Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 46


__ADS_3

Chris yang sedang bekerja diruangannya, dia tiba-tiba ingin menanyakan sesuatu kepada Celyn, dan lalu Chris meninggalkan pekerjaan serta langsung berjalan kerahnya Celyn yang sedang berada didalam kamar rahasia yang ada didalam ruang kantornya.


Ketika Chris membuka pintu kamar rahasianya, dia langsung melihat Celyn sedang tiduran tengkurap sambil menonton film yang ada dilaptop.


Sedang Celyn dia cuek saja ketika mendengar suara pintunya terbuka dari luar, karena dia sedang asik menonton film romatis didalam laptop yang diberikan oleh Chris tadi.


Chris lalu berjalan mendekati Celyn yang sedang asik dengan laptopnya diatas ranjang.


"*Celyn, ada yang ingin aku tanyakan kepadamu??*",, kata Chris kepada Celyn ketika sudah duduk dipinggir ranjang sebelahnya Celyn.


"*Hmmm, mau tanya apa Chris??, tanya saja??*",, jawab Celyn kepada Chris tanpa mengalihkan pandangannya dari arah laptop yang sedang dilihatnya.


"*Apakah kamu benar-benar mencintai Vicktor Celyn, karena aku melihat dimata kamu tidak ada cinta untuk Vicktor??*",, tanya Chris kepada Celyn dan langsung membuat Celyn mendongakkan kepalanya kerah wajahnya Chris yang sedang duduk disampingnya itu.


Sebelum menjawab, untuk beberapa detik Celyn berfikir untuk membuat kata-kata yang pas kepada Chris supaya Chris bisa percaya kepadanya dan itu juga masuk akal, karena Celyn walau belum sepenuhnya mencintai Vicktor, namun Celyn entah kenapa dia tidak mau jika Chris nanti melukai Vicktor lebih dari kemarin ketika berkunjung kemansion Ayahnya.


"*Cinta, apa itu cinta Chris, karena sejujurnya aku belum mengerti apa arti dari kata cinta, namun jika perasaanku untuk Vicktor, entahlah.......??, disaat lagi begini aku sedikit merindukannya, namun aku juga belum mau kembali kepada Vicktor jika dia masih belum mau mengakuiku sebagai istrinya diluar sana*",, jawab Celyn kepada Vicktor seperti sambil melamun membayangkan wajahnya Vicktor.


"*Apakah pernikahan yang kamu jalani ini karena suatu paksaan dari Vicktor Celyn??*",, tanya Chris lagi kepada Celyn.


"*Awalnya iya, namun setelah beberapa jam menjadi istrinya, aku sudah mulai menerima dia menjadi suamiku Chris, karena mungkin memang Vicktor adalah jodohku*",, jawab Celyn lagi kepada Chris dan Celyn langsung saja mengalihkan pandangannya kearah laptopnya lagi.


"*Daripada kamu kabur-kaburan begini terus, bagaimana jika kamu mengajukan surat perceraian untuk Vicktor, mumpung pernikahan kalian belum berlanjut lebih jauh, jika kamu sudah tidak mau kembali lagi kepada Vicktor Celyn*",, kata Chris lagi kepada Celyn sambil terus melihat kearah wajahnya Celyn.


"*Dan aku juga bisa membantu untuk hal itu, mengurus surat perceraian kalian berdua??*",, sambung perkataannya Chris untuk Celyn.


"*Kemarin memang ada sempat kefikiran ingin aku akhiri saja pernikahan ini Chris, namun rasanya hatiku masih berat, tapi sekarang aku juga bimbang, apakah ingin berlanjut atau aku sudahi saja pernikahan ini*",, jawab Celyn dengan tatapan kosongnya.


"*Apa kamu tidak ingin mencoba menemui Vicktor dan bertanya kepadanya mau dibawa kemana arah hubungan kalian ini, karena sejujurnya aku juga tidak suka jika kamu terus-terusan lari dari masalah yang sedang kamu hadapi ini*",, kata Chris lagi seperti biasanya menasehati Celyn.

__ADS_1


"*Aku belum mau menemui dia Chris, ada ada banyak alasan yang tidak bisa aku jelaskan kepadamu, karena hanya aku sendiri yang tahu dan yang bisa merasakan*",, jawab Celyn kepada Chris.


Celyn sengaja masih menghindar kepada Vicktor karena Celyn tahu jika dia sampai menemui Vicktor, dia akan sulit untuk melarikan diri lagi dari Vicktor dan Vicktor pasti akan memaksanya untuk mengikuti semua permainannya.


"*Baiklah kalau begitu, aku mau melanjutkan lagi pekerjaanku dulu*",, kata Chris lagi kepada Celyn sambil mengusap lembut rambut kepalanya Celyn ketika sudah mendapatkan jawaban atas semua pertanyaannya kepada Celyn.


Chris sementara akan mengikuti bagaimana alur yang dibuat oleh Celyn, namun Chris juga tidak akan segan-segan untuk memarahi Celyn jika dia juga sudah keterlaluan kepada Vicktor.


