
" Whattt?????" pekik Ayden.
Devran yang menyayat kulit palsu itu pun ternganga melihat penampakan didepannya.
" Runi???" lirih Devran.
Rayina masih memperhatikan ekspresi antara abang dan adiknya itu. Sebenarnya Rayina tidak mengetahui siapa Runi itu. Liona sepertinya agak mengenal wajah itu.
Wajah yang di tutupi topeng dengan berbagai make up pendukungnya. Yang dapat menyempurnakan penyamarannya.
" Waoww perfect bukan? " ucap Rayina membuyarkan keterkejutan antara suami dan iparnya.
" Lionaaa" ucap Rayina.
" Ready kakak" Jawab Liona dengab menyodorkan berbagai file.
" Aruni, gadis mungil yang cukup menarik. Gadis yang cukup cantik. Dan cukup menjadi j**ang pengusaha dan om - om hidung belang. Aruni, cinta pertama suamiku. Dan selingkuhan adik iparku. Waoww... amazing!!!" teriak Rayina.
" Devran.. Ayden Danish....sudah tahu apa yang harus kalian lakukan bukan?" gelegar Rayina dengan mentap tajam kedua lelaki dewasa itu.
Ayden merasa jika istrinya sangat marah. Terlihat dari mata beningnya yang mulai memerah. Kemarahannya sudah berada di ubun - ubunnya tetapi seperti dia tekan sedalam - dalamnya.
" Hahaha, dua lelaki yang bodoh!" tiba - tiba Aruni berceloteh.
Rayina tersenyum miring mendengar umpatan wanita itu. Saat dirinya menahan hasrat dari suntikan itu. Dia masih dalam keadaan yang sadar untuk mengumpat.
" Sayang, akan aku bereskan. Dan aku tahu aku berhutang penjelasan kepadamu. Beri kesempatan dan waktu sebentar" jawab Ayden dengan tegas.
Sedangkan Devran hanya diam mematung. Devran sebenarnya membayar Aruni untuk menjadi pacar bohongannya. Saat itu Aruni dengan wajah yang berbeda. Masih menggunakan penyamarannya.
Devran memang sangat mengagumi Aruni dulu sewaktu remaja. Tetapi Aruni sangat mencintai abangnya, Ayden. Aruni juga sempat jadian dengan Ayden. Tetapi saat itu Ayden tidak mencintai Aruni. Dia memutuskan secara sepihak dan Ayden mencintai Aleena saat itu.
Hati Aruni sakit mendengat penuturan jika Ayden tidak mencintainya. Lambat laun dia menjauh dari kehidupan Ayden. Aruni kemudian melanjutkan kuliah di sebuah universitas swasta di London.
Saat itu Devran sudah menjadi cassanova, dan Ayden sudah menikah dengan Aleesha. Aruni memang sudah rusak tatkala dia berada di negara ini. Dia menjadi simpanan om - om berduit agar dia dapat melanjutkan hidup dan kuliahnya.
Suatu hari, Devran bekerja sama dengan salah satu perusahaan. Dan Aruni sebagai hadiah hiburannya. Tetapi saat itu Aruni adalah peliharaan bos yang bekerja sama dengan Devran. Hingga akhirnya Devran jatuh cinta dengan Aruni dan menjadi selingkuhan Aruni.
__ADS_1
Setelah kelakuannya diketahui Papa Irfan. Devran berjanji untuk menjauhi Aruni. Dan saat itu Aruni sakit hati. Ternyata selama ini Aruni mencari tahu dengan dia bergabung dalam komplotan mafia. Dia ingin membalas dendamnya dengan ke dua pria ini.
" Kakak, sebaiknya Devran saja yang menyelsaikan semua ini. Karena kakak masih hamil. Kata orang pamali kak" usul Liona.
Rayina hanya mengangguk membenarkan ucapan gadis ciliknya itu.
" Mas, kemarilah... Biar Devran yang bertanggung jawab atas kekacauan yang dia buat di keluarga ini. Bagaimana dia membayar dan membawa gadis itu kerumah ini. Dia harus bayar mahal untuk keselamatan semua orang di rumah ini" terang Rayina lembut.
" Dev!!! cepat lakukan!!" teriak Ayden.
" Aruni, maaf. Aku memang salah. Tapi benar kata Papaku. Kamu memang bukan yang terbaik untukku. Dan kamu sudah cukup membahayakan keluargaku dnegan menjadi penyusup" ucap Devran.
