Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 30


__ADS_3

Tadi ketika sudah sampai didepan pintu, Vicktor langsung saja memencet bel pintu rumahnya Ayah Jo, dan tidak begitu lama pintunya langsung dibukakan oleh Mamah Gilda yang kebetulan mendengar bel pintu rumahnya berbunyi.


Waktu sudah sampai didepan pintu rumahnya, Celyn dia begitu sangat nervous sekali dengan tangannya yang sedikit meremas lengan tangannya Vicktor yang sedang digandengnya itu.


Dan Vicktor yang merasakan pegangan tangannya Celyn dilengannya sedikit menekannya, dia hanya tersenyum tipis didalam diamnya, tanpa menenangkan perasaannya Celyn yang sedang gelisah itu.


Vicktor dia sedikit pun tidak merasakan perasaan takut dan deg-degan sama sekali ketika datang kerumahnya Celyn, karena didalam hatinya Vicktor sebagaimana pun keluarga Celyn menolaknya, mereka tetap sudah sah menikah secara agama dan negara.


Jadi yang lebih berhak dengan Celyn, fikir Vicktor adalah dirinya karena dia sudah resmi menjadi suaminya Celyn.


Vicktor sendiri walau dia tidak deg-degan atau malu dan juga takut, akan tetapi Vicktor sudah menyiapkan dirinya jika kemungkinan akan mendapatkan cacian atau pukulan dari Ayah Jo dan saudaranya Celyn yaitu si Chris.


Mamah Gilda yang membukakan pintunya tadi, dia begitu sangat terkejut sekali melihat Celyn digandeng mesra atau lebih tepatnya bergandengan mesra dengan laki-laki yang cukup tampan menurut Mamah Gilda.


Dan laki-laki itu adalah Vicktor yang dimatanya Mamah Gilda terlihat sangat tidak asing sekali.


"*Celyn??*",, kata Mamah Gilda kepada Celyn ketika sudah membukakan pintunya.


"*Mamah*",, kata Celyn dengan sedikit malu dan takut entah apa namanya yang dirasakan Celyn dia tidak bisa mengungkapkannya.


"*Dan...........*",, kata Mamah Gilda dengan bingung sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor.


Vicktor yang mengetahui sambungan kata dari perkataannya Mamah Gilda, dia langsung saja mengenalkan dirinya sendiri dihadapannya Mamah Gilda.


"*Dan saya suami sahnya Celyn tante*",, kata Vicktor langsung menambahkan perkataan dari Mamah Gilda sambil tersenyum ramah.


Perkataan dari Vicktor membuat Mamah Gilda langsung terkejut sekali.


"*Suami???!!!*",, kata Mamah Gilda dengan wajah terkejutnya.


Dan Celyn langsung saja tersenyum kaku ketika Mamahnya mengalihkan pandangannya kearahnya.


"*Eeeeee..........., Eemmmmmm,, mari, mari masuk dulu kalian dan jelaskan semuanya didalam*",, kata Mamah Gilda dengan ekspresi terkejutnya dan sambil sedikit terbata-bata karena saking bingung dan terkejutnya.


Bagaimana tidak terkejut, anak gadisnya yang dia yakinin tidak mempunyai seorang pacar dan selalu dalam pengawasannya Chris walau dia hidup sendirian diapartemen sana, tiba-tiba datang membawa seorang laki-laki dan itu bukan pacarnya melainkan suaminya.

__ADS_1


Mamah Gilda langsung saja masuk dan diikuti oleh Celyn serta Vicktor yang berjalan dibelakangnya.


Mamah Gilda langsung mengajak Celyn serta Vicktor berjalan menuju kedalam ruang keluarga.


Didalam ruang keluarga tidak ada siapapun disana, dan Mamah Gilda menyuruh Celyn serta Vicktor untuk menunggu yang lainnya terlebih dahulu untuk datang dan bergabung bersama mereka diruang Keluarga.


Dan yang dimaksud yang lainnya adalah Ayah Jo serta Chris tentunya.


"*Sebentar akan Mamah panggilkan Ayah sama Chris dulu*",, kata Mamah Gilda kepada Celyn dan juga Vicktor.


"*Iya Mah*",, jawab Celyn kepada Mamahnya dengan menampilkan senyum terpaksanya.


Sedang Vicktor dia hanya tersenyum ramah sambil mengangguk kepada Mamah Gilda.


Sepeninggalan dari Mamah Gilda Vicktor lalu melihat kesemua hiasan serta semua foto-foto yang ada didalam ruang Keluarga mansionnya Ayah Jo.


Disana banyak sekali foto keluarga, foto-fotonya Celyn maupun Chris yang Vicktor yakinin adalah saudara kembarnya Celyn.


Walau mereka saudara kembar, akan tetapi wajahnya Chris dan Celyn tidaklah sama, tidak mirip sama sekali.


Sedang Celyn dia langsung saja memajukan bibirnya kepada Vicktor.