Setelah kepergian dari Chris, Celyn lalu termenung memikirkan semua perkataannya Chris tadi, mau dibawa kemana hubungannya dengan Vicktor, karena dia tidak bisa selamanya bisa bersembunyi seperti itu terus, dan Celyn harus melanjutkan kehidupannya entah bersama Vicktor atau tidak.


Celyn menjadi tidak berselera lagi menonton film romatisnya, dan dia lalu beranjak turun dari atas ranjang dan berjalan kearah jendela kaca besar yang ada didalam kamar itu, Celyn lalu menatap kosong kearah luar jendela dengan fikirannya yang sedikit kacau sambil terus memikirkan Vicktor.


Sedang Vicktor yang tadi baru saja meluapkan kekesalannya didalam kamar rahasianya, dia langsung saja meninggalkan semua pekerjaannya dan berlalu keluar dari ruangannya.


Ian langsung saja sigap berdiri ketika pintu ruangannya Vicktor terbuka dari dalam.


"*Tuan*",, sapa Ian kepada Vicktor ketika Vicktor yang berjalan baru saja sampai dimeja kerjanya.


"*Batalkan semua jadwalku, dan hari ini saya tidak ingin diganggu serta jangan menghubungiku jika itu bukan masalah Celyn!!*",, perintah sangat tegas dari Vicktor untuk Ian, dan Vicktor langsung saja berlalu dari hadapannya Ian ketika sudah berkata seperti itu.


Sedang Ian dia hanya mengangguk saja sambil sedikit menundukkan badannya kepada Vicktor walau Vicktor sudah berlalu dari hadapannya.


Ian sangat tahu, dan Ian juga bisa melihat jika atasannya Vicktor dia sudah mulai mencintai istri sahnya yaitu Celyn, walau awal dari pernikahan mereka karena sebuah keterpaksaan.


Dan Ian juga bisa melihat, jika mood dari atasannya Vicktor benar-benar sangat buruk serta kacau sekali hari itu.


Vicktor yang sudah sampai diloby kantor, dia langsung saja masuk kedalam mobilnya dan mengendarainya dengan cukup kencang sekali.


Seperti biasa jika Vicktor sedang suntuk dan banyak fikiran, Vicktor jika tidak melampiaskannya dengan melukis, ya balap mobil disirkuit pribadi milik sahabatnya.

__ADS_1


Satu jam diperjalanan akhirnya Vicktor sampai juga disirkuit milik sahabatnya itu, dan kebetulan sahabatnya itu sedang mengunjungi sirkuitnya untuk melihat para pegawainya yang ia suruh untuk selalu merawat sirkuitnya itu.


Vicktor yang sudah memarkirkan mobilnya diparkiran mobil yang biasanya dia pakai, dan dia juga melihat ada mobil milik sahabatnya itu juga sedang terparkir cantik tidak jauh dari tempatnya parkir.


Vicktor langsung saja masuk kedalam sirkuit itu, dan tempat yang dia tuju adalah tempat penyimpanan mobil balapnya yang selalu terparkir rapi dan aman yang ada didalam sirkuit milik sahabatnya itu.


Para pekerja dari sahabatnya Vicktor mereka sudah tahu siapa Vicktor, dan mereka membiarkan saja apa yang sedang dilakukan oleh Vicktor.


Walau mobil balapnya Vicktor jarang dia gunakan, namun tetap selalu dirawat mesinnya oleh para pekerja dari sahabatnya itu.


Vicktor yang sudah masuk kedalam mobil balapnya dia dengan segera memacu mobil balapnya memasuki arena sirkuit.


Dengan amarahnya yang masih memuncak, Vicktor lalu mengendari mobil balapnya dengan kecepatan diatas rata-rata.


Dan temannya Vicktor yang mendengar ada suara mobil balap yang dikendarai diarena sirkuit dia langsung saja melihat dari jendela yang ada diruang kerjanya.


Sahabatnya Vicktor dia hanya tersenyum miring saja ketika melihat Vicktor sedang melampiaskan kekesalannya itu, karena dia sudah bersahabat dengan Vicktor sudah cukup lama jadi dia tahu jika Vicktor seperti itu, itu menandakan jika Vicktor sedang dalam mood yang kurang baik.


Setelah sudah melakukan sekitar tujuh kali putaran, dan Vicktor juga sudah merasakan capek dia lalu membawa mobil balapnya ketempatnya semula.


Sedangkan sahabatnya Vicktor itu ternyata sudah menunggu Vicktor ditempat parkir mobil balapnya.


"*Ada apa lagi kamu bro, siapa kali ini yang membuat kamu kesal, rekan bisnis mana lagi yang membuat seorang Vicktor Reagan bisa melakukan seperti ini lagi, setelah sekian lamanya sudah tidak melakukan kegiatan yang memacu adrenalin ini lagi*",, kata sahabatnya Vicktor kepada Vicktor yang baru saja keluar dari mobil balapnya.


Vicktor sebelum menjawab pertanyaan dari sahabatnya dia lalu tos dan berjabat tangan ala laki-laki kepada sahabatnya itu.


Dan setelahnya Vicktor langsung saja duduk ditempat duduk yang ada disitu dengan pemandangan yang tepat mengarah arena sirkuit yang sangat luas itu.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2