Devran kemudian membuka satu ampul cairan dan kemudian dimasukkan kedalam suntikkan. Selanjutnya jarum suntikan dia hentakkan ke kulit Aruni.
Sepuluh menit berlalu...
Aruni terlihat gelisah, seluruh tubuhnya dipenuhi buliran keringatnya. Tangan dan kaki dalam keadaan terikat danbtak dapat bergerak. Suntikan itu adalah suntikan perangsang.
Devran sengaja menyuntikkan perangsang agar Aruni tersika secara fisik. Karen jika hasrat dari obat perangsang itu tidak di salurkan maka akan mengenai syaraf.
Sehinga kemungkinan lumpuh atau meninggal itu akan terjadi. Aruni saat ini hanya bisa mengerang dan mensesah tak karuan.
Rayina teringat ada Papa dan Mama yang menunggu kabar ini . Dia juga belum meminta ijin kepada Om Rony perihal dirinya mengajak Liona.
Hal ini tentunya membuat Rayina tidak nyaman. Rayina meminta suaminya kembali ke acara yang dibuat. Mereka berjalan dengan menutupi kegundahan hati. Rayina meminta Ayden berganti pakaian. Agar tamu tidak ada yang curiga dan panik dengan adanya peristiwa seperti tadi. Yang diharapkan Rayina agar merea berpikir kita berganti pakaian.
" Mas, pakai ini ya? Aku pakai ini biar serasi" pinta Rayina.
Rayina memberikan stelan celana jeans selutut dengan kaos dan dipadukan sweater kancing depan. Ayden terlihat agak muda dibandingkan dia menggunakan stelan kemeja dan jas kebesarannya.
Sedangkan Rayina memakai celana jeans dengan tunik kaos panjang dan hanya menggunakan hijab pashmina. Terlihat sangat santai, simpel, sederhana dan Rayina tetap cantik.
" Ohhh... itu dia tuan rumah kita hari ini" ucap salah satu kerabat.
Rayina langsung mendekati om Rony.
" Om.. sorry... Rayina pinjam singa kecil om sebentar" ijin Rayina.
__ADS_1
" Hahaha, pasti setipe dengan singa kecilku" terka om Rony.
" Emb... hehe... sepertinya begitu om.. cocok" ucap Rayina malu.
" Rayi, sayangilah dia. Dia merindukan seorang Ibu dan dia juga tidak mempunyai saudara" terang om Rony sedih.
" Tenanglah om. Singa kecilmu sangat patuh denganku. Jangan khawatirkan itu" ucap Rayina menenangkan.
" Baiklah. Hadiah pernikahan kalian dan untuk calon cucuku besok aku kirim. Ingay ya, jangan katakan apapun kepada Papa mertuamu itu. Dia sangat cerewet" ucap Om Rony dengan candaannya.
" Okay om.. thank you ya" jawab Rayina tulus.
" Selesaikan cepat Rayina. Jangan sampai terlambat" pesan om Rony.
" Ah... Iya om... " jawab Rayina paham.
Sedangkan Ayden mulai mendekati Irfan. Dia menceritakan apa yang terjadi dan siapa tikus kecil yang menyusup. Irfan sangat terkejut dengan itu.
Lebih terkejut lagi dalang dibalik semua ini. Dan siapa yang memayungi dunia gelap itu. Saingan bisnisnya dan juga bisnis Irfan dulu.
" X-one corps" lirih Irfan.
" Bagaimana dengan si brengsek?" tanya Papa.
" Dia diberi waktu sama istriku untuk menyelesaikannya. Masih dalam penyiksaaan" terang Ayden.
" Jangan sampai mati, cari informasinya mengenai X - One corps" perintah Irfan.
" Untuk masalah itu, Rayina yang akan turun langsung. Dia yang akan menyelesaikan sampai akarnya. Dia hanya butuh support kita Pa" terang Ayden.
" Ah.. baiklah. Papa lebih percaya dengan menantu Papa dari pada anak - anak Papa yang stupid " sindir Irfan.
" Devran Pa yang stupid. No for me lah" ucap Ayden membela.
" Both ( keduanya)" jawab Irfan singkat.
Rayina kemudian mendekati Mama mertuanya. Menyisihkan rasa kegundahan di hati Mama mertuanya. Dia juga membuat suasana dihati Mama mertuanya menjadi lebih tenang. Batu yang berada di hatinya kini mulai mengikis dengan adanya pernyataan dari menantu kesayangannya itu.
__ADS_1
" Mama minta, cari tahu sampai akar - akarnya. Mama harap segera terselesaikan sayang" pinta Mama dengan raut wajah lesu.