
" Tanah di daerah x yang sudah di pasarkan di pasar properti. Rencananya abang akan membelinya dan membuat apartmen dengan konsep minimalis modern dan di lengkapi berbagai sarana yang memadai. Tender tanah itu senilai ratusan milyar dollar. Dan itu rencana abang. Tetapu X- one sepertinya ingin menyainginya kak" Papar Devran.
" Dev, lacak secara detil. Papa mau setelah makan selesai sudah Papa terima laporannya" perintah Papa.
" Pa, kau jahat sekali denganku. Aku bahkan belum menyelesaikan makanku. hiks" rengek Devran.
Devran mengeluh dengan pwrintah Irfan. Walau sebenarnya pekerjaan itu adalah hal yang sangat mudah baginya.
" Ya sudah, habiskan dulu makanmu. Dan ingat !! kamu hutang penjelasan dan laporan dengan Papa" terang Rayina.
" Ohhh... God.." rengek Devran.
Setelah membahas sedikit tentang perusahaan suaminya. Rayina sekaran semakin keras berpikir. Kenapa suaminya merahasiakan ini semua, bahkan setelah menikah. Dia tidak pernah menceritakan sedikitpun tentang perusahaannya.
Rayina hanya bisa diam dan akan menanyakan langsung kepada sang empunya. Apa jawaban dari suaminya. Apa alasannya.
Saat ini yang ia lakukan hanyalah ingin menyelamatkan perusahaan suaminya. Walaupun dia tidak paham betul tentang perusahaan. Setidaknya dia bisa belajar memahami situasi dan kondisi. setelah itu dia akan belajar tentang seluk beluk perusahaan suaminya itu.
Pekerjaan nyata, kenapa tidak? kenapa aku tidak bisa melakukannya? aku harus mampu dan harus bisa. Itulah tekat yang di inginkan Rayina.
Rayina, seorang wanita tangguh yang haus dengan ilmu. Bukan berati dia tamak dan serakah. Tetapi dia ingin mendapatkan pengalaman yang lebih. Mendapatkan ilmu yang lebih yang berguna di masa depan. Dan dapat di tularkan kepada yang benar - benar butuh.
Rayina memang sosok wanita yang cerdas dan cepat belajar hal - hal yang baru. Bermodal pengalaman, dan otaknya yang mumpuni, Rayina mampu melakukan banyak hal yang diluar pikiran kebanyakan orang.
Pekerjaan apapu selama itu terlihat, dia berpikir tidak lah sulit jika dicoba dan tinggal melihat hasilnya saja.
" Pa..." panggil Devran.
" X- One dipimpin oleh Mr. Alfredo Xone, Orang Amerika yang sudah menetap di London selama 15 tahun. Pengusaha properti, senjata ilegal, penyelundupan organ manusia dan perdagangan manusia. Kekayaannya di sini nomor satu. Dia belum menikah. Umurnya 34 tahun. Waitttt.... sekertarisnya adalah Aleena?? Whatt???" Pekik Devran sendiri.
" Aleena??" teriak Papa dan Mama.
" Hmmm Aleena. Hanya nama Aleena saja Dev? Apakah Aleena yang dimaksud kita sama? Kita juga belum tahu bukan? Jadi kita harus waspada. Secepatnya aku akan menanyakan hal ini kepada mas" terang Rayina.
" Kakak ipar. Mr X?" tanya Devran teringat sesuatu.
" Ya.." mereka ternyata satu pemikiran
__ADS_1
Rayina dan Devran hanya bertoss ria. Irfan semakin cemas dengan adanya hal ini. Karena dunia bisnis dengan dunia mafia sangat berbeda. Tentu saja di dasari dengan adanya penemuan Mr. X .
Apakah benar Mr. X yang dimaksud adalah sama? Mereka hanya ingin mencari tahu lebih jauh lagi.
Mama kemudian menyalakan televisi. Melihat apakah ada tontonan yang bagus. Karena sedari tadi mendengar ocehan tiga orang membuatnya semakin pusing.
Mama yang notabennya hanya ibu rumah tangga tidak terlalu paham dengan dunia bisnis. Dia juga tidak mendalami hal itu. Sedangkan Rayina adalah wanita enerjik yang selalu ingin mengetahui banyak hal.
*Breaking News...
Berita terbaru datang dari heathrow. Bandara telah melepaskan dan menerbangkan sebuah pesawat tujuan Uni Emirat Arab. Pesawat yang membawa beberapa orang penting ibu kota kini lepas landas di daerah perairan laut tengah.
