
" Lima menit!!" jawab Rony tegas.
Ayden yang mendengarkan perintah dokter Veronica begitu tertegun.Apa yang sebenarnya terjadi dengan istrinya.Kenapa hanya dokter Veronica yang sibuk dan Om Rony. Sedangakn mereka hanya sibuk dengan ponselnya.
" Oke Ron, tim medis sudah sedia?" tanya Veronica kembali.
" Satu paket yang kamu butuhkan, yang ada dipikiran kamu akan segera kemari. Bersabarlah!" jawab Rony.
" Hmm" jawab dokter Veronika dingin.
" Nyonya, kandungan anda hanya kram bukan yang dikeluhkan? Semoga saja dalam keadaan baik - baik saja okay? Kita akan melakukan pemeriksaan keseluruhan. Tolong semuanya jangan berkerumun!" pintanya.
" Dan, Ron... lanjutkan saja acara yang sudah berlangsung. Tolong bantu dipindahkan saja ke kamar. Agar lebih nyaman" Pintanya kembali.
Segera Ayden dengan sigap menggendong istrinya yang mulai terkulai lemas. Ayden sangat takut dengan keadaan istrinya. Dia merasa bersalah sudah berteriak sekeras itu di depan istrinya yang nitabennya tidak pernah sekalipun mendengarkan teriakan dan kemarahan yang begitu dahsyatnya
" Ron, lanjutkan semuanya. Aku yakin Ayden dan Veronica akan secepatnya mengatasinya. Dan tolong mbak, siap sedia jika dibutuhkan" perintah Irfan.
" Baik Bang. Dan untuk kalian !!" ucap Rony lantang.
" Sudah lihat akibat dari apa yang kalian lakukan? Papa sudah cukup diam untu tidak menimpali abang kalian berbicara. Tapi dengan tidak etisnya kalian menyalahkannya" ucap Rony tegas.
" Memang benar, awal rencana sedikit bumbu drama akan menghiasinya. Dan kalian akan melaksankan pertunangan" ucap Rony.
" Per... pertunangan Pa?" tanya Liona.
" Ya, tentu saja !! Rayina menyiapkam untuk pertunangan kalian. Irfan sudah datang kepadaku perihal peminanganmu. Dan kami sudah sepakat untuk memberikan surprise tunangan. Tapi ternyata renvana tidak berjalan sesuau harapan. Banyak yang keluar jalurnya. Ya, tentu saja karena ada pengacau kecil !!" terang Rony.
" Liona..." ucap Rony pelan.
__ADS_1
" Ya Pa, aku tahu aku telah salah kepada kakak ipar dan abang. Dan kepada Mama dan Papa irfan. Aku akan segera meminta maaf" ucap Liona tegas.
" Good girl" jawab Rony senang seraya merentangkan tangannya.
Didekapnya gadis kecilnya yang kini sudah menjadi milik lelaki lain yang sudah dia percaya, Devran.
" And you !!" ucap Rony dengan menunjuk Devran.
" Ya Pa. Secepatnya akupun akan memohon maaf kepada semuanya" ucapnya lirih karena menahan malu.
" Kakak ipar, kenapa kamu tidak pernah menyangkalnya. Selalu diluar dugaan. Melakukan apapun tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Tapi aku suka caramu, banyak trik dan langkah yang kamu lalui. Dan kamu memang istimewa!" batin Devran.
Tiba - tiba serombongan datang ke mansion itu. Beberapa alat medis serta alat pendukung lainnya sudah mulai berjajar rapi. Tak luput pula tim medis yang sudah di pesannya. Semua bak delivery order by Rony.
" Mari saya antar !!" ucap Farhan dengan sigap.
Farhan segera berlalu dan mengantarkan seluruh perlengkapan medis ke kamar pribadi tuannya. Sementara di dalam kamar tersebut hanya ada tiga biji orang, ups.. tiga orang saja.
Tok
Tok*
" Permisi tuan, alat medis dan tenaga medis siap didepan pintu" ucap Farhan lantang.
Ayden dari dalam kamar segera berlari membuka pintu. Semua alat medis segera dimasukkan ke dalam kamar. Dokter Veronica juga nampak sibuk mempersiapkan segala sesuaty yang dibutuhkan untuk pemeriksaan.
