
Pukul sepuluh pagi, mansionnya Vicktor kedatangan tamu tidak diundang, siapa lagi kalau bukan Rexley dan juga Neni.
Eitts Neni dan Rexley mereka berdua tidak sendirian melainkan ternyata bersama dengan Felya dan juga Dion.
Mereka semua datang sambil mengajak anak mereka masing-masing, yaitu baby Chloe dan baby Mahira.
Saat ini mereka semua sudah berada diruang keluarga mansionnya Vicktor, diantarkan oleh Pak Hu tadi.
Sedangkan Mamah Vina dan Papah Adam, mereka berdua baru saja pulang kemansion mereka sendiri sekitar sepuluh menitan tadi.
Papah Adam setelah mengantar Mamah Vina pulang, dia langsung saja akan berangkat kekantornya sendiri.
Sedangkan kantornya Vicktor, sementara akan dihandle oleh Ian dan para sekretaris lainnya, sebab kemungkinan besar untuk beberapa hari yang akan mendatang Vicktor akan lebih banyak stay dimansion untuk menjaga Celyn.
"* Pak Hu??, Celyn sama Vicktornya mana ya?? *",, tanya Neni kepada Pak Hu ketika mereka semua sudah pada duduk dishofa yang ada diruang keluarga.
"* Tuan dan Nyonya ada didalam kamar mereka Nyonya *",, jawab Pak Hu dengan sopan kepada Neni.
"* Bisakah Pak Hu panggilkan Vicktor dan Cleyn kesini?? *",, kata Rexley kepada Pak Hu.
"* Sebentar Tuan Rexley, saya akan mencoba panggilkan Nyonya Celyn dan juga Tuan Vicktor *",, jawab Pak Hu kepada Rexley.
Dan Rexley serta yang lainnya mereka semua hanya mengangguk saja kepada Pak Hu.
Setelah itu Pak Hu langsung saja berlalu pergi dari hadapannya mereka semua untuk menuju kedalam kamarnya Vicktor.
Vicktor yang sedang membantu Celyn didalam kamar mandi pun, dia langsung saja meminta ijin kepada Celyn untuk membuka pintu kamar mereka sebentar.
Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor, dan dia langsung saja meneruskan gosok giginya dengan sebisanya menggunakan tangan kirinya yang tidak sakit itu.
Walau tidak sakit, yang namanya sakit memar, pastilah akan sekujur tubuh merasakannya.
" Ada apa Pak Hu?? *",, tanya Vicktor ketika dia sudah membukakan pintu kamarnya tadi.
"* Tuan dibawah ada teman-temannya Tuan, yaitu Tuan Rexley, Nyonya Neni, Tuan Dion dan Nyonya Felya Tuan *",, jawab Pak Hu kepada Vicktor.
"* Sebentar saya akan bertanya kepada Celyn dulu *",, kata Vicktor kepada Pak Hu.
"* Iya Tuan *",, jawab Pak Hu kepada Vicktor sambil mengangguk sopan.
Vicktor langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Pak Hu untuk mendekati Celyn lagi yang masih ada didalam kamar mandi.
__ADS_1
"* Lho sudah selesai sayang, gosok giginya?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn ketika Vicktor melihat Celyn sedang mencuci mukanya.
"* Sudah, siapa Daddy yang mengetuk pintunya?? *",, kata Celyn kepada Vicktor.
"* Pak Hu, dan katanya dibawah ada Rexley, Neni, Felya sama Dion sayang, apa Mommy mau menemui mereka?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn.
"* Iya mau, mereka kan sahabat kita, tapi Daddy bantu Mommy ya nanti *",, kata Celyn kepada Vicktor.
"* Ya sudah, ayo Daddy bantu dulu keluar dari dalam kamar mandi *",, jawab Vicktor kepada Celyn, sebab Vicktor takut jika Celyn akan kelamaan berdiri dan menunggunya didalam kamar mandi.
Dan Vicktor akhirnya membantu Celyn untuk keluar dari dalam kamar mandi untuk duduk dishofa yang ada didalam kamar.
"* Sebentar ya Mommy, Daddy mau bicara dulu sama Pak Hu yang masih didepan *",, kata Vicktor kepada Celyn ketika Celyn sudah duduk dishofa yang ada disitu.
Dan Celyn hanya mengangguk saja kepada Vicktor.
Setelah beberapa menit berbincang dengan Pak Hu, Vicktor yang sudah selesai, dia langsung saja berjalan mendekati Celyn lagi.
"* Apakah Mommy mau ganti baju?? *",, tanya Vicktor kepada Celyn.
"* Bantu Mommy untuk mandi sebentar Daddy, Mommy merasa gerah rasanya, dan lengket karena salep yang diolesin terus kepunggung Mommy *",, jawab Celyn kepada Vicktor.
Dan Vicktor lalu membantu Celyn untuk melepaskan kaos oblong besarnya itu, serta juga celana hotpantsnya Celyn tidak lupa celana d4l4mnya juga.
