Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 175


__ADS_3

Pagi pun datang, Chris yang sudah menuntaskan h45r4tnya tadi didalam kamar mandi, dia menjadi tidak bisa tidur lagi.


Karena ketika Chris mencoba memejamkan matanya, dia selalu teringat dengan mimpinya bersama Dela tadi.


Akhirnya Chris putuskan untuk tidak tidur saja sampai pagi, dan dia lebih memainkan ponselnya.


Mulai dari jam lima pagi, semua keluarganya sudah pada bangun dari tidur mereka masing-masing.


Namun tidak bagi Vicktor dan juga Celyn yang masih lelap dalam tidurnya.


Mamah Vina yang sudah bangun pun, dia tidak melihat Vicktor ada disampingnya Celyn.


Padahal seingat dia semalam, Vicktor tidur bersama Celyn.


Mamah Vina lalu membuka selimut yang menutupi tubuhnya Celyn itu, dan Mamah Vina langsung saja melihat Vicktor sedang tidur dengan wajah yang menempel sekali ked4danya Celyn.


Untung saja Vicktor sudah tidak menyu5u lagi seperti yang dilihat Chris semalam.


Dan Mamah Vina yang melihat kelakukan dari putranya itu, dia hanya menggelengkan kepalanya saja.


"*Dasar mesum*",, kata Mamah Vina ketika melihat cara tidur Vicktor yang seperti itu.


Mamah Vina langsung saja melanjutkan lagi kegiatannya untuk melihat apakah ada barang-barang yang belum dipackinya.


Vicktor dan juga Celyn mereka berdua akhirnya terbangun juga ketika waktu sudah menunjukkan pukul enam lebih sedikit.


Chris yang melihat Celyn dan juga Vicktor sudah bangun dari tidurnya, entah kenapa dia merasa sangat bete sekali, karena dia harus bersolo karir semalam sebab melihat adegannya Celyn dan juga Vicktor.


"*Mamah sama Jeng Gilda dan Dela bagaimana kalau pulang dulu Pah, kemansionnya Vicktor untuk menunggu kalian semua disana??*",, kata Mamah Gilda kepada Papah Adam yang sedang duduk diatas shofa.


"*Iya tidak apa-apa, biar disini kami para laki-laki yang mengurus semuanya Mah*",, jawab Papah Adam kepada Mamah Vina.


"*Bagaimana Jeng Gilda, apakah Jeng mau??*",, tanya Mamah Vina kepada Mamah Gilda.


"*Iya boleh*",, jawab Mamah Gilda kepada Mamah Vina.


"*Oh ya Nak, itu kamu jangan lupa hubungi para sahabat kamu itu, takutnya jika mereka nanti datang kesini kan kasihan*",, kata Mamah Gilda mengingatkan Celyn.


"*Iya juga ya Mah, terimakasih sudah diingatkan*",, kata Celyn kepada Mamahnya.


Celyn lalu mengambil ponselnya untuk mengubungi kesemua sahabatnya itu.

__ADS_1


"*Biar Rexley dan Diego aku saja yang memberitahukannya*",, kata Vicktor kepada Celyn.


Dan Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor.


Vicktor lalu mengirimi pesan kepada Rexley dan juga Diego untuk tidak datang kerumah sakit, sebab Celyn sudah akan pulang hari itu bersama sikembar juga.


Diego yang sudah bangun, dan sedang memegang ponselnya dia langsung saja membalas pesannya Vicktor, dan mengatakan dia sangat senang sekali mendengar kabar itu dari Vicktor.


Sedangkan Rexley dia belum membalas pesannya Vicktor, sebab Rexley masih tertidur karena semalaman dia bergadang untuk memikirkan semua rencananya supaya berhasil untuk menikahi Neni.


Dan Celyn sahabat yang pertama dia hubungi adalah Felya, sebab Celyn sangat tahu jika Felya pastinya sudah bangun dari tidurnya karena harus mengurus suaminya untuk bekerja.


Memang tebakannya Celyn benar adanya, karena Neni juga sama seperti Rexley, dia masih tidur cantik diatas ranjangnya yang empuk itu.


"*Halo Celyn??*",, kata Felya yang sudah mengangkat sambungan telefonnya sambil menyiapkan sarapan dimeja makan untuk suaminya nanti.


"*Halo Felya, kamu jangan datang kerumah sakit lagi ya*",, kata Celyn kepada Felya, membuat Felya reflek menghentikan kegiatannya untuk sejenak.


"*Lha memang kenapa??, malahan nanti rencananya sebelum Dion berangkat kekantor dia aku suruh untuk mengantarkanku kerumah sakit dulu Celyn*",, kata Felya kepada Celyn.


