Mr VICKTOR And CRAZY WIFE

Mr VICKTOR And CRAZY WIFE
EPISODE 244


__ADS_3

Kejadian penculikannya Celyn dari siang, hingga Celyn dibawa kerumah sakit, serta mengalami hal-hal yang kurang mengenakan tadi, sampai sekarang waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam pun Celyn belum ada kabar sama sekali dari dalam ruang operasi.


Padahal Celyn sudah berada diruang operasi sekitar empat jam lamanya.


Baby Shane dan Baby Bastein sendiri mereka berdua sudah dibawa keruang perawatannya baby Feyrin supaya bisa menemani sang adik tercintanya itu bersama Felya, Neni, dan juga Ocil.


Sedangkan Rexley dan juga Diego mereka masih setia menemani Vicktor yang sedang menunggu dengan wajah lusuh dan sayunya itu.


"* Tuan Jo, dan Tuan Adam, lebih baik Tante Vina dan Tante Gilda anda ajak keruang perawatannya Baby Fey, kasiah Tante Vina dan Tante Gilda jika mereka harus disini terus, karena saya yakin operasinya Celyn masih lama sekali waktunya *",, kata Diego kepada Papah Adam dan Ayah Jo.


"* Bagaimana Mah, mau ya Mah, Mamah menemani baby Feyrin *",, kata Ayah Jo kepada Mamah Gilda ketika mendengar perkataannya Diego.


"* Tapi Ayah, Mamah masih ingin disini menanti kondisinya Celyn *",, jawab Mamah Gilda kepada Ayah Jo.


"* Tapi Mah, Mamah juga butuh istirahat, jika nanti sudah ada kabar dari Celyn, Ayah akan segera kasih tahu kepada Mamah *",, jawab Ayah Jo kepada Mamah Gilda.


Dan Mamah Gilda dia lalu berfikir sejenak.


"* Mamah temanin Nyonya Gilda saja ya Mah, kalian harus kuat sebagai Mamah, jangan sampai jika Celyn sadar malah gantian kalian berdua yang sakit *",, kata Papah Adam juga kepada Mamah Vina yaitu istrinya.


"* Ya baiklah Pah, ayo Jeng Gilda, kita temanin saja cucu kita *",, kata Mamah Vina kepada Papah Adam dan juga Mamah Gilda.


"* Ya sudah baiklah ayo *",, jawab Mamah Gilda akhirnya kepada Mamah Vina dengan nada pelannya dan masih didengar yang lainnya juga.


"* Mari saya antar Tuan, Tante *",, kata Diego kepada mereka semua.


Sebab Diegolah disitu yang tahu dimana letak ruangannya baby Feyrin.


Dela sendiri dia tidak mau keruangannya baby Feyrin, sebab dia masih ingin menenangkan suaminya yaitu Chris yang baru sah menjadi suaminya sejak beberapa jam yang lalu dan dia masih terlihat sangat bersedih sekali sama seperti Vicktor.


Mamah Vina, Papah Adam, Ayah Jo, dan juga Mamah Gilda mereka semua diantarkan menuju keruang perawatannya baby Feyrin oleh Diego.


Neni, Ocil, Felya, dan juga Dion, mereka semua masih belum mau pulang kerumah mereka sendiri-sendiri sebab mereka masih ingin menunggu kabar tentang sahabat mereka yaitu Celyn.


Begitu juga dengan Rexely, dan juga Diego, mereka sama halnya dengan para pasangan mereka masing-masing yang masih ingin menemani Vicktor yang pastinya sangat membutuhkan sandaran sekali.

__ADS_1


Yang hanya dilakukan Vicktor daritadi adalah diam saja tanpa mengeluarkan suaranya sama sekali, sambil didalam hatinya terus memanjatkan doa untuk kesembuhan dan kelancaran operasinya Celyn.


Apa yang dilakukan Vicktor, dilakukan juga oleh Chris, dia juga hanya bisa diam didalam pelukannya Dela yang terus mengusap lembut punggung badannya itu.


Mereka semua tidak ada mau makan, maupun minum, sebab mereka tidak ada yang merasakan lapar sama sekali.


Vicktor sendiri dia sama sekali tidak teringat apa itu makan dan apa itu minum, yang ada didalam otaknya Vicktor hanya tentang Celyn dan juga Celyn seorang.


Didalam ruang perawatannya baby Feyrin, baby Feyrin sendiri dia juga sudah sadar dari masa pengaruh obatnya tadi.


Dan tadi baby Feyrin juga sudah menangis meminta susu dan juga sama minta digendong.