Tanpa risih dan malu Celyn dia bertelanjan9 bulat didepannya Vicktor.
Dan Vicktor juga sekuat tenaga menahan hasr4tnya itu supaya tidak menyerang Celyn saat itu juga.
Walau sudah mandi tadi pagi, Vicktor akhirnya ikut mandi lagi bersama Celyn, karena sekalian basah juga.
Sedangkan dibawah tadi, ketika Pak Hu sudah sampai diruang keluarga, dia langsung saja ditanya oleh Neni.
"* Bagaimana Pak Hu?? *",, tanya Neni kepada Pak Hu.
"* Tuan dan Nyonya mereka mau bersiap-siap dulu dan sekalian mandi Nyonya *",, jawab Pak Hu kepada Neni.
"* Kalau begitu saya permisi dulu Nyonya Neni *",, kata Pak Hu lagi kepada Neni.
Dan Neni hanya mengangguk serta tersenyum tipis saja kepada Pak Hu.
Setelahnya Pak Hu langsung saja berlalu pergi dari hadapan mereka semua untuk mengecek para asisstan yang dia tugaskan untuk menyiapkan minum dan camilan untuk Rexley, Neni, Felya dan juga Dion.
__ADS_1
Sambil menunggu Celyn dan Vicktor selesai mandi, Neni, Felya, Dion dan juga Rexley, mereka berempat lalu mengobrol ringan seputar anak-anak mereka, dan seputar dalam hal mengasuh anak mereka masing-masing.
Dan setelah beberapa menit mandi serta bersiap-siap, akhirnya Vicktor dan Celyn, mereka berdua sudah pada selesai juga.
Vicktor dan Celyn sebelum berlalu turun dari dalam kamar mereka.
Celyn lalu meminta tolong kepada Vicktor yang sedang mendorong kursi rodanya yang dulu dia gunakan untuk membelokkannya kedalam kamarnya sikembar terlebih dahulu.
Yaps Celyn memang disuruh Vicktor untuk naik kekursi roda yang tadi sudah meminta tolong kepada Pak Hu untuk mengambilkannya didalam gudang penyimpanan barang.
Dan Celyn mau tidak mau akhirnya menurut saja kepada Vicktor, karena fikir Vicktor, supaya Celyn tidak banyak bergerak dan tidak terlalu capek karena banyak berjalan.
"* Hai anak Mommy *",, kata Celyn kepada baby Bastein yang sudah bisa belajar berjalan satu dua langkah saja.
Dan didalam kamarnya sikembar, tentu saja ada baby sister Neva serta dua orang asisstan rumah tangga yang ditugaskan untuk membantu baby sister Neva.
"* Feyrin sama Shane dimana Bi?? *",, tanya Vicktor kepada baby sister Neva.
"* Nona muda Feyrin sedang tidur Tuan, itu dikasur babynya, sedangkan Tuan muda Shane, dia sedang bermain didalam rumah-rumahannya bersama asisstan yang ditugaskan Pak Hu untuk membantu saya Tuan *",, jawab baby sister Neva kepada Vicktor.
Vicktor langsung saja mengecek apa yang sudah dikatakan oleh baby sister Neva.
Dan memang benar, jika baby Feyrin dia sudah tidur lagi, sedangkan baby Shane dia memang sedang bermain didalam rumah-rumahannya yang cukup besar sekali itu.
Melihat Vicktor mengintip dibalik jendela rumah-rumahannya, baby Shane dia langsung saja tertawa dengan lucunya, dan langsung meminta digendong keluar dari dalam rumah-rumahan itu oleh Vicktor.
Dengan senang hati Vicktor langsung saja mengeluarkan baby Shane dari dalam rumah-rumahannya itu.
"* Sayang, ikut sama Bibi dulu ya, Daddy mau mendorong kursi rodanya Mommy, Mommy sedang sakit sayang, tidak boleh banyak bergerak dulu, dan tidak boleh menggendong kalian semua dulu, supaya Mommy cepat sembuh *",, kata Vicktor kepada Baby Shane dan juga baby Bastein yang sudah berada didalam gendongnya.
Setelah berkata seperti itu kepada baby Shane dan baby Bastein, Vicktor langsung saja menyerahkan baby Shane dan baby Bastein kepada kedua asisstan rumah tangganya itu.
"* Bi ajak baby Shane dan baby Bastein keruang keluarga bersama saya Bi, saya mau mendorong kursi rodanya Nyonya Celyn *",, kata Vicktor kepada para pekerjanya.
"* Baik Tuan *",, jawab para pekerjanya dengan serempak kepada Vicktor.
Dan setelah itu, baby Shane dan baby Bastein mereka digendong oleh para asisstan rumah tangganya Vicktor keluar dari dalam kamarnya sikembar bersama Celyn dan juga Vicktor, sedang baby Feyrin dia yang sedang tidur ditungguin oleh baby sister Neva.
...๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น...
...***TBC***...
__ADS_1