"*Aku sudah pulang hari ini, bersama sikembar juga*",, Jawab Celyn kepada Felya dengan nada yang sangat bahagia sekali.


"*Benarkah, waaah kalau begitu aku nanti menyuruh Dion untuk mangantarkanku kemansion kamu saja*",, jawab Felya kepada Celyn dengan sangat semangat sekali.


"*Ok siaaap, nanti aku yang akan kabari ketukang tidur itu*",, kata Felya kepada Celyn.


Dan Celyn langsung tertawa mendengar perkataannya Felya tadi.


"*Bye*",, kata Celyn kepada Felya.


"*Bye juga Cel*",, jawab balik Felya, dan akhirnya sambungan telefon mereka terputus juga.


Jam pun semakin berdenting saja, dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, dan saatnya Dokter Archie untuk visit keruang perawatannya Celyn.


"*Pagi semua, pagi Nyonya Celyn*",, sapa hangat dari Dokter Archie kepada Celyn dan semua orang yang ada didalam ruang perawatannya Celyn.


"*Pagi juga Dokter*",, jawab semua orang kepada Dokter Archie dengan ramah.


"*Waaah sepertinya sudah pada siap pulang nih, dan tidak sabar juga kan ingin bersama sibaby*",, kata Dokter Archie kepada Celyn dan juga Vicktor sambil tersenyum manis.


"*Iya Dok*",, jawab Celyn dan juga Vicktor secara bersamaan.

__ADS_1


"*Baiklah, saya periksa dulu kondisinya Nyonya Celyn sebentar ya*",, kata Dokter Archie lagi kepada Celyn.


Dan Dokter Archie langsung saja memeriksa kondisinya Celyn terlebih dahulu sebelum Celyn pulang.


"*Iya semuanya bagus, baik dan untuk jahitannya juga sudah semakin membaik, nanti Nyonya Celyn satu minggu lagi datang kesini menemui saya untuk kontrol jahitannya ya Nyonya*",, kata Dokter Archie kepada Celyn ketika dia sudah selesai memeriksa kondisinya Celyn.


"*Nyonya Celyn sudah diperbolehkan pulang, dan mari Nyonya sama Tuan ikut dengan saya untuk melihat si baby yang mau dipindahkan kemobil ambulance*",, kata Dokter Archie lagi kepada Celyn.


Celyn dan Vicktor dengan semangat mereka lalu mengikuti langkah Dokter Archie yang sedang menuju keruang NICU.


Sedangkan para wanita tadi sudah pada pulang terlebih dahulu kemansionnya Vicktor, dan mungkin mereka semua sudah sampai daritadi.


Vicktor dan Celyn yang sedang mengikuti Dokter Archie, sedangkan para kakek dan uncle sikembar mereka langsung saja mengambil mobil mereka untuk mereka siapkan terlebih dahulu.


Vicktor dan juga Celyn sangat senang sekali bisa melihat juga ketiga baby mereka yang sudah dikeluarkan dari ruang NICU dan lagi dimasukkan kedalam mobil ambulance.


Didalam mobil ambulance itu juga ada Dokter spesialis anaknya serta beberapa perawat yang ikut juga didalam mobil.


Sedangkan Celyn dan juga Vicktor mereka berada didalam mobil pribadi mereka sendiri.


Ambulance yang dinaiki sikembar dikawal dengan iring-iringan banyak mobil.


Yang paling depan tentunya mobil yang dinaiki oleh Vicktor dan Celyn, sedangkan yang dibelakang ambulance ada mobilnya Chris dan Ayah Jo, selanjutnya Papah Adam, yang terakhir adalah para anak buah mereka semua.


Dan setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya sikembar sampai juga dimansion sang Daddy yang sangat megah sekali itu.


Dokter Spesialis anaknya dan para asisstannya itu, langsung saja membawa inkubator yang berisi sikembar keruangan yang sudah disiapkan oleh Pak Hu kemarin yang ada disebelah kamar pribadinya Vicktor.


Didalam ruangan itu benar-benar sangat steril sekali, dan yang diperbolehkan masuk, maximal hanya dua orang saja.


Dan ketika siDokter Spesialis anaknya siVicktor serta Celyn sudah selesai melakukan pekerjaannya dengan benar.


SiDokter dan para asisstannya langsung saja berpamitan pulang kepada Vicktor dan semua orang yang ada disitu.


Dokter spesialis anaknya dia akan datang dua hari sekali untuk mengecek kondisinya sikembar.


Dan setelah kepergian dari siDokter, para keluarga silih berganti melihat wajah sikembar dari jarak yang sangat dekat sekali.


Celyn juga sudah diperbolehkan untuk menyusui sendiri para babynya supaya sitriple cepat sehat dan juga gemuk berat badannya.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2