Pilot Vs Teacher

Pilot Vs Teacher
134.


__ADS_3

Pesawat sudah mendarat dengan sempurna. Semua penumpang turun, dan segera melanjutkan perjalanan mereka masing - masing. Ayden masih dengan mode waspada terhadap seseorang yang dicurigainya.


Orang itu berjalan dengan cepat tanpa menghiraukan sekelilingnya. Sepertinya diikuti oleh anak buahnya yang berjalan di belakangnya.


Ayden merasa sedikit lega, karena sepertinya Xano tidak sedang mengincarnya. Atau bahkan ada maksud tertentu kepadanya.


" Sepertinya dia melakukan perjalanan keluar negeri dalam rangka menjalankan bisnisnya" batin Ayden.


Sementara disamping itu dia mengirimkan pesan kepada istrinya.


📨 Wifey


Sayang, mas sudah mendarat eengan selamat. Sepertinya Xano tidak mengenalku. Dan dia sepertinya melakukan perjalanan bisnisnya di negara ini. Take care ya..


Si empunya belum membalas pesan yang sudah dikirimnya.


" Kenapa belum dibalas ya? Apakah dia sibuk? Ataukah terjadi sesuatu?" batin Ayden.


Dicarinya nomor ponsel seseorang yang diyakini tahu keberadaan istrinya.


☎️ Papa


Assalamualaikum Pa.. Pa, apakah Rayina dirumah? Dan sedang apa dia? Kenapa pesanku tidak dia balas? Papa tahu?


☎️ My Son


Waalaikumsalam boy. Yes of course, dia lagi bersenang - senang with you boys. Tenanglah. Nanti kalau dia ada waktu membalasnya pasti akan dibalas juga. So, happy working ya boy. Papa juga mau liburan with your mom. Bye...


" Papa sungguh aneh. Pasti ada yang disembunyikan dariku!! hmmm... Semoga mereka baik - baik saja" gumam Ayden lirih.


Ayden segera menuju ke tempat peristirahatan yang sudah disiapkan oleh perusahaannya. Dia segera memasuki kamar dan menempatkan barangnya. Tak luput dia segera membersihkan badan.


Dia mendapatkan waktu sedikit untuk bisa berbelanja membeli oleh - oleh untuk anak dan istrinya. Dia sudah sangat lama tidak pernah shopping.


Setelah ritualnya selesai, dia segera mengganti pakaiannya. Di tujunya toko mainan. Karena anak lelakinya sudah meminta oleh - oleh yang sudah dia pesankan sebelumnya.


Dia memvidiokan semua mainan yang Ayden rasa anaknya belum mempunyai. Dan segera dikirimkan ke ponsel istrinya. Tetapi sepertinya sangat lama untuk membalasnya.


" Sebenarnya apa yang kamu lakukan sayang? Sangat lama !!!" gerutu Ayden.


Dilain sisi, wanita cantik nan ayu sedang memantau monitor dan berbagai persiapan permainan yang sudah di siapkan oleh anak lelakinya. Dia sangat menikmati pertunjukan itu sehingga dia lupa ada notifikasi masuk ke ponselnya.


" Ohhhh shiiittt !!!!" umpat Rayina.

__ADS_1


☎️ Hubby


Assalamualaikum mas. Maaf aku masih bermain - main dengan boy. Mainan sepertinya dia akan setuju dengan pilihanku. Nanti aku akan kirim kembali yang diinginkan ya? Sebab dia sudah pernah bercerita kepadaku. Dan mas.. cepat kembali. I Love you mas...


☎️ Wifey


Waalaikumsalam, Ya sudah.. berhati - hatilah kalian. Okay. Ya sayang aku akan segera kembali. I Love you too


Begitulah kiranya telepon singkat mereka. Ayden yang sudah paham dengan bermain - main seperti yang dilontarkan istrinya itu sungguh tidak kaget.


" Siapa lagi yang mulai mengusik rumah kita sayang?" gumam Ayden lirih.


Dia kemudin mencari sebuah cafe untuk sekedar melepas dahaganya. Dibukanya akses cctv seluruh rumahnya berada. Setiap sudut rumah tidak ada perubahan dan tidak ada gerak - gerik yang mencurigakan. Terus dipantaunya hingga menemukan ada tikus kecil menyusup.


" Oh... tikus kecil... haha. Selamat bersenang - senang sayangku " ucap Ayden tersenyum mengembang.


