazil, sebab pekerjaanku sudah sangat menumpuk banyak sekali disana *",, kata Ocil kepada Vicktor.
Sebagai pembisnis, Vicktor sangat tahu sekali apa yang dialami oleh Ocil, jadi dengan berlapang dad4, dia sebelum menjawab perkataannya Diego dan Ocil Vicktor tersenyum diwajahnya yang sedikit kurus itu.
"* Tenang saja, aku tidak akan marah kepada kalian *",, kata Vicktor kepada Diego dan juga Ocil yang duduk dikursi depannya itu.
"* Seharusnya aku dan Celyn yang meminta maaf kepada kalian karena tidak bisa menghadiri acara pernikahan kalian berdua *",, lanjut lagi perkataannya Vicktor kepada Diego dan Ocil sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam kantong celananya.
"* Walau kalian tidak ada disini menemani Celyn lagi, aku mohon tolong doakan untuk kesembuhannya Celyn *",, kata Vicktor lagi kepada Diego dan juga Ocil.
"* Pasti dan selalu aku mendoakan untuk kesembuhannya Celyn Vicktor *",, jawab Ocil kepada Vicktor dengan segera.
"* Terimakasih Vick, atas pengertian kamu *",, kata Diego juga kepada Vicktor.
"* Oh ya, dan sebagai hadiah pernikahan kalian dariku dan Celyn, aku akan memberikan sesuatu kepada kalian berdua *",, kata Vicktor kepada Diego dan juga Ocil sambil mengotak atik ponselnya.
"* Tidak perlu Vicktor, kamu tidak marah saja kepada kami berdua, kami sudah sangat senang sekali *",, kata Ocil kepada Vicktor.
"* Tidak apa *",, jawab Vicktor kepada Ocil sambil matanya terus menatap kearah ponselnya.
"* Suda masuk Go, hanya itu yang bisa saya berikan kepada kamu sebagai hadiah pernikahan kalian, gunakanlah sebaik mungkin untuk keperluan kalian *",, kata Vicktor kepada Diego.
Membuat Diego langsung saja mengambil ponselnya yang bergetar dan berbunyi didalam kantong celananya ketika Vicktor berkata seperti itu kepadanya.
Diego yang sudah mengambil ponselnya itu, dia sangat terkejut sekali, ketika mengetahui jika Vicktor mengtransfernya uang dengan jumlah yang cukup banyak sekali, sekitar tiga ratus lima puluh juta hanya untuk hadiah pernikahannya dengan Ocil.
Bagi Vicktor uang segitu sepertinya pantas, melihat kesetiaannya Ocil dan Diego yang mau mendampinginya disaat dia dan Celyn sedang terpuruk saat ini.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
__ADS_1
...***TBC***...