Semua orang yang menunggu baby Feyrin, sedikit terhibur melihat kelucuan dari wajah baby Feyrin dan juga baby Shane serta baby Bastein yang sangat menggemaskan itu.


"* Cepatlah sembuh sayang, Mommy kamu sangat membutuhkan dukungan dari kamu Feyrin *",, kata Ocil kepada baby Feyrin yang sedang dia timang sambil dia susui pakai dot bayi.


Ketika mereka semua sedang pada sibuk dengan baby Feyrin, baby Shane dan juga baby Bastein, tiba-tiba pintu ruangannya baby Feyrin terbuka dari luar, dan yang membukanya adalah Diego.


"* Mamah disini ya sama yang lainnya, Ayah akan kembali keruang operasi lagi untuk menunggui Celyn *",, kata Ayah Jo kepada Mamah Gilda ketika sudah masuk kedalam ruang perawatannya baby Feyrin.


"* Papah juga ya Mah *",, kata Papah Adam juga kepada Mamah Vina.


"* Iya *",, jawab singkat dari Mamah Vina kepada Papah Adam.


Setelah berpamitan, dan mengantar istri-istri mereka, Ayah Jo, Papah Adam dan juga Diego mereka bertiga langsung saja kembali keruang operasi lagi untuk bergabung dengan Vicktor dan lainnya lagi.


Malam semakin larut, wajah mereka semua semakin menunjukkan rasa lelah, sedih yang tidak berujung, sebab mereka semua belum bisa mengetahui kabar selanjutnya dari Celyn yang masih menjalani operasi dikepalanya itu.


Satu persatu dari mereka yang ada didalam ruangannya baby Feyrin juga sudah pada memejamkan matanya untuk mengistirahatkan tubuh mereka.


Ada yang tidur dishofa, ada yang diranjang empuk yang disediakan didalam ruangannya baby Feyrin, dan ada yang tidur dikursi.


Senyaman mungkin, tubuh mereka dibuat nyaman tidur ditempat seperti itu.


Bagi mereka bisa memejamkan mata mereka hanya satu jam saja adalah suatu anugerah disaat situasi mereka yang sedang seperti itu.

__ADS_1


Bagitu juga dengan Vicktor dan lainnya yang sedang menunggu didepan ruang operasi.


Mereka semua hampir semuanya sudah pada memejamkan mata mereka sambil duduk dikursi tunggu depan ruang operasi.


Lorong yang sepi, sunyi dan gelapnya malam, adalah teman mereka malam itu.


Hanya beberapa suster dan Dokter yang silih berganti berjalan kesana kemari menuju ketempat yang mereka tuju.


Vicktor dia juga ikut memejamkan matanya, hanya memejamkan matanya, tapi tidak tidur, sebab fikiran dia tidak bisa diajak untuk tidur.


Sungguh malam itu adalah malam terpanjang yang pernah Vicktor alami.


Tidak ada perbincangan diantara mereka semua, hanya kesunyian yang terjadi, sebab mereka tidak mau banyak berbicara disaat kondisi sedang seperti saat ini.


Vicktor yang terus berdoa didalam hatinya, dia juga sambil terus menyalahkan dirinya sendiri yang tadi tidak bisa menjaga Celyn dengan sangat ketat sekali.


"* Bod0h kamu Vicktor, istri yang kamu cintainya bisa seperti itu karena ulah kamu sendiri yang tidak becus menjaganya, dasar suami bod0h!! *",, kata batinnya Vicktor sambil memejamkan matanya.


Tanpa sadar ketika Vicktor berkata seperti itu didalam hatinya, air matanya juga ikut menetes disela-sela matanya yang tertutup.


Semua orang, baik Diego, Rexley, Papah Adam dan lainnya yang melihat Vicktor seperti itu, mereka hanya bisa diam sambil menatap dengan tatapan yang sangat kasihan sekali.


Papah Adam yang tidak tahan dengan kesedihannya Vicktor, dia lalu berjalan mendekati Vicktor yang sedang memejamkan matanya itu.


"* Vicktor, Nak, kuatkan hati kamu, kamu jangan terus bersedih seperti ini terus, doakan Celyn *",, kata Papah Adam kepada Vicktor ketika sudah duduk disampingnya Vicktor.


Vicktor lalu membuka matanya yang sedang memerah karena menangis itu sambil menatap wajah dari Papahnya yang sudah duduk disampinya.


"* Papah *",, kata Vicktor kepada Papah Adam sambil tiba-tiba memeluk Papah Adam.


Dan Papah Adam walau terkejut dipeluk Vicktor dengan tiba-tiba seperti itu, namun dia tetap membalas pelukannya Vicktor untuk memberikan ketenangan kepada Vicktor.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2