Tenaga medis sigap membantu dokter Veronica. Kini alat sudah terpasang dengan sempurna. Penggunaan alat secara maksimal akan segera di lakukan.
Rayina yang mulai lemas menahan rasa nyeri diperutnya itupun sudah tidak sabar segera dilakukan tindakan pemeriksaan.
__ADS_1
" Nyonya, mari kita USG terlebih dahulu" ucap dokter Veronica.
Dokter segera memberikan gel di atas perut Rayina. Dia mengamati dengan teliti. Apa ada kontra indikasi terhadap janinnya itu.
" Alhamdulillah, semua baik - baik saja. Baby twins juga sangat aktif, sehat tidak kurang suatu apapun. Tolong perhatikan istirahat anda nyonya. Hamil bayi kembar itu sangat melelahkan bahkan terasa menghabiskan energi kita. Jadi, saya rasa untuk pekerjaan atau apapun itu tolong di kurangi. Karena bisa berakibat seperti ini" terang dokter Veronica.
" Apakah ada kasus yang sama dengan istri saya Dok? Maaf kasus terparah dan hal apa yang terjadi, serta pemicunya?" tanya Ayden penasaran.
" Beberapa pemicu kram pada kehamilan.
Perubahan ukuran rahim
Saat hamil, perkembangan janin di dalam kandungan akan membuat ukuran rahim semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Untuk mendukung perkembangan rahim, jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan meregang sehingga rahim terasa kencang.
Tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah Ibu hamil secara otomatis merasakan peningkatan tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Hal ini kerap memicu rasa nyeri terlebih saat sedang batuk atau beraktivitas fisik.
Posisi rahim. Kram pada salah satu atau dua sisi perut biasanya dirasakan terutama saat bergerak. Saat janin tumbuh, rahim akan cenderung miring ke kanan atau ke kiri. Ligamen yang menyokong sisi rahim ini bisa menjadi kencang atau mengalami kontraksi. Hal ini memungkinkan Anda merasakan kram lebih sering di perut saat hamil.
Gas yang berlebihan di dalam perut Meningkatnya hormon progesteron menyebabkan otot dinding saluran pencernaan lebih rileks dan lebih lambat mencerna makanan. Saat makanan lebih lama berada di usus besar, makin banyak gas yang diproduksi. Kadang gas tersebut tak hanya terasa di perut, namun juga dapat menjalar di bagian punggung dan dada.
Setelah berhubungan suami istri
Berhubungan suami istri dan orgasme dapat menyebabkan kram perut saat hamil, yang kerap diikuti dengan sakit pinggang ringan. Hal ini terjadi karena mrs. v dan rahim mengalami sensasi seperti berdenyut saat orgasme dan dapat meninggalkan rasa kram perut setelahnya" terang dokter.
" Ada hal lain yang menjadi pemicu utamanya. Karena kelelahan dan stres ataupun tekanan yang sangat parah. Itu juga dapat mengakibatkan kram perut" dokter melanjutkan.
"Walau biasanya tidak menandakan adanya kondisi yang berbahaya, bukan berarti kram perut saat hamil harus selalu dianggap sepele. Beberapa gejala yang mengiringi kram perut sebaiknya diwaspadai, seperti rasa sakit saat buang air kecil, kram perut terasa sangat berat dan tidak menghilang, keluar cairan, flek atau darah dari ******, muntah, demam, serta menggigil. Kram perut disertai tanda-tanda tersebut adalah kondisi yang perlu secepatnya mendapat pemeriksaan dan penanganan dari dokter kandungan langsung. Kalau tidak keguguran akan terjadi " terang dokter Veronica
"Rasa sakit pada perut saat hamil juga mungkin saja tidak terkait dengan kehamilan. Misalnya kram perut saat hamil karena batu ginjal, kista ovarium, radang usus buntu, ataupun infeksi saluran kemih . Jika kram perut saat hamil diiringi gejala yang tidak biasa atau berat, segera konsultasikan ke dokter kandungan atau tenaga medis terdekat" terang dokter kembali.
__ADS_1
" Ya Allah, sayang. Maaf ya.. Maafin mas. Karena mas kamu jadi begini sayang" ucap Ayden dengan menempelkan dahinya ke dahi Rayina.