
Setiba di mansion Rizky, Rayina segera diantar oleh Mbak Mirah ke kamar tamu dengan Ganesha. Mbak Mirah memberikan baju ganti dan juga hijab kepada Rayina. Sebelum istirahat Rayina melaksanakan kewajibannya sebagai muslim.
Setelah selesai beribadah Rayina duduk ditepian tempat tidur, sesekali mengusap lembut wajah anak kesayangannya itu. Rayina semakin berpikir ' Jika aku semakin lama semakin dekat dengan mas Rizky apa jadinya aku dengan Ayden. Sama saja aku memberikan harapan palsu'.
Rayina :" Ya Allah.. disaat begini hamba hanya merindukan almarhum. Hanya almarhum yang selalu hamba yakini hatinya".
Kemudian Rayina hanya bisa menitikkan air matanya. Menetes deras tak terasa telah luluh dari matanya. Rayina mengusap dan beristighfar sebanyak - banyaknya. Karena sudah malam Rayina segera merebahkan diri disampung anaknya.
Dia membuka ponselnya, ternyata sudah ada beberapa chat dan panggilanbyang terlewatkan. Dia makon tak enak hati dengan orang ini. Dibukanya perlahan dan dicernanya setiap kalimat chat itu.
Ayden :" Assalamualaikum sayang? How are you to day?.
Ayden :" Sayang, you ignore me?
Ayden :" Where are you sayang. Please reply my chat".
Ayden : "Did something happen to you or my son?"
Dan masih banyak lagi chat dari Ayden tentang kekhawatirannya kepada Rayina. Rayina sadar betul kesalahannya. Dia tidak bisa tegas dengan keadaan. Seharusnya dia bisa mengambil sikap.
Rayina kemudian memberikan pesan kepada Ayden.
Rayina :" Ay... I apologize to you. Don't provide news or chat replies. Sorry for worrying you about us. And thank you for your attention."
Rayina :" Good night from here. Have a good rest when you come back. Do not forget to eat. Take care of yourself and take care of your health. okay?"
Ayden :" Sayang... I Missed you so much. Are you okay?"
Rayina :" Yes, Ay. Of course".
Ayden :" Any problem with you baby?"
Rayina :"Not today I will tell, another time I will tell you".
Ayden :" Sayang, I already consider you as my wife. Never have any secrets to me. Don't ever think you will be able to solve it yourself. You are already part of my responsibility".
Rayina yang membaca chat itu hanya bisa menitikkan air matanya. Ternyata Ayden sudah menganggapnya jauh. Rayina semakin yakin dengan Ayden. Dia segera menentukan pilihannya.
__ADS_1
Rayina :" Thank you Ay.. "
Ayden :" I'm ready to hear your story. Tell me sayang".
Rayina kemudian menceritakan secara detil tentang Ruzky dari awal hingga akhir. Dia bercerita juga sama persis saat menceritakan Ayden ke Rizky. Tanpa ada yang di tutupi tanpa ada yang di tambahi atau di kurangi. Rayina hanya bisa menangis terisak menceritakan kepada Ayden.
Ayden yang mendengar cerita Rayina hanya bisa menahan amarahnya. Dadanya naik turun tak beraturan. Ayden termasuk lelaki posesif. Jika dia mempunyai sesuatu, maka tidak ada yang bolek menyenggolnya.
Rasanya Ayden ingin berteriak dan memaki. Tapi doa sadar, tidak akan menyelesaikan masalah.
Ayden :" Finished?"
Rayina :" Hmm"
Ayden :" How do you feel now sayang? Okay? "
Rayina :" Better, Ay.. I'm so sorry. Please ".
Ayden :" I'ts okay sayang. Don't worry okay?. Already night ya? Good night sayang. Have nice dream. I love you so much sayang. Take care your self and my son".
Rayina :" Good night Ay. Assalamualaikum ".
Rayina merasa sedikit lega karena isi hatinya sudah ditumpahkan. Saat ini Rayina harus segera tidur. Besok pagi sebelum Rizky bangun dia akan pulang.
Sedangkan jauh di negeri sebrang sedang uring - uringan dengan yang baru saja di dengar. Ayden bercerita kepada sahabatnya di tempat kerjanya. Dia merasa sangat marah dan cemburu.
