
Suatu hari Ayden tergesa - gesa menuju bandara tempatnya bekerja. Ada panggilan mendadak untuk segera diselesaikan. Dan dia harus turut serta terbang ke Dubai. Karena memang pesawat yang bermasalah itu harus di kawalnya bersama tim.
Ayden seorang Pilot and Flight Engineer yang handal. Tak ayal dia bekerja di sebuah maskapai terkenal di London. Pagi itu waktu London Ayden segera bertugas. Dia sangat senang jika ikut misi. Karena pasti akan ada waktu untuk belanja.
Kesukaan Ayden adalah belanja. Dia selalu membelanjakan orang tua dan anak kesayangannya. Disetiap negara dia pasti akan membelikan oleh - oleh untuk mereka.
Kali ini Ayden berencana akan membelikan sesuatu untuk Rayina. Dan Rayina tidak tahu akan hal ini. Ayden seorang lelaki yang sangat lembut dan penyayang. Untuk orang yang dia sayangi dan dia cintai apapun akan di korbarkan dan diusahakan.
Rayina sekarang telah memasuki relung hatinya yang selama tujuh tahun ini kosong. Dimanapun dia selalu tak lepas ponsel nya. Agar selalu bisa menghubungi wanita pujaannya itu.
Tetapi Rayina tidak pernah sekalipun menghubungi Ayden terlebih dahulu. Rayina masih memiliki perasaan yang biasa terhadap Ayden. Tetapi dia mulai merasakan cemas ketika tidak mendapati sebuah chat dari Ayden.
Ya memang seperti itulah wanita, terkadang selalu jaim untuk mengatakan iya. Ayden selama sehari penuh tidak menghubungi Rayina sama sekali. Tetapi Rayina tidak mau menghubungi Ayden terlebih dahulu. Rayina takut kalau Ayden masih sangat sibuk bekerja. Dia menyadari perbedaan waktu Indonesia dengan London sangat jauh berbeda. Dan pekerjaan Ayden memang sangat penting dalam penerbangan sebuah pesawat.
Ayden segera bergegas menuju awak pesawat yang akan terbang ke Dubai. Setelah dia dan timnya bekerja keras menyelesaikan cheking point nya. Semua berjalan dengan sangat lancar. Dan dia sangat puas terhadap kerja keras timnya.
Sesampainya di Dubai dia sudah sangat gatal ingin segera menghubungi Rayina. Sedangkan Rayina juga sangat menunggu kabar dari Ayden. Mereka sama - sama menunggu. Setelah Ayden mengaktifkan ponselnya, segera dia menghubungi Rayina.
Ayden : " Sayang, sorry i didn't give you any news all day I am in a hurry to have a flight to Dubai".
Rayina : " Assalamualaikum... , okay Ay.. Take care and take your health ya".
Ayden : " Waalaikumsalam. 😊. Yes of course sayang. You too ya?".
Rayina : " InsyaAllah"
__ADS_1
Ayden : " Sayang, do you like surprises?"
Rayina : " Ya... why?"
Ayden : " Okay sayang... wait lah.. I want give you surprise "
Rayina : " What this surprise?".
Ayden : " Secret lah.. wait lah.."
Rayina : " Okay"
Kemudian mereka chat seperti biasa. Menanyakan kabar, apa yang sedang dilakukan, bagaimana kabar anak - anak dari masing- masing. Ayden selalu perharian dengan Rayina. Waktunya yang sedikit berhadapan dengan ponsel dia gunakan sebaik mungkin untuk menghubungi Rayina.
Rayina juga tidak menuntut banyak waktu Ayden untum dirinya. Yang terpenting Ayden baik - baik saja dan sehat. Itu sudah lebih dari pada cukup baginya.
Ayden kemudian menawarkan sebuah gelang bertahtakan berlian dengan jam tangan branded. Dia memfotonya dan mengirimkan kepada Rayina.
Ayden : " Assalamualaikum sayang.. How about this sayang?