Notifikasi masuk ke ponsel Ayden. Diterimanya sebuah foto yang diinginkan anak lelakinya. Dan itu cukup membuatnya kaget. Karena anak sekecil itu sudah meminta drone kepadanya.


" Boy.. kamu memang berbeda !!" ucap Ayden.


Setelah Ayden mendapatkan drone yang sesuai yang diinginkan Ben, Ayden segera membayarnya dan segera membelikan mobil remote control untuk Ganesha.


Ganesha tidak pernah meminta dibelikan apapun. Mungkin karena belum mengerti mainan yang diinginkan. Dan dia sudah bahagia jika ada teman bermain.


Selesai membelikan oleh - oleh, Ayden berlalu keluar dari toko. Dia masih mencari sesuatu yang cocok untuk istrinya. Semenjak menikah, dia belum pernah membelikan apapun untuk istrinya. Dan tipe Rayina jarang sekali berbelanja ataupun meminta oleh - oleh kepadanya.


Dimasukilah toko tersebut, dipilihlah salah satu dari barang ditoko tersebut. Dan segera melakukan transaksi pembayarannya. Dia merasa sangat senang bisa memberikan oleh - oleh nanti. Dia berharap istrinya akan menerima dengan kelegaan hati.


Ketika keluar dari toko tersebut dia dikejutkan dengan seseorang yang tiba - tiba menepuk bahunya. Sontak dia terkaget dengan tepukan itu.


" Astaghfirullahhaladzim " teriak Ayden.


Ayden menoleh dan memperhatikan siapa yang menepuk bahunya. Dan dia sangat familiar dengannya. Dia masih berpikir pernah melihat orang itu dimana?


" Siapa ya???" batin Ayden.


" Hai... Mr. " sapanya.


" Oh hai... siapa anda?" tanya Ayden.


" Lihatlah arah jam 12. Dan jangan menimbulkan banyak pergerakan. Ditakutkan akan ada sesuatu yang tidak diinginkan" ucap lelaki tersebut.


" Okay " jawab Ayden dan kemudian melakukan instruksi orang tersebut.

__ADS_1


" Ya, I see. Saya sudah melihatnya. So?" tanya Ayden kemudian.


" Bisakah ke sana. Kita akan membahas sebuah bisnis" ucap orang tersebut.


Ayden berjalan dengan memencet jam tangannya. Orang tersebut tidak mengetahui bahwa jam tangan tersebut adalah alarm untuk anak buahnya bersiap. Setibanya di restoran tersebut, Ayden segera menuju orang yang di maksud.


" Hay... Mr... bagaimana kabar anda?" tanya orang itu.


" Oh.. hay.. Baik. Terimakasih. Dan anda?" tanya Ayden.


" Baik juga. Perkenalkan, nama saya Xano. Saya pemilih perusahaan Xcorp dan saya ingin menawarkan sebuah kerja sama dengan anda" ucap Xano basa basi.


" Emb... tapi maaf tuan. Saya bukan pembisnis. Seperti yang anda lihat bukan? Saya juga tidak mempunyai perusahaan ataupun bisnis yang saya geluti. So, anda salah orang" ucap Ayden.


" Bukan bisnis yang akan saya tawarkan. Tetapi kerja sama yang saling menguntungkan" jawab Xano.


" Kerja sama yang seperti apa yang akan mendatangkan keuntungan?" tanya Ayden.


" Saya mau anda bergabung dengan saya, untuk menghancurkan Atasan anda. Antony" ucap Xano.


" Antony?" tanya Ayden mengernyit.


" Ya, saya menginginkan istrinya" ucap Xano.


" Istri??" tanya Ayden kembali.


" Apakah ada masalah dengan istrinya?" tanya Ayden kembali.


" Ya.. tentu saja. Aku menginginkan istrinya. Karena istrinya sangat menarik untukku" ucap Xano.


" Sepertinya yang dimaksud bukan istri Antony. Karena dia belum beristri. Aku tahu wanita yang dia maksud sebenaranya!" batin Ayden.


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


Hai.. hai... jangan lupa like komen dan vote ya...


author akan kembali lagi... jangan kemana - mana.


Maaf ya lamaa up nya. Karena banyak sekali hal - hal diluar kendali yang harus segera diselesaikan.


Untuk itu author minta maaf buat readers semua yang sudah menunggu up nya. Alan banyak sekali kejutan yang lainnya. Jangan kemana - mana ya...


Thank you ...

__ADS_1


Happy reading ya..


Love you All...


__ADS_2