Ayden :" Brengsek!!! siapa lelaki itu? Kenapa dia sangat tertarik dengan Rayinaku? Apakah aku kurang mengenal Rayinaku".
Ryan :" Sebaiknya musim gugur ini kamu segera menemui Rayina secara langsung. Saya rasa mungkin Rayina begitu karena kurang yakin dengan hubungan yang kalian rajut".
Ayden :" Idemu cukup lumayan bagus. Terimakasih kawan".
Musim gugur tinggal seminggu lagi. Ayden segera menyiapkan semua yang akan di bawa menemui Rayina. Berbrkal alamat yang sudah diberikan Rayina dalam paket itu. Ayden akan menemui Rayina secara langsung dan memberikan kejutan.Ayden semakin tidak sabar menunggu waktu itu tiba.
Pagi hari di mansion Rizky.
Terdengat adzan subuh berkumandang. Rayina segera bangun dan bergegas mengambil air wudlu. Dia segera melaksanakan sholat subuh. Setelah itu dia keluar kamar dan mencari Mbak Mirah.
__ADS_1
Rayina menanyakan dimana bajunya semalam. Karena Mbak Mirah yang membawanya setelah dia berganti pakaian.
Mbak mirah mengatakan kalau masih dijemur. Kemungkinan juga sudah kering. Di lihatnya pakaian itu, ternyata sudah kering.
Ketika Mbak Mirah akan menyetrikanya agar wangi dan rapih Rayina menolanya. Dan segera memintanya. Semalam Mbaknya sudah memeberikan kabar. Ketika huja reda Mbak segera pulang. Tetapi Rayina tidak ada. Rayina menjelaskan kepada Mbaknya itu yang terjadi. Mbaknya memahaminya dan mengerti.
Rayina segera kembalo ke kamar dan berganti pakaian. Rayona segera mengetikkan ojek Online pesanannya. Dia tinggal menunggu pesanan ojek onlonne sampai.
Saat itu sepertinya Rizky belum bangun. Karena Rayina tidak menjumpainya. Rayina seperti maling yang akan segera ketahuan. Dengan tergesa segera ingin pergi dari rumah Rizky.
Rayina :" Mbak.. Maaf saya harus pamitan cepat. Karena saya ada keperluan setelah ini. Tolong sampaikan kepada mas Rizky saya pulang duluan. Maaf nggak sempat pamit. Ojek saya juga sudah menunggu di depan. Mbak malasih banyak ya sudah ngrepotin".
Mbak Mirah :" Loh.. nya kok keburu si? Saya panggil tuan saja ya?. TTuan sudah bangun biasanya masoh dikamar. Tunggu nya".
Tin
Tin
Tin
Rayina :" Maaf mbak Itu ojeknya sudah sampai. Assalamualaikum. Nanti tolong sampaikan ke Mas Rizky. Saya akan mengirim pesan kepadanya".
Mbak Mirah :" Waalaikumsalam, baiklah nya".
Rayona segera menuju ke ojek pesananya. Sementara dalam gendongannya Ganesha masih tertidur pulas. Rayina merasa bersalah dengan tindakannya kepada Ayden.
Rizky yang mengetahui ada suara klakson didepan rumahnya bingung. Siapa subuh- subuh yang datang kerumah. Mama atau Papanya yang datang. Tetapi Rizky tidak beranjak sedikitpun dari tempat tidur. Seprtinya dia lupa kalau ada tamu yang menginap. Haaa?? Tamuu??
Rizky segera menyadari akan adanya Rayina di rumahnya. Kenapa sebagai tuan rumah malah santai di kamar tidak memberikan layanan yang nyaman. Dasar payah.
Tetapi ketika hendak mengetuk pintu kamar. Mbak Mirah mengatakan kalau Rayina baru saja pulang dengan ojek online. Mbak Mirah juga menyampaikan seperti yang Rayina pesankan untuk tuannya.
Rizky merasa ada yang aneh dengan sikap Rayina. Sebenarnya ada masalah apa sehingga Rayina pulang dengan tergesa. Padahal Rizky bisa mengantarnya pulang walaupun subuh buta begini.
Pantengin terus ya... masih ada cerita selanjutnya..
Saat ini memang masih banyak Rizky ya.. Dimana - mana pahlawan menang banyak ya kan gaes?
__ADS_1
So.. Don't go anywhere..
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗🖤🖤🖤🖤💙💙💙💙💙💙