Tidak begitu lama akhirnya Ayah Jo sudah berjalan menuju keruang Keluarga dan Ayah Jo berjalan keruang Keluarga dengan terus memandangi wajahnya Vicktor hingga sampai dia duduk dishofa yang ada diseberangnya Celyn dan juga Vicktor.


"*Bisa kalian jelaskan apa masksud dari perkataannya Mamah Gilda??*", kata Ayah Jo kepada Celyn dan juga Vicktor dengan wajah seriusnya.


"*Celyn!!*",, panggil Ayah Jo kepada Celyn dengan nada tegasnya, dan itu langsung membuat Celyn terkejut.


"*I......iya Yah*",, jawab Celyn dengan sedikit takut kepada Ayahnya.


Belum sempat Celyn maupun Vicktor menjawab datanglah Chris dengan keadaan yang ngos-ngosan karena tadi dia berlari dari kamarnya menuju keruang Keluarga.


"*Celyn*",, panggil Chris kepada Celyn dan itu langsung mengalihkan pandangannya Ayah Jo dan juga Vicktor serta Celyn kepada Chris yang baru saja datang itu.


Chris langsung saja mendekati Celyn dan langsung juga memeluk Celyn dengan begitu eratnya, karena dia bisa bertemu dengan adiknya dalam keadaan yang baik-baik saja.

__ADS_1


Sedang Vicktor dia sedikit cemburu dengan Chris yang tiba-tiba memeluk Celyn dengan begitu erat sekali dihadapannya walau Vicktor juga tahu jika Chris adalah saudara kembarnya Celyn.


"*Kamu tidak apa-apa kan Celyn??*",, kata Chris kepada Celyn sambil memutar balikkan badannya Celyn untuk dia cek.


"*I'm fine Chris, i'ts Ok*",, jawab Celyn kepada Chris.


"*Syukurlah*",, jawab Chris dengan sangat lega sekali kepada Celyn.


Dan Mamah Gilda dia juga sudah bergabung duduk dishofa sebelahnya Ayah Jo.


"*Kamu*",, kata Chris yang sudah mengalihkan pandangannya kearahnya Vicktor sambil mencengkeram kerah jasnya Vicktor, dan hampir saja ingin memukul wajahnya Vicktor kalau tidak dicegah oleh Ayah Jo.


"*Stop Chris*",, kata Ayah Jo kepada Chris yang ingin memukul wajahnya Vicktor.


Chris langsung saja melepaskan cengkeraman dikerah jasnya Vicktor dengan sedikit mendorongnya hingga Vicktor terjatuh keatas shofa.


Sedang Celyn dia hanya membantu Vicktor ketika Vicktor didorong oleh Chris tadi.


Setelah mendorong Vicktor, Chris lalu duduk dishofa yang tidak jauh dari mereka semua dengan menahan ekspresi kesal dan marahnya kepada Vicktor.


Setelah melihat semua sudah pada duduk dengan tenang dan nyaman, Ayah Jo lalu memulai pembicaraannya terlebih dahulu.


"*Tolong jelaskan dan ceritakan apa maksud dari perkataannya Mamah Gilda yang mengatakan jika kalian berdua sudah resmi menikah??*",, kata Ayah Jo memulai mengintrogasi Celyn dan juga Vicktor.


"*Ka..........*",, kata Celyn ingin menjelaskan yang jujur kepada semua Keluarganya, akan tetapi tidak akan dibiarkan oleh Vicktor, dan sama seperti tadi Vicktor meremas lembut tangannya Celyn sambil mengatakan perkataan yang begitu romantis kepada Celyn.


"*Biar aku saja sayang yang menjelaskan kepada kedua orang tua kamu, karena ini semua adalah salahku*",, kata Vicktor kepada Celyn sambil melihat kearahnya Celyn dengan nada yang sangat lembut sekali serta kelihatan dimatanya Ayah Jo dan Mamah Gilda terlihat jika Vicktor sangat sayang kepada Celyn. Sungguh siVicktor seperti sangat pintar sekali aktingnya.


Sedang Celyn dia langsung saja melototkan matanya kepada Vicktor sambil memeletkan kecil lidahnya seperti ingin muntah mendengar perkataannya Vicktor.


"*Begini Tuan dan Nyonya Kenric serta Chris, akan saya jelaskan semuanya tentang kami yang memang benar apa kata dari Tuan Jo tadi jika kita sudah resmi menikah tadi pagi diGereja xxx kurang lebih pukul sepuluh pagi, dan ini adalah semua bukti jika kami sudah benar-benar resmi menikah Tuan Jo*",, kata Vicktor dengan tenang, santai dan ramah serta kalem kepada Keluarganya Celyn sambil menyerahkan map yang tadi isinya bukti pernikahannya dengan Celyn.


Ayah Jo yang ingin mengambil map itu sudah keduluan diambil oleh Chris. Dan Chris langsung saja membaca serta melihat semua bukti-bukti foto yang ada didalam map itu.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2