
" Apa yang terjadi sayang? Apakah perlu bantuan Papa? Apa ada yang bisa di bantu?" tanya Irfan khawatir.
" No Pa... Thank you. Tapi aku mau Mama dan Papa pergi ke hotel untuk liburan. Nikmatilah semua service hotelnya. Okay? Aku juga akan melatih kemampuan bos kecil. Sedikit banyak biar dia juga bisa melatih menjaga diri untuknya" terang Rayina.
" But... bagaimana dengan safetynya sayang? Ready?" tanya Mama.
" Of course Mama. Don't Worry. Okay?" ucap Rayina menenangkan.
Irfan dan istrinya akhirnya mengalah dan segera bergegas kekamarnya untuk packing. Mereka akan menginap di sebuah hotel bintang lima di negara itu. Dan menantunya sudah menyiapkan semuanya dengan sangat apik.
" Waittt!!" teriak Rayina.
" Ya?? Ada apa sayang?" tanya Irfan mengernyit.
" Tidak perlu membawa apapun Pa. Sudah aku siapkan semuanya. Nanti kalau aku membutuhkan bala bantuan, Papa ready ya?" ucap Rayina.
" Okay sayang" jawab Irfan dengan santainya.
Dua orang yang mulai menua menjemput senjanya kini berjalan untuk bersiap diri menuju hotel yang sudah di booking oleh menantunya. Mereka dengan berat hati meninggalkan menantu dan cucu - cucunya itu. Tetapi apa mau dikata, menantunya kesayangannya yang meminta untuk menikmatinya.
Rayina segera menuju kamarnya, memakai pelindung perut yang sudah dia punya sebelumnya saat hamil Ganesha dulu. Ben juga sudah bersiap di dalam kamarnya dan memantau pergerakan.
" Nah... itu ada tikus baru" ucap Ben dengan sumringah
📨 *Bunda
Bun.. tikus masuk ke dalam perangkap. Mengendap- endap perlahan. Dan sepertinya dia membawa senjata. Bunda bersiaplah. Kita akan bermain.
📩 Bos kecil 1
Okay !! pantau terus. Lakukan sesuka hatimu. Kerjai sepuasmu bos kecil. Bunda juga melihatnya dari monitor. Bunda sudah bersiap.
Ben segera memantau layar monitor yang berada dikamarnya. Tanpa sepengetahuan Rayina ternyata Ben mampu menyambungkan koneksi dari jam tangan smartnya ke layar monitor yang ada di kamarnya.
Sehingga dia bisa melihat dengan jelas di dalam layar monitor yang ada. Ben memang sudah dibekali dengan ilmu teknologi canggih sejak dini oleh Irfan, Sang Atuk.
__ADS_1
Tanpa meminta ijin atau bantuan dia mampu menjalankan semuanya sendiri. Perangkap yang sudah dia pasangpun sudah bersiap untuk menghujam ke titik tumpu yang sudah mulai bergerak.
Lambat laun sang target sudah mendekat. Perangkap pertama adalah perangkap ringan yang sudah dia terapkan. Dengan guyuran air yang akan membasahi tubuh si target.
Tidak banyak sih airnya, tapi mampu membuat si target kaget saat terkena semprotannya secara spontan. Dan target mulai mendekati titik perangkap. Akhirnya...
Brusssshhhhh
Semprotan air sudah membasahi baju si target. Target sangat kaget dengan perangkap itu. Dan sepertinya sedikit jengkel. Belum juga beraksi, kini sudah terkena jebakan.
Akhirnya, target seperti sangat berhati - hati saat melangkah. Dia berpikir akan ada perangkap lainnya yang sudah dibut di dalam lorong ini.
Ketika dia berhati - hati, berjalan denga penuh kehatian dan setiap pijakannya seperti langkah hitungan. Seperti meraba di gelapnya malam yang tak nampak sedikit terangnya bulan, tiba - tiba..
Kraaaasaaakkkkk
Target jatuh terperosok kedalam lubang. Lubang itu tidak dalam sih, Tapi ada lumpur yang begitu pekat ada dikubangan itu.
" Aaahhhhh shiiitttt" umpatnya terdengar cukup nyaring dan terlihat di monitor.
