Pilot Vs Teacher

Pilot Vs Teacher
19. Bunga Cinta


__ADS_3

Setelah semua pekerjan Rayina selesai dan tidak ada jam mengajar lagi. Rayina seperti basa berlama- lama dalam musholla untuk melaporka kepada Tuhannya dan sekaligus berkeluh kesah.


Tak lupa dia juga tadarus sebentar. Hanya itu yang bisa membuat hatinya tenang. Di musholla biasanya ada beberapa teman kantornya yang juga beribadah. Selebihnya hanya dia yang betah dan berlama di musholla.


Setelah dia selesai beribadah dia seger membuka Al- Quran untuk membacanya. Bu Wati yang juga akan beribadah mendengar orang mengaji sangat tersentuh.


'Siapa yang mengaji denga sangat merdu itu? membuat hati ini sejuk dan nyaman' gumam Bu Wati dalam hati


Bu Wati kemudian masuk musholla, dia melihat Rayina yang mengaji. Dia hanya mengeluarkan sebuah senyuman yang penuh arti.


'Tidak salah jika anakku berbuat bodoh, wanita yang membuatnya bodoh ternyata sangat pintar mencuri hati siapapun yang tahu' gumam Bu Wati dalam hati.


Bu Wati kemudian melaksanakan sholat dan segera meninggalkan musholla. Dia membuka ponselnya dan mengirimkan kepada nak semata wayangnya.


Bu Wati :" Bukalah apa yang mama kirimkan ke kamu nak ".


Rizky kemudian membuka sebuah gambar dan membuka juga video yang diam- diam mamanya rekam saat melihatnya sendiri.


Rizky : "MasyaAllah, bidadari surgaku 🥰".


Rizky yang menerima foto dan video itu merasa sangat bahagia. Saat hatinya sedang tak menentu. Mamanya mengirimkan obat hati kepadanya.


Di negara lain...


Mama Ayden sudah sangat kangen dengan Rayina, beberapa hari belakangan tidak ada kabar sama sekali tentangnya, tidak pernah update story WA juga. Ingin sekali rasanya menanyakan kabarnya. Tangannya gatal ingin mengetikkan pesan kepada Rayina. Rayina yang ramah membalas semua pesan Mama Ayden.


'Sebaiknya aku kirim pesan saja' gumam Mama Ayden.

__ADS_1


Mama Ayden : " Assalamualaikum Rayina. How are you sayang? How with my grandson, Gentamas? I Hope you an his always to health ya.


Setelah beberapa lama pesan sudah masuk. Tetapi belum dibaca Rayina. Rayina masih belum membuka ponselnya. Dan dia juga tidak mendengar suara pesan masuk di ponselnya.


Ayden :" Assalamualaikum honey. How are you to day? Take care ya and take your health too. I Love you so much sayang".


Rayina juga tidak membalas pesan Ayden. Dia tidak mendengar jika ada pesan masuk.


Dalam pikiran masing - masing, antara Ibu dan anak sedang menunggu balasan dari wanita yang diharapkan itu. Sedangkan si wanita masih sibuk entah kemana.


Rayina masih berada di sekolah. Dia segera akan berkemas mengingat jam kerja sudah selesai. Dia segera pulang, karena bos kecil pasti sudah menunggu dirumah. Dia juga tidak membuka atau pun memeriksa ponselnya. Rasanya ingin segera pulang, bertemu anak kesayangannya dan merebahkan badan.


Hari ini cukup melelahkan hati dan pikirannya. Disamping jam mengajarnya sangat padat, ditambah dengan kehadiran Rizky yang sangat tidak berkenan datang saat itu.


Rayina segera malajukan motornya pulang kerumah. Setelah sampai dirumah, Ganesha menyambutnya dengan penuh ceria. Senyum tulusnya mampu merontokkan segala beban yang dipikul Rayina. Betapa beruntungnya dia memiliki baby boy yang sangat menggemaskan itu.


Ganesha :" Aaikumcayam, Nda.. Ote Nda tantik ".


Sangat menggemaskan bukan jawabannya. Rayina tidak sabar ingin segera mencium anaknya itu. Tapi kebiasaannya dari dulu, sebelum bersih badannya dia tidak mau memegang anaknya.