Pesawat lepas landas dikarenakan kehilangan sinyal dan mengalami turbulensi parah. Sehingga peswat lepas landas di laut merah secara mendadak. Kecelakaan terjadi pukul 02.00 waktu UEA. Pesawat menelan korban jiwa sebanyak 15 orang. Luka - luka sebanyak 7 orang dan yang lainnya belum di temukan.
Pilot dan co pilot yang bertanggung jawab atas insiden ini belum ditemukan dan masih dalam penyisiran. Bagi penonton setia televisi jika ada sanak saudara yang berada dalam penerbangan ini silahkan hubungi bandara terdekat. Dan bisa di konfirmasi keberadaannya. Terima kasih.
Ngiiiiiiingggggg......
Telinga seakan tak mendengar apapun. Kepala terasa berputar hebat. Pandangan lambat laun menjadi kabur dan gelap. Sang penopang tubub terasa lepas dari tempat yang semestinya.
Bruuuukkkk......
" Papa... Dev... tolong Rayi" teriak histeris Mama.
Devran segera menggendong Rayina dan meletakkan di sofa. Mama mencari minyak angin agar Rayina cepat tersadar. Papa yang sibuk menelpon dokter keluarga untuk datang ke mansion.
" Ma, abang sepertinya dengan pesawat yang baru saja di beritakan. Bukannya abang akan pergi ke UEA kan? Penerbangan juga baru saja bukan?" cerocos Devran.
" Astaghfirullahhaladzim... Papa bagaimana ini?" Mama gelisah dan bingung.
" Kevin cepatlah ke rumah Ayden. Istrinya pingsan. Om minta lima menit sampai ! " perintah Irfan.
Si empunya belum sempat menjawab sudah dimatikan oleh Irfan. Perintahnya sama sekali tidak boleh mendapat jawaban. Perintahnya harus dilaksankan dengan segera.
Kevin sang dokter keluarga dan masih kerabat Irfan segera berangkat menuju kediaman singa jantan.
Ya, dia selalu memanggil Ayden dengan singa jantan. Karena Ayden suka marah - marah dan mengerikan tingkahnya.
__ADS_1
" Ah.. Papa sama anak sama saja. Huffftttzz" keluh Kevin.
Kevin segera menancap gas secepat mungkin menggunakan mobil sportnya. Semua pasiennya dia cancel terlebih dahulu.
Setelah sampai di mansion, Irfan segera menyuruh Farhan mengantarkan. Karena banyak sekali kode rahasia pintu yang Irfan tidak mengetahui jika itu berbahaya atau tidak.
Setelah sampai di ambang pintu. Kevin akan mengetuk pintu. Tiba - tiba suara bariton sudah menggema..
" Masuklah!! tidak perlu basa basi. Cepat kemarilah!" titah Irfan.
" Siapa yang sakit uncle? Kenapa sepertinya sangat gawat?" tanya Kevin penasaran.
" Periksalah !!! cepat !!" perintah Irfan.
" Oh.. ya .. ya.." jawab gugup Kevin.
Kevin segera memeriksa Rayina. Semua Kevin periksa tak luput dari kejeliannya sebagai dokter muda terhebat.
" Bagaimana Kevin?" tanya Irfan khawatir.
" Siapa dia om? Dan kenapa kehamilannya tidak diketahui? apakah dia kelelahan?" tanya Kevin memberondong.
" Ha ha hamilll katamu?" tanya Mama
" Yes aunty, she is pregnant " jelas Kevin.
" Who she is aunty?" tanya Kevin masih penasaran.
Didalam hatinya seakan darah mengalir begitu cepat, desiran didada Kevin tak mampu ia kendalikan. Wanita asia nan cantik mempesona. Kulitnya selembut sutra, wajahnya sangat proporsional. Walaupun tidak tinggi tetapi kecantikannya dapat memikat kaum hawa. Kevin merasakan hal yang berbeda dengan wanita ini.
" Ayden wife, Kevin" jawab Devran.
" Whatttt???" pekik Kevin.
" Singa itu, tidak memberi tahuku tentang pernikahannya. Dasar!!!" kesal Kevin.
" Bagaimana ini Pa?" tanya Mama.
__ADS_1
Masih dalam pikiran masing - masing. Irfan masih sibuk dengab ponselnya. Seolah masih sibuk menghubungi seseorang. Tak berbeda dengan Devran.
" Ada apa ini sebenarnya, muka mereka kelihatan sangat tegang. Dimana singa jantan itu?" batin Kevin.