Ayden mengirimkan sebuah gambar gelang keluaran terbaru dari brand C****l dan Jam tangan lemited edition nya. Serta sepasang cincin C*****r. Dan tak lupa dia memvideo semua barang yang ada di situ.
Mungkin Rayina bisa memilihnya jika ia membuat video.
Rayina : " Waalaikumsalam No... ay.. this too much to me. So you buy just for mama and Ben. I no need ay".
__ADS_1
Ayden : " I want to buy it for you. and it is nothing more".
Rayina : " No.. ay.. thanks.. I no need. That All is expensive. I don't want to bother you".
Ayden : " I don't feel bothered. And what do I work for? I spent my money just on the street? I want to give a little happiness to my loved ones".
Rayina : "Ahh .. okay ay. If you insist. I am a simple woman. I am only 150 cm tall. my weight is only 42 kg. My pants size is only 28. and my leg size is only 36. I don't like glitter stuff. I like simple but elegant".
Ayden : "Okay .... I know what i have to buy. So.. wait and see ".
Rayina : " Ahh.. okay lah".
Kemudian Ayden masih sibuk memilih barang untuk Rayina. Dia banyak sekali membelikan untuk Rayina. Sedangkan Rayina tidak mengetahui akan hal itu. Dia hanya bisa mengikuti apa kemauan Ayden.
Setelah belanja puas Ayden segera mengirimkan barang - barang itu ke Rayina. Dia sudah meminta alamat rumah Rayina. Rayina bahkan sangat heran dengan Ayden. Rayina hanya berfikir, seorang lelaki yang hanya kenal lewat media sosial bisa langsung percaya begitu saja. Dia juga membelikan barang - barang mewah.
Sedangkan Ayden hanya ingin membelikan wanita pujaannya sedikit barang. Dia sudah sangat jatuh hati dengan Rayina. Rayina adalah wanita yang berbeda. Dia tidak pernah agresif terhadap Ayden. Bahkan dia tahu pekerjaan Ayden dengan gaji yang fantastis. Jika itu adalah bukan Rayina tetapi wanita lain pasti mereka akan aktif mendekatinya. Apalagi didukung dengan muka Ayden yang begitu mempesona.
Wanita mana yang tidak akan menyukainya. Ayden memang sangat tampan. Tetapi Rayina tidak pernah melirik bahkan menongok Ayden. Dia hanya bisa merasakab dari perhatiannya. Karena Rayina hanya butuh kasih sayang dan perhatian dari seseorang yang bisa untum sandaran hatinya kelak.
Ayden saat itu hanya berpikir paket segera sampai ke tangan Rayina. Dan surprise yang diberikannya berhasil. Ayden dengan sengaja menyelipkan sebuah cincin berharga fantastis sebagai lamarannya.
Ayden juga sudah sangat mengharapkan Rayina segera memakainya tanda setuju dan tanda ikatannya.Saat itu Ayden sudah menceritakan kepada Mamanya tentang hal ini. Mamanya sangat setuju. Walaupun jarak yang memisahkan tetapi harus ada ikatan agar tidak bisa terlepas .
Ayden hanya ingin segera membina rumah tangga kembali dengan Rayina. Dia ingin menjadikan Rayina sebagai Ratu dihatinya. Dia juga berjanji akan membahagiakan Rayina sampai kapanpun. Semua sudah dia siapkan sedemikian rupa. Ayden begitu bahagia dengan sikap dan perhatian Rayina kepadanya.
__ADS_1
Ben yang sudah diberi tahu opah nya bahwa Ayahnya akan melamar Rayina sebagai Ibu sambungnya. Jawaban tak terduga dari seorang Ben. Ben hanya bisa berteriak bahagia karena sebentar lagi mempunyai seorang Ibu. Apalagi Ibunya adalah Rayina. Impian Ben akan hal itu akan segera terwujud.
masihhh lanjut yaaaaa