Rayina segera masuk rumah, dan bergegas membersihkan diri. Selesai membersihkan diri Rayina segera menghampiri putra semata wayangnya itu dan bercanda bersama.


Rayina sangat menikmati momen kebersamaannya itu. Mbak yang melihatnya selalu mencuri video dan foto untuk disimpan di galerinya. Terkadang dia mencetak foto tersebut untuk di simpan di album kenangannya. Tak terasa ternyata semua foto yang dia kumpulkan selalu membuatnya bahagia. Mbak ikut bahagia melihat kebahagiaan majikan dan bos kecilnya itu.


Rayina menyudahi bercanda dengan anaknya. Karena Ganesha sudah mulai mengantuk. Rayina segera membimbing Ganesha untuk tidur. Setelah Ganesha tidur, perutnya meronta untuk diisi. Dia segera kedapur untuk mengisi perutnya yang sudah mulai demo.


Tak lupa dia mengecek ponselnya. Dia lupa menghidupkan suara ponsel. Ketika membuka mata cantiknya berbinar - binar mendapati pesan dari orang yang selalu menyayanginya.

__ADS_1


Segera dia membukanya. Senyum mulai mengembang. Hatinya terass berbunga - bunga. Kemudian dia mulai membalas pesan itu.


Rayina :" Waalaikumsalam Ma, I'm Okay. And how are you ma? How with Ben ma? Sorry ma, I'm no hear if a message from you"


Dan Rayina juga membalas Ayden.


Rayina :" Waalaikumsalam Ay, I'm Okay. You too ya. Love you too 🥰".


Ayden yang saat itu baru saja bangun dari tidurnya. Membuka pesan masuk yang sangat mengejutkan. Membuatnya tersenyum senang. Tetapi dia mempunyai ide yang sangat nakal. Dia membuat Rayina marah kepadanya. Karena besok dia akan terbang ke Malaysia menjemput Ben dan kemudian ke Indonesia menemui Rayina. Dia akan memberi kejutan untuk Rayina.


Hari ini dia tidak membalas semua pesan Rayina. Rencananya membuat Rayina jengkel kepadanya. Ayden memang unik, dia selalu suka dengan kejutan.


Rayina yang menunggu pesan dari Ayden merasa jengkel. Karena pesannya tidak di balas sama sekali. Bahkan hanya dibaca saja. Rayina menduga mungkin Ayden masih sibuk atau ada hal yang urgent yang harus dia selesaikan.


'Ah.. ya sudah lah' gumam Rayina kembali.


Dia kemudian menyendok makanan yang sudah dia ambil sembari membalas pesan. Rayina kemudian berselancar lagi di dunia sosmed. Dia memang suka main sosmed tetapi doa tidak suka memposting yang menurutnya tidak penting. Hanya saja dia ingin mengetahui dunia luar.


Tiba - tiba ada sebuah pesan masuk. Nomor tidak dikenalnya. Dia hanya memandangi nomor itu. Dan dia tidak membuka pesan itu. Hanya bisa mencerna dengan mengernyitkan dahinya. Mengingat siapa empunya yang mempunyai nomor ini.


Seharian ini dia tidak memberikan nomornya kepada siapapun. Dan tidak ada yang bertanya tentang nomornya. 'Biarkan saja lah' gumamnya dalam hati.


Mama Ayden :" Oh.. it's okay sayang. I'm happy you reply my chat. And Ben. His very fine too. Honey, when we face to face ya?"


Rayina kemudian ingin membuka pesan dari Mama Ayeden tetapi tidak sengaja pesan dengan nomor yang tidak dikenalnya terpencet. Alhasil terbacalah pesan itu.


08xxxx :" Assalamualaikum Rayi, maaf aku mengganggu waktumu. Aku meminta nomormu kepada Mamaku. Aku hanya ingin meminta maaf kepadamu jika aku emmang salah. Dan untuk tadi pagi aku emmang salah. Maaf. Bisakah kita ketemu untuk membahasnya. Tolonglah, bersikap dewasa untuk menyelesaikannya".

__ADS_1


Rayina bisa menebak itu pesan dari siapa. Hanya orang itu yang memanggilnya dengan sebutan Rayi. Tidak ada yang lainnya.


__ADS_2