Ben yang melihat itu hanya tertawa cekikikan melihatnya. Tidak hanya Ben, wanita nan santai melihat monitorpun ikut tersenyum. Tak salah bukan untuk bekerja sama dengan bos kecilnya itu.
" Good job boy !!" gumam Rayina dengan menerbitkan lengkungan di bibirnya.
Sementara di dalam sebuah pesawat. Seorang lelaki yang sedang serius melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab. Tetapi di sisi lainnya dia begitu waspada terhadap orang yang sudah menjadi target perhatiannya.
Memang Xano tidak berbuat apapun saat itu dan kemungkinan Xano tidak mengetahui siapa Ayden sebenarnya. Karena memang di berita dan seputar majalah bisnis yang terpampang nyata adalah Devran. Anak dari pengusaha nomor satu di Malaysia, Irfan.
Dan anak yang satunya lagi tidak diketahui publik. Karena memang Irfan menutup rapat siap anak kandungnya. Anak yang sebenarnya. Karena di dunia bisnis semua bisa menjadi umpan dengan sangat mudahnya. Dan saat itu hubungan ayah dengan anak todak dalam keadaan yang baik - baik saja. Dan bahkan bisa dikatakan sangat buruk.
Tetapi saat ini Ayden dalam mode siaga. Jika kemungkinan hal terburuknya terjadi.
Flash Back On
Didalam sebuah ruangan khusus Pilot. Kapten pilot mengatakan ada seseorang yang akan membahayakan dia. Dan kapten mendapatkan telepon dari atasan mereka untuk membawa pengamanan khusus.
__ADS_1
Jadi, atasan sudah menugaskan pasukan khusus dalam perjalanan. Lebih tepatnya seperti kopasus. Dan itu akan membantu mengawasi gerak - gerik Xano.
Ayden yang mengetahui hal itu langsung saja meminta penjelasan kepada atasannta langsung.
Dia kemudian menanyakan hal tersebut. Dan benar sesuai dugaannya. Dalang dibalik rencana ini adalah istrinya. Istrinya meminta orang atau petugas keamanan yang biasanya selalu stand by mengatasi masalah atau kekacauan ataupun tindak kriminal yang terjadi diluar dugaan.
Dan hal itu dilakukan dengan sangat cekatan. Tentu saja, karena dengan jabatan yang dimiliki Antony dengan mudah memerintahkan kopasus tersebut. Sesuai permintaan istrinya tentunya.
Dan hal itu membuat Ayden memang sedikit lega. Setidaknya akan ada yang membantunya jika dalam kradaan terdesak ataupun keadaan tersulit sekalipun.
Flash Back Off
Ayden merasa beruntung mempunyai istri yang sangat cekatan dalam berpikir ataupun bertindak. Dan tindakannya itu selalu dipikirkannya dengan sangat matang. kemungkinan terjadi hal - hal yang tidak diinginkan itu hanya sedikit sekali.
Hal itu membuat Ayden sedikit lega. Dia bisa tetap fokus dalam menjalankan pekerjaannya. Kemungkinan setelah pesawat mendarat dia akan selalu waspada tidak hanya dengan satu orang itu. Tetapi di sekelilingnya akan menjadikan dia ancaman.
Ayden juga sudah bersiap dengan apa yang akan terjadi. Dia akan mengabari istrinya jika sudah mendarat dengan aman dan selamat nanti.
He he he...Hai readers... maaf ya jika author up nya selalu lama. Dan setiap up cuma satu bab.
Dikarenakan banyak sekali tugas luar yang sangat padat dan menumpuk, yang membuat tangan dan jari jemari ini tak bisa menyentuh untuk mengimajinasi otak dan menjadikan bab untuk readers semua.
Dan juga karena author mamak - mamak sok sibuk yang selalu sok sibuk dengan anak dan hal - hal lainnya.
Maafkeun author shay...
Maaf ya, bukannya membuat readers semua kecewa. Tapi author akan usahakan untuk selalu up...
Terima kasih sudah setia menanti setiap episode yang author up.
Jangan kemana - mana ya.. authornpasri kembali dengan banyak lagi yang menarik.
I will back...
Jangan lupa komen, like dan votenya ya...
__ADS_1
Love you all.. 💕💕💕💕💕💕💕